Tampilkan postingan dengan label review series. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review series. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2026

Review Young Sherlock, Kejeniusan Detektif Muda

Siapa yang suka nonton film detektif atau misteri? Frankly, daku malah belum pernah nonton filmnya Sherlock Holmes. Tapi pernah nonton Enola Holmes (klean harus nonton karena ada Helena Bonham Carter di sana). Ternyata Enola bukan rekaan Sir Arthur Conan Doyle (penulis novel Sherlock) melainkan author lain yang bernama Nancy Springer.



Kita kembali ke cerita Sherlock Holmes. Nahh di aplikasi Prime Video ada series Young Sherlock (dan memang eksklusif tayang di sana). Daku tertarik karena pemeran utamanya adalah Hero Fiennes Tiffin. Pernah dengar namanya? Iyaa, doi adalah pemeran Tom Riddle (Voldemort) kecil di film Harry Potter 6.



Sekarang Hero sudah dewasa dan memerankan Sherlock Holmes muda dengan sangat apik, dan tidak hanya bermodal tampang. Bagaimana sih ceritanya? Hanya 8 episode kok!

Awal yang Mengejutkan

Penonton langsung shock karena Sherlock sedang akan bertarung di penjara. Hahhh, ngapain? Ternyata dia punya kebiasaaan aneh. Pura-pura memungut dompet orang lain lalu mengembalikannya. Padahal dia sendiri yang mengambilnya.



Naas, suatu hari Sherlock ketahuan dan akhirnya dipenjara selama beberapa bulan. Akhirnya dia bebas lalu bekerja sebagai scout (semacam pelayan) di sebuah kampus di Inggris. Sementara itu….

Di tempat lain ada putri dari China yang dirampok, padahal dia sedang naik kereta kuda. Tak disangka si putri jago beladiri dan bisa mengambil kembali barang berharga yang sebelumnya dimaling. Tapi isinya apa?

Kasus di Kampus yang Mencengangkan

Penonton masih menebak apa isi gulungan sang putri, dan mereka lalu tertawa melihat tingkah Sherlock. Sebagai scout, dia sangat luar biasa karena bisa menjawab soal matematika yang sangat susah (dan membenarkan jawaban dari professor). Dia juga agak berlebihan dalam melayani professor dan pejabat di kampus.

Memang Sherlock ada maunya karena dia (lagi-lagi) mencuri. Kali ini yang dimaling adalah sebuah kunci milik professor. Kunci apakah?



Ketika penonton masih bingung, si Sherlock malah dituduh mencuri barang dan memecahkan jendela perpustakaan. Tapi dia dibela oleh sang putri china (yang menjadi mahasiswa di kampus itu). Putri yakin kalau Sherlock tidak bersalah, apalagi doi juga mahir bahasa china.

Hubungan dengan Mycroft Holmes

Akan tetapi diperlihatkan kalau hubungan Sherlock dan kakaknya, Mycroft, tidak akur. Mycroft sudah jadi pejabat, tapi Sherlock malah jadi pelayan.



 Mycroft menganggap Sherlock adalah anak nakal, sementara Sherlock menganggap kakaknya arogan.

Penyelidikan Terus-Menerus

Kasus belum selesai karena barang yang hilang adalah harta milik putri china. Ketika belum ketemu pelakunya, Sherlock malah ditangkap (lagi) dengan tuduhan pembunuhan, aduh! Tidak mungkin kan dia jadi killer?



Penonton makin penasaran, apalagi ada penggalan adegan ketika Beatrice Holmes (adik perempuan Sherlock) tenggelam. Ada apa dengan keluarga Holmes? Apakah ini penyebab Sherlock dan Mycroft tidak akur? Nonton yukk!

Sherlock adalah Anak Jenius?

Daku penasaran lalu Tanya ke Gemini, apakah Sherlock adalah anak jenius? Ternyata iya. Dia punya kemampuan dan IQ jauh di atas manusia lainnya. Tak heran dia bisa jadi detektif terkemuka (walau agak slebor orangnya).

Akan tetapi daku kok curiga Sherlock ini ADHD? Gemini menjawab kalau di era Sir Arthur dulu, belum ada penjelasan mengenai neurodivergent dan ADHD. Tapi si Sherlock punya beberapa ciri khas ADHD plus gifted (twice exceptional).

Misalnya ketika Sherlock sengaja mengambil barang orang lain lalu mengembalikannya. Orang dengan ADHD memang biasa mencari sensasi dengan melakukan hal yang memicu adrenalin. Lantas, Sherlock bisa hyperfocus ketika memecahkan kasus-kasus yang ada di sekitarnya.

Hero the Nepo Baby?

Yang paling disorot adalah pemeran Sherlock Holmes yakni Hero Fiennes Tiffin. Pada awal kemunculannya, dia sempat dijuluki ‘nepo baby’. Karena memang orang tuanya seniman, dan paman-pamannya juga artis. 



Salah satu pamannya bahkan berperan sebagai Silas Holmes (ayah Sherlock Holmes). 



Sementara pamannya yang lain (Ralph Fiennes) terkenal sebagai Voldemort.

Padahal Hero bisa jadi actor terkemuka karena memang punya kemampuan, bukan karena berasal dari keluarga artis. 



Salah satu sutradara memujinya karena doi punya attitude yang bagus. Nahh, kalau nonton series klean fokus ke cerita atau lihat pemerannya yang ganteng, nih?

 


Kamis, 26 Maret 2026

Review Serial Dr. Koto’s Clinic, Perjuangan Dokter di Pulau Kecil

 

 

Siapa nih yang suka nonton drama Jepang? Atau senang nyimak cerita tentang kedokteran? Yuk nonton dokter Koto, serial yang diadaptasi dari komik berjudul sama.

 

Sutradara         : Isamu Nakae

Jumlah Episode: 11

Tahun              : 2006

Tayang di        : Netflix 

 

Dokter Koto baru saja sampai di Pulau Shikina dan dia masih mabuk laut. Di sana jaraknya 6 jam perjalanan dari pulau utama. Keterkejutannya nambah karena klinik tempat dia kerja kecil sekali.

 

                                    Dokter Koto

Dokter Koto tanya ke suster Ayaka mengapa alat-alat kedokteran tidak lengkap? Dia makin kaget karena kebanyakan warga ke klinik hanya untuk kondisi sakit yang tidak parah (misalnya mengobati luka).

 

Pasien - Pasien Dokter Koto

 

 

Si dokter pusing karena kliniknya sepi dan akhirnya dia mendapatkan pasien pertama. Seorang anak kecil bernama Ryuichi. Dia pernah mengeluh ke sang ayah kalau perutnya sakit dan ternyata usus buntu.

 

Tapi sang ayah berkeras untuk membawa si bocil naik kapal ke RS di pulau utama. Padahal kondisi anak sudah parah. Akhirnya dokter Koto bersama suster dan asistennya ngotot ingin menemani di kapal. 

 

                                         Suster Ayaka

Sampai di kapal, dokter Koto makin nekat untuk melakukan operasi, karena kondisi si anak harus segera ditolong. Ayahnya memberi izin meski sambil cemberut. Syukurlah operasi berhasil.

 

Mengapa si ayah tidak mau anaknya dioperasi di klinik? Karena dokter sebelumnya gagal mengobati dan menyebabkan sang istri meninggal dunia. Dia jadi menyalahkan si dokter yang akhirnya kabur.

 

 

Nenek yang Rewel

 

 

Pasien kedua dokter Koto adalah nenek Uchi, seorang bidan lokal. Agak aneh, mengapa bidan malah gak mau diobati di klinik? Mungkin dia semacam dukun bayi gitu yaa.

 

Akhirnya si nenek mau diobati dan dia berkeras tidak mau meninggalkan pulau. Karena sang suami dimakamkan di sana. Nenek akhirnya paham kalau dokter Koto itu baik dan tidak lagi meragukannya.

 

Perjuangan Melawan Patriarki

 

Seorang wanita hamil yang rutin datang ke rumah nenek Uchi sang bidan, diperingatkan sang suami untuk tidak terlalu capek. Dia bertemu dokter Koto lalu sang dokter kaget karena kakinya bengkak. Itu merupakan tanda pre-eklampsia.

 

Pre-eklampsia bahaya karena bisa membahayakan nyawa janin maupun ibu. Benar, ibu hamil itu ngotot merawat mertua dan memasak di sana lalu kemudian pingsan. Dokter Koto memeriksa dan bilang kalau harus dioperasi padahal kandungan baru 7 bulan (prematur).



 

Di sini diperlihatkan bahwa penulis skenario secara lantang melawan Patriarki. Ini ibu hamil lho. Masih saja memikirkan kesehatan orang lain (ibu mertuanya) bahkan memasak untuk bapak mertuanya. Orang hamil, capek, masih disuruh-suruh, tega bener!

 

Kepercayaan dari Warga

 

Pelan -pelan, penduduk pulau mulai mempercayai dokter Koto. Mereka tidak lagi menjulukinya sebagai dokter palsu. Si dokter pun merasa senang karena bisa menolong banyak orang di sana (yang benar-benar masih lugu dan polos).

 

Kesanku Setelah Nonton Serial Dokter Koto

 

Mengapa tidak seperti komiknya? Nahh dulu daku baca komik dr Koto udah lama (lebih dari 15 tahun lalu) dan karakter sang suster jadi beda jauh. Kalau di serial ini susternya lebih judes tapi keliatan kalau diam-diam naksir si dokter.



 

Bagaimanapun, serial Dokter Koto membawa insight baru bagi para penonton. Di mana seorang dokter mau mengabdi di pulau kecil. Dia juga mau mengajari anak kecil sehingga mendapat nilai bagus, sampai si anak juga termotivasi untuk menjadi dokter.

 

Selasa, 03 Februari 2026

Young Sheldon, Pusingnya Menjadi Anak Jenius

 Siapa tak bangga punya anak pintar? Tapi di series Young Sheldon diperlihatkan orang tua yang malah pusing berat ketika mereka punya anak jenius. Si Sheldon masih berusia 9 tahun tapi kecerdasan dan pemikirannya jauh melebihi anak seusianya.

Judul            : Young Sheldon

Pemain        : Iain Armitage, Zoe Perry, Lance Barber

Jumlah Episode: 141 (7 seasons)


Bisa ditonton di: Netflix

 

Dikisahkan Sheldon memiliki 2 kakak (perempuan dan laki-laki). Sang ayah adalah pelatih American football  di sebuah high school, sedangkan sang ibu (kurang jelas kerjanya apa).



Sheldon berasal dari keluarga kelas menengah dan rumahnya cukup sederhana. Mobilnya juga jadul. Sepertinya setting series ini sebelum tahun 2000.

Kakak laki-laki Sheldon berbakat di bidang olahraga dan bangga dilatih oleh ayahnya sendiri. Sedangkan kakak perempuannya stress ketika harus mengerjakan PR matematika. Dia benar-benar iri pada kecerdasan Sheldon.

Si Sheldon terlihat seperti anak biasa tapi jenius banget. Dia bisa mengerti pelajaran jauh lebih cepat dan suka banget baca buku, serta langsung mempraktekkannya. Memangnya enak jadi anak jenius?

Ternyata ada kelemahan Sheldon yaitu dia punya EQ yang tidak setinggi IQ-nya. Dia tidak bisa bergaul dengan teman sebaya, malah serring di-bully karena dianggap aneh. Sheldon juga tidak suka bermain, lebih suka menyendiri dan merenung.

Hari-Hari Sheldon di High School

Karena dia sangat cerdas maka bisa ‘loncat kelas’ dan langsung masuk di high school. Tentu saja dia jadi sorotan karena jadi murid paling kecil. Baru hari pertama sekolah saja sudah bikin ibunya heboh karena sibuk mencari dasi kupu-kupu. Biar mirip dengan ilmuwan idolanya.

Saat Sheldon masuk sekolah maka dia shock berat karena teman-temannya pakai baju bebas dan mengekspresikan diri dengan berbagai gaya. Dia protes, mengapa banyak yang melanggar buku pedoman etika berbusana di sekolah? Malah pakai kaos, laki-laki ber-anting, bahkan bertato.

Sheldon langsung kena masalah karena mengkritik bu guru, menurutnya beliau juga melanggar pedoman etika karena punya kumis (walau tipis sekali). Tentu saja sang guru mencak-mencak, memanggil ayah Sheldon ke ruang guru, dan beliau di’serbu’ oleh guru-guru lain, plus kepala sekolah.

Ibunya Sheldon juga datang ke ruang guru dan memohon agar anak bungsunya tidak dikeluarkan, karena dia tidak punya uang untuk mendaftarkan ke sekolah lain. kalau homeschooling maka ia tak punya waktu untuk mengajari anaknya sendiri.

Akhirnya apa yang terjadi saudara-saudaraaa? Ayahnya Sheldon dipecat dari jabatan pelatih football di sekolah itu karena dianggap gagal mendidik anak.

Sheldon jelas shock berat dan kasihan dengan sang ayah. Dia pergi ke perpustakaan sekolah dan mencari buku panduan untuk bergaul. Mampukah anak itu menyesuaikan diri? Nonton sendiri yuuk, durasi per episode tidak terlalu panjang, hanya 30-an menit.

Kesanku Setelah Nonton Young Sheldon

Punya anak jenius memang berjuta rasanya dan Saladin kadang begituuu. Dia pernah lho tanya, “why the guest did not speak in English?” Ini bocah memang first language-nya English dan dia belum paham kalau belum banyak orang Indonesia tak bisa berbahasa inggris dengan fasih.

Daku paham kepusingan yang dirasakan oleh orang tua Sheldon. Memang sih anak jenius ada yang homeschooling karena kurikulum bisa disesuaikan dengan minat mereka. Tapi tidak semua orang tua mampu menggaji tutor atau punya waktu mengajari anak sendiri.

Intinya apaaa? Bersyukurlah kalau punya anak pintar walau dia belum bisa bergaul, karena itu bisa diajari. Ingat kalau kesopanan itu nomor satu, jadi anak harus diajari good attitude. EQ juga sebaiknya seimbang dengan IQ biar enggak njomplang seperti Sheldon.

Senin, 10 November 2025

Review Nohara Hiroshi’s Lunch Style: Series yang Bikin Lapar

 

Siapa yang suka nonton Crayon Shinchan alias Nohara Shinnosuke? Kisah anak bandel yang lucu dan kadang ngeselin. Eits, tapi ini bukan tentang Shinchan tapi kartun spin off tentang ayahnya yakni Nohara Hiroshi.



 

Judul asli         : Nohara Hiroshi Hirumeshi no Ryuugi

Jumlah episode: 12 (season 1) – info dari IMDB

Genre              : kuliner

 

Dikisahkan Nohara Hiroshi adalah karyawan swasta yang suka mencoba makanan baru untuk makan siang. Menunya tak hanya cocok di lidahnya tapi juga di kantongnya (maklum dia masih punya cicilan rumah yang belum lunas).  Nah, apa saja yang dimakan oleh Hiroshi dalam serial ini?



Pertama, Hiroshi mencoba makanan yang cukup populer yakni nasi kari (khas India). Sampai di restoran dia malah bingung karena ada kari ayam, daging, dll dan tingkat kepedasannya juga berbeda-beda. Di dekatnya ada gerombolan cewek yang juga makan dan pesan kari pedas. Sebagai lelaki yang agak sombong, dia beli kari pedas dan malah kepedasan (serta akhirnya sakit perut).

Lupakan tentang tragedi nasi kari karena Hiroshi sudah move on dan kali ini dia mencoba kuliner tradisional Jepang: sushi! Aneka sushi dengan beragam bentuk dan protein bikin bingung, mana yang paling enak? Ternyata yang nikmat adalah salmon belly sushi.

Cewek yang Naksir

Tak hanya makan nasi, Nohara Hiroshi juga suka coba burger. Di restoran burger lucu karena ada karyawati yang diam-diam naksir dia dan salah tingkah. Padahal Hiroshi bersikap biasa aja tapi mbak itu GR berat. Waduuuh!

Mie Soba ala Okinawa



Di serial Nohara Hiroshi’s Lunch Style (yang merupakan adaptasi dari komik), juga diperlihatkan mie soba ala Okinawa. Mie ini terbuat dari gandum jadi teksturnya lebih ‘berat’ sedikit dari mie biasa. Nahh dulu daku pernah makan mie soba seafood lalu shock karena soba ala Okinawa lauknya bebong alias p0rk. Kalau yang muslim dan makan di Jepang kudu hati-hati yaa.

Kesanku Setelah Nonton Nohara Hiroshi’s Lunch Style

Pertama bingung karena Hiroshi di serial ini agak berbeda (rahang bagian bawah kurang kotak) dan baru sadar kalau yang menggambar berbeda. Ya iyaalah karena Yoshito Usui sensei (komikus Shinchan) sudah meninggal dunia. Jadi yang membuat serial ini bukan beliau.



Kemudian daku kaget karena Hiroshi beli makan siang, kirain dia bawa bekal yang dibuat oleh Misae (istrinya), biar hemat gituu. Ternyata lebih memilih buat beli lunch, mungkin sekalian refreshing ya? Lalu dia juga suka coba menu baru dari restoran baru, wajar kalau tidak bawa bekal.

Terus daku juga salah karena mengira Hiroshi sudah 40-an tapi ternyata baru berusia 35 tahun! Masih relatif muda ternyataa dan kurang dijelaskan juga dia di kantor posisinya sudah cukup tinggi atau masih pegawai biasa. Tapi dengan gaji segitu, juga cicilan rumah (yang tidak murah), ternyata masih bisa beli makan siang di luar.

Masukan untuk Pengusaha Kuliner

Dalam serial ini juga ada beberapa masukan untuk pemilik bisnis kuliner. Jadii di buku menu sebaiknya dikasih gambar juga (jangan cuma tulisan), biar pengunjung restoran bisa lebih cepat memutuskan mau makan apa. Lalu karyawan juga harus di-traning biar gak baper dengan pembeli.



Serial Nohara Hiroshi’s Lunch Style cukup menghibur (walau tidak seheboh dan selucu Shinchan). Sampai ada netizen yang bilang kalau serial ini jadi salah satu duta kuliner Jepang. Nahh, kamu suka makanan Jepang, kah?

Sabtu, 09 Agustus 2025

Nurse in Action: Drama Perawat Slebor

 

 

 

Siapa suka nonton drama komedi? Nah kali ini daku mau cerita tentang drama Jepang berjudul Nurse in Action. Seperti judulnya, berkisah tentang seorang perawat bernama Haruka Tachibana. Hanya 10 episode, kok.

 


Haruka adalah perawat yang baru lulus dari sebuah akademi kesehatan dan dia diterima bekerja di Rumah Sakit. Karena masih ‘anak bawang’ maka dia bekerja di bawah panduan mentornya, seorang perawat senior bernama Natsumi Mihara. Di sinilah konflik dimulai karena Haruka yang slebor harus tunduk di bawah aturan Natsumi yang tegas.

 

                                             Haruka

Natsumi mendidik Haruka dengan agak keras tapi memang ada manfaatnya. Sebagai perawat harus menebar senyum dan tidak boleh galak, apalagi main tangan, karena berpengaruh ke image Rumah Sakit tempat mereka bekerja. Sebelum pergi ke kamar pasien maka harus menyiapkan meja berisi peralatan medis yang lengkap, dan dibawa dengan hati-hati.

 

                                      Natsumi

Haruka masih saja kesal karena merasa ditindas oleh Natsumi. Sampai akhirnya dia berterima kasih, karena sang perawat senior melindungi kesalahannya dan meminta maaf, ketika tidak sengaja melakukan kesalahan prosedur pada pasien. Sementara Natsumi juga kaget banget karena ternyata Haruka adalah mantan anggota geng remaja, pantesan slebor dan slengekan!

 

Sementara itu, Haruka masih berambisi menjadi perawat yang baik. Akan tetapi dia merasa tersaingi oleh Hikaru Saito, perawat laki-laki yang juga masih ‘anak baru’ di Rumah Sakit yang sama. Apalagi mereka tinggal di pemukiman yang sama, jadi saat berangkat kerja malah balapan lari.

 

                                                      Hikaru    

Ambisi Haruka makin tinggi saat ada pasien remaja laki-laki yang bandel dan sering kabur dari kamar perawatan. Dia berusaha agar si pasien taat peraturan, karena tahu bahwa sang ibu mengkhawatirkannya, walau jarang menjenguk. Haruka panik saat si pasien kabur, melanggar pantangan (makan sembarangan) dan akhirnya pingsan. Untung dia menemukan cowok itu tepat pada waktunya dan langsung dibawa dengan ambulans.

 

Sementara itu, Natsumi Mihara sedang galau karena sudah berusia 34 tahun tapi belum menikah. Dia berusaha mencari calon suami di sebuah biro jodoh, walau harus membayar mahal. Padahal diam-diam kepala perawat (laki-laki) naksir Natsumi, tapi tidak dia sadari.

 


Di drama Nurse in ction juga diperlihatkan problema dari para perawat. Ada yang sedih karena tidak bisa mendampingi anaknya secara penuh karena harus bekerja. Dia harus mau ambil shift malam karena sudah tugasnya, dan mau tak mau wajib diambil karena posisinya sebagai ibu tunggal.

 

Ada juga perawat yang diam-diam kencan dengan dokter yang sudah beristri. Tentu saja dia ditegur oleh perawat lain dan akhirnya menyadari kesalahannya. Aduh, amit-amit jangan sampai kena masalah seperti ini!

 


Drama Nurse In Action menggambarkan etos kerja orang Jepang yang luar biasa, yang tidak mengeluh dan mau bekerja keras tanpa pamrih. Bukan hanya sebuah cerita komedi, tapi dia juga mengisahkan berbagai sisi perawat. Mereka juga manusia yang merasakan emosi negatif, tapi tetap tersenyum dan bersikap profesional di hadapan para pasien.

Minggu, 03 Agustus 2025

Para Wanita Hebat dalam Drama When Life Gives You Tangerines

 

 

 

Siapa yang sudah nonton drama Korea When Life Gives You Tangerines? Ceritanya seru banget dan jumlah episodenya tidak terlalu banyak (hanya 16). Latar tempatnya di Pulau Jeju, Korea Selatan, tahun 1970-an. Ini ringkasan ceritanya.



 

Dikisahkan ada gadis bernama Ae Sun yang terpaksa tinggal bersama keluarga mendiang ayahnya. Akan tetapi dia ingin kembali ke rumah ibunya karena mengalami ketidak-adilan dari sang paman. Padahal ibunya ingin agar Ae Sun hidup di sana, agar disekolahkan dan punya masa depan yang baik.

 

Singkat cerita, Ae Sun tumbuh jadi anak yatim piatu (ibunya meninggal ketika dia masih SD) dan bertahan hidup dengan menjual kubis. Dia bercita-cita jadi penyair tapi kandas karena gagal kuliah. Akhirnya gadis itu menikah dengan Gwan Sik, cinta pertamanya.

 Read: Review When Life Gives You Tangerines


Ae Sun dan Gwan Sik membangun rumah tangga dari nol besar, bahkan hidup di bawah garis kemiskinan. Ketika hidup sudah lumayan tenang maka badai pun datang. Anak kedua Ae Sun meninggal dunia. Dia berusaha melanjutkan hidup walau dengan terseok-seok. Cerita berlanjut ke kehidupan anak-anak Ae Sun sampai akhirnya Gwan Sik meninggal dunia.



 

Ada yang berpendapat bahwa When Life Gives You Tangerines hanya menjual kesedihan. Akan tetapi drama ini menampilkan sesuatu yang kuat. Ketika perempuan-perempuan menunjukkan bahwa mereka bukan warga kelas dua, dan bisa melakukan sesuatu demi kehidupan yang lebih baik.

 

1. Ibunya Ae Sun



Gwang Rye, ibunya Ae Sun patut diacungi jempol karena bekerja keras sebagai penyelam tradisional, demi bisa menghidupi anak-anaknya. Padahal ada resiko ke-ma-ti-an yang mengintai, karena dia masuk ke laut tanpa bantuan tabung oksigen. Dia juga mencari wanita yang hampir menculik Ae Sun lalu meng-ha-jar-nya.

 

2. Ae Sun

Kemudian yang paling kuat tentu saja sang tokoh utama yaitu Ae Sun. Dia berprestasi di sekolah. Saat Ae Sun menikah dengan Gwan Sik dan terpaksa tinggal seatap dengan ibu mertua dan nenek mertua, dia tetap tegar padahal dianggap sebagai pembawa sial.



 

Ae Sun juga berusaha bangkit lagi pasca anak keduanya meninggal dunia. Wanita ini bekerja lebih keras lagi, dan menjaga anak-anaknya sekuat tenaga. Ae Sun kemudian mencalonkan diri sebagai Ketua Desa di Dodong-Ri dan berhasil, akhirnya dia menjadi ketua perempuan pertama di Jeju. Mengalahkan Bu Sang Gil yang congkak.

 

3. Neneknya Ae Sun



Salah satu tokoh yang kuat dan berpengaruh di drama When Life Gives You Tangerines adalah nenek kandung Ae Sun. Meski awalnya dia terlihat jahat, tapi ternyata baik. Buktinya si nenek memberikan tabungannya agar Ae Sun dan Gwan Sik bisa membeli kapal, dan mencari nafkah dengan lebih bebas di lautan.

 Read: Pelajaran Parenting di When Life Gives You Tangerines

Para perempuan di When Life Gives You Tangerines digambarkan terjebak dalam sistem patriarki yang masih mengakar. Akan tetapi sebagian dari mereka berani mendobrak, dan berusaha agar suaranya didengar. Drama When Life Gives You Tangerines bukan sekadar cerita roman dan menjual kesedihan. Namun menggambarkan kemampuan wanita di negeri ginseng, yang ingin lebih maju tanpa meninggalkan kodratnya.

Senin, 02 Juni 2025

Review Heavenly Ever After, Seperti Apa Suasana di Surga?

 Siapa nih yang suka liburan sambil nonton drakor (drama Korea)? Nahh di bulan Mei kok ya Alhamdulillah banyak long weekend dan jadinya daku punya kesempatan buat marathon drakor lagi. Dramanya berjudul Heavenly Ever After yang fresh banget karena baru rilis di bulan April 2025 ini.



Dari judulnya unik ya, ada kata heaven dan plesetan dari ungkapan happily ever after. Tapii pas lihat video pendek di reels IG jadi jiper, kok ada adegan hell di drama ini. Katanya surga? Haaah, horor dong?

Akhirnya daku tanya ke suhu drakor alias Teh Lendy Agashi dan kata blio enggak serem kok. Bagus aja, dan lalu nonton lagi deh. Niatnya mau nonton alon-alon tapi karena ceritanya menarik jadi marathon nonton wkwkwk.



Udah sekian dulu intro-nya, dan berikut ini data series Heavenly Ever After:

Sutradara: Kim Sok Yun

Pemain: Kim Hye Ja sebagai Lee Hae-Sook, Son Suk Ku sebagai Ko Nak Joon (suami Hae Sook), Lee Jung eun sebagai Young Ae, Choi Hee Jin sebagai Sonya

Jumlah episode: 12

Genre: Romance Comedy Fantasy

Bisa ditonton di: NETFLIX

 

Nenek-Nenek Masuk Surga

Syahdan ada seorang penagih hutang berusia 80 tahun yang bernama Lee Hae-Sook. Dia bekerja keras dan ditemani oleh Yong Ae, anak angkatnya. Mengapa harus banting tulang sampai neror orang-orang yang ngutang? Yaa karena Nak Joon, suaminya sakit sampai enggak bisa bergerak (lumpuh karena kecelakaan).

                              Hae Sook

Suatu hari sang suami meninggal dunia dan Hae Sook stress berat. Eh setelah itu doi juga meninggoy. Begitu sadar, dia sampai di surga, dan saat disuruh milih mau jadi umur berapa, dengan tegas doi bilang 80 tahun (karena suaminya bilang doi tercantik di usia begini).

Demi Suami Tercinta

Tapi apa yang terjadi? Nak Joon, suami tercinta yang dirawat sampai sama-sama tiada, ternyata di surga berusia 30 tahun! Ganteng, gagah, dan bekerja sebagai tukang pos. Gimana enggak ngambek, katanya surga, kok di-prank?



Ternyata doi kena gombalan suaminya. Yaa mungkin karena tahu doi kerjanya berat banget makanya semasa hidup terus dipuji oleh suaminya. Tapi ya enggak segitunya, keleuuss!

Seperti Apa Keadaan di Surga?

Meski rada-rada cemberut, Hae Sook mulai menikmati keadaan di surga. Rumah bagus, makanan gratis. Dan uniknya, semua dibayar dengan amal kebaikan saat dulu masih hidup.

                                 Young Ae, anak angkat Hae Sook

Tak disangka si Young Ae nyusul juga ke akhirat karena bundir. Apa doi masuk heaven or hell?

Kedatangan So Mi yang Misterius

Hae Sook masih cemas karena di surga hanya untuk sementara. Dia bisa dievaluasi, jika dosanya kebanyakan maka akan dimasukkan ke hell. Aduhai, pas adegan hell jadi berasa ini drakor religi bukan fantasi. Bikin istighfar terus!



Nenek Lee Hae Sook juga mumet karena ada gadis misterius bernama So Mi yang tiba-tiba datang dan main peluk aja ke suaminya. Karena ngambek, Hae Sook masuk ke church lalu dekat dengan seorang pastor muda. Haaah, apa di surga bisa cheating? Apa Hae Sook bakal ke hell atau tetap stay di surga? Nonton sendiri yaaaaaaaaa.

Kesanku Setelah Nonton Heavenly Ever After

Hutang itu menyeramkan. Apalagi kalau minjamnya ke shark loan. Kalau ditagih bikin stress, makanya jangan mudah ngutang, yee. Atau bercanda “Pinjam dulu seratus.” Entar malah keterusan minjam beneran.

                                  Hell

Lalu mengapa nenek Lee Hae-Sook masuk surga padahal dia dibenci banyak orang (bahkan ke mana-mana bawa payung, bukan untuk antisipasi hujan / panas tapi untuk melindungi dari siraman orang yang ditagih hutangnya). Itu karena sebenernya dia baik gaeees. Jadi lebih banyak amal kebaikan yang doi lakukan semasa masih hidup.

Pertama nenek Lee mengadopsi anak perempuan yakni Young Ae, disekolahkan dan dididik jadi pekerja keras sepertinya. Si Young Ae kecil kasihan banget karena jadi korban KDRT (oleh ayahnya yang hobi ngutang). Bahkan pas musim dingin ditinggal di rumah sendirian, tanpa pemanas, tanpa makanan! Tapi nenek Lee jadi penyelamat sehingga Young Ae sangat menyayanginya.



Kemudian Lee Hae Sook juga berbuat baik ke orang-orang yang dia tagih hutangnya. Ada yang dibelikan jagung ketan, dan jadi batal bundir. Ada juga yang sudah meninggoy lalu batal dikremasi (menurut aturan, kalau enggak ada keluarganya bakal dikremasi). Hae Sook tak tega lalu membayar biaya pemakaman dan menjamu makanan ke “keluarga”-nya (geng preman).

Anjing dan Kucing kok Masuk Surga?

Yang unik di drama Heavenly Ever After yakni binatang peliharaan seperti anjing dan kucing bisa masuk surga. 

                                        Sonya di surga jadi human juga

Misalnya si Sonya, kucing punya Lee Hae-Sook. Kesimpulannya: tetap berbuat baik, bahkan kepada binatang.

Suami Green Flag

Kalau ada Gwan Sik di drama When Life Gives You Tangerines yang dijuluki pria green flag. Akan tetapi ada Nak Joon yang punya level di atasnya.  

Read: Review When Life Gives You Tangerines

Doi rela nyebur ke neraka yang bersuhu 18.000 derajat C karena prinsipnya: a couple sticks together.

Banyak Plot Twist

Beneran yaa klean wajib nonton drakor ini karena banyak plot twist. Tapi enggak kusebut satu-satu, entar tak seruu lah. Contoh satu aja ya: di episode pertama sudah deg-degan karena ada 2 pria yang nagih hutang ke Hae-Sook. Ternyata penagih yang sebenarnya adalah Hae Sook! Dan nerornya lucu karena pura-pura habis adegan kekerasan pakai darah palsu alias sausnya kimchi!

                                 Nak Joon

Quote favoritku di Heavenly Ever After adalah: Doa bukan merupakan alat untuk mendapatkan yg kau inginkan. Doa adalah ucapan terima kasih atas yang kau terima. Beneran kan ini drakor religi.

Ada satu scene yang mengharukan ketika presiden di surga sedang ceramah, Jadi sebenarnya orang-orang yang sudah meninggal ingin kita melanjutkan hidup. Bukannya mengingat mereka terus-menerus dan sedih lagii. Intinya harus tetap move on dari kegalauan. Nahh, jadi pengen nonton Heavenly Ever After jugaa kaan?