Siapa yang sudah nonton
film AADC 1, AADC 2, Cinta dan Rangga? Nahh kali ini daku akan membahas tentang
Milly, salah satu sahabat Cinta. Jadi Milly and Mamet adalah film spin off dari AADC ya.
Bedanya adalah AADC
buatan Miles film sedangkan Milly and Mamet disutradarai dan ditulis naskahnya
oleh Ernest Prakasa. Jujurrr daku jarang nonton film Indonesia. Tapi begitu
buka aplikasi Prime Video dan ada
film ini jadi tertarik untuk nonton. Apalagi pemeran Milly juga masih sama,
Sissy Priscillia.
Judul : Milly and Mamet
Tahun : 2018
Sutradara : Ernest Prakasa
Pemain : Sissy Priscilla (sebagai Milly), Dennis Adhiswara (sebagai Mamet), Dian Sastro (sebagai Cinta), Julie Estelle (sebagai Alex), Roy Marten (sebagai ayah Milly), Arafah (sebagai ART Milly)
Dikisahkan Milly sedang
nongkrong di tempat dugem bareng Cinta, Karmen, dan Maura. Geng AADC masih
solid walau mereka sudah dewasa. Tak sengaja Milly bertemu lagi dengan Mamet,
cowok culun yang dulu satu sekolah dengannya. Mamet langsung jiper ketika
dikenalkan ke pacarnya Milly yang ganteng dan tinggi (diperankan oleh Surya
Saputra).
Tapi si Milly ditinggal
karena si pacar ada kesibukan mendadak, dan Mamet menawarkan diri untuk
mengantarkan pulang. Lucu banget, mobil jadulnya dikasih nama ‘Gatot’. Tapi
naas karena si mobil error di tengah jalan.
Di pertemuan yang tak
disengaja itu Milly jadi terkesan akan Mamet yang lulusan akademi kuliner,
karena ingin membuat makanan sehat demi ayahnya yang diabetes. Tapi sayang sang
ayah sudah meninggal. Adegan pun berpindah cepat menjadi pernikahan Milly dan
Mamet, dan mereka punya anak bernama Sakti.
Kehidupan
Pengantin Baru
Mamet tidak jadi koki
tapi malah bekerja sebagai kepala produksi di usaha jahit milik ayah mertuanya.
Dia mengalah, demi Milly dan ayahnya, karena pernah ada kasus dan mertua tidak
percaya akan karyawan di luar keluarga. Sementara Milly jadi IRT full time.
Milly bosan banget
karena hanya mengurus bayi (walau ada ART yang meringankan tugas hariannya).
Sedangkan Mamet galau karena ditawari Alex untuk membuka restoran makanan
sehat, apalagi ada investor (pacarnya Alex yang pengusaha kaya).ini adalah
cita-cita mereka sejak zaman kuliah.
Mengelola
Restoran
Mamet akhirnya berani
buka restoran dengan dorongan dari Milly, dan dia mengundang geng AADC untuk
mencicipi sekaligus mempromosikan di media sosial. Restorannya sukses besar.
Tapi Milly ragu karena ada tamu (rekanan investor) yang pernah kena kasus money laundry.
Ketika Mamet jadi koki,
Milly menggantikan peran suaminya di pabrik. Dia happy karena bekerja kembali, dan baby Sakti diasuh oleh suster. Tapi karena terlalu sibuk lembur,
Mamet jadi protes, dengan alasan si bayi menangis cari mamanya.
Apakah Milly
melanjutkan karirnya? Bagaimana nasib restoran Mamet selanjutnya? Nonton yuuk,
ini filmnya ringan, dan humornya khas Indonesia. Humor modern dan tidak ada
yang slapstick.
Kesanku
Setelah Nonton Milly and Mamet
Ini bukan full film komedi tapi campur dengan
drama keluarga. Tapi sejak awal scene sudah
lucu karena ketika Mamet cerita tentang nama-nama keju (mozzarella dll) eh si
Milly kagak nyambung. Dikira Mamet
iseng banget kok kejunya dinamain. Jadi ingat kalau di AADC si Milly
digambarkan sebagai cewek polos yang rada oon.
Tapi ada yang lebih oon
lagi yaitu ART Milly, digambarkan dia agak ceroboh dan kalau diajak ngomong
kadang lemot. Tapi si Milly sabar banget dalam menghadapinya.
Milly sepertinya mau
dengan Mamet yang culun karena cowok itu perhatian banget dan bahasa kasihnya act of service. Sayang tidak diperlihatkan
bagaimana proses merayu Milly agar mau jadi nyonya Mamet. Daku juga kaget
karena ada adegan Milly menghubungi mantannya (karena semua mantan kublokir
wkwkkw).
Yang salut adalah usaha
Ernest untuk menghadirkan film keluarga yang lucu tapi tetap bermakna. Adegan
yang paling unik adalah saat Milly dan Mamet gosok gigi bareng (sebelum tidur).
Kok bisa mengobrol sambil gosok gigi?
Apakah
Passion Harus Diperjuangkan?
Film Milly and Mamet
membuat penonton berpikir, apakah passion
harus diperjuangkan? Rasanya kalau sudah berusia 25+, dapat pekerjaan sudah
harus disyukuri, meski bukan passion-nya.
Tapi jika tidak diperjuangkan apakah akan menyesal di hari tua?
Persahabatan
yang Awet
Persahabatan geng AADC
juga awet banget dan bikin agak iri. Tapi mereka berkumpul tanpa Alya ya.
Karena dikisahkan di film AADC 2, Alya sudah meninggal dunia. Apakah kamu masih
bersahabat dengan sohib masa SMA?
Tertarikkah kamu untuk
nonton film Milly and Mamet? Tidak ada adegan k155 di film ini jadi masih aman
ditonton para remaja, ya meski film ini tentang orang dewasa yang sudah
berkeluarga. Akting para pemain juga bagus. Apalagi banyak artis yang main di
sini: Roy Marten, Tike Priatnakusumah, Sissy, Dennis, Dian Sastro, Titi Kamal,
Julie Estelle, Melly Goeslaw, dll.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar