Senin, 22 Juli 2024

Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi yang Lezat dan Bisa Nambah Nasi Sepuasnya

 

Siapa suka makan bebek? Jadii tanggal 1 Mei 2024 kan tanggal merah. Daku diajak mama dan papa untuk jalan-jalan sekalian silaturahmi ke beberapa kerabat, mumpung libur. Akhirnya kami (daku, Saladin, dan ayahnya) meluncur ke rumah mama sekitar jam 9 pagi.

Setelah silaturahmi ke 2 tempat, enggak terasa sudah waktunya makan siang. Kami sengaja cari tempat makan di daerah Blimbing, karena habis berkunjung ke rumah seseorang di daerah Polowijen (jaraknya dekat, cuma sekitar 1 KM). Makan apa? Ya, karena ngajak papa maka beliau yang milih, sampai akhirnya tertarik mampir ke Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi.

Review Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi

Sebenarnya faktor milih rumah makan nih karena tempat parkirnya luas ya. Terus daku pernah baca review RM ini di web Mojok dan katanya sih enak. Lagian sudah lama enggak makan bebek, hehehehe. Lokasinya di dekat Pasar Blimbing, tepatnya di Jalan Borobudur nomor 63 Kota Malang. Buka jam 10 pagi sampai jam 10 malam.

 

rumah makan bebek dan ayam kampung mas budi

Sampai di RM Bebek dan Ayam Mas Budi, kami langsung dipersilakan untuk mengambil piring. Jadi sistemnya bebas ambil nasi, hampir segunung pun boleh. Daku lihat sendiri ada pengunjung lain yang nambah nasi dan petugasnya OK aja.

Begitu juga untuk sambal dan lalapan. Bebas juga ambil, dan senangnya pun lalapan ada beberapa jenis, seperti di foto di bawah ini. Sambalnya ada yang hijau, sambal tomat, dan sambal bawang.

sambal di bebek dan ayam kampung mas Budi


Waktu itu daku mesen bebek goreng, ada pilihan ¼ atau ½ ekor. Ada ukuran biasa dan jumbo, pilih yang ¼ ekor biasa. Sementara mama dan papa pilih ayam goreng (pakai ayam kampung ya). Saladin enggak makan karena sudah kenyang makan roti.

bebek mas budi


Yang paling menyenangkan tuh service di RM Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi cepet bangeet. Tidak sampai 15 menit pesanan sudah datang. Fotonya di bawah ya, bebek yang kanan, ayam yang kiri. Walau pesan yang porsi biasa tapi tidak terlalu kecil kok ukurannya.

bebek mas budi


Bagaimana dengan rasanya? Gurih dan asinnya pas. Bumbunya merasuk dan bebeknya tidak amis sama sekali. Ayam dan bebeknya empuk, mantap dah! Bahkan papaku yang biasanya agak picky eater makan ayam kampung goreng dengan lahap.

Untuk minumannya kami pesan es teh manis, datang dengan gelas ukuran besar. 

es teh


Manisnya pas dan yang paling daku suka tuh esnya kelihatan bagus, bukan es balok murahan.

Berapa Harga Makanan di RM Bebek dan Ayam Mas Budi?

Yang paling bikin shock adalah harga makanan di sana karena murahnyoo. Nasi hanya 6.000 rupiah, bisa nambah sepuasnya (sudah termasuk sambal dan lalapan). Untuk harga bebek dan ayam bisa dilihat di bawah ini ya.

harga di bebek dan ayam kampung mas budi


Selain bebek dan ayam juga ada burung malon goreng. Awalnya bingung, ini malon apa melon? Setelah cek di mbah Google ternyata malon adalah singkatan dari manuk londo. Yaitu persilangan antara burung puyuh lokal dengan puyuh luar.

Suasana dan Fasilitas di RM Bebek dan Ayam Mas Budi

Di RM Mas Budi yang kami datangi itu tempatnya agak semi terbuka dan bagian dalamnya cukup luas. Cocok buat makan-makan bareng keluarga. Lalu ada toilet dan mushola yang bersih.

Yang paling bikin salut adalah tersedia kursi makan buat bayi. Jarang banget lho rumah makan yang menyediakan ini! Terima kasih Mas Budi!



Apakah kami akan balik makan di RM Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi? Tentu iyaa. Sudah ada banyak cabang di Indonesia. Kalian juga bisa kepoin di akun Instagramnya @bak.masbudi_official .

Sabtu, 20 Juli 2024

Anak Pegang HP Sendiri, Yes or No?

 Siapa sih yang saat ini enggak punya HP? Rasanya hampir semua orang punya smartphone, bahkan anak kecil sekalipun. Meski kondisinya bekas.

Beberapa tahun lalu daku tuh shock karena anak—anak kecil di kampung ibu mertua punya HP sendiri. Katanya, mereka tuh kalau punya uang (misalnya dari angpao lebaran) langsung dibelikan smartphone. Wiih, dapat angpao banyak berarti. Orang tuanya pun mendukung mereka.

Fenomena Anak Punya Smartphone

Jumlah anak yang punya HP makin banyak nih. Enggak hanya anak SMP (eh itungannya remaja ya?) tapi juga anak SD, bahkan TK! Hulala!



Ada berbagai macam alasan anak dikasih HP oleh orang tuanya. Pertama, ada yang merasa punya HP adalah ‘prestise’ sehingga bisa dianggap orang kaya.

Kedua, ada yang memang ngasih smartphone karena disuruh oleh sekolahnya. Jadi ketika bu guru menerangkan terus para murid disuruh cari di HP, mau enggak mau ya ke sekolah harus bawa gadget.

Memang sih harga ponsel lebih murah daripada laptop. Apalagi yang bekas, ada yang harganya 500-800ribuan saja.



Ada juga yang ngasih (atau meminjamkan) HP ke anak TK dengan alasan ‘biar anteng’. Nanti anaknya pas makan bisa fokus nonton YT. Enggak lari-larian atau melakukan aktivitas yang bikin bundanya kudu mengejarnya.

Efek Negatif Pegang HP Terlalu Dini

Tapii ada efek negatif juga dari anak yang main HP melulu, apalagi kalau punya sendiri. Pertama, dia bisa seenaknya pencet-pencet lalu tidak sengaja ‘beli’ asesoris di game. Karena ponsel masih pakai email orang tuanya (dan ada akses ke nomor dompet online) maka uang di sana juga tersedot.



Ada juga cerita dari seorang influencer di IG. Anaknya di-bully oleh anak lain karena sedang membuat kampanye anti game online. Ternyata ada banyak game yang berbahaya untuk anak-anak karena mengandung kekerasan. Tapi yang bikin campaign bagus gini malah kena cyber bullying, plus dia juga dipukul di sekolah.

Dipukul? Iyaa karena salah satu penonton videonya adalah teman satu sekolah. Kok ngeri ya?

Boleh Punya HP, Asal Ada Syaratnya

Daku tidak mengharamkan anak pegang HP karena gadget juga bisa dibuat sarana belajar. Misalnya Saladin saat ini (11 tahun) sudah fasih bahasa inggris karena suka nyimak video tutorial di YT. Dia juga jadi belajar huruf-huruf seperti Urdu (Pakistan), huruf Rusia, dll.



Akan tetapi perlu ada aturan yang ketat dan harus dipatuhi oleh anak. Jangan sampai anak jadi nonton atau main game melulu sampai lupa tidak garap PR.

Pertama, jika memang butuh HP untuk belajar (karena belum punya laptop) maka hanya boleh diakses maksimal 2 jam dalam sehari. Baik di hari sekolah maupun libur. Kemudian, anak tidak boleh sembarangan download game atau aplikasi lain (apalagi yang berbayar).

Ada juga proteksi dengan family link pake Google control. Untuk lebih jelasnya cek di mbah Google ya!

Jadi menurut kalian gimana? Di usia berapa anak boleh punya HP sendiri? Semua tergantung kebijakan orang tua ya. Kita harus bijak dalam mengatur dan mendidik, serta memberlakukan aturan maksimal screen time untuk anak.

Kamis, 18 Juli 2024

Pilih Baby Sitter, Daycare, atau Titip ke Nenek?

 Tulisan ini terinspirasi oleh kasus yang lagi viral di media sosial. Di mana ada baby sitter yang menjaga anak seorang selebgram melakukan kekerasan. Ketahuannya dari kamera CCTV tetangga. Ternyata baby sitternya emang sejak dulu bermasalah dan herannya kok tidak di-black list oleh yayasan penyalur?

Kekerasan yang dilakukan oleh suster / baby sitter bukan sekali ini terjadi. Duuh kok seram ya? Namun bagaimana lagi. Kalau memang bunda sibuk kerja, anaknya kudu diawasin orang lain karena tidak mungkin dibawa ke kantor.

Memang jadi dilemma ya, Bun! Di satu sisi kita tuh pengen selalu ada di dekat anak. Namun di sisi lain biaya hidup dan dana pendidikan terus naik, sehingga butuh pendapatan tambahan.



Jadi kalau anak masih kecil (di bawah usia 10 tahun) sebaiknya dijaga siapa? Neneknya? Baby sitter? Atau dititipkan ke daycare?

Sebenarnya semua ada sisi positif dan negatifnya, seperti ini:

Jika Anak Dijaga Baby Sitter

Kebanyakan teman-temanku memakai jasa baby sitter untuk menjaga bayi / anak. Alhamdulillah belum ada masalah yang parah sih. Namun tentu harus berhati-hati saat mempekerjakan orang baru untuk menjaga anak, apalagi yang masih sangat kecil.

Jadi, untuk mencegah kesalahan ke depannya, Bunda kudu pintar menyeleksi calon baby sitter. Pertama, minta fotokopi KTP, jangan sampai dia masih di bawah umur. Kedua, cek media sosialnya. Dari medsos sebenarnya bisa dilihat sekilas karakternya, dia itu alay, error, atau cenderung kalem.



Ketiga, Bunda bisa melakukan tes dengan melihat tanda tangan dan tulisan tangan. Ada kan ahli grafologi dan bisa konsultasi ke beliau untuk ‘membaca’ karakter calon baby sitter. Jika memang sudah OK, jangan lupa pasang CCTV di rumah (yang bisa dipantau dari jauh) untuk antisipasi.

Jangan lupa untuk memberi gaji yang layak, makanan, dan jangan dibebani dengan tugas lain. Kalau ART ya ART, jangan disuruh double kerjaan dengan jaga bayi.

Ketika Anak Masuk Daycare

Jika belum ada baby sitter yang cocok maka alternative lain adalah daycare. Ada yang menerima bayi berusia mulai 3 bulan, tapi ada yang hanya menerima anak berusia setahun ke atas. Sisi positifnya daycare adalah anak bisa belajar sosialisasi karena di sana banyak temannya.





Ada juga daycare yang sekalian ‘sekolah’ jadi anak akan terstimulasi dengan baik. Asyik kan! Daku tuh pernah kerja jadi nanny di daycare dan rasanya happy banget dikelilingi anak-anak yang lucu dan polos.

Namun ketika anak masuk daycare harus dilihat lagi tempat dan fasilitasnya. Pertama, wajib jaga kebersihan. Kedua, cocok dengan visi dan misi daycare, dan yang paling penting adalah biaya bulanannya ramah di kantong. Jangan sampai telat jemput ya karena dikenakan denda.

Titip ke Nenek

Naah ini alternative terakhir: titip ke nenek. Sayang sekali mamaku dan ibu mertua sama-sama masih aktif bekerja, sehingga Saladin tidak bisa merasakan pengalaman dijaga oleh nenek.



Namun untuk titip ke nenek juga ada aturannya ya, walau itu ibu sendiri. Pertama, jangan lupa bekali anak dengan makanan, kue, susu, diaper, dan juga uang. Kedua, kalau memang diasuh nenek ya tidak bisa protes kalau gaya pengasuhannya berbeda. Ketiga, kalau memang neneknya sudah tua sekali (di atas 65 tahun) sebaiknya tidak usah dititipi cucu karena mudah lelah, kasihan.

Bagaimana, anak cocoknya dititipkan ke nenek, baby sitter, atau dimasukkan ke daycare? Memang semua ada plus minusnya ya. Yang paling penting anak diberi pengertian bahwa Bunda bekerja bukan karena ingin menjauh darinya. Namun untuk mengumpulkan uang demi masa depannya.

Sabtu, 13 Juli 2024

Review Ayam Sabana, Fried Chicken yang Nikmat Luar Biasa

 Kembali lagi di konten ayam goreng lokal. Kali ini daku mau bikin review ayam Sabana karena fried chicken ini sudah jadi langganan selama bertahun-tahun dan terbukti konsisten enak. Emang seperti apa rasanya?

Awal Kenal Sabana

Jadi, sekitar tahun 2016 daku jalan-jalan di daerah Dinoyo, Malang. Karena terburu-buru, Saladin tidak sempat sarapan. Akhirnya dibelikan nasi dan fried chicken yang outlet-nya ada di dekat kampus Universitas Brawijaya, bernama Sabana. Pas kucicip dikit kok enak ya? Saladin juga suka.

ayam sabana


Intermezzo, dulu tuh daku pernah baca di sebuah tabloid kuliner bahwa seorang pengusaha restoran, saat akan launching menu baru, mencari tester. Uniknya, beliau bilang kalau harus anak-anak yang mencicipinya, karena lidahnya selalu jujur. Jadi kalau Saladin bilang ayamnya enak ya pasti enak.

Review Ayam Sabana

Setelah pindah ke daerah Sawojajar, Saladin senang karena bisa makan ayam Sabana lagi. Ada outlet yang dekat rumah, tepatnya di dekat sebuah minimarket yang bernuansa biru. Bagaimana review ayam Sabana selanjutnya?

makan ayam sabana


Ternyata rasa ayam Sabana masih sama enaknya. Kulit yang krispi dengan daging juicy. Bumbu juga meresap sampai bagian dalam. Sabana tuh berani banget main bumbu, enggak asin doang. Tapi ada bumbu dan rempah lain, sepertinya ada lada hitam juga. Namun ini tidak pedas ya, aman buat anak-anak.

Kemarin daku beli ayam Sabana bagian dada dan dagingnya empuk, tidak kering. Malah satu potong ayam bisa dimakan untuk 2 anak karena ukurannya cukup besar. Sementara untuk sate bola ayam juga terasa ayamnya, walau ini semacam nugget ya.

review ayam sabana
                      Aslinya ada 5 butir bola ayam, yang 1 udah dimakan, maappp

Walau beli fried chicken lokal tapi kualitasnya boleh diadu. Daku sudah beli di 3 cabang yang berbeda, bumbunya sama, berarti standarnya bagus. Mengingat ini franchise ya.

Ramah Lingkungan

Kalau kalian bli ayam Sabana, akan dibungkus dalam kantong kertas, lalu dibungkus lagi dengan kantong warna putih berlogo merah. 

ayam goreng sabana


Ini bukan kantong plastik biasa. Namun terbuat dari bahan alami (singkong) sehingga bisa terurai dalam tanah. Habis makan ayam, tidak perlu takut, karena semua bungkusnya ramah lingkungan.

Harga Ayam Sabana

Harga ayam Sabana masih ramah di kantong. Untuk bagian paha, hanya 9.000 rupiah. Dada 11.000 dan sayap malah Cuma 8.000, sedangkan sate bola ayam malah hanya 4.000 rupiah.

sabana fried chicken


Sekian review ayam Sabana, fried chicken penyelamat saat capek masak, beli ajaa! Outlet ada di mana-mana, rasa enak, harga terjangkau. Bukanya juga cukup pagi (sekitar jam 7 -7.30). Siapa suka ayam goreng Sabana?

Jumat, 12 Juli 2024

Menjalani Pagi dengan Aman Tanpa Morning Rush

 

Sebentar lagi anak-anak sudah masuk sekolah lagi ya. Ada yang happy karena akhirnya lega, mereka belajar sedangkan bundanya bisa fokus kerja lagi? Atau malah mumet karena akan terjadi morning rush?

Morning rush adalah kekacauan di pagi hari yang biasanya terjadi karena kesalahan manajemen waktu atau perasaan Bunda yang juga jelek sehingga mempengaruhi mood serumah. Bisa juga karena emang anaknya sengaja berlambat-lambat untuk bersiap sekolah.



Misalnya anak-anak harus berangkat jam 6:30 pagi karena masuknya jam 7 tapi jam 6 malah belum bangun, apalagi mandi. Terus kakak dan adik pada berebut mandi duluan. Bundanya pusing karena harus keburu ke kantor, dan anak-anak juga belum sarapan. Siapa yang pernah seperti ini?

Sebenarnya kita bisa tuh menjalani pagi yang damai tanpa morning rush. Dengan catatan sekeluarga harus kompak dan disiplin sejak bangun tidur. Ini cara jitunya:

Jam Tidur yang Lebih Awal

Bagaimana menghindari kejadian bangun kesiangan? Ya jam tidur anak disiplinkan. Kalau bisa mereka sudah masuk kamar jam 8-9 malam. Lantas pastikan juga di kamar itu tidur atau malah main game?



Kadang gemes ya kalau anak-anak pura-pura tidur tapi malah online. Cara jitunya bisa dengan mematikan akses wifi atau matikan aliran listrik di rumah. Orang tuanya juga harus tidur dong, jangan malah nonton TV, kan harusnya ngasih teladan?

Siapkan Keperluan Sekolah di Hari Sebelumnya

Biasanya morning rush terjadi karena anak sibuk cari di mana sabuk, topi, kaos kaki, dll. Atau malah dia kelupaan tidak mengerjakan PR. Oleh karena itu, sejak kecil (TK) mereka sebaiknya dididik untuk menyiapkan sendiri keperluan sekolah sehari sebelumnya (atau malam sebelumnya).



Jadi tidak ada kepusingan karena si kakak lupa naruh kamus sedangkan adiknya teriak-teriak minta dicarikan kaos kaki. Morning rush seperti ini memusingkan, bukan? Memang lebih baik anak-anak dibiasakan untuk tertib, dan harus telaten ngajarinnya.

Baca juga: Apakah harus beli tas baru tiap tahun?

Pasang Alarm

Cara ampuh untuk bangun pagi adalah pasang alarm, kalau perlu tiap 5 menit sekali. Jangan alarm berbunyi lalu tidur lagi ya. Kalau Bunda kesiangan bangun 10 menit saja maka waktu untuk memasak juga berkurang 10 menit, akhirnya terjadi morning rush karena sarapannya secepat kilat, atau malah tidak makan pagi.

Cepatkan Jam Dinding

Nah kalau ini kiat dari mamaku. Di rumah beliau, semua jam dinding dicepatkan 10 menit. Jadi kaget, loh udah jam segini? Akhirnya semua orang bersiap-siap dengan cepat, padahal belum terlambat, hehehhe.

Manajemen Stok Makanan di Kulkas

Salah satu yang bikin pusing pagi-pagi adalah proses masak sarapan yang cukup lama. Namun anak-anak tidak bisa kenyang kalau hanya makan roti. Jadi, solusinya adalah manajemen bahan makanan.



Bunda sudah food preparation? Minimal ada persediaan bahan makanan untuk 3-4 hari ke depan. Jadi sudah direncanakan, misalnya Senin sarapan dengan nasi goreng sosis plus dadar kornet, sedangkan Selasa makan nasi+ikan goreng + tumis tempe. 

Baca juga: tips memasak cepat 

Sebelum ikan dimasukkan kulkas, dibersihkan dulu, dibumbui sekalian, baru disimpan dalam kotak. Masak sarapan lebih cepat.

Tenang Dulu, Bunda

Bunda sebagai cahaya rumah juga tidak boleh kalut. Walau ada tragedi terlambat bangun (karena hari sebelumnya kecapekan), tarik nafas. Anak-anak diminta mandi bergantian, tidak usah teriak-teriak. Masak sarapan secepat kilat atau beli aja. Kalau Bunda panik lalu bilang ‘terlambat’ maka anak-anak akan benar-benar telat karena ikut pusing.



Nah, ini beberapa kiat menghindari morning rush. Intinya anak diajari untuk mandiri dan menyiapkan keperluannya sendiri. Kalau perlu bikin sarapan sendiri (jika berusia 12 tahun ke atas) dan sudah berani ‘megang’ kompor’. Jangan dikit-dikit minta tolong Bunda atau asisten rumah tangga.

Selasa, 09 Juli 2024

Bagaimana Cara Membuat Anak Berprestasi?

 

Sebuah renungan setelah nonton 2 episode COC (Clash of Champion) Ruang Guru. Ada yang sudah nonton juga?



Jadi, para peserta COC tuh anak yang pintar banget. Punya IP nyaris sempurna (hampir 4), dan kuliah di kampus bergengsi. Terus setelah menonton, daku jadi bertanya-tanya, gimana sih didikan mereka sejak kecil? Bagaimana cara membuat anak meraih nilai tinggi sehingga kelak bisa kuliah di universitas bergengsi?



Semua yang ditulis di sini berdasarkan pengalaman ya. Meski Saladin masih 11 tahun tapi daku sebenarnya sudah belajar parenting sejak lamaaa karena ikut mengasuh dan mengajari 3 adik. Maaf bukannya riya tapi adik-adikku semua lulusan PTN dan dua dari mereka mendapatkan nilai 100 di matpel matematika saat UN.

Bagaimana cara memotivasi anak agar suka belajar dan mampu meraih nilai tinggi? Ini dia:

Jangan Dipaksa Belajar

Aturan pertama: jangan pernah memaksa anak belajar. Lah kok gini? Iyaa soalnya daku pernah lihat sendiri ada anak yang stress karena dipaksa belajar dan ikut les ini-itu, padahal sekolahnya juga cukup padat.



Tugas kita sebagai orang tua untuk memotivasi anak untuk suka belajar dengan suka-rela. Caranya dengan stimulasi, dibacakan buku dan ensiklopedi, bahkan sejak dalam kandungan. Jangan lupa bikin perpustakaan keluarga di rumah.

Mencintai Ilmu Pengetahuan

Alih-alih dipaksa belajar, anak-anak tuh lebih baik diajari untuk mencintai ilmu pengetahuan. Jelaskan apa saja fungsi matematika, misalnya mempermudah hitungan saat berbelanja. Anak juga diceritain kalau para ilmuwan itu cerdas dan bisa mendapatkan berbagai hak cipta. Eh orang tuanya juga wajib kasih contoh ya, misalnya dengan rajin baca buku dan update berita terbaru.

Apa Harus di Sekolah Bagus?

Kalau mau anak cerdas apa harus dimasukkan di sekolah yang bagus (dan biayanya mahal) ? Hmm belum tentu. Menurutku, sekolah itu cocok-cocokan, dan bukan berarti yang ‘murah’ itu jelek. Yang penting sesuai dengan karakter anak.



Walau sekolahnya terlihat biasa-biasa saja yang panting anak-anak juga diajari di rumah. Bukankah pendidikan dimulai dari rumah? Jadi anak juga difasilitasi dengan buku, ensiklopedi, mainan edukasi, dll.

Belajar Bisa di Mana Saja

Belajar juga bisa di mana saja, bukan hanya di sekolah atau di tempat les. Kalau sedang senggang (liburan atau akhir minggu), anak-anak bisa diajak wisata sekaligus belajar. 



Misalnya ke candi, museum, atau cagar budaya. Anak-anak juga bisa dibiasakan masuk toko buku.

Jangan Hanya Fokus di Satu Mata Pelajaran

Kalau di episode 1-2 COC diperlihatkan para jagoan matematika lalu daku berpikir: bagaimana jika battle-nya diganti dengan mata pelajaran lain? Jadii math emang penting tapi bukan ‘dewa’ ya.



Anak bisa diajarkan juga pelajaran lain mulai dari social, science, art, literature, sport, dll. Ingat bahwa ada 8 jenis kecerdasan. Siapa tahu anak berbakat di bidang kuliner lalu ingin jadi koki, dan jangan dipaksa untuk melulu ngerjain soal matematika.

Gizinya Harus Diperhatikan

Bagaimana cara membentuk kecerdasan anak? Ya gizinya juga harus diperhatikan. Tak hanya dimulai sejak baby berusia 6 bulan (MPASI) tapi juga saat dia masih dalam kandungan.

Makanan bergizi tak harus mahal, kok! Ikan seperti kakap dan gurame juga bergizi. Jangan lupa untuk kasih asupan sayur dan buah. Sayurnya bisa ‘disembunyikan’ misalnya di omelet wortel, kroket sayur, dll.

Perhatian dari Orang Tua

Terakhir, anak tuh tidak bisa tiba-tiba cerdas sendiri tanpa ada perhatian dari orang tua. Sejak dia bayi selalu disayang, diperhatikan gizinya, lalu ketika sudah masuk sekolah ya ditemenin belajarnya. Orang tua wajib perhatian, kalau misalnya belum bisa ngajarin sendiri ya carikan guru les.



Bagaimana, siap punya anak cerdas? Semangat ya! Yang penting anak tidak dipaksa untuk belajar. Namun ditanamkan untuk mencintai ilmu pengetahuan dan sekolah dengan rasa bahagia.

Minggu, 07 Juli 2024

Bagaimana Cara agar Anak Tetap Disiplin Meski Sedang Libur Panjang?

 Molor lagi!

Siapa nih yang pusing kalau anak-anak sedang libur panjang? Bangunnya molor alias kesiangan, atau habis subuhan malah tidur lagi. Begitu melek eh cari makanan di dapur, bukannya mandi dulu.



Kalau anak-anak disuruh mandi malah kabur lagi ke kamar lalu ambil ponsel buat nonton video atau main game. Akhirnya mereka baru mandi jelang bedug (siang), itupun cipak-cipuk alias enggak tahu deh bersih atau kagak. Mumet kan? Bagaimana ini, liburan jadi kacau semua jadwal bangun, mandi, dll.

Tenang dulu, Bun. Sebenarnya anak bisa kok diarahkan untuk tetap hidup teratur dan disiplin, meski mereka sedang libur panjang. Tahan dulu marah dan ngomelnya lalu lebih baik lakukan semua ini:

Terangkan Kegunaan Disiplin

Kalau dengar kata ‘disiplin’ kok seram amat ya? Padahal anak butuh diajari untuk hidup sesuai dengan aturan agar jadi orang sukses di masa depan. Namun disiplin tidak harus pakai kekerasan fisik alias main tangan ya.



Bunda bisa ajari anak untuk disiplin meski dia sedang libur panjang dengan menjelaskan apa saja fungsinya. Misalnya, dia yang bangun kesiangan akan makan pagi kesiangan juga. Akibatnya jam makan tidak teratur dan berpotensi sakit lambung. Anak akan memikirkan dampak negatif dari ketidakdisiplinan lalu dia akan kapok molor lagi.

Berikan Aturan Sebelum Liburan

Nah, sebelum berlibur alangkah baiknya Bunda memberikan rules dan harus ditepati, kalau perlu di-print dan dipajang di tembok. Misalnya harus tetap bangun pagi dan teratur beribadah. Anak juga tetap wajib bantu orang tua, misalnya dengan siram tanaman tiap sore, mengepel teras depan, dll.

Ajak Anak untuk Membuat Jadwal Harian

Bisa jadi anak tukang molor dan malas-malasan waktu liburan karena dia tidak punya jadwal harian. Oleh karena itu Bunda bisa membantunya untuk membuatkan jadwal liburan. Misalnya bangun jam 5 pagi lalu mandi dan ibadah, sarapan jam 6 pagi, lanjut baca buku, dll.



Dengan jadwal harian maka anak punya rules seharian mau ngapain aja. Dia jadi paham harus melakukan hal apa dan tak lagi terlambat bangun pagi dan malas-malasan melulu.

Buat Kegiatan yang Menyenangkan

Jika anak main HP terus maka jangan dimarahin habis-habisan. Penyebabnya karena dia tuh pegang ponsel karena memang bosan di rumah. Kita sebagai orang tua sebaiknya ajak anak untuk mengikuti kegiatan yang menyenangkan, untuk mengisi liburan mereka.



Ada banyak yang menyelenggarakan kelas khusus liburan, baik online maupun offline. Misalnya belajar merajut, coding, memasak, dll. Kalau misal lagi low budget, mengapa tidak menjadi tutor bagi anak sendiri? Dengan bantuan dari mbah Google maka ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di rumah, seperti belajar bikin kue, latihan motorik halus, dll.

Sesekali anak juga diajak liburan biar gak bosan di rumah aja:

Baca: Liburan Murah Meriah tetap happy

Adakan Konsekuensi / Hukuman

Namanya menegakkan disiplin perlu peraturan dan hukuman. Wah kok seram ya? Yang dimaksud dengan hukuman bukan dengan main fisik / cubit ya. Namun harus diterapkan agar anak paham konsekuensi dari pelanggaran aturan di rumah saat liburan.



Misalnya ketika anak sengaja bangun siang maka jam makan pagi sudah terlewat. Maka konsekuensinya dia harus bikin sarapan sendiri. Dengan hukuman semacam ini maka anak akan lebih disiplin.

Bagaimana, mendidik anak memang butuh perjuangan, bukan? Apalagi kalau sedang liburan. Perlu ada aturan-aturan agar tidak ada kekacauan di rumah. Jangan lupa juga menegaskan ke suami kalau aturan harus diberlakukan, jangan dia diam-diam membebaskan / memanjakan anak atas nama kasihan.

Kamis, 04 Juli 2024

Wanita Harus Pendiam dan Tidak Boleh Bergaul, Kata Siapa?

 Peringatan: ini adalah tulisan curhat.

Minggu lalu daku iseng scroll di aplikasi media sosial dan shock berat karena ada konten yang bilang bahwa ‘wanita harus jadi pendiam’. Alasannya karena yang pendiam akan lebih terhormat, tidak kena dosa karena diam saja dan tidak berghibah / mengeluh, dll. Langsung ilfil berat. Kok bisa ada konten macam itu yang muncul padahal akunnya tidak di-follow?

Langsung daku mikir wah yang bikin akun ini pasti laki-laki nih. Tapi tidak semua laki-laki (bukan judul lagu dangdut) maksudnya enggak semua pria berpikiran begitu, kan? Daku yakin masih ada yang demokratis dan tidak saklek harus patriarki.

                                 Pexels

Kata siapa wanita harus jadi pendiam? Kalau ada yang ngomong gitu pasti pengen viral ya? Makanya bikin konten yang kontroversial? Para wanita (khususnya yang sudah jadi ibu) pasti protes karena disuruh diam saja.

Terus loe mau wanita pendiam dan dibungkam pendapatnya gitu? PATRIARKI AMAT BANG! Sorry gue jadi emosi gini. Kita tuh udah di era teknologi  informasi, sudah melewati masa reformasi, mengapa ada yang masih berpikiran kolot seperti ini? Sedih dah!

Cerewet Tanda Sayang

Setahuku, walau seorang wanita itu tipenya introvert atau melankolis, pasti tidak bisa jadi pendiam 100%. Kecerewetan itu pasti ada. Misalnya saat anak merengek tidak mau bangun pagi, saat suami lupa tidak menaruh handuk di tempat yang benar, dll. Dikau merasa juga, kan?

                                  Pexels

Lagipula kecerewetan wanita bukan dalam hal yang negatif, kok. Jika ada ibu yang cerewet ke anaknya pasti dalam konteks positif. Misalnya mengingatkan untuk segera mandi sore, menanyakan PR, dll.

Justru kalau tidak dicereweti maka ada yang salah. Jika didiamkan maka ada apa dengan ibunda? Apakah beliau sedang galau?

Wanita Tidak Usah Bergaul

Heran ya, kok ada satu konten lagi yang mampir di akun media sosialku, dan isinya adalah ‘wanita tidak usah bergaul’. Alasannya: wanita yang mudah bergaul akan lebih berdosa karena dia punya rasa iri terhadap temannya, karena punya kawan maka dia akan sering bergosip, dll. Haaaah?

                                            Pexels

Kasihan amat yang jadi wanita kriterianya, sudah disuruh diam, dilarang bergaul pula. Emangnya apa tugas istri? Jadi tukang masak, momong anak, dan beres-beres gitu aja? Sudah bosan di rumah saja eh malah tidak boleh berteman? Maksudnya apaaaa? Lu nikah ama orang apa ama patung / robot?

Katanyaa sih alasan wanita tidak usah bergaul karena dengan mengenal banyak orang maka dia akan melihat kehidupan mereka, dan dikhawatirkan akan punya rasa iri. Kok dia punya baju bagus? Kok dia ada mobil sedangkan suamiku punya sepeda motor, butut pula!

Lah, overthinking amat! Pertama, rasa iri akan tetap ada, walau seseorang bergaul secara bebas (di luar) atau hanya melihat sepintas di media sosial. Iri ada di hati dan seharusnya dikendalikan. Namun caranya bukan dengan membatasi pergaulan, tetapi dengan membersihkan hati dan memenuhinya dengan rasa syukur.

                            Pexels

Kedua, bergaul tidak akan membawa ke arah negatif, selama kawan-kawannya memiliki vibe positif. Misalnya punya teman pengusaha maka akan termotivasi juga untuk berbisnis. Bukankah kita kudu milih circle yang baik? Lagipula sillaturahmi juga membawa rezeki, bukan?

                                            Pexels

Jadi ingat ya, kalau ada cowok yang melarang calon istrinya bergaul dan cerewet maka itu adalah red flag berat. Mending lari jauh-jauh dari sosok patriarki seperti ini. Wanita butuh mengeluarkan 20.000 kata per hari (maksimal) dan kok bisa disuruh jadi pendiam dengan alasan yang tidak logis?

Rabu, 03 Juli 2024

Makan Siang di Bakoel Bakso, Menikmati Sensasi Bakso Kuah Keju

 Siapa suka makan bakso? Di Malang ada banyak bangeeet warung bakso, mulai dari yang sederhana sampai yang mewah. Ciri khas dari bakso Malang adalah ada gorengan yang terbuat dari kulit pangsit, dan diisi adonan bakso juga. Biasanya bakso disantap bersama mie kuning atau lontong biar tambah kenyang.

Nah, hari Minggu tanggal 30 Juni 2024 lalu daku jalan-jalan bersama Saladin dan ayahnya ke daerah Singosari. Sudah jam makan siang, lalu kami mencari warung bakso. Sejak habis lebaran ngidam makan bakso nih (eh daku enggak hamil lho ya! Hihihihi).

bakso enak lawang


Terima kasih untuk mbah Google karena berkat panduan darinya kami menemukan warung bakso bernama Bakoel Bakso. Ratingnya tinggi juga, 4,4 dari 5 bintang, dan reviewnya juga positif. Penasaran soalnya ada pilihan kuah bakso pedas dan kuah keju. Haah, bakso kuah keju?

Bakoel Bakso, Makan Bakso di Tempat yang Ciamik

Mobil meluncur menuju daerah Lawang, tepatnya di Jalan Sumber Waras nomor 1, Lawang, Kabupaten Malang. Bakoel Bakso terletak di pinggir jalan besar jadi tidak terlalu susah mencarinya. Sesuai dengan titik di Google maps.

Tapi tapii di sebelah Bakoel Bakso ada kafe yang jual es krim dan daku malah nyasar ke sana! Wkwkkw. Malu deh, akhirnya melipir ke sebelahnya. Mungkin dikonsep biar habis makan bakso panas-panas lalu mulutnya diademin dengan es krim?

bakoel bakso


Setelah sampai di Bakoel Bakso, daku langsung ambil mangkok yang tersedia. Lalu ada 2 mbak petugas yang jaga dan menawarkan beberapa jenis bakso. Ada bakso halus, kasar, bakso isi keju, bakso mercon (pedas), bakso bentuk kerucut. Ada juga siomay (dimsum kukus isi adonan bakso) dan goreng mekar (terbuat dari kulit pangsit yang diisi adonan bakso).

Nikmatnya Bakso Kuah Keju

Enaknya di Bakoel Bakso tuh tiap pembeli dapat free mie kuning dan bisa milih kuah. Mau kuah original, pedas, dan kuah keju. Daku mau coba yang kuah asli dulu sementara Saladin penasaran dengan kuah keju.

bakso lawang


Begitu bakso disantap eh kok lebih enak pakai kuah keju! Hahahah, menyesal deh. Kuahnya itu creamy dan terasa kejunya, bukan ditaburi keju parut ya. Makan bakso jadi berasa makan ramen kuah keju.

bakso kuah keju


 Tapi kuah original juga enak kok, terasa kaldu dan bumbunya. Bagi kalian yang suka pedas bisa milih bakso mercon dengan ekstra kuah pedas.

Ukuran bakso memang cukup mungil tapi yang penting rasanya enak dan terasa dagingnya. Jadi tidak terlalu banyak tepungnya. Bakso kasarnya tidak terlalu susah dikunyah meski ada uratnya. Sedangkan bakso kejunya juga ada keju beneran, enak deh!

goreng bakso


Kekenyalan baksonya juga pas. Sedangkan goreng mekarnya juga renyah dan asinnya pas.

Harga di Bakoel Bakso

Yang bikin shock adalah harga baksonya: murah bangeeet. Kami habis 3 mangkok bakso plus 1 botol teh rasa buah, habisnya cuma 49.000 rupiah!

harga bakoel bakso


Enggak heran Bakoel Bakso laku banget. Terbukti saat datang ke sana jam 1 siang, lontongnya sudah habis dan sebagian bakso sudah terbeli oleh pelanggan lain. Padahal bukanya jam 10 pagi.

bakoel bakso lawang


Desain interior di Bakoel Bakso juga cakep dan kekinian. Instragammable gitu deh. Lain kali daku mau ke sana lagi, apalagi belum coba bakso bakar dan steak bakso.



Sedangkan pilihan minuman di Bakoel Bakso baru ada teh botol dan teh rasa buah, dan tidak ditaruh di kulkas showcase. Tapi kalau kalian mau minuman dingin bisa ditambah es batu. Ternyata di bawah meja (untuk memajang teh botol) ada box berisi es batu.

Kalian yang mau ke Bakoel Bakso juga bisa parkir motor di bagian depan kedai es krim. Kalau mobil bisa diparkir di bagian sampingnya.

bakso keju


Habis nulis ini daku ngeces dong pengen makan bakso kuah keju, hihihi. Kalian suka bakso juga kah?