Sabtu, 01 Agustus 2026

Review Lima Sekawan, Rahasia di Pulau Kirrin

 

 

Penulis: Enid Blyton

Jumlah halaman: 232

Penerjemah: Agus Setiadi

Penerbit: Gramedia

Tahun: 1978

 

Lima Sekawan is back! Mereka (Dick, Julian, Anne, George, dan si anjing Timmy) sedang holiday. Tapi pembaca, di bab awal, disuguhi adegan gerutuan George alias Georgina. Dia tidak bisa liburan di pulau Kirrin (yang merupakan pulau pribadinya) karena dipakai oleh sang ayah untuk melalukan eksperimen. Untung sang Ibu terus membujuk agar dia enggak ngamuk.

 


Ayahnya Georgina alias Pak Quentin memang sarjana dan sering melalukan percobaan. Nah, doi sengaja mengurung diri di pulau Kirrin karena pekerjaan yang dilakukan sangat rahasia. Bahkan ketika Lima Sekawan dan nyonya Fanny Kirrin (Ibu George) ke sana, tidak bisa menemukan tempat kerjanya.

 

Perkenalan dengan Martin

 

Akhirnya George cs jalan jalan untuk membunuh waktu. Mereka berkenalan dengan Martin yang berbakat dalam melukis. Dia dan sang ayah sengaja berlibur di dekat rumah George agar bisa menghirup air laut, dan meningkatkan kesehatan. 

 

Martin mengenalkan Lima Sekawan pada ayahnya. Bahkan ditawarin untuk main ke rumah dan nonton televisi. Ho ho ho, tahun segitu TV adalah barang yang cukup langka. Ingat bahwa cerita Lima Sekawan ditulis jauh sebelum tahun 2000.

 


 Read: Review Lima Sekawan: Dalam Lorong Pencoleng

Pertemuan antara Martin, sang ayah, dan Lima Sekawan, cukup mulus. Akan tetapi Dick sebal karena George keceplosan akan beberapa rahasia di pulau Kirrin. Doski lupa menjaga mulutnya dan lupa kalau sang ayah sedang bekerja di sana, dan hal itu sangat top secret. George juga heran mengapa tidak boleh ngomong jujur. Padahal ayahnya Martin memujinya sebagai anak laki-laki (padahal sudah jelas dia bernama asli Georgina dan merupakan seorang perempuan),  yeah dan ini titik lemahnya sehingga tak sengaja keceplosan.

 

Lubang Misterius

 

Setelah pertengkaran kecil, Lima Sekawan kembali bermain di luar ruangan tapi Timmy hilang! Ternyata si anjing kejeblos lubang. Tak disangka lubang itu menembus ke bawah tanah. Apakah ada rahasia di sana?

 Read: Review Lima Sekawan: Beraksi Kembali

Long short story, Dick sejak awal menyadari kesalahan George. Cewek itu  baru paham akan mulut embernya. Lalu memutuskan untuk kembali k Pulau Kirin, menyuruh sang ayah untuk memberi kode pada jam tertentu, dan si Timmy ditinggal untuk jadi penjaga.


 


Akan tetapi George menyadari bahwa kode dari sang ayah berbeda. Kemudian dia nekat naik perahu sendirian ke pulau Kirrin secara diam-diam, saat yang lain masih tertidur. Apakah ada yang membahayakan ayahnya? Baca yuk, seperti biasa daku kagak mau spoiler.

 

Kesanku Setelah Membaca Buku Rahasia di Pulau Kirrin

 

            Setelah menyelesaikan novel ini daku menemukan banyak kemiripan dengan salah satu karya Enid yang lain (seri petualangan). Di mana ada lubang yang menjadi awal dari lorong bawah tanah. Memang ini salah satu yang disinggung oleh para kritikus, karena cerita Enid berputar di masalah yang itu-itu saja, piknik, kemping, detektif, penemuan harta karun, lubang rahasia, dll.

 Read: Review Lima Sekawan: Berkelana

            Akan tetapi kita wajib mengapresiasi karya Enid Blyton yang satu ini karena cukup menghibur. Dengan pace yang cukup cepat, para pembaca akan terus penasaran dan ingin menyelesaikan novel ini dalam sekali duduk. Penyebabnya karena mereka ingin tahu siapa pelaku yang sebenarnya.

Siapa karakter Lima Sekawan favoritmu?