Senin, 30 Januari 2017

Lima Kesalahan Seller yang Membuat Buyer Batal Membeli

Wanita mana yang tak suka belanja? Apalagi belanja secara online, tinggal klik di hp atau laptop, ambil token lalu pencet, transfer dana. Barangnya sampai beberapa hari kemudian. Asyik kan! Bisa belanja sambil duduk manis, tanpa harus capek keliling mall dan antre di kasir.

Tapi gak semua proses belanja berjalan mulus. Kadang ada tindakan seller yang bikin buyer batal membeli. Ehm, saya gak mau salahin seller sih, mungkin saja mereka memang belum berpengalaman di dunia bisnis atau belum belajar nettiquete (etika berinternet). Kalau kamu jadi owner online shop, hindari hal-hal ini ya.

1. Seller Galak dan Judes

Saat jalan-jalan di timeline fb, eh ada yang jual baju bagus. Kita langsung komen "mau" dan kirim pesan ke seller via inbox. Barang sudah direkap, harga dan ongkos kirimnya berapa. 

Lalu kita lihat-lihat lagi barang dagangannya apa, wuih ada dompet imut. Saat mau nambah belanjaan, eh sellernya nyolot, "kan sudah saya rekap. Salahnya sendiri gak milih beberapa item, kan jadi harus ngitung lagi". Lah, kan kewajiban seller untuk merekap total belanjaan buyer. Kalau ada seller judes gini ya pembeli pada ngacir.

2. Aturan Aneh

Tas udah terkelupas nih, talinya juga lepas. Kebetulan ada salah satu dari friendlist yang jual tas dengan harga reasonable. Kita langsung berkomentar "mau". Lalu ada orang lain yang berkomentar "fix". Eh tasnya malah terjual ke komentator kedua. 

Begtu kita protes, seller malah bilang gini "kalau mau beli yan bilang fix, bukan mau. Dan langsung transfer. Siapa cepat dia dapat. Kamu lemot sih". Wiih rasanya pengen meremove aja seller model kayak gini.

Kalau komentar mau itu sama dengan fix ya, kok ada aturan aneh semacam ini. Dan umumnya seller online shop menerapkan peraturan batas maksimal transfer 2x24 jam, atau ada yang 3x24 jam. Karena tidak semua customer punya akun m banking atau i banking, jadi mereka tidak bisa secepatnya transfer ke atm. Mungkin masih sibuk di kantor atau mengurus anak.

Ada lagi seller yang menerapkan aturan harus deposit dulu sebelum belanja. Misalnya mau beli baju ya transfer dulu 500.000, baru bisa beli barang seharga 250.000. Iya kalau sellernya terpercaya, kalau enggak? Saya sih ogah dengan seller semacam ini, mending cari yang lain.

pinjam dari sini


3. Seller MALAS menjawab

Saya sengaja ketik dengan huruf besar karena faktanya banyak sekali seller yang malas untuk sekedar menjawab pertanyaan customer. Saat udah ngebet pengen beli kaos kaki dan tanya harganya berapa, eh jawabannya "coba scroll ke bawah ya, di foto sebelumnya ada harganya". Yah kitakan lihat foto yang ini, bukan yang sebelumnya.

Please deh! Kalau seller gak hafal harganya kan bisa nyontek dulu di daftar harga, dan membutuhkan waktu kurang dari lima menit. Calon pembeli akan kecewa dan merasa dipingpong dengan jawaban seperti ini.

Kalau seller supers ibuk karena banyak pesanan, tak ada salahnya menggaji seorang admin yang megang wa dan sosmed seller. Tugasnya untuk menjawab pertanyaan, merekap, jadi seller bisa berkonsentrasi untuk hal lain. Kalau tokonya ramai kan bisa berbagi rejeki dengan admin.

4. Seller Slow Response

Namanya berjualan online, ya harus sering online. Kalau seller tidak menjawab pertanyaan calon buyer selama lebih dari 24 jam, krik..krik..Kemana aja? 

Saya bisa nulis ini karena ada pengalaman dari seorang teman, ia ingin memesan nasi kuning pada seorang seller sekaligus owner katering online. Mau minta daftar menu saja butuh waktu 2 hari. Wah akhirnya ia cari catering lain yang responnya lebih cepat.

Jadi kalau seller mau ada acara, pasang pengumuman, maaf kami sedang sibuk, slow response. Atau tulis di fb/ig/fp, afwan hari minggu libur. Jadi tidak ada miskomunikasi.

5. Tidak faham spesifikasi barang

Ada daster imut nih, tapi takut kependekan. Jadi kita tanya penjualnya, panjangnya seberapa ya? Eh jawabannya “sebetis”. Glodak! Betis orang yang bertinggi 165 cm dengan 150 cm kan beda panjangnya. Kalaupun dia dropship , gak megang barangnya langsung, ya tanya ke suppliernya tentang detail barang. Panjang baju dan lingkar dada berapa, bahannya apa, dll. Jadi kalau ditanya calon pembeli tidak gelagapan.

Ribet ya jadi seller? Karena kita ada di dunia maya, seller dan buyer tidak bertemu langsung. Jadi intinya adalah kepercayaan. Seller yang ramah akan lebih dipercaya oleh calon buyer. Komunikasi via chatting juga tidak bisa memperlihatkan ekspresi, jadi sering sering pakai smile emoticon :).

Saya doakan semoga semua teman yang berstatus buyer maupun seller rejekinya lancar.

37 komentar:

  1. setujuuuuuu, sm poin2 di atas mbk, aku jg ogah bgd dah ah kalau menghadapi seller yg begitu2, balik kanan bubar jalan, :)

    BalasHapus
  2. no 1 iya ih bikin takut kalo seller nya galak hehehe

    BalasHapus
  3. Aku paling nggak suka seller galak mbak hahaha lebih baik gak jadi beli dan ganti toko aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Padahal kalau penjualnya ramah, kita bisa balik beli lagi ya

      Hapus
  4. Bisa ngibrit kalau Sellernya kayak gini, hahaha

    BalasHapus
  5. Setuju bangeeet. Kalo udah ketemu seller begini suh, mending langsung cek toko sebelah 😁😁

    BalasHapus
  6. hahaha... saya tuh kadang yg slow respon mak, ampuuun deh. Tapi 4 kriteria gak, ehehe

    BalasHapus
  7. hal di atas benar-benar menjengkelkan, makanya, bagi para penjual online. kalau ada calon pelanggan, tanya-tanya cepat dijawab dan lakukan hal yang bisa membuat dia memiliki keputusan Deal

    BalasHapus
  8. Ada ya yang di suruh deposit gitu?
    Baru tau .. Serem banget klo seller ga bisa di percaya..

    hai-ariani.com

    BalasHapus
  9. Saya belom pernah nemu seller yang galak-galak. Sekali-kalinya pernah sms yang jual motor. Ditanya boleh liat-liat dulu dan test ride ga?

    Eh dibales pake huruf gede. Ga boleh kalo cuman lihat-lihat 😅

    BalasHapus
  10. Seller slow respon bikin males, cari yg cepet aja pelayanannya hehehe

    BalasHapus
  11. Bener banget ini
    Aku klo ketemu seller yang gak kooperatif, mending mundur teratur deh
    Ngaain juga makasain belanja tapi trus makan ati hehehe

    BalasHapus
  12. kok ada ya OS kayak gitu, apa ga butuh duit ckckckck

    BalasHapus
  13. Duh.. say dong Mba, pernah nanyain barang ada apa nggak dibilang ada, gak mau lama-lama sy transfer 15 menit kemudian. Setelah trasnfer penjualnya bilang dari 2 baju yg saya pesan 1nya gak ada. Saya minta dibalikin aja semua duitnya dia gak mau, nawarin yg lain, saya dikirimin gambar lain, baru tanya-tanya, belum deal (harga juga beda, lebih murah dari yang saya pesan sebelumnya)beberapa hari kemudian paketnya udah ada di kantor. Gak ada babibu, kelebihan duit saya segala macem. Males ribut, saya biarin.. Huhu..

    BalasHapus
  14. Pengalaman jadi seller, pembeli kdg males baca, hihi. Meski udah ada diketerangan lengkap tetep nanya. Aku maklum sih, mungkin pengen memastikan jadi aku tetep jawab baik2, hihi

    BalasHapus
  15. Wah ini ... harus dibaca para seller dan reseller nih ... ini suara hati banyak orang :D

    BalasHapus
  16. Saya sangat bersyukur kepada Ibu Fraanca Smith karena telah memberi saya
    pinjaman sebesar Rp900.000.000,00 saya telah berhutang selama
    bertahun-tahun sehingga saya mencari pinjaman dengan sejarah kredit nol dan
    saya telah ke banyak rumah keuangan untuk meminta bantuan namun semua
    menolak saya karena rasio hutang saya yang tinggi dan sejarah kredit rendah
    yang saya cari di internet dan tidak pernah menyerah saya membaca dan
    belajar tentang Franca Smith di salah satu blog saya menghubungi franca
    smith konsultan kredit via email:(francasmithloancompany@gmail.com) dengan
    keyakinan bahwa pinjaman saya diberikan pada awal tahun ini tahun dan
    harapan datang lagi, kemudian saya menyadari bahwa tidak semua perusahaan
    pinjaman di blog benar-benar palsu karena semua hautang finansial saya
    telah diselesaikan, sekarang saya )  memiliki nilai yang sangat besar danusaha bisnis yang patut ditiru, saya tidak dapat mempertahankan ini untuk
    diri saya jadi saya harus memulai dengan membagikan kesaksian perubahan
    hidup ini yang dapat Anda hubungi Ibu franca Smith via email:(
    francasmithloancompany@gmail.com)

    BalasHapus
  17. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Data pribadi
    negara: Indonesia
    Nama:Queen Jamillah
    Alamat: Nusa Lembongan
    Telepon:+62 856-9328-4991
    WhatsApp:+62 856-9328-4991
    https://twitter.com/queen_jamillah
    e_mail: queenjamillah09@gmail.com
    Sudah dua tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam 700 juta dari Perusahaan Pinjaman Iskandar Lestari dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipu online saya dapat membuktikan kepada Anda semua bahwa Bunda Iskandar bukan pemberi pinjaman yang curang. telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran bulanan pinjaman yang saya pinjam sebelum saya memohon kepada ibu bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis saya lebih lanjut sehingga saya menyerahkan 2,7 miliar setelah melalui proses hukum saya transaksi telah disetujui oleh otoritas dan dalam waktu tiga hari proses hukum untuk menyalurkan pinjaman saya ke rekening Bank Rakyat Indonesia saya dicapai dengan mudah. Saya tidak memiliki tantangan dengan Bank Indonesia karena Ms. Iskandar dan tim Manajemen dari ISKANDAR LESTARI LOAN COMPANY telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah sehingga tidak ada masalah sama sekali untuk bantuan keuangan, hubungi Pemberi Pinjaman ISKANDAR hari ini
    e_mail: [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com]

    Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

    BalasHapus
  18. Saya Widya Okta, saya ingin bersaksi tentang pekerjaan baik Tuhan dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata itu, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka mencari pinjaman di antara Anda? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman palsu di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu.

    Saya telah menjadi korban penipuan pinjaman 6-kredit, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari hutang saya sendiri, sebelum saya dibebaskan dari penjara dan seorang teman saya yang saya jelaskan situasinya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman yang dapat diandalkan yaitu SANDRAOVIALOANFIRM.

    Saya mendapatkan pinjaman saya sebesar Rp900.000.000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya lamar, Jadi saya memutuskan untuk membagikan karya baik Tuhan melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta saran Anda jika Anda membutuhkan pinjaman, Anda sebaiknya menghubungi SANDRAOVIALOANFIRM.

    Email: sandraovialoanfirm@gmail.com
    Nomor kontak dewan direksi: +12512278012
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa kesulitan atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman.

    BalasHapus