Judul
asli : Yalla Aa’Belkon
Sutradara : Elie Khalife
Pemain : Darine Hamse (sebagai Yasmina), Nibal
Arakji (sebagai Layan) , Tania Assi (sebagai Zeina)
Tahun : 2014
Bisa
ditonton di: Prime Video
“Kapan
nikah?”
Yasmina
sangat membenci pertanyaan ini. Dia sudah berusia 37 tahun dan selalu ditanya
seperti itu. Mulai dari ibu, bibinya, sampai anak-anak kecil. Sang ibu khawatir
Yasmina akan susah punya anak, dan bercerita kalau dulu di usia 37 tahun beliau
sudah punya 3 buah hati. Sedangkan sang bibi mengiranya L35b1an! Aduh!
Mengapa semua orang harus menikah? Padahal Yasmina
sangat menikmati hidupnya sebagai wanita mandiri dan menyetir sendiri ke
mana-mana. Bahkan membantu sang sahabat untuk menjemput anak-anaknya, saat
doski berhalangan.
Sebenarnya Yasmina tidak jomblo ngenes. Dia punya
pacar yang tampan dan gagah. Sayang mereka LDR karena si pacar bekerja di
Mesir. Sementara Yasmina tinggal di Beirut. BTW ini film buatan Libanon ya dan
berbahasa Arab, tapi klean bisa nonton dengan English subtitle.
Yasmina’s
Best Friends
Kembali ke cerita Yasmina. Film Single,
Married, Divorced juga bercerita tentang sahabat-sahabat Yasmina. Ada Layan
yang berprofesi sebagai perancang busana. Si cantik ini tidak kunjung nikah
karena…..
Pacarnya adalah suami orang! OMG,
jadi dia valakor. Beuhh, ada adegan h0t juga di sini jadi rate-nya 21+ tapi bukan p)rn ya.
Yasmina juga bersahabat dengan
wanita-wanita lain. Ada yang gelisah karena tak kunjung menikah, dan akhirnya
mau dijodohkan oleh orang tuanya. Namun ternyata si cowok meminta maaf dan
berkata jujur kalau doi sudah punya pacar, tapi tidak direstui ortunya. Ada juga
sahabat Yasmina yang berprinsip freedom, jadi
dia menganggap pernikahan adalah penjara.
Wanita-wanita ini selalu berkumpul di
restoran di tepi pantai, sambil makan-makan dan bergosip. Mengapa harus di
dekat laut? Karena ternyata mereka sekalian berjemur, OMG….
Masalah
Dimulai
Layan ngotot minta dinikahi sang
pacar karena dia HAMIL. Astaga! Si pacar sudah berjanji akan meninggalkan
istrinya tapi pret banget. Beneran deh, bagi valakor, ingat ya, kalau ada
laki-laki yang bilang gini dipastikan dia bohong besar karena dvrc itu butuh
pertimbangan yang sangat berat.
Di kala Yasmina gelisah mencari
kejelasan, salah satu sahabatnya malah bilang kalau dia tidak usah menikah
karena sangat merepotkan. Karena dia sudah punya anak, masih kerja, dan merasa
sangat kecapekan.
Yasmina makin penasaran dan ingin
memberi kejutan, saat dia ada pekerjaan di Mesir. Dia diam-diam datang ke
apartemen milik sang pacar dan ternyata….apa hayo? Coba tebak? Kagak mau spoiler.
Kesanku
Setelah Menonton Single, Married, Divorced
Daku sangat kaget karena skor film
ini di IMDB rendah. Padahal ceritanya cukup bagus dan berhasil memotret
kegelisahan wanita lajang. Ternyata tidak hanya di Indonesia, tapi juga di
tempat lain, saat ada wanita yang masih lajang tapi malah selalu ditanya kapan
nikah. Padahal itu tidak sopan!
Meski agak bingung akan ending-nya (sampai harus search di google) tapi daku akhirnya
paham. Wanita saat ini punya pilihan, mau menikah muda, menunda pernikahan,
atau dijodohkan. Kalau kamu apa suka nonton film tentang wanita?




Jalan cerita macam menarik. Saya tebak pacar yasmina itu selingkuh la kann wakakaka
BalasHapusBagi saya, kahwin ini rezeki. Kalau tak berkahwin pun, mungkin ada rezeki lain utk dia. Jalani saja kehidupan kita tanpa membandingkan hidup siapa yg lebih bagus
Yes, Kak, tidak usah membandingkan hidup.
HapusAku udh ga percaya dengan rating imdb mba. Banyak banget yg bagi kita bagus, bagi dia jelek. Atau sebaliknya, aku ga paham alur cerita tapi rating imdb tinggi 🤣🤣. Tau ah.... Mulai skr aku nonton ya Krn aku suka aja. Mau rating rendah dah ga mikirin 😂
BalasHapusEh menarik nih film nyaaaa. Aku padahal langganan prime. Tp slama ini cuma nonton Drakor nya . Ntr coba cari deh film ini. Ga pernah juga nonton film Libanon 😍😍. Penasaran kayak apa.
Sukaaaa dengan temanya. Ntah kenapa kalau soal wanita begini, seru sih. 👍. Pasti banyak aja masalah yg dihadapi kan. Pakai menyangkut PIL 😁
ini lebih cocok direkomendasikan bagi yang usia sudah matang, dan kalau perlu yang sudah siap menikah, atau sedang membina rumah tangga. hal berdasar pada narasi yang memang dikhususkan bagi yang sudah dewasa. salah satu yang menarik adalah tentang pendiriannya untuk hidup sendiri tanpa disibukkan dengan pernikahannya, meskipun pada dasarnya punya pasangan. tapi ironisnya malah pacaran dengan yang sudah punya pasangan. benar-benar membagongkan
BalasHapusSaya sendiri sebenarnya jarang menonton film, soalnya kadang bikin mengantuk. Namun, resensi film ini perlu juga untuk ditonton kaum ibu sebagai hiburan di tengah padatnya aktivitas di rumah maupun menghadapi suami yang belum pulang mancing sampai sekarang. Mancing emosi nggak tuh bagi istri?
BalasHapusPacarnya yg di Mesir itu udah punya keluarga kan ya? Nebak aja sih
BalasHapusSeseorang yg susah diajak serius kemungkinan besar sudah punya keluarga atau malah lebih parah
Film mengangkat akan kebebasan dan kegelisahan wanita ternyata di daerah Mesir dan Libanon sana juga bebas diperlihatkan ya? Kirain di sana tertutup gitu...
Cerita seperti itu related ya dalam kehidupan. Ga cuma dimarih aja pertanyaan klasik yang ternyata disampaikan ke orang² hehe.
BalasHapusEh iya, adakalanya rating di IMDb seperti itu Kak walau menurut kitanya bagus. Kalau dari alur ceritanya, film asal Lebanon ini mengarah ke drama ya, sehingga bisa aja klimaks ceritanya dinilai kurang gereget. Gapapa sih, yang penting pesan moral filmnya yang bisa kita ambil. Soalnya daku juga pernah, ada film yang daku suka, eh tapi ratingnya malah ga seperti dugaanku. (Pemerannya terkenal padahal, huhu).
ah mengingatkan aku pas lagi tergila2 ntn dan baca Bridget Jones. Kisah si lajang di England, yang memberikan gambaran pada para penonton, ternyata lajang itu selalu diteror di mana2. Sama keluarga dan sama teman2nya. Apalagi kalau cewek, reminder waktu biologis pasti akan terus berbunyi. Aku rasa rating rendah, mungkin bagi yang menulis review atau kasih rating, film ini kurang gregetnya? Biar bagaimana kan masalah selera juga.
BalasHapusSejujurnya, aku belum pernah nonton film Libanon. Tetapi, premis cerita dari film berjudul Single, Married, Divorced sangatlah menarik. Apalagi pemeran perempuan nya cantik juga. Dan masalah yang diangkat sangat dekat dengan perempuan.
BalasHapusTapi, pas baca detail, aku auto inget sama salah satu Drakor. Formasi sahabat pemeran utama ini agak mirip, ada valakor satu. Memang ya, mestinya tidak bertanya kapan menikah kepada yang masih single, kadang itu jadi beban yang ganggu dan secara etika tidak sopan.
Untungnya ada subtitle bahasa Inggris ya, jadi bisa di tonton sama banyak orang juga, meski sayang skor nya kurang oke.
Wah, genre film mbak avi banyak ya
BalasHapusIni awalnya, aku pikir drama Turki eh ternyata film Lebanon ya
Di prime memang banyak alternatif tontonan dari berbagai negara ya mbakk
Mungkin nilai rating rendah karena memang akhirnya membingungkan sampai dirimu Google juga berarti memang tidak bisa memberikan penonton ending yang dimengerti tapi memang jarang juga sih nonton film dari Lebanon ya sehingga masih menarik untuk disimak
BalasHapusYang menarik dari film ini justru pertanyaan “kapan nikah?” yang kelihatannya sederhana, tapi ternyata bisa jadi beban kalau terus-menerus ditanyakan. Haha. Persis sama kondisi kita di Indonesia ya bun.
BalasHapusKadang orang yang bertanya merasa sedang perhatian, padahal yang ditanya mungkin sudah capek menjelaskan pilihan hidupnya sendiri. Wkwk.
Aku juga suka karena ceritanya nggak menggambarkan pernikahan sebagai sesuatu yang otomatis lebih bahagia daripada hidup sendiri. Ada yang ingin menikah, ada yang takut menikah, ada yang sudah menikah tapi malah kelelahan.
Jadi kayaknya film ini bukan sekadar soal single, married, atau divorced, tapi tentang bagaimana setiap orang punya versi “hidup ideal” yang berbeda. Dan memang, urusan hidup kok sering banget dianggap seperti perlombaan ya? Hehe.
Awalnya aku pikir film India e Mba. Ternyata Lebanon ya. Seru review Mba Avi selalu beragam deh. Banyak banyak ya Mba nulis review. Kebeneran Prime ku anteng aja ga ditonton udah lama
BalasHapusRating imdb itu emang nggak bisa diercaya sepenuhnya karena tontonan itu selera sih dan selera kita belum tentu sama dengan selera orang kebanyakan yang ngasih rating itu.
BalasHapusBtw pertanyaan kapan nikah emang ada di mana saja ya... Kayanya belum nikah tuh kaya sebuah aib hahahha...
Di sini cerita Yamina dan temna-temannya emang drama banget kayanya sih. Cocok lha sebagai gambaran protret kehidupan wanita masa kini.
Apakah pacar Yasmina berselingkuh? Atau malah diam-diam sudah menikah?
BalasHapusAku merasa relate dengan cerita Film Single, Married, Divorce ini. Seenggaknya, aku berada di posisi Yasmina. Udah 36 tahun belum menikah.
Aku juga punya sahabat-sahabat cewek yang sudah menikah, masih lajang, dan punya pacar. Hampir samalah dengan teman-teman Yasmina. Bedanya, temanku yang punya pacar itu pacarnya bukan suami orang. Hehehe...
Yang membedakan aku dengan Yasmina lagi, aku belum punya pacar dan nggak se-keren dia. Meskipun yah, keren itu relatif darimana kita melihatnya.
Intinya ya begitu. Aku bisa juga merasa penasaran, kenapa lajang selalu diidentikkan dengan menderita?
Ternyata di seluruh penjuru dunia agak ribet kalau cewek belum menikah ya haha.
BalasHapusAduh itu sampai ada yang temennya hamil padahal cowoknya udha merit gimana siihh, yang rugi ya dia2 juga.
Film ini kyknya cocok ditonton orang2 yang lagi galau mau menikah atau nggak.
Yaaa sebaiknya emang menikah dengan pertimbangan dan perencanaan nanti ke depannya gimana, bukan menikah cuma demi nggak dikatain "nggak laku" aja sih yaaa T.T
kurasa mungkin ratingnya rendah karena ini temanya sudah umum banget sih. kalau aku biasanya kalau rating film rendah itu kubaca ulasan yang ngasih review jadi bisa jadi pertimbanganku buat nonton apa nggak filmnya
BalasHapusSaya jarang nonton film kecuali kartun he..he.. tapi baca review jujur agak terusik, entah kebetulan atau bagaimana tapi wanita yang mau menjalin relasi dengan pasangan orang lain (penganggu) biasanya dia akan dikecewakan oleh pasangannya. Kalau tebakan saya pasangan Yasmina ini ada affair dengan yang lain.
BalasHapusLain dulu lain sekarang yaa . Dulu perempuan itu hidupnya sumur kasur dapur. Menikah adalah keharusan dan tua dikit aja belum menikaah aduuh diomongin banyak orang. Yasmin meski hidup di masa kini tapi dia harus mengalami dijulidin karena usia 37 blm menikah. Padahal zaman sekarang menikah itu lebih ke pilihan hidup yaa,,,mau menikah mau enggak yaa pilihan hidup..bebas aja.
BalasHapusKalau boleh saya menebak nih...Yasmin saat menemui pacarnya di Mesir, dia memergoki pacarnya selingkuh atau sudah punya istri malahan..hehe...betul gak tebakannya?
Yasmina cakep yaah..
BalasHapusTapi bener, aku sering mempertanyakan mengenai standar keumuman di dunia ini. Dan seringkali kita terjebak di streotype itu.
Dengan banyak memandang dunia luar ((yang mungkin kita bisa dapatkan dari film)), pastinya, kita jadi lebih bijak terhadap kehidupan orang lain. Gak asal judgement...