Selasa, 17 Februari 2026

Menikmati Mie Lezat di Wizzmie Retawu Malang

 

Siapa nih yang suka makan mie? Beberapa hari lalu daku ada urusan di bank. Setelah selesai lha kok lapar karena memang belum sarapan (baru ngemil lemper doang). Akhirnya daku dan sohib memutuskan untuk makan di Wizzmie yang terletak di Jalan Retawu, Kota Malang.



Ketika sampai sana masih sepi nih dan ternyata kata bapak tukang parkir, bukanya baru 2 menit lagi (jam 9 pagi teng). Tapi beliau mempersilakan kami untuk masuk. Parkirannya cukup luas ya sehingga kalian yang bawa mobil juga enggak kesulitan.

Sampai di dalam langsung disambut dengan banner yang menarik. Bagus nih kerja desainer grafisnya. Lantas kami pilih nomor meja baru pesan makanan dan minuman di kasir.



Kami pesan dua jenis mie, yakni mie goyang untukku (pilih yang level nol jadi enggak pedas sama sekali). Sedangkan temanku pesan mie disko Level 3. Menurut mbak kasir, cabenya kelipatan 5. Jadi kalau level 3 pakai 15 cabe.

Suasana di Wizzmie Retawu



Di sana menempati bangunan yang cukup luas dan ventilasinya bagus sehingga di bagian dalam udaranya lega. Tapi kami duduk di bagian luar. Ada tanaman-tanaman sebagai penghias sekaligus penyejuk alami. Juga ada berbagai gambar mural yang cakep, bisa buat spot foto.

Bagaimana dengan Rasa Makanan dan Minumannya?

Yang datang pertama adalah minumannya dan kala itu daku memesan es milk tea. Pertama-tama kalau pesan es yang di-notice adalah es batu dan Alhamdulillah di Wizzmie pakai ice tube yang jelas sehat karena terbuat dari air matang. Es milk tea lebih dominan rasa teh dan manisnya pas, malah mirip dengan Thai tea.

                            Kiri: es milk tea kanan: es kopi susu gula aren  

Ketika mengantar minuman, karyawan minta maaf kepada kami karena harus menunggu mie datang karena memang dapur baru buka. Enggak masalah yaa. Sekitar 10 menit kemudian mie datang dan ternyata….

                               mie yang level 0

Daku pesan mie yang level 0 dan ini namanya mie goyang yang bertabur abon ayam. Rasanya paduan manis dan gurih. Mienya kenyal dan mudah dicapit menggunakan sumpit. Surprisely rasanya enak dan porsinya mengenyangkan.

                          mie level 3

Sebagai pendamping mie ada 2 siomay goreng dan keripik pangsit. Siomay gorengnya masih hangat dan kulitnya renyah. Isinya gurih banget, dominan rasa ayam (kayak lagi makan chicken karaage tapi berlapis kulit pangsit). Ada side dish dimsum di Wizzmie tapi daku belum coba, dan memang jadi bikin penasaran.

Kopi Istimewa



Salah satu hal yang membuatku takjub adalah ada mesin kopi di restoran Wizzmie cabang Retawu ini. Jadi kalau mau pesan kopi ya beneran dibuatkan fresh. Dan harganyaaa OMG murahh, temanku pesan es kopi susu gula aren tidak sampai 20.000 rupiah.

Apa Ada Menu Lain?



Klean yang lagi kelaparan enggak usah takut karena di Wizzmie ada menu nasi plus fried chicken, ada paketannya gituu. Ada juga rice bowl. Tapi daku belum pernah coba jadi belum bisa cerita rasanya. Namun dilihat dari fotonya terlihat menggiurkan.



Habis makan mie atau nasi masih pengen ngemil? Tenang saja karena di Wizzmie Retawu ada gelato aneka rasa. Tinggal pilih saja mau rasa apa dan berapa scoop. Selamat menikmati!

Fasilitas di Wizzmie Retawu Malang

Klean yang lagi mau makan di Wizzmie Retawu bisa memanfaatkan beberapa fasilitas antara lain free wifi dan memang disediakan beberapa colokan listrik. Jadi bisa nih makan mie plus ngopi sambil nugas kuliah. Pas daku mau pulang ada rombongan mahasiswa yang kelihatannya mau rapat sambil sarapan.



Kemudian ada juga high chair untuk dipakai bayi dan batita. Yang mau salat juga tidak perlu khawatir karena ada musala di Wizzmie Retawu.

Service dari Kru yang TOP BGT

Salah satu yang daku suka dari restoran Wizzmie adalah service-nya. Semua kru mulai dari kasir sampai yang mengantar pesanan sopan dan ramah bangeet, full senyum! Mau masuk sudah disapa. Mau pulang juga diucapkan terima kasih dengan sangat baik. Ini nih yang bikin pengen balik lagi ke sana.

Jadi bagaimana, sudahkah makan mie hari ini? Ingat mie ingat Wizzmie.

Kamis, 12 Februari 2026

7 Ide Jualan Selama Ramadan

 

 “Ramadan tiba, Ramadan, tiba, marhaban yaa ramadan!”

Siapa nih yang excited ketika bulan puasa tiba? Rasanya hari-hari menjadi lebih adem dan hati juga tenang. Apalagi di sore hari banyak pasar takjil bermunculan.

Tapi pernah enggak kepikiran untuk ikut jualan saat Ramadan? Untungnya lumayan banget lhoo. Ini beberapa ide jualan selama Ramadan yang bisa kamu aplikasikan:

1. Donat

Mengapa harus donat di antara sekian banyak kue takjil? Donat menjadi snack kesukaan anak-anak maupun dewasa. Kemudian, donat juga relatif tahan lama, jadi ketika hari ini belum laku, bisa disimpan dan dijual lagi keesokan harinya (bisa awet sampai 2-3 hari asal dikulkasin).

Namun bagaimana jika kamu belum bisa bikin donat sendiri? Tenang, tidak usah capek menguleni adonan. Kamu bisa beli donat fozen lalu memanaskannya. Setelah dingin baru dikasih topping atau glaze sesuai selera. Untuk beli glaze juga tinggal ke toko bahan kue terdekat.

2. Aneka Es

Buka puasa pasti hauuus yaa dan banyak yang cari es untuk penyegar tenggorokan. Coba deh jual es blewah, es timun suri, atau es yang lain. Untuk resep ada banyak di internet, dan sebelum Ramadan bisa trial dulu agar tahu bagaimana rasanya sekaligus menghitung harga pokok dan harga jualnya berapa.

3. Buku Resep

Bulan Ramadan tidak melulu jualan makanan tapi juga bisa buku resep. Kalau kamu suka masak dan baking, coba kumpulkan resep-resep andalan, bikin ebook, dihias, lalu dijual. Karena kenyataannya banyak ibu yang bingung kalau Ramadan mau masak apa untuk berbuka dan sahur? Jadi mereka adalah pasar yang sangat potensial.

4. Kue Kering

Biasanya di akhir Ramadan banyak yang hunting kue kering karena akan dihidangkan saat lebaran. Jadi kamu bisa jualan aneka kukis seperti putri salju, kastengels, dll. Namun bagaimana kalau tidak bisa membuatnya sendiri?

Tenang saja karena kita bisa jualan tanpa harus baking dengan cara jadi reseller. Coba cari deh produsen kukis dan biasanya mereka butuh tenaga penjualan. Manfaatkan akun media sosialmu untuk mempromosikan cookies tersebut.

5. Mukena

Biasanya kalau Ramadan banyak yang butuh mukena, biar semangat ibadahnya. Atau mukena tersebut dijadikan isi parcell istimewa. Nahh lagi-lagi kalau modalmu masih minimalis, jadi reseller saja dan pastikan distributor atau produsennya terpercaya.

6. Lauk Frozen

Biasanya ibu-ibu pada bingung menyiapkan menu apa untuk sahur. Kamu bisa jualan lauk frozen seperti ayam ungkep, dan pasti laku keras. Mereka butuh stok lauk untuk langsung dihangatkan sehingga persiapan makan sahur lebih cepat.

7. Jasa Membangunkan Sahur

Last but not least, coba deh buka jasa membangunkan sahur. Jadi stay mulai jam 2 pagi dan telepon para klien sampai mereka beneran melek dan makan sahur.

Jadii Ramadan ini mau jualan apa aja? semangat yuk cari uang tambahan, lumayan bisa untuk berlebaran.

Selasa, 10 Februari 2026

Tolong, Saladin Kabur Lagi!

 

Apa yang ditakutkan oleh seorang ibu? Ketika sang anak tidak ada di pelukannya, di jam yang seharusnya. Itulah yang kurasakan minggu lalu ketika SALADIN HILANG DAN RUMAH KOSONG. TIDAAK!



Jadi, begini ceritanya pemirsa. Malam itu ada peringatan nisfu Sya’ban di masjid dekat rumah. Daku datang pas maghrib (karena acaranya habis maghrib). Saladin sudah 13 tahun jadi dia biasa jaga rumah (dan sudah sering begini). Kebetulan pas ayahnya ada acara di luar dari sore hari.

Habis isya’ acara selesai dan daku langsung pulang. Tapi kesenangan berubah jadi kesedihan karena Saladin tidak ada di rumah. Bawa HP-ku pula. Alamak, di mana anakku?

Pencarian Dimulai

Memang sorenya Saladin bilang ingin cooling down di daerah dekat warung tetangga. Tapi kucari di sana gak ada. Keliling perumahan juga gak ada. Di toko tetangga yang lain juga gak ada (dia hobi beli jajan di sana).

Alhamdulillah ada kabar baik karena omnya Saladin (adikku yang kedua) datang naik sepeda motor. Dia mengabari kalau si bocah ke rumah mbah utinya (mamaku) dengan berjalan kaki. Padahal jaraknya lumayan, hampir 3 kilometer. Ya Tuhan!

Saladin bilang ke mbah utinya kalau dia mau menginap. Oleh karena itu sang om datang dan ingin mengambilkan baju ganti. Yaa jelas kutolak karena besoknya kan sekolah.

Dengan panik daku naik ke boncengan motor sambil bertanya, bagaimana keadaan Saladin. Ternyata dia baik-baik saja. Namun kelaparan karena habis mudik jalan (atau setengah berlari?) lalu dengan lahap makan nugget dan mie pangsit yang dihidangkan oleh omnya.

Bunda Saladin Mengamuk

Ketika sampai di rumah mama, daku langsung ke lantai 2 (karena hafal, pasti Saladin lagi main game di kamar omnya. Daku langsung ngamuk karena khawatir dia hilang. Bagaimana bisa tenang kalau anaknya lari malam-malam, dan sepanjang jalan ada 2 kuburan yang dilewati? Jalannya ramai pula.

Beneran gaeees jangan kira daku orangnya sangat penyabar. Sesekali Bunda Saladin bisa ngamuk apalagi kalau situasinya chaos. Tentu saja kalau marah juga hanya menaikkan volume suara, tidak main tangan.

Hilang Lagi

Saladin habis kumarahi cuma cengar-cengir lalu malah turun ke lantai 1. Lalu kemudian ada tamu, kukira ayahnya Saladin. Ternyata bukan. Setelah itu apa yang terjadi?

Saladin lari tunggang-langgang! Ya Allah. Apa dia mengira pulangnya jalan kaki juga? Daku langsung menyusul naik sepeda motor tapi belum ketemu. Sampai rumah hanya ada ayahnya Saladin dan kuceritakan ke beliau yang sebenarnya.

Kok tidak WA atau telepon ayahnya? Jadi HP beliau lagi error saudara-saudara. Intermezzo duluuu biar gak tegang.

Kembali ke cerita, setelah itu ayahnya Saladin ikut bantu cari bocah dengan berjalan kaki. Sementara daku naik motor dengan harap-harap cemas. Sekitar 10 menit kemudian mbahnya Saladin menelepon, mengabari kalau dia sudah kembali.

ALHAMDULILLAH.

Ternyata Saladin haus lalu dia cari minuman di luar. Tapi lupa tidak pamitan. Ya Tuhan! Masalahnya dulu waktu dia TK pernah hilang juga dan ketemunya di toko kue di perumahan sebelah.

Read: Saladin hilang

Ketika kembali ke rumah mama, beliau langsung memperingatkan untuk tenang, Saladin jangan dimarahi. Daku Cuma bisa nangis sambil memeluknya. Jangan diulangi ya!

Setelah kejadian ini daku jadi tidak bisa mempercayainya untuk jaga rumah. Meski Saladin sudah jadi anak SMP tapi karena masuk kategori anak berkebutuhan khusus (ADHD) maka treatment-nya berbeda. Kemudian sang guru yang kuceritakan tentang ini memberi usul: di baju dan tasnya diberi kartu identitas berisi nama, alamat, dan nomor HP.

Memang punya anak spesial itu sangat-sangat menguji kesabaran. Semoga ini kejadian terakhir dan Saladin sadar kalau dia tidak boleh seenaknya kabur, atau pergi tanpa pamitan.

Kamis, 05 Februari 2026

Review Buku Madicken, Indahnya Masa Kecil di Zaman Dulu

 


Siapa suka baca bukunya Astrid Lindgren? Penulis asal Swedia ini terkenal akan karyanya Pippi Longstocking. Tapi Madicken juga tak kalah bagusnya.

Judul: Madicken

Penulis: Astrid Lindgren

Penerjemah: Listiana Srisanti

Tahun: 1981

Syahdan di Swedia, ada seorang gadis kecil bernama Madicken. Nama aslinya adalah Margaretha tapi dia lebih suka dipanggil Madicken. Dia hidup bahagia bersama mama, papa, dan adik perempuannya yang bernama Lisabet.

Kala itu, anak-anak di Swedia baru bersekolah di usia 6 tahun. Madicken sangat antusias karena akan belajar di tempat baru (sementara Lisabet sangat iri). Dia happy karena sudah punya baju baru, sepatu, dan batu tulis (sabak). Iyaa ini kuno banget (kok pakai sabak bukan buku tulis), sepertinya setting cerita sebelum tahun 1980-an.

Hari-Hari Madicken di Sekolah

Walau sangat antusias, Madicken juga kena masalah di sekolah. Dia bertengkar dengan temannya, sampai adu pukul. Sepatunya pernah hilang, bajunya sobek. Ada saja yang terjadi tiap hari, tapi dia menyalahkan sang teman. Ketika dicek oleh mamanya, ternyata tidak ada teman itu yang mengerjainya, tapi merupakan imajinasi Madicken sendiri.

Madicken yang Sangat Aktif

Walau anak perempuan, Madicken sangat aktif (dan pergaulannya tidak terlalu dibatasi oleh sang papa). Dia dan adiknya pernah pergi ke peternakan yang jauh sekali dari rumahnya sampai membuat empunya tempat itu sangat kaget. Ada dua gadis kecil yang berjalan berkilo-kilo meter di tengah suhu yang dingin (dikira nyasar).

Madicken juga pernah usil, piknik di atas genteng bersama Lisabet. Ketika ada temannya yang memanggil malah dilempar bakso (jadi ingat Swedish meatball yang dijual di toko furniture).

Setelah itu Madicken uji nyali dengan turun dari genteng dengan naik payung, karena ingin merasakan sensasi terbang. Untungnya dia tidak meninggal, hanya cedera fisik dan gegar otak ringan.

Kritik di dalam Buku Anak

Ketika baca buku Madicken maka daku menemukan beberapa kritik yang ditulis oleh Astrid Lindgren (dan penyampaiannya sangat halus sampai hampir tidak terasa). Di antaranya, Madicken diajak ke gereja oleh sang mama. Akan tetapi papanya tidak mau beribadah ke sana (walau hanya setahun sekali).

Kritik sosial yang diselipkan di dalam buku ini sangat mengena karena Astrid paham, yang membaca buku Madicken bukan hanya anak-anak, tapi juga orang tuanya. Bisa jadi penulis ingin menyentil orang dewasa lewat karya sastra.

Pembaca akan sangat puas baca buku Madicken karena terjemahannya bagus sekali dan ternyata penerjemahnya adalah almarhumah Bu Listiana Srisanti. Iyaa, beliau yang pernah menerjemahkan buku-buku Harry Potter! Bu Listiana termasuk penerjemah kelas atas yang karyanya sangat apik. BTW kamu sudah pernah baca bukunya Astrid Lindgren?

Selasa, 03 Februari 2026

Young Sheldon, Pusingnya Menjadi Anak Jenius

 Siapa tak bangga punya anak pintar? Tapi di series Young Sheldon diperlihatkan orang tua yang malah pusing berat ketika mereka punya anak jenius. Si Sheldon masih berusia 9 tahun tapi kecerdasan dan pemikirannya jauh melebihi anak seusianya.

Judul            : Young Sheldon

Pemain        : Iain Armitage, Zoe Perry, Lance Barber

Jumlah Episode: 141 (7 seasons)


Bisa ditonton di: Netflix

 

Dikisahkan Sheldon memiliki 2 kakak (perempuan dan laki-laki). Sang ayah adalah pelatih American football  di sebuah high school, sedangkan sang ibu (kurang jelas kerjanya apa).



Sheldon berasal dari keluarga kelas menengah dan rumahnya cukup sederhana. Mobilnya juga jadul. Sepertinya setting series ini sebelum tahun 2000.

Kakak laki-laki Sheldon berbakat di bidang olahraga dan bangga dilatih oleh ayahnya sendiri. Sedangkan kakak perempuannya stress ketika harus mengerjakan PR matematika. Dia benar-benar iri pada kecerdasan Sheldon.

Si Sheldon terlihat seperti anak biasa tapi jenius banget. Dia bisa mengerti pelajaran jauh lebih cepat dan suka banget baca buku, serta langsung mempraktekkannya. Memangnya enak jadi anak jenius?

Ternyata ada kelemahan Sheldon yaitu dia punya EQ yang tidak setinggi IQ-nya. Dia tidak bisa bergaul dengan teman sebaya, malah serring di-bully karena dianggap aneh. Sheldon juga tidak suka bermain, lebih suka menyendiri dan merenung.

Hari-Hari Sheldon di High School

Karena dia sangat cerdas maka bisa ‘loncat kelas’ dan langsung masuk di high school. Tentu saja dia jadi sorotan karena jadi murid paling kecil. Baru hari pertama sekolah saja sudah bikin ibunya heboh karena sibuk mencari dasi kupu-kupu. Biar mirip dengan ilmuwan idolanya.

Saat Sheldon masuk sekolah maka dia shock berat karena teman-temannya pakai baju bebas dan mengekspresikan diri dengan berbagai gaya. Dia protes, mengapa banyak yang melanggar buku pedoman etika berbusana di sekolah? Malah pakai kaos, laki-laki ber-anting, bahkan bertato.

Sheldon langsung kena masalah karena mengkritik bu guru, menurutnya beliau juga melanggar pedoman etika karena punya kumis (walau tipis sekali). Tentu saja sang guru mencak-mencak, memanggil ayah Sheldon ke ruang guru, dan beliau di’serbu’ oleh guru-guru lain, plus kepala sekolah.

Ibunya Sheldon juga datang ke ruang guru dan memohon agar anak bungsunya tidak dikeluarkan, karena dia tidak punya uang untuk mendaftarkan ke sekolah lain. kalau homeschooling maka ia tak punya waktu untuk mengajari anaknya sendiri.

Akhirnya apa yang terjadi saudara-saudaraaa? Ayahnya Sheldon dipecat dari jabatan pelatih football di sekolah itu karena dianggap gagal mendidik anak.

Sheldon jelas shock berat dan kasihan dengan sang ayah. Dia pergi ke perpustakaan sekolah dan mencari buku panduan untuk bergaul. Mampukah anak itu menyesuaikan diri? Nonton sendiri yuuk, durasi per episode tidak terlalu panjang, hanya 30-an menit.

Kesanku Setelah Nonton Young Sheldon

Punya anak jenius memang berjuta rasanya dan Saladin kadang begituuu. Dia pernah lho tanya, “why the guest did not speak in English?” Ini bocah memang first language-nya English dan dia belum paham kalau belum banyak orang Indonesia tak bisa berbahasa inggris dengan fasih.

Daku paham kepusingan yang dirasakan oleh orang tua Sheldon. Memang sih anak jenius ada yang homeschooling karena kurikulum bisa disesuaikan dengan minat mereka. Tapi tidak semua orang tua mampu menggaji tutor atau punya waktu mengajari anak sendiri.

Intinya apaaa? Bersyukurlah kalau punya anak pintar walau dia belum bisa bergaul, karena itu bisa diajari. Ingat kalau kesopanan itu nomor satu, jadi anak harus diajari good attitude. EQ juga sebaiknya seimbang dengan IQ biar enggak njomplang seperti Sheldon.