Minggu, 16 Agustus 2026

Review Film Single, Married, Divorced, Mengapa si Lajang Dianggap Menderita?

 

Judul asli         : Yalla Aa’Belkon

Sutradara         : Elie Khalife

Pemain            : Darine Hamse (sebagai Yasmina), Nibal Arakji (sebagai Layan) , Tania Assi (sebagai Zeina)

Tahun              : 2014

Bisa ditonton di: Prime Video

 

“Kapan nikah?”

Yasmina sangat membenci pertanyaan ini. Dia sudah berusia 37 tahun dan selalu ditanya seperti itu. Mulai dari ibu, bibinya, sampai anak-anak kecil. Sang ibu khawatir Yasmina akan susah punya anak, dan bercerita kalau dulu di usia 37 tahun beliau sudah punya 3 buah hati. Sedangkan sang bibi mengiranya L35b1an! Aduh!

Mengapa semua orang harus menikah? Padahal Yasmina sangat menikmati hidupnya sebagai wanita mandiri dan menyetir sendiri ke mana-mana. Bahkan membantu sang sahabat untuk menjemput anak-anaknya, saat doski berhalangan.



Sebenarnya Yasmina tidak jomblo ngenes. Dia punya pacar yang tampan dan gagah. Sayang mereka LDR karena si pacar bekerja di Mesir. Sementara Yasmina tinggal di Beirut. BTW ini film buatan Libanon ya dan berbahasa Arab, tapi klean bisa nonton dengan English subtitle.

Yasmina’s Best Friends

            Kembali ke cerita Yasmina. Film Single, Married, Divorced juga bercerita tentang sahabat-sahabat Yasmina. Ada Layan yang berprofesi sebagai perancang busana. Si cantik ini tidak kunjung nikah karena…..

                                        Layan

            Pacarnya adalah suami orang! OMG, jadi dia valakor. Beuhh, ada adegan h0t juga di sini jadi rate-nya 21+ tapi bukan p)rn ya.

            Yasmina juga bersahabat dengan wanita-wanita lain. Ada yang gelisah karena tak kunjung menikah, dan akhirnya mau dijodohkan oleh orang tuanya. Namun ternyata si cowok meminta maaf dan berkata jujur kalau doi sudah punya pacar, tapi tidak direstui ortunya. Ada juga sahabat Yasmina yang berprinsip freedom, jadi dia menganggap pernikahan adalah penjara.

                                            Yasmina

            Wanita-wanita ini selalu berkumpul di restoran di tepi pantai, sambil makan-makan dan bergosip. Mengapa harus di dekat laut? Karena ternyata mereka sekalian berjemur, OMG….

Masalah Dimulai

            Layan ngotot minta dinikahi sang pacar karena dia HAMIL. Astaga! Si pacar sudah berjanji akan meninggalkan istrinya tapi pret banget. Beneran deh, bagi valakor, ingat ya, kalau ada laki-laki yang bilang gini dipastikan dia bohong besar karena dvrc itu butuh pertimbangan yang sangat berat.

            Di kala Yasmina gelisah mencari kejelasan, salah satu sahabatnya malah bilang kalau dia tidak usah menikah karena sangat merepotkan. Karena dia sudah punya anak, masih kerja, dan merasa sangat kecapekan.



            Yasmina makin penasaran dan ingin memberi kejutan, saat dia ada pekerjaan di Mesir. Dia diam-diam datang ke apartemen milik sang pacar dan ternyata….apa hayo? Coba tebak? Kagak mau spoiler.

Kesanku Setelah Menonton Single, Married, Divorced

            Daku sangat kaget karena skor film ini di IMDB rendah. Padahal ceritanya cukup bagus dan berhasil memotret kegelisahan wanita lajang. Ternyata tidak hanya di Indonesia, tapi juga di tempat lain, saat ada wanita yang masih lajang tapi malah selalu ditanya kapan nikah. Padahal itu tidak sopan!

            Meski agak bingung akan ending-nya (sampai harus search di google) tapi daku akhirnya paham. Wanita saat ini punya pilihan, mau menikah muda, menunda pernikahan, atau dijodohkan. Kalau kamu apa suka nonton film tentang wanita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar