Penulis: Enid Blyton
Jumlah halaman: 232
Penerjemah: Agus Setiadi
Penerbit: Gramedia
Tahun: 1978
Lima Sekawan is back! Mereka
(Dick, Julian, Anne, George, dan si anjing Timmy) sedang holiday. Tapi pembaca, di bab awal, disuguhi adegan gerutuan George
alias Georgina. Dia tidak bisa liburan di pulau Kirrin (yang merupakan pulau
pribadinya) karena dipakai oleh sang ayah untuk melalukan eksperimen. Untung
sang Ibu terus membujuk agar dia enggak ngamuk.
Ayahnya Georgina alias
Pak Quentin memang sarjana dan sering melalukan percobaan. Nah, doi sengaja
mengurung diri di pulau Kirrin karena pekerjaan yang dilakukan sangat rahasia.
Bahkan ketika Lima Sekawan dan nyonya Fanny Kirrin (Ibu George) ke sana, tidak
bisa menemukan tempat kerjanya.
Perkenalan dengan Martin
Akhirnya George cs
jalan jalan untuk membunuh waktu. Mereka berkenalan dengan Martin yang berbakat
dalam melukis. Dia dan sang ayah sengaja berlibur di dekat rumah George agar
bisa menghirup air laut, dan meningkatkan kesehatan.
Martin mengenalkan Lima
Sekawan pada ayahnya. Bahkan ditawarin untuk main ke rumah dan nonton televisi.
Ho ho ho, tahun segitu TV adalah barang yang cukup langka. Ingat bahwa cerita
Lima Sekawan ditulis jauh sebelum tahun 2000.
Pertemuan antara
Martin, sang ayah, dan Lima Sekawan, cukup mulus. Akan tetapi Dick sebal karena
George keceplosan akan beberapa rahasia di pulau Kirrin. Doski lupa menjaga
mulutnya dan lupa kalau sang ayah sedang bekerja di sana, dan hal itu sangat top secret. George juga heran mengapa
tidak boleh ngomong jujur. Padahal ayahnya Martin memujinya sebagai anak
laki-laki (padahal sudah jelas dia bernama asli Georgina dan merupakan seorang
perempuan), yeah dan ini titik lemahnya
sehingga tak sengaja keceplosan.
Lubang Misterius
Setelah pertengkaran
kecil, Lima Sekawan kembali bermain di luar ruangan tapi Timmy hilang! Ternyata
si anjing kejeblos lubang. Tak disangka lubang itu menembus ke bawah tanah.
Apakah ada rahasia di sana?
Long short story, Dick sejak awal menyadari kesalahan George.
Cewek itu baru paham akan mulut embernya.
Lalu memutuskan untuk kembali k Pulau Kirin, menyuruh sang ayah untuk memberi
kode pada jam tertentu, dan si Timmy ditinggal untuk jadi penjaga.
Akan tetapi George
menyadari bahwa kode dari sang ayah berbeda. Kemudian dia nekat naik perahu
sendirian ke pulau Kirrin secara diam-diam, saat yang lain masih tertidur.
Apakah ada yang membahayakan ayahnya? Baca yuk, seperti biasa daku kagak mau spoiler.
Kesanku Setelah Membaca
Buku Rahasia di Pulau Kirrin
Setelah menyelesaikan novel ini daku
menemukan banyak kemiripan dengan salah satu karya Enid yang lain (seri
petualangan). Di mana ada lubang yang menjadi awal dari lorong bawah tanah.
Memang ini salah satu yang disinggung oleh para kritikus, karena cerita Enid
berputar di masalah yang itu-itu saja, piknik, kemping, detektif, penemuan
harta karun, lubang rahasia, dll.
Akan tetapi kita wajib mengapresiasi
karya Enid Blyton yang satu ini karena cukup menghibur. Dengan pace yang cukup cepat, para pembaca akan
terus penasaran dan ingin menyelesaikan novel ini dalam sekali duduk.
Penyebabnya karena mereka ingin tahu siapa pelaku yang sebenarnya.
Siapa
karakter Lima Sekawan favoritmu?


