Kamis, 01 Oktober 2026

Pengalaman Periksa di Puskesmas Kendalkerep Malang

 

In this economy kalau biaya berobat naik-naik ke puncak gunung, periksanya ke mana dong? Jawabannya adalah PUSKESMAS alias pusat kesehatan masyarakat. Pemerintah sudah bikin layanan kesehatan (yang jumlahnya banyak) dan bisa digunakan oleh kita-kita. Tapi bagaimana cara pendaftarannya?



Pada suatu pagi yang cerah, daku dan sohib berboncengan sepeda motor ke Puskesmas Kendalkerep yang ada di JL. Raya Sulfat. Tempatnya strategis dan gampang banget dicari, titik di GMAPS pun sudah sesuai. Setelah parkir motor akhirnya kami menuju meja pendaftaran.

Daftar Dulu Dong

Kalau mau ke Puskesmas tinggal bawa KTP dan kartu BPJS. Tapi jangan khawatir, kalau klean tidak ada BPJS bisa kok. Biaya pendaftaran pun hanya 10.000 rupiah, hah ceban doang? Kalau pakai BPJS malah gratissss. Petugas pendaftaran juga bekerja dengan cepat dan sistemnya komputerisasi.

Setelah dapat nomor antrian, kami diarahkan ke bagian kanan. Ada dua petugas yang memeriksa lagi status pasien (BPJS atau non BPJS), Tanya identitas dan nomor HP. Cuma bentar kok, lalu pindah lagi ke meja lain di bagian depan kanan untuk tes gula darah. Untung gula darahku normal (135), setelah itu kami baru masuk Puskesmas.

Suasana di Dalam Puskesmas

            Ternyata di dalam Puskesmas sudah ramee, padahal kami datang jam 8 pagi. Loket pendaftaran buka jam 7:30 dan langsung diserbu para pasien dan pendamping. Oh ya di sana kawasan wajib masker ya dan yang tidak pakai bisa minta ke petugas di bagian depan.

            Antrilah di loket, untuk beli tiket, ehhh untuk kesehatan. Semua mengantri untuk dipanggil, ada yang ke poli umum, gigi, anak-anak, dll. Kami antri ke poli umum dan akhirnya dipanggil lebih dari sejam kemudian untuk….

            Mengukur tinggi dan berat badan! Alamak, kirain langsung masuk ke ruang yang ada dokternya. Setelah itu baru diukur tekanan darahnya dan alat ukurnya sudah sangat modern. Tensiku kala itu agak tinggi (di atas 120) tapi masih dalam batas aman.

            Kemudian ngapain? Menunggu lagi baru dipanggil oleh petugas untuk masuk ke ruang poli umum, itupun butuh waktu sekitar 20 menit. Sampai di dalam ruangan, ada 4 dokter dan 1 petugas di dalam. Suasana ramai banget karena ternyata saat konsultasi langsung banyak pasien yang masuk ruangan.

Sementara kalau mau minta rujukan (faskes 1-nya Puskesmas) langsung aja ke petugas yang ada di depan computer. Baru beliau membuatkan dengan cepat dan tepat.

Dokternya Alhamdulillah baik dan sangat soft spoken. Petugas administrasi yang ada di luar maupun dalam Puskesmas juga baik. Intinya, jangan takut kalau mau berobat ke sana karena tidak ada suster / pegawai yang judes.

Kalau mau berobat di Puskesmas mending datang pagi (Sebelum jam 7:30) dan siapkan buku bacaan ya kaena antrinya lumayan panjang. Total daku butuh sekitar 2 jam baru selesai. Astagaa, menguras kesabaran banget? Tapi gakpapa, yang penting sehatttt.