Sutradara : Billie Woodruff
Tahun :
2005
Pemain : Queen Latifah (sebagai Gina),
Alicia Silverstone (sebagai Lynn)
Bisa
ditonton di PRIME VIDEO
Setiap wanita pasti suka merawat
diri di salon kecantikan, bukan? Itu yang dilakukan oleh Gina Norris. Dia berprofesi
sebagai penata rambut di salon milik Jorge, dan sangat mencintai pekerjaannya.
Namun suatu hari Jorge protes karena
Lynn menangani rambut customer. Sementara
dia sebenarnya bertugas sebagai tukang keramas. Lynn beralasan Gina yang
menyuruhnya (dan memang sebenarnya gadis itu berbakat sebagai hair stylist). Jorge tidak bisa menerima
argument itu, lalu Gina resign setelah
ngamuk-ngamuk.
Membuka
Salon Sendiri
Gina memang sejak lama ingin punya
beauty shop sendiri. Dia pun datang ke bank untuk mengajukan pinjaman, namun
ditolak. Untungnya sang manajer mengubah pendapatnya lalu menerima permintaan
Gina, setelah dia menata rambut wanita itu.
Akan tetapi uang pinjaman tidak
sebesar yang diharapkan Gina. Dia memutar otak, salon mana yang bisa dibeli
dengan murah? Akhirnya dia mendapatkan salon yang keadaanya menyedihkan, kotor,
bergaya kuno, dan ceiling-nya rusak. Instalasi
listrik juga harus segera diganti.
Di tengah semangat merombak salonnya
yang baru, muncul konflik pertama. Beberapa pekerja Gina menolak kehadiran
Lynn. iyaa, Si Lynn ikut di salonnya Gina karena juga tidak tahan akan Jorge
yang menyebalkan. Akhirnya dua pekerja resign
sementara yang lain bertahan.
Pelanggan
yang Setia
Para wanita datang ke salon Gina,
baik yang sudah kenal maupun tidak. Ada pelanggan lama salon Jorge yang kecewa
lalu dia lari ke tempat Gina untuk diperbaiki rambutnya. Ada juga dua pelanggan
baru yang berasal dari kalangan atas, dan happy
karena perawatannya di sana digratiskan. Ini strategi Gina agar mendapatkan
kepercayaan.
Para pelanggan tidak hanya menata
rambut di salon Gina. Namun mereka juga sekalian curhat. Nasehat-nasehat yang
dikeluarkan oleh para kapster juga jitu. Yaa namanya juga wanita, kalau
ketemuan pasti ada saja yang diobrolkan.
Gina juga senang karena ada tetangga
di salon barunya yang luar biasa tampan dan macho. Namun dia harus menahan diri
karena dipusingkan oleh urusan pajak. Akankah salon itu bertahan atau tidak? Nonton
yuuuk, ini ceritanya komedi dan ringan sekali, jadi ketawa-ketawa saat
melihatnya.
Kesanku
Setelah Menonton Film Beauty Shop
Gina
digambarkan sebagai ibu tunggal yang tangguh dan berani membuka bisnis sendiri.
Anehnya, Jorge sebagai pemilik salon, malah klemar-klemer dan penampilannya
amburadul. Sungguh kontras!
Film
Beauty Shop juga memperlihatkan rasisme yang ternyata masih terlihat di Negara Paman
Sam. Lynn sebagai wanita kulit putih sempat minder karena semua rekan kerjanya
berkulit hitam. Sementara Gina pernah merasa pengajuan loan-nya ditolak karena punya color
yang berbeda. Padahal kenyataannya adalah pihak bank merasa capital-nya
kurang bisa menjadi jaminan.
Anyway, film
Beauty Shop cocok ditonton di akhir pekan, jika klean butuh hiburan yang
menyenangkan. Di sini juga ada banyak bintang, mulai dari Queen Latifah, Alicia
Silverstone, Andie McDowell, sampai Kimora Lee Simmons! Klean suka ke salon
juga kaaan?

































