Tampilkan postingan dengan label health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label health. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2026

Atasi Mata Kering saat Membuat Portofolio Anak, Jangan SePeLein!

 

 “Bunda lihat sini!” Saladin menunjukkan buku tulisnya. Di sana ada berbagai macam aksara. Mulai dari cyrillic (huruf Rusia), Korea, dan huruf-huruf dari negara lain. Semua dia tulis dengan meniru dari video-video di Youtube dan akhirnya dihafalkan sendiri.



Saladin yang sekarang berusia 13 tahun ini memang anak istimewa karena twice exceptional. Itu menurut diagnosis dan tes yang dilakukan di biro psikologi, yang kami datangi beberapa waktu lalu. Selain ADHD, dia juga jenius, sehingga bisa menghafal berbagai huruf dan menuliskannya dengan suka cita. Dulu, di umur 3 tahun dia bisa membaca dan menulis sendiri, lalu antusias belajar bahasa dan aksara.

                                                           Saladin

Lantas kami juga mendapatkan nasehat dari psikolog agar membuatkan portofolio Saladin. Jadi semua karya yang pernah dibuat, baik di kertas maupun versi digital, disatukan. Tujuannya agar dia bisa melanjutkan sekolah atau kuliah di luar negeri dan mendapatkan beasiswa, karena terbukti berprestasi di bidang bahasa.

Perjuangan Membuat Portofolio

            Saat daku membuat portofolio, ternyata butuh waktu berbulan-bulan. Penyebabnya karena harus mengumpulkan semua buku yang pernah ia tulis, dengan berbagai huruf dari berbagai negara. Setelah itu baru difoto dan dijadikan folder-folder.





            Langkah selanjutnya adalah mencari karya-karya Saladin di laptop. Setelah ketemu lalu disatukan dengan foto-foto buku yang berisi aksara. Portofolio online tersebut lantas disusun dan dihias secantik mungkin.



            Namun apa yang terjadi setelah membuat portofolio online? Karena terlalu bersemangat dalam membuatkan portofolio untuk Saladin dan menatap layar gadget selama berjam-jam, kepala jadi pusing dan rasa sakitnya menjalar ke mata. Ternyata ini salah satu tanda mata kering.

            Lantas apa lagi Gejala Mata Kering akibat terlalu lama melihat screen laptop? Ini beberapa contohnya:

1.      Sepet

                                Generated by Gemini

Pernahkah teman-teman merasa mata sepet seperti ada benda asing yang mengganjal di dalam? Mata juga terasa kering sekali dan berat saat diangkat. Netra sepet karena otot mata terlalu lelah saat digunakan, terutama ketika melihat gadget berlama-lama.

2.      Perih

Mata yang capek saat melihat layar gawai membuatnya perih dan memerah. Bukan karena ulah bakteri. Namun karena kita terlalu ngotot untuk menatap laptop selama berjam-jam, sehingga mata terasa sakit.

                                     Generated by ChatGPT

3.      Lelah

Saat sudah terlalu asyik melihat gadget maka mata juga terasa lelah, kering, dan minta diistirahatkan. Padahal tugas belum selesai dan portofolio juga belum diselesaikan. Gawat! Mata adalah organ yang harus dijaga agar bisa berkarya.

Jangan sampai mata kering dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika menunjukkan gejala SePeLe (sepet, perih, lelah) maka portofolio online punya Saladin akan lama jadinya. Bagaimana solusi terbaik agar mata kembali sehat?

Cara Mengatasi Mata Kering

            Daripada portofolio terus tertunda maka daku pun mencari cara untuk mengatasi mata kering, seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1.      Jaga Jarak

Jurus pertama adalah dengan menjaga agar mata tidak terlalu dekat ke layar gadget.

                               Generated by ChatGPT

Idealnya, ada jarak antara 30 hingga 40 cm antara mata dengan laptop / gawai lain. Jadi jangan terlalu dekat ya, agar mata tetap sehat dan tidak perih. Laptopnya juga enggak ke mana-mana kalau kita jaga jarak, hehehhee.

2.      Perhatikan Waktu saat Melihat Gadget

Jurus kedua adalah dengan mengatur waktu di timer gawai dengan aturan 20 – 20 - 20. Setelah 20 menit, jangan melihat layar gawai lagi, tapi ganti fokus dengan menatap benda lain. Jaraknya sekitar 20 kaki atau 6 meter, dan dilihat selama 20 detik. Misalnya tanaman yang ada di teras atau pemandangan di luar jendela.

3.      Kedip-Kedip Cinta

Mata mengedip tak hanya dilakukan saat menggoda anak atau pasangan tercinta. Namun saat melihat layar gadget juga biasakan untuk mengedipkan mata. Mengapa harus berkedip? Bukan genit nih ye! Tapi saat mata mengedip maka akan meratakan persebaran lapisan air mata, jadi otomatis mengurangi resiko mata kering.

4.      Memakai Tetes Mata



Kalau kita terbiasa bekerja atau beraktivitas di depan laptop maka wajib menyediakan tetes mata #InstoDryEyes. Mata menjadi sehat kembali dan bebas dari gejala mata kering. Aktivitas di depan laptop pun kembali lancar.

Atasi Gejala Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Teman-teman pasti sudah punya stok Insto Dry Eyes di kotak P3K di rumah maupun di kantor kan? Mengapa harus INSTO DRY EYES ? Pertama, Insto Dry Eyes bisa membuat kita #BebasMataKering karena meringankan iritasi dan mengatasi mata kering. Dengan kandungan hypromellose maka mata akan terasa lembap, karena zat ini bekerja seperti air mata alami.



Insto bisa dengan mudah dibeli dan daku langsung membeli 4 bungkus untuk persediaan. Cara memakai Insto Dry Eyes juga mudah banget. Cuci tangan sampai bersih lalu teteskan 2-3 tetes Insto Dry Eyes ke mata. Rasanya segar, lembap, dan bebas dari gejala mata kering. Kalau sedang SePeLe (mata Sepet, Perih, Lelah), Insto Dry Eyes jadi penyelamat karena #MataSePeLeJanganSepelein

Insto Dry Eyes sangat membantu dalam melancarkan momen pentingku yakni membuat portofolio Saladin. Dengan bermodal portofolio maka daku optimis dia bisa melanjutkan kuliah di luar negeri, terlebih sejak balita dia sudah fasih berbahasa Inggris. Saat serius di depan laptop dan mengumpulkan materi portofolio maka daku juga menyediakan Insto Dry Eyes, untuk menghindari gejala mata kering dan iritasi.



Buka mata buka Insto! Setelah diteteskan maka mataku jadi segar kembali, bagai menemukan oase di padang pasir. Terima kasih Insto Dry Eyes. Mataku sehat kembali, bebas dari gejala mata kering, dan siap untuk membuat portofolio online lagi.


Sumber artikel:

1. https://www.alodokter.com/mata-kering

2. https://www.halodoc.com/artikel/ketahui-ini-perawatan-sederhana-untuk-mengatasi-mata-kering?srsltid=AfmBOopH2AyoCVaMpzVRaL7og_bn4_0biNZYxjtsEo-TfVG47YqAPwFz

Kamis, 28 Agustus 2025

Hasil dari Diet Gula dan Gluten-nya Saladin

 

Sekitar 4 bulan ini Saladin menjalani diet. Haah, anak SMP diet? Jangan kaget dulu karena yang dimaksud adalah mengatur pola makan sehingga hidup sehat dan lebih baik lagi. Diet gula dan gluten dijalani agar dia lebih bagus secara emosional.



Awalnya Saladin diajak untuk diet gula ketika daku (dan suami) konsultasi ke seorang psikolog. Bapak psikolog menyatakan bahwa gula sangat berpengaruh bagi emosi anak. Terutama bagi yang istimewa (bocahku ADHD).

Perjalanan Diet Dimulai

Akhirnya Saladin belajar untuk mengurangi konsumsi gula. Dia tuh suka minum manis tapi sekarang dikurangi, misalnya untuk teh hanya setengah sendok makan gula saja. Nanti lah beli stevia sebagai pengganti gula pasir.

Untuk susu ini yang bikin daku sangat-sangat shock karena merek susu yang biasa Saladin konsumsi (susu cair) mengandung 22 gram gula per botol kecil! Ini baru kuketahui saat riset susu di minimarket. Akhirnya ganti konsumsi susu merek lain, dan yang rasa vanilla atau plain yang kadar gulanya paling rendah.



Bagaimana dengan gluten? Ini lebih susah karena kalian tahu sendiri kan kalau daku suka bikin pizza, brownies, pie susu, cake, prol tape, dll. Jadi yang harus menahan diri untuk tidak baking adalah bundanya, dan anaknya ternyata tidak masalah kalau tidak ada cemilan homemade di sore hari.

Memang sih ada berbagai resep kue non gluten tapi daku belum beli bahan-bahannya. Jadi untuk sementara Saladin ganti ngemil pisang dan lain-lain. Namun sesekali dia boleh kok makan pasta, karena diet untuk anak-anak tidak boleh saklek. Takutnya kalau terlalu dilarang malah diam-diam makan di luar, tambah berabe!

Hasil dari Diet yang Mencengangkan

Setelah sekitar 4 bulan diet ternyata hasilnya membuatku terkejut. Saladin, yang sekarang sudah SMP, menunjukkan tingkah yang lebih ‘manis’. Beneran dia lebih kalem daripada pas SD atau TK dulu.

Read: Saladin kabur dari rumah

Saladin di rumah bisa cuek dan main lego atau puzzle selama lebih dari 1 jam. Dia juga mau dibacakan buku elektronik, atau baca-baca sendiri artikel berbahasa inggris di internet. FYI, mother language-nya English yaa.





Kemudian, Saladin juga bisa duduk diam setelah makan. Kalau dulu habis makan, minum, lalu dia muter-muter keliling rumah. Malah pas masih aktif-aktifnya dia sering manjat jendela, teralis, loncat pagar, pokoknya bikin pusing!

Jadi sekarang daku sangat bersyukur karena hasil dari diet gula dan gluten sangat bagus. Saladin bisa lebih fokus belajar dan bisa anteng di kelas. 



Beda jauh dengan pas masih SD dulu, karena dulu dia ogah masuk kelas.

Read: Perjalanan Saladin cari SMP

Untuk mendukung diet gula dan gluten, Saladin olahraga dulu tiap pagi alias berjalan ke sekolahan. Alhamdulillah lokasi PKBM dekat rumah, hanya sekitar 750 meter. Daku juga tiap senin sampai kamis siap antar ni bocah, jadi jalan berdua dan berjuang agar sama-sama sehat lahir batin.

Apakah Anak Istimewa Harus Diet Gula dan Gluten?

Dari hasil sharing beberapa orang tua dari anak istimewa (di sebuah grup WA) ternyata mereka enggak saklek anti gula / gluten. Makannya ada yang bebas, atau hanya dibatasi pada hidangan tertentu. Yaa, tiap orang tua beda peraturan.

Read: Saladin Diet Gula

Tapi daku tetap kekeuh mengurangi konsumsi gula dan gluten buat Saladin. Penyebabnya karena memang punya efek positif dan dia jadi lebih kalem dan tidak mudah tantrum seperti dulu. Sekalian lah daku diet juga biar kurusan, wkwkwk.



Nah, daku tuh sempat tanya ke dokter Dion saat beliau live IG (itu lho yang kontennya sering mengkritisi orang yang makan/minumnya ngawur atau pola hidupnya kacau, sambil react video dan bawa alat catok rambut). Daku tanya gini, “Dok, apa anak ADHD harus full diet gula dan gluten?”

Ternyata dokter Dion kaget dan berkata bahwa beliau bukan dokter spesialis anak. Namun beliau pernah baca bahwa gula itu bukan sesuatu yang esensial seperti protein. Jadi kalau tidak dikonsumsi ya tidak apa-apa.



Ini cerita Saladin setelah menjalankan diet gula dan gluten selama beberapa bulan. Ternyata tidak berat-berat amat dan dia tidak craving makanan atau minuman manis. Kalau kamu bagaimana, apa diet juga?

Kamis, 15 Mei 2025

Mengatasi Mata Kering saat Riset tentang Anak ADHD

 

 Mata mungilnya menatapku, sementara posisinya ada di atas. Iyaa, teman-teman tidak salah baca. Saladin kala itu sedang asyik ‘nongkrong’ di atas jendela kamar, di lantai dua! Daku tidak panik, hanya memintanya untuk turun pelan-pelan. Dia pun menurut dan meloncat ke arah kasur.



Bukan kali ini saja Saladin ‘berpetualang’. Dia beberapa kali naik pohon yang ada di pinggir lapangan. Anakku juga pernah menyebrang jalan sendiri, padahal saat itu usianya belum 4 tahun.

Mengapa Saladin Berbeda?

Apakah Saladin aneh atau ada sesuatu yang tidak beres padanya? Daku pun melakukan studi pustaka tapi belum menemukan jawabannya. Kemudian Saladin dibawa ke sebuah Rumah Tumbuh Kembang, dan psikolog yang bertugas di sana menyatakan bahwa dia adalah anak ADHD!



Ya Tuhan! Anakku ABK (anak berkebutuhan khusus)? Rasanya dunia mau runtuh. Memang tidak ada cacat pada fisiknya. Akan tetapi label ADHD membuatku sedih. Ini bukan penyakit karena akan terbawa seumur hidup, tapi mampukah dia beradaptasi dengan dunia jika tingkahnya terlalu aktif?

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah keadaan di mana anak punya kelainan psikiatrik. Dia punya gangguan untuk fokus dan perhatian. Ciri khasnya adalah anak susah duduk diam, suka berlari dan memanjat, kurang bisa mengendalikan kendali tubuhnya, dan impulsif.

Riset Tentang ABK

Alhamdulillah daku cepat move on dan langsung riset tentang ADHD. Ternyata anak ADHD dikategorikan ABK karena punya kesulitan memusatkan perhatian.

Selama berjam-jam, berhari-hari, diri ini sibuk membaca ebook, online journal, dan menonton konten video tentang ABK. Untung saat ini lebih mudah menemukan berbagai sumber tentang pengertian dan cara menangani anak ADHD. Apalagi bisa diakses dari HP sendiri.



Akan tetapi apa yang terjadi ketika terlalu asyik riset dan mencari cara mengatasi anak ADHD, lalu menatap layar terus-menerus? Saat membaca di gadget memang tidak terasa. Akan tetapi setelah itu mata terasa perih, kering, dan akhirnya dikucek-kucek. Sakit bangeeet!

Mengatasi Mata Kering Tanpa Harus ke Dokter

Mata kering yang dibiarkan begitu saja bisa memerah dan iritasi. Jangan pernah SePeLeIn mata kering! Berikut ini cara mengatasinya agar kedua netra bisa sehat lagi, tanpa harus periksa ke dokter:

1. Memberi Jeda

Saat membaca artikel dan ebook di HP memang sangat praktis. Tapi harus diberi jeda agar penglihatan tidak terganggu. Misalnya tiap 60 menit sekali, layar HP dijauhkan (pasang alarm dulu ya), lalu kita cuci muka. 

Kemudian bisa melihat pepohonan atau taman di luar rumah agar mata kembali rileks. Jadi #MataKeringJanganSepelein dan pastikan ada jeda saat menatap layar.

2. Pastikan Tangan Selalu Steril

Siapa yang masih suka otomatis mengucek mata? Jangan sering-sering mengucek karena malah jadinya iritasi! Untuk mencegah terjadinya sesuatu yang buruk, pastikan tangan steril dengan sering cuci tangan atau memakai hand sanitizer.

3. Meneteskan Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes sejak dulu menjadi tetes mata yang ampuh dalam mengurangi gejala mata kering. Cukup 1-2 tetes #InstoDryEyes maka penglihatan akan segar kembali. 



Kita bisa bebas menatap layar dan tak lagi takut akan mata kering.

Keampuhan Insto Dry Eyes

Daku selalu sedia Insto Dry Eyes di rumah karena bisa mengatasi gejala mata kering dan bisa melanjutkan baca ebook tanpa takut perih. Kemasan Insto Dry Eyes  yang imut tapi khasiatnya besar. Saladin yang baru berusia 12 tahun juga pakai Insto karena aman dipakai oleh anak-anak.



Insto Dry Eyes membuat mata bebas dari mata kering, iritasi, dan membuat netra sehat kembali. Berkat Insto, jadi bisa riset tentang anak ADHD tanpa takut mata merah atau sakit saat menatap layar. Kalian juga sudah menyediakan Insto Dry Eyes di rumah juga kan?


Sumber: https://ayosehat.kemkes.go.id/kenali-penyakit-adhd-pada-anak-dan-terapinya

              https://www.halodoc.com/artikel/perawatan-sederhana-untuk-mengatasi-mata-kering?srsltid=AfmBOooj6oraiUiKNCQ9n_EKjvTrCzL2VZ2yH02-zGVm7nLLEcwtdNcT

Jumat, 31 Mei 2024

Jamu Beras Kencur dan Kunyit Asam, Sahabat Keluargaku untuk Mengatasi Pegal-Pegal dan Masalah Perut

  “Pegal banget nih tapi belum sempat pijat!”

Aktivitasku sebagai ibu rumah tangga sekaligus penulis lepas cukup padat. Setelah Saladin (putraku yang berusia 11 tahun) berangkat sekolah, maka daku langsung cepat-cepat belanja bahan makanan. Lanjut masak, beres-beres rumah, lalu buka laptop untuk mengerjakan target tulisan hari itu.

Tak heran tubuh ini sering pegal-pegal. Apalagi kalau sudah konsentrasi mengetik, bisa lebih dari 6 jam di depan laptop. Setelah itu punggung rasanya kaku dan malamnya susah tidur. Lantas bagaimana solusinya agar bugar kembali?

Jamu Beras Kencur anti Pegal

Alhamdulillah, Mbak Yanti sang tukang jamu langganan, sedang lewat di depan rumah. Segera kubeli sebungkus kecil jamu beras kencur seharga 3.000 rupiah. Daku ingat dulu nenek pernah cerita kalau jamu ini bisa untuk menyegarkan badan dan mengurangi kelelahan yang mendera.



Ketika jamu dituang ke gelas maka tercium aroma khas kencur. Segera kuminum jamu ini, cairannya cukup kental dengan rasa yang agak pedas. Wajar karena ada ekstrak jahe di dalamnya.



Beberapa jam setelah minum jamu beras kencur, Alhamdulillah rasa pegal di badan perlahan menghilang. Daku siap untuk beraktivitas kembali. Masak 3-4 jenis hidangan? Ayo aja! Mengetik naskah selama berjam-jam? Kuat dong!

Nah, mengapa jamu beras kencur berkhasiat untuk kebugaran dan mengatasi pegal-pegal di tubuh? Yuk kita lihat bahan-bahannya. Beras kencur dibuat dari jahe yang bisa mengurangi rasa sakit sekaligus menghangatkan badan. Dalam jamu ini juga ada kencur yang bisa meredakan nyeri dan meningkatkan energi dalam tubuh.

Ternyata jamu beras kencur tidak hanya bisa mengatasi kelelahan. Namun juga ampuh untuk meningkatkan imunitas dan menjaga kadar gula dalam tubuh. Daku jadi makin semangat minum jamu beras kencur karena bikin badan segar dan memiliki banyak khasiat.

Jamu Kunyit Asam untuk Atasi Begah

Selain jamu beras kencur, keluargaku juga suka minum jamu kunyit asam. Sejak remaja daku sudah biasa minum segelas kunyit asam ketika haid, karena kunyit bisa meredakan nyeri menstruasi. Rasanya juga manis dan sedikit asam, jadi makin segar di tubuh.



Jamu kunyit asam terbuat dari kunyit, asam jawa, dan gula merah.  Kunyit bagus banget untuk dikonsumsi karena bisa mengatasi begah. Jadi ketika papaku punya masalah lambung, beliau segera minum jamu kunyit asam. Walau ada asamnya tetapi tetap aman dan tidak bikin sakit perut.



Papaku yang sudah berusia 63 tahun belakangan memang sering merasa begah dan kurang nafsu makan. Alhamdulillah dengan mengkonsumsi jamu kunyit asam, tak hanya masalah lambung yang teratasi. Namun selera makan beliau juga kembali, karena kunyit mengandung kurkumin yang bisa meningkatkan aktivitas saluran pencernaan.

Meningkatkan Nafsu Makan Anak dengan Jamu Kunyit Asam



Ketika papaku sudah memiliki selera makan yang baik berkat jamu kunyit asam, maka daku juga memberikan jamu ini ke Saladin. Nafsu makannya pernah menurun karena sedang tumbuh gigi dewasa. Namun berkat jamu kunyit asam, dia jadi mau makan nasi dan lauk-pauk lagi. Betapa senangnya melihat anak lahap kembali.

Bolehkah Minum Jamu Setiap Hari?

Jika jamu beras kencur dan kunyit asam berkhasiat, bolehkah dikonsumsi setiap hari? Daku konsultasi ke dokter Arlin P. Beliau menjawab bahwa kalau jamunya kunyit asam atau beras kencur, boleh diminum setiap hari.

Alhamdulillah kalau dua jenis jamu favorit keluargaku aman diminum setiap hari. Sudah enak, berkhasiat pula. Sudahkah kalian minum jamu hari ini? Yuk konsumsi jamu beras kencur dan kunyit asam agar tubuh lebih bugar dan selera makan kembali normal. 


Sumber tulisan:

https://www.halodoc.com/artikel/11-manfaat-kunyit-asam-untuk-kesehatan-tingkatkan-imunitas-tubuh

https://www.alodokter.com/5-manfaat-jamu-beras-kencur-untuk-kesehatan

Rabu, 03 April 2024

Kebiasaan Makan yang Tidak Sehat, Seperti Konsumsi Makanan Tinggi Gula atau Asam, dalam Meningkatkan Risiko Sakit Gusi

Masalah kesehatan mulut yang umum terjadi bukan hanya gigi ngilu saja, tapi juga terjadi

Penyebab Sakit Gusi. Seperti halnya gigi, gusi ngilu yang tidak diatasi dengan baik bisa berkembang menjadi

penyakit yang lebih parah dan menghambat aktivitas sehari-hari. Nyeri yang dirasakan tak

hanya dapat mengganggu konsentrasi, juga bisa membuat penderitanya sulit makan,

bahkan mengganggu tidur.

Masalah bau mulut pun bisa terjadi akibat nyeri gusi yang tak ditangani dengan baik.

Apa saja yang menyebabkan masalah nyeri gusi dan bagaimana cara mengatasinya?

|Sumber: Freepik

Gusi bengkak adalah kondisi ketika gusi menonjol, memerah, nyeri, dan mudah berdarah.

Kondisi ini umumnya terjadi akibat penyakit di gigi atau gusi, tetapi bisa juga disebabkan

oleh kondisi lain.  

Gusi bengkak merupakan masalah yang cukup umum terjadi dan mudah untuk

ditangani. Namun, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi

yang cukup berat, seperti infeksi gusi (periodontitis). Oleh karena itu, Penyebab Sakit Gusi tidak boleh disepelekan, terutama jika sudah terjadi dalam waktu yang lama.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang rentan membuat Penyebab Sakit Gusi,

antara lain:

  • Aneka makanan manis, seperti kue, permen, cokelat, dan lainnya. Gigi ngilu saat makan manis

  • terjadi karena gula yang menempel pada dentin menyebabkan rangsangan saraf.

  • Minuman bersoda (soft drink) yang mengandung dua komponen utama penyebab gigi ngilu,

  • yaitu gula dan asam.

  • Makanan dan minuman panas, khususnya yang mengandung banyak gula.

  • Makanan yang mengandung tepung, seperti gorengan, keripik kentang, dan roti.

  • Minuman dingin, termasuk air putih. Gigi ngilu saat minum air dingin merupakan respon

  • saraf yang menunjukkan bahwa kondisi gigi semakin sensitif.

  • Buah-buahan asam, misalnya jeruk lemon, nanas, kedondong, dan mangga.

Sumber: Freepik

Cara Ampuh Mengatasi Gigi Terasa Ngilu1.

Jangan biarkan gigi ngilu saat makan manis atau minum air dingin di waktu berbuka puasmengganggu kenyamananmu. Mulai sekarang sebaiknya kamu melakukan beberapa

cara ampuhberikut ini agar masalah gigi ngilu tidak terjadi lagi:

1.      Mengonsumsi lebih banyak air putih saat buka puasa: air adalah asupan pertama yang patut kamu konsumsi ketika berbuka puasa. Konsumsi air dapat membantu menetralkan pH mulut yang asam karena seharian berpuasa. Kondisi rongga mulut usai mengonsumsi air pun akan berangsur normal sehingga Anda bisa mengonsumsi makanan lain tanpa menyebabkan rangsangan pada saraf gigi.

2.      Membatasi konsumsi makanan dan minuman tertentu: makanan dan minuman yang terlalu asam, manis, dingin, atau panas memang rentan memicu saraf sehingga mengakibatkan gigi ngilu. Jadi, alangkah lebih baik bila kamu membatasi konsumsi makanan dan minuman tersebut sewaktu buka puasa.

3.      Pilihlah makanan dan minuman pada temperatur sedang dengan kandungan

gula dan asam yang tidak berlebihan. Tak hanya menjadi solusi gigi ngilu, makanan serta

minuman tersebut juga baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

4.      Membersihkan mulut dengan cara berkumur: ada satu kebiasaan sederhana yang baik untuk kesehatan gigi, yaitu berkumur setiap kali selesai makan dan minum. Proses berkumur sangat membantu mengurangi timbunan gula dan asam pada permukaan gigi. Risiko gigi berlubang pun akan semakin kecil bila kamu rutin berkumur usai makan.

5.      Menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi khusus gigi sensitif: masalah gigi ngilu terjadi karena lapisan dentin kehilangan kandungan mineral. Dentin yang sudah rusak memang tidak dapat diperbaiki lagi.

Namun, kamu masih bisa melakukan upaya perawatan gigi dengan pasta gigi khusus gigi sensitif. Hal ini karena pasta gigi khusus gigi sensitif mengandung bahan-bahan yang dapat memperbaiki masalah gigi ngilu secara tepat.

 

Selain itu, kami ingin merekomendasikan Cooling 5 Plus yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit misalnya pada saat sakit gigi, radang gusi,

dan sakit saat pertumbuhan gigi. Obat ini mengandung Benzocaine 3 mg yang

bekerja sebagai anestesi lokal atau bius lokal dan Phenol 5 mg sebagai

antiseptik oral yang dapat membasmi kuman penyebab sakit gigi. 


Cooling 5 Plus Cara menggunakannya cukup mudah. Kamu hanya perlu menyemprotkannya pada area yang sakit

sebanyak 2-3 semprot dan bila perlu ulangi tiap 3-4 jam. Dengan rasa jeruk yang menyegarkan,

Cooling 5 Plus cocok digunakan sebagai alternatif anti nyeri selain tablet oral.  


So, temukan Penyebab Sakit Gusi mu jika sudah mengganggu.



Selasa, 02 April 2024

5 Penyebab Sakit Gusi, yuk Atasi agar Tidak Kena Sakit Jantung dan Diabetes

 

 

Siapa nih yang pernah mengalami gusi bengkak bahkan berdarah? Sakit banget pastinya dan teman-teman pasti mencari apa saja penyebab sakit gusi. Kalau gusinya sakit bisa pusing, enggak enak makan. Kesenggol dikit aja perih banget.


Seperti kata pepatah ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’ yuk kita hidup sehat sehingga gusi dan gigi lebih sehat. Caranya dengan banyak minum air putih, makan sayur dan buah-buahan, serta rajin gosok gigi. Selain itu kita juga wajib mencegah beberapa penyebab sakit gusi seperti di bawah ini:


1. Rongga Mulut Kurang Bersih

Hayo, sebelum tidur sudah gosok gigi? Atau setelah makan ya minum aja lalu berangkat ke kantor. Padahal sebelum tidur dan setelah makan sebaiknya kita bersihkan gigi ya. Gosok gigi tidak sampai 10 menit, kan?




Ketika rongga mulut kurang bersih maka ada dampak negatifnya. Selain gigi jadi mudah berlubang, gusi juga bisa sakit. Penyebabnya karena lidah dan gigi yang kurang bersih bisa menyebabkan munculnya bakteri. Akibatnya gusi terasa sakit dan bengkak.


2. Kurang Konsumsi Vitamin C

Penyebab sakit gusi yang berikutnya adalah kurang konsumsi vitamin C. apalagi kalau teman-teman kurang suka makan buah yang mengandung vitamin C. jadi sekarang makan jeruk ya, biar sehat dan tidak sakit gusi.


3. Terlalu Banyak Konsumsi Gula

Siapa suka ngemil jajanan manis lalu minum yang manis-manis? Memang enak ya, apalagi kalau minumannya dingin. Tapi kebanyakan konsumsi gula juga tidak baik, apalagi kalau lupa gosok gigi. Gusi dan gigi bisa sakit dan jadinya susah tidur.


4. Mengkonsumsi Minuman dan Makanan yang Terlalu Panas

Pernah bingung mengapa kalau habis minum teh panas atau makan mie rebus panas-panas jadi sariawan dan gusi nyut-nyutan? Ternyata mengkonsumsi yang panas-panas merupakan kebiasaan yang kurang baik. Kalau tiap hari seperti ini bisa menyebabkan sariawan dan sakit gusi.


5. Merokok

Sudah jelas kalau merokok itu tidak baik bagi kesehatan dan jadi salah satu penyebab sakit gusi. Stop merokok sekarang juga. Daripada tubuh tidak sehat dan menyebabkan berbagai penyakit seperti sakit gigi dan gusi.


Hubungan Antara Sakit Gusi dan Sakit Jantung


Setelah tahu apa saja penyebab sakit gusi, maka sekarang saatnya untuk lebih menjaga kebersihan gigi dan gusi. Rongga mulut harus dijaga dan gusi jangan sampai sakit. Kalau gusi sakit bisa menyebabkan penyakit  sistemik seperti  diabetes atau sakit jantung lho!




Riset kesehatan menunjukkan ada hubungan antara kesehatan gusi dengan vitalitas tubuh secara keseluruhan. Penyakit yang terjadi di gusi bisa menyebabkan berbagai penyakit yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan diabetes.


Saat ada peradangan, yang ditemukan pada gingivitis (tahap awal penyakit gusi) dan ateroskelosis (proses penyempitan pembuluh arteri). Proses peradangan yang terjadi pada penyakit gusi akan turut memicu terjadinya sumbatan pembuluh darah. Jika ada sumbatan maka berbahaya karena dapat mempengaruhi kinerja jantung.


Kalau ada yang sakit gusi, terutama yang disebabkan oleh bakteri (akibat penumpukan plak) kelihatan biasa-biasa saja. Namun, lama-lama tubuh dapat bereaksi berlebihan pada bakteri dan menyebabkan peradangan. Proses peradangan dalam jangka panjang inilah yang diduga menyebabkan gangguan pada pembuluh darah jantung.


Alasan kedua yang mendasari kemungkinan adanya hubungan antara sakit gusi dengan sakit jantung adalah kemiripan jenis bakteri. Bakteri yang ditemukan pada penyakit gusi juga ditemukan pada pembuluh darah yang mengalami penyumbatan.


Sakit Gusi dan Diabetes


Lalu, apa hubungan antara sakit gusi dengan diabetes? Diabetes dan kesehatan gusi sebenarnya saling berkaitan. Jika kesehatan gusi, gigi, dan rongga mulut buruk, kadar gula darah akan meningkat. Sebaliknya, kadar gula darah yang tinggi juga akan menurunkan kesehatan gusi. Karena kebanyakan asupan gula yang tidak baik untuk gigi dan gusi manusia.




Oleh karena itu kita tidak boleh meremehkan sakit gusi ya. Harus segera diatasi. Kalau tidak bisa merembet ke penyakit yang serius seperti sakit jantung dan diabetes.

 

Saat gigi dan gusimu sakit jangan khawatir ya. Ada Cooling5 Plus yang bisa mengatasinya.

Cooling5 Plus adalah obat semprot yang bisa mengatasi sakit gigi dan gusi. Kalau gusimu bengkak, semprot saja dengan Cooling5 Plus. Sangat praktis karena tinggal semprot lalu gusi yang sakit akan cepat sembuh.



 

Dalam satu botol Cooling5 Plus isinya 15 mililiter. Cooling5 Plus mengandung Benzocaine 3 mg dan Phenol 5 mg. Khasiat dari kedua zat ini adalah meredakan nyeri di gigi dan gusi serta membasmi bakteri penyebab masalah mulut. 


Ini nih rekomendasi obat sakit gusi yang ampuh, termasuk Cooling5 Plus, klik ya. Nah kalau kamu merasa nyeri karena tumbuh gigi geraham bungsu, juga bisa diatasi dengan semprotan Cooling5 Plus. Anak-anak di atas usia 6 tahun juga boleh kok disemprot Cooling5 Plus jika sedang sakit gigi, radang gusi atau sakit gusi karena tumbuh gigi dewasa. Kamu bisa dapatkan Cooling5 Plus di apotik-apotik terdekat. 

Jangan khawatir karena Cooling5 Plus bisa dibeli bebas tanpa resep dari dokter. Cooling5 Plus wajib disimpan di kotak P3K karena khasiatnya bagus untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan bisa mengatasi berbagai penyebab sakit gusi. Yuk beli Cooling5 Plus agar mulut segar dan mengatasi sakit gusi.