Jual kue lebaran?
Ada stiker cakep nih, bisa ditempel di stoples kue
Ditempel di dus kue juga bisa loh
Pesan dikit boleh
cp Avi
087 859 574 104
Selasa, 10 Juni 2014
Senin, 19 Mei 2014
Sumpek Skripsi? Senam Saja !
Bagi saya skripsi adalah the best frenemy (friend and enemy). Atau pil yang pahit tapi menyehatkan. Bagaimana tidak? Baru angkatan saya yang wajib skripsi, dan kami panik mencari judul untuk proposal skripsi.
Padahal saat kuliah di jurusan Sastra Inggris Universitas Negeri Malang sudah terbayang bisa kuliah 4 tahun, pas, tanpa skripsi. Kok bisa? Karena peraturannya begitu hehehe, ada dispensasi. Tapi, ketika ada revisi aturan dan kami wajib menulis skripsi (thesis), jadi pusing tujuh keliling.
Perpustakaan didatangi, bahkan saya pergi mencari referensi di perpustakaan pascasarjana. Pernah juga nekat cari buku ke sebuah kampus negeri di surabaya, walaupun pulang dengan tangan hampa. Semester 7 berlalu, ah, sudah semester 8. Tapi tulisan gak maju, maju. Nanti saja, semua pasti beres, eh sudah semster 9. Di akhir semester 9 orangtua dipanggil oleh kampus, ada wejangan. Tidaak! Muka memerah karena ketua jurusan mengenal ibu saya secara pribadi.
Belum lagi ada desas desus bahwa dosen pembimbing akan melanjutkan studi ke luar negeri. Skripsi saya bagaimana? Ogah dong ganti pembimbing, karena beliau ini sangat sabar dan toleran. Semakin kalut, ingin segera menyelesaikan skripsi tapi stuck, tak ada ide. Atau istilah kerennya writer's block.
Penyakit yang satu ini sungguh membuat galau. Sampai ingin membentur-benturkan kepala ke tembok. Tapi gak jadi, karena masih sayang diri sendiri hehehe. Energi negatif ini harus segera disalurkan ke tempat lain, yaitu..lapangan.
Minggu pagi, enaknya menghirup udara segar di Lapangan Rampal. Pukul 6 sudah siap disana, melakukan pemanasan. Lalu menggerakkan badan bersama instruktur andal. Badan segar, pikiran plong. Gak usah mikirin skripsi yang bikin mumet xixixi.
Otot yang kaku akibat mengetik berjam-jam bisa sejenak rileks dan dilemaskan. Irama senam yang rancak dan musik yang gembira memberi aura positif bagi tubuh saya. Seakan-akan ada suntikan semangat baru bagi tubuh, jiwa, dan pikiran.
Penyemangat lain untuk senam adalah banyaknya sponsor di lapangan. Lumayan, bisa nyicip produk sampel gratis (muka gratisan :p). Atau kalau sponsornya banyak, diadakan lomba senam. Wah, jadi tambah asyik olahraganya. Setelah melihat gerakan peserta di sebelah jadi panas hati, I can do better than her! Harus perfect ngikutin goyangan instruktur di panggung.
Setelah berpeluh keringat, lalu rehat sejenak dan menyeruput sebotol minuman isotonik (lagi-lagi free sampel dari sponsor wkwkwk). Ternyata, saya mendapat juara satu. Alhamdulillah. Hadiahnya lumayan banget nih, 1 buah hp cdma dan goodie bag dari sponsor. Segera saya naik panggung untuk menerima hadiahnya.
What a beautiful day, sumpek hilang, dapat prestasi baru, hadiah, dan mendapat suntikan semangat mengerjakan skripsi. Gak boleh cemen dan galau, harus sportif seperti para peserta. Skrispi? Hajar bleh. Banzai !
Tulisan ini diikutkan Giveaway Ya Rabb, Aku Galau
Padahal saat kuliah di jurusan Sastra Inggris Universitas Negeri Malang sudah terbayang bisa kuliah 4 tahun, pas, tanpa skripsi. Kok bisa? Karena peraturannya begitu hehehe, ada dispensasi. Tapi, ketika ada revisi aturan dan kami wajib menulis skripsi (thesis), jadi pusing tujuh keliling.
Perpustakaan didatangi, bahkan saya pergi mencari referensi di perpustakaan pascasarjana. Pernah juga nekat cari buku ke sebuah kampus negeri di surabaya, walaupun pulang dengan tangan hampa. Semester 7 berlalu, ah, sudah semester 8. Tapi tulisan gak maju, maju. Nanti saja, semua pasti beres, eh sudah semster 9. Di akhir semester 9 orangtua dipanggil oleh kampus, ada wejangan. Tidaak! Muka memerah karena ketua jurusan mengenal ibu saya secara pribadi.
Belum lagi ada desas desus bahwa dosen pembimbing akan melanjutkan studi ke luar negeri. Skripsi saya bagaimana? Ogah dong ganti pembimbing, karena beliau ini sangat sabar dan toleran. Semakin kalut, ingin segera menyelesaikan skripsi tapi stuck, tak ada ide. Atau istilah kerennya writer's block.
Penyakit yang satu ini sungguh membuat galau. Sampai ingin membentur-benturkan kepala ke tembok. Tapi gak jadi, karena masih sayang diri sendiri hehehe. Energi negatif ini harus segera disalurkan ke tempat lain, yaitu..lapangan.
Minggu pagi, enaknya menghirup udara segar di Lapangan Rampal. Pukul 6 sudah siap disana, melakukan pemanasan. Lalu menggerakkan badan bersama instruktur andal. Badan segar, pikiran plong. Gak usah mikirin skripsi yang bikin mumet xixixi.
Otot yang kaku akibat mengetik berjam-jam bisa sejenak rileks dan dilemaskan. Irama senam yang rancak dan musik yang gembira memberi aura positif bagi tubuh saya. Seakan-akan ada suntikan semangat baru bagi tubuh, jiwa, dan pikiran.
Penyemangat lain untuk senam adalah banyaknya sponsor di lapangan. Lumayan, bisa nyicip produk sampel gratis (muka gratisan :p). Atau kalau sponsornya banyak, diadakan lomba senam. Wah, jadi tambah asyik olahraganya. Setelah melihat gerakan peserta di sebelah jadi panas hati, I can do better than her! Harus perfect ngikutin goyangan instruktur di panggung.
Setelah berpeluh keringat, lalu rehat sejenak dan menyeruput sebotol minuman isotonik (lagi-lagi free sampel dari sponsor wkwkwk). Ternyata, saya mendapat juara satu. Alhamdulillah. Hadiahnya lumayan banget nih, 1 buah hp cdma dan goodie bag dari sponsor. Segera saya naik panggung untuk menerima hadiahnya.
What a beautiful day, sumpek hilang, dapat prestasi baru, hadiah, dan mendapat suntikan semangat mengerjakan skripsi. Gak boleh cemen dan galau, harus sportif seperti para peserta. Skrispi? Hajar bleh. Banzai !
Tulisan ini diikutkan Giveaway Ya Rabb, Aku Galau
Selasa, 22 April 2014
Memori di Pohon Ceri
Pohon ceri adalah magnet bagi kami, murid-murid SDN Bunulrejo 9 (sekarang SD Bunul 4). Sepulang sekolah kami sempatkan mampir ke lapangan dekat rumah untuk sekedar ngobrol di bawah rindangnya pepohonan. Memanjat, mencari buah, atau menyeruput sisa bekal minuman.
Btw ceri ini buah lokal, bukan ceri yang ada di kue blackforest itu loh. Di daerah lain namanya keres / kersen. Berbentuk bulat mungil, merah, jika ditekan keluar isinya yang empuk dan manis legit.
Sepanjang ingatan, tak sekalipun saya berhasil memanjat pohon ceri. Jika teman-teman memanjat, saya hanya bisa berkhayal, andai bisa sekuat mereka (fyi saya dulu korban bully jadi yakin bahwa fisik saya lemah padahal enggak, nanti akan diceritakan di postingan lain).
Tapi tahun berikutnya pohon-pohon ceri itu tak bisa kami panjat. Karena kecelakaan yang menimpa seorang anak tetangga (adik kelas, sebut saja Dicky). Ia jatuh ketika memanjat pohon, dan tangannya patah. Orangtuanya langsung mengusulkan ke pak RW agar pohon-pohon itu ditebang saja. Setlah penebangan poho, lapangan tempatnya berpijak dilumuri oleh smen dan pavingstone. Keras dan gersang, dan tidak menarik lagi bagi kami.
Sekarang sesekali saya melewati bekas pepohonan ceri itu. Kadang berkhayal, andai pohonnya masih ada, akan saya ajak Saladin untuk piknik di bawahnya. Ya, kenangan akan pohon ceri akan tetap ada di hati.
Btw ceri ini buah lokal, bukan ceri yang ada di kue blackforest itu loh. Di daerah lain namanya keres / kersen. Berbentuk bulat mungil, merah, jika ditekan keluar isinya yang empuk dan manis legit.
Sepanjang ingatan, tak sekalipun saya berhasil memanjat pohon ceri. Jika teman-teman memanjat, saya hanya bisa berkhayal, andai bisa sekuat mereka (fyi saya dulu korban bully jadi yakin bahwa fisik saya lemah padahal enggak, nanti akan diceritakan di postingan lain).
Tapi tahun berikutnya pohon-pohon ceri itu tak bisa kami panjat. Karena kecelakaan yang menimpa seorang anak tetangga (adik kelas, sebut saja Dicky). Ia jatuh ketika memanjat pohon, dan tangannya patah. Orangtuanya langsung mengusulkan ke pak RW agar pohon-pohon itu ditebang saja. Setlah penebangan poho, lapangan tempatnya berpijak dilumuri oleh smen dan pavingstone. Keras dan gersang, dan tidak menarik lagi bagi kami.
Sekarang sesekali saya melewati bekas pepohonan ceri itu. Kadang berkhayal, andai pohonnya masih ada, akan saya ajak Saladin untuk piknik di bawahnya. Ya, kenangan akan pohon ceri akan tetap ada di hati.
Selasa, 08 April 2014
Mie Aceh Kuah
Dulu waktu hamil tiba tiba ngidam mie aceh. Ya, saya pernah makan mie aceh di salah satu warung pinggir jalan. Tapii malas balik kesana lagi, kejauhan hehhee. Bikin sendiri saja.
Lalu search resepnya di mbah gugel, dan di-post di multiply (alm). Wah responnya beragam dan alhamdulillah dapat masukan dari teman-teman, agar rasanya lebih nendang..
Sekian intronya ya. Selamat masak deh, lazis banget.
Lalu search resepnya di mbah gugel, dan di-post di multiply (alm). Wah responnya beragam dan alhamdulillah dapat masukan dari teman-teman, agar rasanya lebih nendang..
Sekian intronya ya. Selamat masak deh, lazis banget.
MIE ACEH KUAH
sumber dari mbah gugel..dimodif dengan saran dari mbak Tintin Syam, Pakdhe Dj Surato, dan Mas Tiar Rahman
Bahan
2 bungkus mie burung dara
500 gram ayam bagian dada, ambil dagingnya saja, potong dadu kecil
350 cc air
1 batang daun bawang
1 tomat ukuran sedang
1/4 bagian kubis
bumbu
3 sdm kecap manis
garam dan merica
2 batang serai
1sdm cuka masak
bumbu halus
3 cabe besar (kalo doyan pedas bisa ditambah jadi 5 cabe besar)
pala seujung kuku
2 kapulaga
2 kemiri, bakar
1/2 sdt jintan, sangrai
2 cm jahe
1 cm kunyit
2 cm lengkuas
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih

CARA MEMBUAT
1. haluskan bumbu halus
2. rebus 350 cc air, setelah mendidih masukkan ayam, masak sampai kuah menyusut,kira kira 200 cc
2. rebus mie selama 3 menit, tiriskan, beri minyak secukupnya agar tidak lengket
3. tumis bumbu halus, masukkan serai
4. masukkan ayam, aduk rata, beri garam dan merica
5. masukkan kubis dan tomat
6. beri air kaldu
7.masukkan mie, kecap, cuka, daun bawang, beri air sesuai selera (untuk kuah)
masak sampai matang, siap dihidangkan
untuk kurang lebih 6-7 porsi
kalau susah menghaluskan jahe, kapulaga, dan lengkuas, cukup digeprak saja
sumber dari mbah gugel..dimodif dengan saran dari mbak Tintin Syam, Pakdhe Dj Surato, dan Mas Tiar Rahman
Bahan
2 bungkus mie burung dara
500 gram ayam bagian dada, ambil dagingnya saja, potong dadu kecil
350 cc air
1 batang daun bawang
1 tomat ukuran sedang
1/4 bagian kubis
bumbu
3 sdm kecap manis
garam dan merica
2 batang serai
1sdm cuka masak
bumbu halus
3 cabe besar (kalo doyan pedas bisa ditambah jadi 5 cabe besar)
pala seujung kuku
2 kapulaga
2 kemiri, bakar
1/2 sdt jintan, sangrai
2 cm jahe
1 cm kunyit
2 cm lengkuas
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
CARA MEMBUAT
1. haluskan bumbu halus
2. rebus 350 cc air, setelah mendidih masukkan ayam, masak sampai kuah menyusut,kira kira 200 cc
2. rebus mie selama 3 menit, tiriskan, beri minyak secukupnya agar tidak lengket
3. tumis bumbu halus, masukkan serai
4. masukkan ayam, aduk rata, beri garam dan merica
5. masukkan kubis dan tomat
6. beri air kaldu
7.masukkan mie, kecap, cuka, daun bawang, beri air sesuai selera (untuk kuah)
masak sampai matang, siap dihidangkan
untuk kurang lebih 6-7 porsi
kalau susah menghaluskan jahe, kapulaga, dan lengkuas, cukup digeprak saja
Rabu, 15 Januari 2014
Berbagai Tipe Klien
Berhubungan dengan banyak orang memang sebuah seni tersendiri. Berbagai karakter mereka mau gak mau harus difahami, agar
tidak terjadi miskomunikasi. Apalagi dengan klien, yang notabene
berbisnis dengan kita (kalau masalah duit sih disabar-sabarin). Selama
saya dan hubby menjalankan bisnis percetakan dan penerbitan, pernah
bertemu dengan klien-klien seperti..
1. Klien Perfeksionis
Harus menyiapkan stok sabar sampai 300%. Kadang kita gak tau maunya dia apa. Saat sudah menyodorkan desain, ada revisi. Revisi lagi. Revisi lagi. Edit teruuus. Prosesnya bisa mencapai 2 minggu.
Harus menyiapkan stok sabar sampai 300%. Kadang kita gak tau maunya dia apa. Saat sudah menyodorkan desain, ada revisi. Revisi lagi. Revisi lagi. Edit teruuus. Prosesnya bisa mencapai 2 minggu.
Apalagi jika menyangkut order undangan pernikahan, karena klien yang dihadapi bukan hanya pihak calon pengantin perempuan, tapi
juga calon pengantin laki-laki, dan ibu dari pihak putri. Bayangkan,
menghadapi 3 orang dengan keinginan yang berbeda-beda. Sementara
undangan harus segera dicetak. Jadi, klien yang seperti ini harus dirayu, agar desain nya fix dan segera diproses.
2. Klien Serius
Klien yang ini straight to the point. Mengajak janjian dimana, jam berapa. Menjelaskan keinginannya, dan kesepakatan harga berapa. Tapi, baru satu hari digarap ( standarnya 7 hari), mereka sudah telpon, sms, bertanya apakah pekerjaannya sudah selesai. Saking seriusnya, kadang mereka menghuungi saat jam istirahat.
Klien yang ini straight to the point. Mengajak janjian dimana, jam berapa. Menjelaskan keinginannya, dan kesepakatan harga berapa. Tapi, baru satu hari digarap ( standarnya 7 hari), mereka sudah telpon, sms, bertanya apakah pekerjaannya sudah selesai. Saking seriusnya, kadang mereka menghuungi saat jam istirahat.
3. Klien Plin-Plan
Awalnya, ia sudah memiliki desain, jadi kami tinggal mencetak. Tapi kemudian ada revisi, ternyata ukurannya salah. Otomatis hitungan harganya jadi berubah. Nego harga lagi. Setelah selesai, eh dia kaget karena harganya sekian, tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kalau ukurannya besar ya harganya beda dong..Seakan-akan mereka lupa dengan omongan mereka sendiri.
Awalnya, ia sudah memiliki desain, jadi kami tinggal mencetak. Tapi kemudian ada revisi, ternyata ukurannya salah. Otomatis hitungan harganya jadi berubah. Nego harga lagi. Setelah selesai, eh dia kaget karena harganya sekian, tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kalau ukurannya besar ya harganya beda dong..Seakan-akan mereka lupa dengan omongan mereka sendiri.
Pernah juga ada
klien yang minta dibuatkan brosur sebanyak 1000 lembar. Setelah
selesai, ia minta dikirimi 250 lembar dulu. Tapi ternyata, sisa 750
lembarnya tidak pernah diambil Jadi ia hanya membayar
seperempatnya..Rugi bandar...
4. Klien GeJe (iseng)
Ini jenis klien yang paling menyebalkan. Awalnya ia bertanya alamat kami dimana. Setelah itu, ia minta agar kami yang datang ke rumahnya. Tapi setelah satu jam, rumahnya tak kunjung ketemu. \alamat palsu. Karena lokasinya di dalam gang sempit, dan ia tak mencantumkan rt dan rw. Seperti terjebak dalam labirin, berputar dan tidak ketemu.
Ini jenis klien yang paling menyebalkan. Awalnya ia bertanya alamat kami dimana. Setelah itu, ia minta agar kami yang datang ke rumahnya. Tapi setelah satu jam, rumahnya tak kunjung ketemu. \alamat palsu. Karena lokasinya di dalam gang sempit, dan ia tak mencantumkan rt dan rw. Seperti terjebak dalam labirin, berputar dan tidak ketemu.
Tapi
besoknya ia minta maaf, dan minta kami datang. Kali ini ke tempat kerja
adiknya. Bahkan ia minta adiknya untuk menjemput saya. Wah mulai
mencurigakan. Saya takut bahwa ia adalah sindikat penculikan wanita.
Jadi sms dan telpon dari dia dicuekin saja.
Kamis, 15 Agustus 2013
20 Targetku 10 Tahun ke Depan
Lama banget gak update blog disini...terus ada info dari mbak Ade Anita tentang giveaway dari emotional flutter..Ok lah say thanks to Kenni yang udah menyelenggarakan GA ini sehingga ngasi inspirasi untuk ngisi blog ini :D
Kenapa di judul aku tulis 10 tahun ke depan? Karena pengen ditarget..maksimal berapa lama aku bisa meraihnya..so ambitious? Hmm..only God knows.
Ini dia 20 keinginanku:
1. Pengen pindah rumah
Yaa..sampai sekarang, anak dah 9 bulan, masih serumah ama mama. Pengen pindah rumah biar lebih bebas kerja, bisa nerima tamu ampe malam (temen hubby banyak yang suka ngopi ampe tengah malam), intinya lebih mandiri lah. Ampe sekarang belum nemu lokasi yang pas..Cari di daerah perumahan tapi belum cocok, karena terkait dengan image bisnisku sih (percetakan).
2. Pengen punya anak 4
Udah 2 kali hamil, anak pertama keguguran. Jadi itungannya udah dikasih 2 anak, alhamdulillah. Pengan nambah 2 adik lagi, biar rameee. Seperti di rumah, mama punya 4 anak..Seru dan asyik walau kadang rempong karena harus ngurusi 3 adik laki-laki (tuh kan tulisanku mulai ngelantur kemana-mana)..Ok..back to the topic..
Maunya sih 2 adiknya Saladin cewek dan cowok..Tapi kalo keduanya cowok juga gakpapa..InsyaAllah 4 tahun lagi mau promil anak ke-3. Semoga dikabulkan oleh-Nya.
3. Pengen umroh bertujuh
Bertujuh? Ya..Full team dengan suami, anak, mama-papa, dan kedua mertua. Seru pastinya. Belum pernah ke luar negeri. Kalo ada kesempatan ya maunya langsung ke saudi arabia saja..Pulangnya mampir dulu ke Turki atau Spanyol hehhee..
4. Tahun depan harus mudik
Tahun 2012 gak mudik karena hamil tua..Tahun ini gak mudik karena anak masih kecil. Jadi tahun depan harus mudik dong. Kangen nenek. Kangen jepara. Kangen semuanya..
5. Pengen kurus
Hahahaha...Semua ibu yang habis melahirkn pasti berat badannya bertambah. Mau ke sanggar senam tapi ga tega ninggal Saladin, masih asi pula..Kalo terlalu semangat olahraganya bisa ngaruh ke produksi asi..Diet? Bisa-bisa asi gak keluar. Kemarin aja cuma kuat puasa 3 hari. Ya wes ngalah, nanti setelah Saladin disapih baru bisa olahraga dan ngatur pola makan.
6. Pengen laptop baru
Laptop yang sekarang lebih sering dipake hubby mendesain..Yaa..kapan aku nulisnya? bloggingnya? Lebih sering nebeng laptop adik..Pengen pake laptop sendiri biar ga bingung nyimpan datanya.
7. Ekspansi bisnis ke indonesia timur dan asia tenggara
Sejak berdiri tahun 2011, percetakanku alhamdulillah udah ngirim pesanan ke jawa, sumatera, borneo, bali, batam, paling jauh ke Selangor-Malaysia. Maunyaa sih bisa kirim ke papua atau wilayah indonesia timur yang lain. Dan kalau bisa kirim juga ke negara asia tenggara..Nah lho..benerin blog dagangan dulu (bikin English version)..Atau bikin dotcomnya (self reminder).
8. Setiap hari menggambar
Dari SD hobi nggambar. Sekarang? Gak pernah. Alasannya sibuk (atau sok sibuk?). Padahal kalo pas Saladin tidur kan bisa nggambar..Atau sekalian nggambar dia hehehe..
9. Setiap hari nulis diary
Terkahir nulis diary sekitar 4 bulan lalu, itupun ga setiap hari. Nulis diary setiap hari pas mau nikah hehehe..Padahal nulis diary bisa jadi terapi jiwa..Mulai sekarang mendorong diri sendiri untuk istiqamah menulis diary.
10. Pengen menang lomba
Dulu pernah beberapa kali menang lomba senam..Sekarang belum bisa ikutan..Malah kayaknya tubuh kaku semua karena lama gak olahraga..Atau lomba menulis deh..Ikut beberapa kali lomba menulis..Belum pernah menang. Malah pernah dibully hahaha...
11. Pengen punya playgroup/TK/daycare
Gegara dulu pernah kerja di playgroup jadi pengen punya sendiri. Habis suka banget ama dunia anak. Suka menyanyi lagu anak, suka mendongeng..hahaha..Tiap hari pasti rame ama celoteh anak yang polos dan lucu.
12. Pengen ke Borneo
Dulu hubby sempat mukim disana selama 5 tahun. Jadi pengen kesana, karena diceritain hubby kalau disana alamnya masih asri..Wuih tempat yang asyik untuk hunting foto dan cari inspiras tulisan dan gambar. Sekalian nengok kakak ipar yang mukim di Samarinda.
13. Pengen bisa mendesain pake photosop dan corel
Kalo ngeliat hubby mendesain kok seruu..Kalo buka corel bisanya cuma ngedit dikit-dikit dan nge resize doang hahaha...Kalo bisa mendesain kan bisa bikin bikin desain sendiri..Jadi kalo ada klien yang pesan ga usah nunggu hasil desain dari hubby. Bisa ikut lomba desain juga..plus berburu dollar lewat lomba desain internasional.
14. Pengen punya dapur dengan peralatan lengkap
Kayak di acara mastercep itu loh..Dapurnya woww..Ya minimal punya kompor yang di bawahnya ada ovennya hehehe..Biar puas masak dan bikin kue..Masak bisa jadi relaksasi plus bikin suami senang.
15. Pengen blogging kayak dulu
Duluu jaman jaya-jayanya multiply, setiap hari bisa update blog. Sejak mp kukut, malah bingung mau mukim di rumah maya mana. Disini sepi, wp lumayan tapi berattt, sekarang ada multipers yang mirip mp. Tapi kalo ga punya akun disana ga bisa ikutan komen. Yahh
Jadinya ya kalo posting di multipers harus dicopas di wordpress aja hehhe biar temen-temen lain bisa komen.
16. Lebih rajin merawat diri
Udah umur 27 nih..Takut jerawatan kusem keriput segala macam. Jadinya nyisihin uang untuk ke salon, sebagai me-time dan relaksasi juga sih. Sementara ini baru dalam tahap maskeran sendiri di rumah. Kalo tambah cakep kan suami tambah sayang :D.
17. Lebih ikhlas merawat Saladin
Kadang masih kurang sabar kalo Saladin rewel, ga bisa tidur, dan sebagainya. Suami ngingetin, anak kecil jangan dimarahin..Huks..Anak siapa coba...Harus lebih sabar dan menjadi ibu yang baik baginya.
18. Beli mesin cetak baru
Semoga setelah punya mesin cetak baru banyak order-an..Soalnya ada momen bagus nih, pilpres tahun depan. Kemarin aja udah ada caleg yang pesan kartu nama :D.
19. Lebih banyak buku yang dibaca
Bacaan di rumah udah banyak yang di re-read nih. Harus update isi lemari..Nyempetin baca saat mau tidur, saat anak tidur, saat bangun tidur..Kapan aja..Hmm lupa siapa ya pernah bikin gerakan membaca sehari selembar..Dulu pernah rekor baca 30 buku dalam sebulan :D
20. Pengen punya butik
Sejak SMP suka banget liat baju-baju bagus gara-gara liat fahion show di tv. Dulu pernah les jahit tapi ga bisa-bisa. Sekarang pengen bikin butik busana muslim (yang menutup aurat asli bukan tutup kepala doang). Sambil belajar marketing online dan offline biar nanti laris dagangannya.
Kenapa di judul aku tulis 10 tahun ke depan? Karena pengen ditarget..maksimal berapa lama aku bisa meraihnya..so ambitious? Hmm..only God knows.
Ini dia 20 keinginanku:
1. Pengen pindah rumah
Yaa..sampai sekarang, anak dah 9 bulan, masih serumah ama mama. Pengen pindah rumah biar lebih bebas kerja, bisa nerima tamu ampe malam (temen hubby banyak yang suka ngopi ampe tengah malam), intinya lebih mandiri lah. Ampe sekarang belum nemu lokasi yang pas..Cari di daerah perumahan tapi belum cocok, karena terkait dengan image bisnisku sih (percetakan).
2. Pengen punya anak 4
Udah 2 kali hamil, anak pertama keguguran. Jadi itungannya udah dikasih 2 anak, alhamdulillah. Pengan nambah 2 adik lagi, biar rameee. Seperti di rumah, mama punya 4 anak..Seru dan asyik walau kadang rempong karena harus ngurusi 3 adik laki-laki (tuh kan tulisanku mulai ngelantur kemana-mana)..Ok..back to the topic..
Maunya sih 2 adiknya Saladin cewek dan cowok..Tapi kalo keduanya cowok juga gakpapa..InsyaAllah 4 tahun lagi mau promil anak ke-3. Semoga dikabulkan oleh-Nya.
3. Pengen umroh bertujuh
Bertujuh? Ya..Full team dengan suami, anak, mama-papa, dan kedua mertua. Seru pastinya. Belum pernah ke luar negeri. Kalo ada kesempatan ya maunya langsung ke saudi arabia saja..Pulangnya mampir dulu ke Turki atau Spanyol hehhee..
4. Tahun depan harus mudik
Tahun 2012 gak mudik karena hamil tua..Tahun ini gak mudik karena anak masih kecil. Jadi tahun depan harus mudik dong. Kangen nenek. Kangen jepara. Kangen semuanya..
5. Pengen kurus
Hahahaha...Semua ibu yang habis melahirkn pasti berat badannya bertambah. Mau ke sanggar senam tapi ga tega ninggal Saladin, masih asi pula..Kalo terlalu semangat olahraganya bisa ngaruh ke produksi asi..Diet? Bisa-bisa asi gak keluar. Kemarin aja cuma kuat puasa 3 hari. Ya wes ngalah, nanti setelah Saladin disapih baru bisa olahraga dan ngatur pola makan.
6. Pengen laptop baru
Laptop yang sekarang lebih sering dipake hubby mendesain..Yaa..kapan aku nulisnya? bloggingnya? Lebih sering nebeng laptop adik..Pengen pake laptop sendiri biar ga bingung nyimpan datanya.
7. Ekspansi bisnis ke indonesia timur dan asia tenggara
Sejak berdiri tahun 2011, percetakanku alhamdulillah udah ngirim pesanan ke jawa, sumatera, borneo, bali, batam, paling jauh ke Selangor-Malaysia. Maunyaa sih bisa kirim ke papua atau wilayah indonesia timur yang lain. Dan kalau bisa kirim juga ke negara asia tenggara..Nah lho..benerin blog dagangan dulu (bikin English version)..Atau bikin dotcomnya (self reminder).
8. Setiap hari menggambar
Dari SD hobi nggambar. Sekarang? Gak pernah. Alasannya sibuk (atau sok sibuk?). Padahal kalo pas Saladin tidur kan bisa nggambar..Atau sekalian nggambar dia hehehe..
9. Setiap hari nulis diary
Terkahir nulis diary sekitar 4 bulan lalu, itupun ga setiap hari. Nulis diary setiap hari pas mau nikah hehehe..Padahal nulis diary bisa jadi terapi jiwa..Mulai sekarang mendorong diri sendiri untuk istiqamah menulis diary.
10. Pengen menang lomba
Dulu pernah beberapa kali menang lomba senam..Sekarang belum bisa ikutan..Malah kayaknya tubuh kaku semua karena lama gak olahraga..Atau lomba menulis deh..Ikut beberapa kali lomba menulis..Belum pernah menang. Malah pernah dibully hahaha...
11. Pengen punya playgroup/TK/daycare
Gegara dulu pernah kerja di playgroup jadi pengen punya sendiri. Habis suka banget ama dunia anak. Suka menyanyi lagu anak, suka mendongeng..hahaha..Tiap hari pasti rame ama celoteh anak yang polos dan lucu.
12. Pengen ke Borneo
Dulu hubby sempat mukim disana selama 5 tahun. Jadi pengen kesana, karena diceritain hubby kalau disana alamnya masih asri..Wuih tempat yang asyik untuk hunting foto dan cari inspiras tulisan dan gambar. Sekalian nengok kakak ipar yang mukim di Samarinda.
13. Pengen bisa mendesain pake photosop dan corel
Kalo ngeliat hubby mendesain kok seruu..Kalo buka corel bisanya cuma ngedit dikit-dikit dan nge resize doang hahaha...Kalo bisa mendesain kan bisa bikin bikin desain sendiri..Jadi kalo ada klien yang pesan ga usah nunggu hasil desain dari hubby. Bisa ikut lomba desain juga..plus berburu dollar lewat lomba desain internasional.
14. Pengen punya dapur dengan peralatan lengkap
Kayak di acara mastercep itu loh..Dapurnya woww..Ya minimal punya kompor yang di bawahnya ada ovennya hehehe..Biar puas masak dan bikin kue..Masak bisa jadi relaksasi plus bikin suami senang.
15. Pengen blogging kayak dulu
Duluu jaman jaya-jayanya multiply, setiap hari bisa update blog. Sejak mp kukut, malah bingung mau mukim di rumah maya mana. Disini sepi, wp lumayan tapi berattt, sekarang ada multipers yang mirip mp. Tapi kalo ga punya akun disana ga bisa ikutan komen. Yahh
Jadinya ya kalo posting di multipers harus dicopas di wordpress aja hehhe biar temen-temen lain bisa komen.
16. Lebih rajin merawat diri
Udah umur 27 nih..Takut jerawatan kusem keriput segala macam. Jadinya nyisihin uang untuk ke salon, sebagai me-time dan relaksasi juga sih. Sementara ini baru dalam tahap maskeran sendiri di rumah. Kalo tambah cakep kan suami tambah sayang :D.
17. Lebih ikhlas merawat Saladin
Kadang masih kurang sabar kalo Saladin rewel, ga bisa tidur, dan sebagainya. Suami ngingetin, anak kecil jangan dimarahin..Huks..Anak siapa coba...Harus lebih sabar dan menjadi ibu yang baik baginya.
18. Beli mesin cetak baru
Semoga setelah punya mesin cetak baru banyak order-an..Soalnya ada momen bagus nih, pilpres tahun depan. Kemarin aja udah ada caleg yang pesan kartu nama :D.
19. Lebih banyak buku yang dibaca
Bacaan di rumah udah banyak yang di re-read nih. Harus update isi lemari..Nyempetin baca saat mau tidur, saat anak tidur, saat bangun tidur..Kapan aja..Hmm lupa siapa ya pernah bikin gerakan membaca sehari selembar..Dulu pernah rekor baca 30 buku dalam sebulan :D
20. Pengen punya butik
Sejak SMP suka banget liat baju-baju bagus gara-gara liat fahion show di tv. Dulu pernah les jahit tapi ga bisa-bisa. Sekarang pengen bikin butik busana muslim (yang menutup aurat asli bukan tutup kepala doang). Sambil belajar marketing online dan offline biar nanti laris dagangannya.
Jumat, 01 Maret 2013
Tips Bagi Pebisnis Pemula
Baru memulai bisnis? Akan memulai bisnis? Atau sudah memiliki bisnis?
Silahkan baca tips-tips di bawah ini..
- Bisnis tak selalu butuh modal besar. Bahkan anda bisa memulai bisnis dengan modal nol rupiah! Caranya? Cari penyandang dana yang setuju dengan proposal bisnis anda. Intinya adalah kepercayaan.
- Manfaatkan social media sebagai media promosi yang murmer. Ya, mungkin anda bisa memasang baliho, spanduk, atau iklan di koran. Tapi berapa orang kah yang melihat dan membacanya? Lebih baik bikin page di facebook, blog di blogspot atau wordpress, lalu dipromosikan di facebook atau twitter..
- Ingin terlihat professional? Buatlah kartu nama dan sediakan selalu di dompet anda. Dan anda bisa memesan kartu nama dengan harga 18.000 rupiah saja di ROYAL Corps 087 859 574 104 hehehe..
- Jika ingin laris, perbanyaklah jumlah teman. Karena kebanyakan orang lebih percaya kepada teman sendiri. Anda orang yang pendiam? Tak masalah..Banyakin aja teman di dunia maya, hehehe…
- Cari ciri khas produk atau jasa anda. Misalnya, cokelat cadbury identik dengan warna ungu..jadi, konsumen dan klien akan selalu mengingatnya dengan mudah.
- Jika ada pesanan dengan jumlah besar, sediakan kertas kontrak kerja bermaterai.
- Susah melobi? Melobi bukanlah memaksakan keinginan kita. Tapi merayu klien dengan kata kata yang halus.
Semangat wirausaha !
Minggu, 20 Januari 2013
Tips Mempersiapkan Pesta Pernikahan dengan Budget Rendah
Pesta pernikahan yang indah adalah impian semua wanita. Tapi, apakah pesta itu selalu identik dengan
kemewahan ? Tidak..Ada cara agar pesta pernikahan anda berkesan tanpa harus mengeluarkan uang yang
terlalu banyak.
1. Tak perlu membuat gaun pengantin atau kebaya baru
Ongkos pembuatan gaun atau kebaya baru mulai dari 1-2 juta (tergantung butiknya). Tapi, setelah pesta
pernikahan, gaun pengantin atau kebaya itu pasti akan JARANG dipakai. Percayalah. Ia terlalu mewah
untuk dikenakan di acara arisan atau pesta pernikahan teman. Lebih baik sewa saja di salon / bridal. Toh
para tamu tak mempermasalahkan baju anda baru atau tidak.
2. Pilih catering yang memberikan harga reasonable
Catering terkenal biasanya memberikan harga yang terlalu tinggi. Saran saya, pilih catering baru yang
harganya sesuai dengan anggaran anda. Atau anda bisa meminta tolong koki hotel atau restoran untuk
memasakkan hidangan. Anda tinggal membelikan bahan mentahnya. Ya, resikonya anda harus sedikit repot
karena harus menyewa peralatan pesta dan mencari jasa pelayan part time. Tapi jatuhnya jauh lebih murah
kok.
Mau peta berkesan unik? Anda bisa mem booking beberapa pedagang makanan di pesta anda. Jadi para
tamu bebas memilih mau makan bakso, soto, tahu campur, gado-gado, dll.
kemewahan ? Tidak..Ada cara agar pesta pernikahan anda berkesan tanpa harus mengeluarkan uang yang
terlalu banyak.
1. Tak perlu membuat gaun pengantin atau kebaya baru
Ongkos pembuatan gaun atau kebaya baru mulai dari 1-2 juta (tergantung butiknya). Tapi, setelah pesta
pernikahan, gaun pengantin atau kebaya itu pasti akan JARANG dipakai. Percayalah. Ia terlalu mewah
untuk dikenakan di acara arisan atau pesta pernikahan teman. Lebih baik sewa saja di salon / bridal. Toh
para tamu tak mempermasalahkan baju anda baru atau tidak.
2. Pilih catering yang memberikan harga reasonable
Catering terkenal biasanya memberikan harga yang terlalu tinggi. Saran saya, pilih catering baru yang
harganya sesuai dengan anggaran anda. Atau anda bisa meminta tolong koki hotel atau restoran untuk
memasakkan hidangan. Anda tinggal membelikan bahan mentahnya. Ya, resikonya anda harus sedikit repot
karena harus menyewa peralatan pesta dan mencari jasa pelayan part time. Tapi jatuhnya jauh lebih murah
kok.
Mau peta berkesan unik? Anda bisa mem booking beberapa pedagang makanan di pesta anda. Jadi para
tamu bebas memilih mau makan bakso, soto, tahu campur, gado-gado, dll.
Senin, 26 November 2012
Bersahabat dengan Lemak
lemak yang tergantung di pipi dan betis
tak mengurangi cantikmu, manis
tak usah diet mati-matian
tak usah latihan di sanggar sampai cedera kesakitan
apa arti wanita tanpa lekuk?
tanpa lemak, tubuhmu tak berbentuk
kau tetap menawan
meskiupun six pack mu pudar pelan-pelan
kau tetap menawan
meskiupun six pack mu pudar pelan-pelan
Kamis, 22 November 2012
Plus Minus Kerja di Rumah
Bagi para freelancer (writer, translator, graphic designer, dll) atau pengusaha muda, rumah bisa "disulap" jadi kantor yang nyaman. Dengan bermodalkan laptop / PC dan modem, bisa bekerja di rumah sendiri. Tapi tentu saja ada plus minusnya:
Plus:
1. Tak perlu mengeluarkan ongkos transportasi , makan siang, dll.
2. Bisa ngantor pakai baju non formal
3. Fleksibel dalam menentukan jam kerja
Minus:
1. Dianggap pengangguran
2. Saat dikejar deadline, bisa kekurangan waktu tidur
3. Saat banyak order, malah bekerja di hari libur
Plus:
1. Tak perlu mengeluarkan ongkos transportasi , makan siang, dll.
2. Bisa ngantor pakai baju non formal
3. Fleksibel dalam menentukan jam kerja
Minus:
1. Dianggap pengangguran
2. Saat dikejar deadline, bisa kekurangan waktu tidur
3. Saat banyak order, malah bekerja di hari libur
Jumat, 16 November 2012
Alhamdulillah, Menjadi Ibu (Senangnya Punya Anak Cowok)
Melahirkan itu...tak bisa diungkap dengan kata-kata. Haru, bangga, senang, bercampur menjadi satu. Apalagi saya berhasil melahirkan secara normal (padahal 2 bulan sebelumnya sudah divonis harus cesar karena placenta previa totalis (placenta menutupi jalan lahir). Alhamdulillah pas usg terakhir (rabu malam), placenta geser sendiri, sudah buka 1. Disuruh dokter nunggu di rumah biar gak stress.
Jam 2 pagi balik ke rumah sakit, sudah buka 2. Paginya masih buka 2..Eh jam 6 sudah pecah ketuban. . dan kamis jam 8:15 pagi, yang dinanti-nanti telah tiba..Anak laki-laki bernama Muhammad Saladin Al Ayyubi.
Yang ngasih nama Ayahnya..Saladin (atau Salahudin) adalah pahlawan perang dari Turki. Btw, Alhamdulillah suami boleh menemani di ruang bersalin.
Seumur-umur ga pernah ngaamr di rumah sakit..2 hari di rumah sakit rasanya..woow..Badan lemas, dipasang infus. Kalau malam serem..Apalagi di kamar sebelah nyetel tv keras banget sampai tengah malam..Acaranya? Dunia lain....
Setelah jum'at an baru boleh pulang ke rumah. Dan memulai petualangan baru sebagai ibu :).
Rabu, 19 September 2012
Evaluasi Tiap Hari
Mengapa menunggu tahun baru untuk membuat resolusi? Mengapa harus menunggu lebaran untuk meminta maaf?
Sebaiknya kita mengevaluasi tindakan dan meminta maaf setiap hari..
Sebaiknya kita mengevaluasi tindakan dan meminta maaf setiap hari..
Langganan:
Postingan (Atom)

