Kamis, 30 April 2026

Review Film A Match in Manhattan

 

Siapa yang suka nonton film komedi romantis? Maka klean bisa menyimak A Match in Manhattan dan bisa ditonton gratis di Youtube. Ceritanya lucu, berbunga-bunga, ringan, dan bisa buat hiburan di akhir pekan.

Judul               : A Match in Manhattan

Pemain            : Kalinka Petrie

Sutradara         : Michael Kennedy

Tahun              : 2024

Dikisahkan Celeste adalah wanita muda yang berprofesi sebagai guru SD. Akan tetapi dia shock berat karena kontrak kerjanya tidak diperpanjang. Hanya karena dia menggunakan metode bermain sambil belajar.



Akan tetapi Celeste batal jadi pengangguran karena ditawari pekerjaan Au Pair di New York. Dia tentu tambah kaget (soalnya au pair biasanya untuk mahasiswa atau orang muda yang mencari pengalaman sebagai baby sitter). Jauh sekali dengan dunia edukasi yang dia tekuni sebelumnya.

Petualangan Baru di NYC

Celeste diberi nasehat oleh sahabatnya untuk mengambil pekerjaan ini. Ketika Celeste masih galau, sang sahabat kaget karena calon boss Celeste adalah Richard Taylor, orang kaya yang bergerak di bidang properti. Sayang Richard jarang mengekspos fotonya di internet.

Saat Celeste datang ke NYC, kelucuan dimulai. Dia mengira Richard adalah karyawan biasa, padahal bossnya. Dia pun minta maaf dan mereka langsung pergi ke kediaman pribadi Richard.



Richard punya dua anak, Lily yang sudah remaja, dan Max yang masih anak-anak. Mereka sengaja disekolahkan di tempat yang bagus, dan diikutkan berbagai les sehingga jadwalnya sangat padat. Lily dan Max cuek banget tapi Celeste masih positive thinking pada mereka.

Nanny 911

Tak disangka Celeste harus menghadapi dua anak usil. Max mengerjainya dengan memberi lem super kuat. Juga menembakinya dengan pistol air ketika dia masih mengepel lantai dapur.

Sementara Lily sengaja membuat kue dan mengacaukan dapur sampai kotor sekali. Hasil kuenya sangat tidak enak dan Celeste dipaksa untuk mencicipinya.

Celeste awalnya pusing tapi dia akhirnya bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya. Terlebih ketika dia adalah yatim piatu, jadi memang butuh uang untuk bertahan hidup. Sedangkan Max dan Lily ternyata anak-anak piatu, ibu mereka sudah tiada.

Mengambil Hati Anak-Anak

Perlahan Celeste bisa mengatasi kenakalan Max dan Lily. Si Max yang awalnya sangat picky eater (hanya mau makan nugget ayam pabrikan) akhirnya mau makan normal. Bahkan mengkonsumsi sayur, karena masakan Celeste sangat lezat. Dia juga happy karena diajari main gitar.



Bagaimana dengan Lily? Gadis muda itu dimotivasi untuk berkarya (melukis) dan meneruskan project untuk tugas akhir di sekolahnya. Bahkan Celeste membuatkan pojok kreativitas agar Lily dan Max bisa melukis, main catur, dll.

Celeste juga mengatur ulang jadwal Max dan Lily agar mereka punya waktu bebas untuk beristirahat. Mereka juga sering diajak piknik di taman (sambil makan real food). Kadang diajak main baseball (dan Richard juga ikut). Akhirnya Celeste membuat hubungan Richard dan anak-anaknya membaik.

Konfik Terjadi

Akan tetapi hari-hari Celeste terguncang karena Julie, pacar Richard, menganggapnya sebagai ancaman. Richard juga dikabarkan akan membeli taman dan mengubahnya jadi bangunan. Padahal di taman itu Celeste sering piknik dan bersantai.

Apakah Celeste melanjutkan pekerjaannya (demi uang) atau ngambek dan pergi karena taman kesayangannya diubah Richard? Bagaimana dengan nasib anak-anak yang akan dimasukkan ke sekolah berasrama oleh Julie? Nonton yuukk.



Film ini bisa jadi punya formula komedi romantis dan ending bisa mudah ditebak. Tapi tetap saja asyik untuk disimak. Penonton bisa belajar bahwa di masa ekonomi dunia yang kurang stabil, jangan malu mengambil pekerjaan ‘rendah’ seperti nanny, yang penting halal.

A Match in Manhattan juga memperlihatkan sisi parenting. Di mana Richard terlalu sibuk kerja dan lupa memperhatikan anak-anaknya. Akhirnya mereka jadi cuek dan usil. Sesibuk apapun orang tua, harus meluangkan waktu untuk anaknya, karena mereka sangat berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar