Jumat, 07 Agustus 2026

Atasi Mata Kering saat Membuat Portofolio Anak, Jangan SePeLein!

 

 “Bunda lihat sini!” Saladin menunjukkan buku tulisnya. Di sana ada berbagai macam aksara. Mulai dari cyrillic (huruf Rusia), Korea, dan huruf-huruf dari negara lain. Semua dia tulis dengan meniru dari video-video di Youtube dan akhirnya dihafalkan sendiri.



Saladin yang sekarang berusia 13 tahun ini memang anak istimewa karena twice exceptional. Itu menurut diagnosis dan tes yang dilakukan di biro psikologi, yang kami datangi beberapa waktu lalu. Selain ADHD, dia juga jenius, sehingga bisa menghafal berbagai huruf dan menuliskannya dengan suka cita. Dulu, di umur 3 tahun dia bisa membaca dan menulis sendiri, lalu antusias belajar bahasa dan aksara.

                                                           Saladin

Lantas kami juga mendapatkan nasehat dari psikolog agar membuatkan portofolio Saladin. Jadi semua karya yang pernah dibuat, baik di kertas maupun versi digital, disatukan. Tujuannya agar dia bisa melanjutkan sekolah atau kuliah di luar negeri dan mendapatkan beasiswa, karena terbukti berprestasi di bidang bahasa.

Perjuangan Membuat Portofolio

            Saat daku membuat portofolio, ternyata butuh waktu berbulan-bulan. Penyebabnya karena harus mengumpulkan semua buku yang pernah ia tulis, dengan berbagai huruf dari berbagai negara. Setelah itu baru difoto dan dijadikan folder-folder.





            Langkah selanjutnya adalah mencari karya-karya Saladin di laptop. Setelah ketemu lalu disatukan dengan foto-foto buku yang berisi aksara. Portofolio online tersebut lantas disusun dan dihias secantik mungkin.



            Namun apa yang terjadi setelah membuat portofolio online? Karena terlalu bersemangat dalam membuatkan portofolio untuk Saladin dan menatap layar gadget selama berjam-jam, kepala jadi pusing dan rasa sakitnya menjalar ke mata. Ternyata ini salah satu tanda mata kering.

            Lantas apa lagi Gejala Mata Kering akibat terlalu lama melihat screen laptop? Ini beberapa contohnya:

1.      Sepet

                                Generated by Gemini

Pernahkah teman-teman merasa mata sepet seperti ada benda asing yang mengganjal di dalam? Mata juga terasa kering sekali dan berat saat diangkat. Netra sepet karena otot mata terlalu lelah saat digunakan, terutama ketika melihat gadget berlama-lama.

2.      Perih

Mata yang capek saat melihat layar gawai membuatnya perih dan memerah. Bukan karena ulah bakteri. Namun karena kita terlalu ngotot untuk menatap laptop selama berjam-jam, sehingga mata terasa sakit.

                                     Generated by ChatGPT

3.      Lelah

Saat sudah terlalu asyik melihat gadget maka mata juga terasa lelah, kering, dan minta diistirahatkan. Padahal tugas belum selesai dan portofolio juga belum diselesaikan. Gawat! Mata adalah organ yang harus dijaga agar bisa berkarya.

Jangan sampai mata kering dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika menunjukkan gejala SePeLe (sepet, perih, lelah) maka portofolio online punya Saladin akan lama jadinya. Bagaimana solusi terbaik agar mata kembali sehat?

Cara Mengatasi Mata Kering

            Daripada portofolio terus tertunda maka daku pun mencari cara untuk mengatasi mata kering, seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1.      Jaga Jarak

Jurus pertama adalah dengan menjaga agar mata tidak terlalu dekat ke layar gadget.

                               Generated by ChatGPT

Idealnya, ada jarak antara 30 hingga 40 cm antara mata dengan laptop / gawai lain. Jadi jangan terlalu dekat ya, agar mata tetap sehat dan tidak perih. Laptopnya juga enggak ke mana-mana kalau kita jaga jarak, hehehhee.

2.      Perhatikan Waktu saat Melihat Gadget

Jurus kedua adalah dengan mengatur waktu di timer gawai dengan aturan 20 – 20 - 20. Setelah 20 menit, jangan melihat layar gawai lagi, tapi ganti fokus dengan menatap benda lain. Jaraknya sekitar 20 kaki atau 6 meter, dan dilihat selama 20 detik. Misalnya tanaman yang ada di teras atau pemandangan di luar jendela.

3.      Kedip-Kedip Cinta

Mata mengedip tak hanya dilakukan saat menggoda anak atau pasangan tercinta. Namun saat melihat layar gadget juga biasakan untuk mengedipkan mata. Mengapa harus berkedip? Bukan genit nih ye! Tapi saat mata mengedip maka akan meratakan persebaran lapisan air mata, jadi otomatis mengurangi resiko mata kering.

4.      Memakai Tetes Mata



Kalau kita terbiasa bekerja atau beraktivitas di depan laptop maka wajib menyediakan tetes mata #InstoDryEyes. Mata menjadi sehat kembali dan bebas dari gejala mata kering. Aktivitas di depan laptop pun kembali lancar.

Atasi Gejala Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Teman-teman pasti sudah punya stok Insto Dry Eyes di kotak P3K di rumah maupun di kantor kan? Mengapa harus INSTO DRY EYES ? Pertama, Insto Dry Eyes bisa membuat kita #BebasMataKering karena meringankan iritasi dan mengatasi mata kering. Dengan kandungan hypromellose maka mata akan terasa lembap, karena zat ini bekerja seperti air mata alami.



Insto bisa dengan mudah dibeli dan daku langsung membeli 4 bungkus untuk persediaan. Cara memakai Insto Dry Eyes juga mudah banget. Cuci tangan sampai bersih lalu teteskan 2-3 tetes Insto Dry Eyes ke mata. Rasanya segar, lembap, dan bebas dari gejala mata kering. Kalau sedang SePeLe (mata Sepet, Perih, Lelah), Insto Dry Eyes jadi penyelamat karena #MataSePeLeJanganSepelein



Buka mata buka Insto! Setelah diteteskan maka mataku jadi segar kembali, bagai menemukan oase di padang pasir. Terima kasih Insto Dry Eyes. Mataku sehat kembali, bebas dari gejala mata kering, dan siap untuk membuat portofolio online lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar