Selasa, 15 Maret 2022

Indra Kenz, Doni Salmanan, dan Mereka yang Balas Dendam pada Kemiskinan

 Murah banget!

Daku pertama kali ‘kenal’ Indra Kenz dan jargonnya yang terkenal ini di IG, setelah viral ikoy-ikoyan lalu ada banyak selebgram lain yang juga bagi-bagi duit cash. BTW gak mau bahas tentang kasusnya ya, cuma bahas aja tentang kemiskinan dan kekayaan.

Baca: Tren Ikoy-ikoyan

Banyak yang membully Indra Kenz dan Doni Salmanan karena kasusnya. BTW dua sohib itu hampir sama latar belakangnya, sama-sama dari keluarga sederhana. Hanya saja si Indra lebih beruntung karena bisa kuliah sampai lulus, sementara Doni hanya lulusan SD (karena faktor ekonomi).



Kemiskinan Membawa Dendam

Apakah tiap orang yang pernah miskin lalu jadi kaya akan otomatis balas dendam seperti dua orang itu? Lalu kalau gak bisa tidur malah beli mobil listrik atau liburan di Bali dan menghabiskan 19 juta rupiah dalam sehari.

                                                        Doni Salmanan

Well, daku jadi ingat seorang penyanyi wanita yang pernah dituduh balas dendam pada kemiskinan, saat ia terkenal dan tentu saja jadi kaya, lalu shopping barang-barang branded di luar negeri.

Memegang uang memang punya sensasi tersendiri. Kemiskinan berarti kesusahan karena tidak bisa membeli, tak hanya barang yang diinginkan, tetapi juga dibutuhkan. Bayangkan kalau kamu butuh sepeda agar bisa lebih cepat sampai ke sekolah tetapi untuk makan saja susah. Ngenes.

Borong Aja, Murah Banget!

Enggak heran kalau Aa Doni langsung membeli sepeda motor yang harganya fantastis. Karena dia pernah cerita kalau dulu (pas masih miskin) punya sepeda pancal biasa tuh bagai punya sepeda motor alias sebuah kemewahan.



Uang bisa membuat orang balas dendam pada kemiskinan, membeli apa yang diinginkan. Kadang sampai kebablasan. Boleh belanja tapi tentu saja PAKAI DUIT HALAL.

Jangan ngegas terus belanjanya dan malah pakai paylater kalau gak mau bingung bayarnya bagaimana. Ingat, uang bisa bikin dikau senang tapi terlalu balas dendam pada kemiskinan bisa membuatmu kebablasan untuk berhutang atau melakukan hal negatif lainnya.



What do you think?

27 komentar:

  1. Kekayaan boleh nambah tapi kesederhanaan tetap dijaga

    BalasHapus
  2. Tadinya mau bangga dan pengen banget bisa seperti mereka, tapi diliat dari cara mereka mendapatkan uang dengan melakukan penipuan gitu jadi... ahhh sudahlah..

    BalasHapus
  3. Jujurly, saya baru tahu mereka gara-gara roasting Kiky Saputri d Indosiar. Dan saya heran, kalau kaya kenapa mau banget sih ekspose kekayaannya, tapi memang itu hak mereka. Tapi setelah kasusnya merebak, ya ternyata mereka pamer itu untuk tetap mempertahankan trust-nya sebagai afiliator.

    BalasHapus
  4. Kemiskinan memang membuat hidup susah dan merasa jadi makhluk paling hina karena untuk makan saja susah. Tapi ya itu, ketika sudah kaya, harusnya enggak usah pamer ini dan itu. Terlebih, jangan sombong dan jumawa ketika kita sedang bergelimang harta.

    BalasHapus
  5. Ini salah dua dari crazy rich itu yaa? Saya gak terlalu ngikutin kasus mereka tapi kalo mereka jadi seperti itu karena dendam di masa lalu, rasanya kok nyesek yaa, udahlah menderita di masa lalu, setelah kaya malah masuk penjara

    BalasHapus
  6. Hadeuuhh problematic bangett yhaaa orang2 yg kayak gini.
    mereka tuh mengusung aliran yg toxic banget
    kudu ditendang jauuuhh ampe Timbuktu πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
  7. Uang itu ujian juga ya mba, saat kita banyak uang harus bisa mengontrol keinginan dan tetap prioritaskan yang utama-utama. Balas dendam rasa susah dan kesulitan yang dulu dialami dengan jor-joran beli ini itu tanpa di pikirkan baik-baik, rasanya seperti pemborosan membawa petaka. Ngeri banget kalau sampai kejebak pake paylater demi memuaskan rasa "dulu susah".. Reminder banget sih buat diri sendiri terutama, jangan sampai uang jadi membawa malapetaka dalam kehidupan kita.
    Intinya dari setiap peristiwa semoga kita dapat memetik nilai positifnya.

    BalasHapus
  8. kudu bener bener perhitunagn dengan pengeluaran dan pemasukan. Jangan sampai terjebak dengan gaya hidup yang akhirnya membuat kita sengsara sampai mati. Uang harus benar benar digunakan sebaik mungkin

    BalasHapus
  9. Pernah denger soal ikoy-ikoyan ini tapi nggak ngikutin ceritanya, sih. Nama kedua orang ini juga pernah denger aja, tapi baru tau ceritanya dari tulisan Bunda Saladin. Ternyata memang ada background ekonomi ya, yang bikin dua-duanya jadi los setelah jadi kaya.

    Tapi ya, yang biasa pamer-pamer harta dan suka nunjukin kalau mereka bisa foya-foya gitu OKB semua nggak sih? Wkwk.. Kalau yang kaya dari lahir B aja gitu dengan kekayaannya..

    BalasHapus
  10. Satu karakter yang wajib di asah oleh manusia adalah pengendalian diri, segalanya hanya proses untuk memurnikan, miskin kaya itu hanya soal label tapi bagaimana itu yg penting, uang sebuah alat dan betapa mirisnya kalau alat itu mengendalikan diri yang sejatinya mahluk paling pintar. Duhh maaf kok aku komennya tiba2 pengen nulis ini.

    BalasHapus
  11. Sekarang godaan paylater memang sulit dicegah. Bahkan kadang ada kawan yang tanya, "Aku pinjam paylatermu dong, pasti kucicil sebelum jatuh tempo " hhmmm. Awal-awal kukasih, tapi terakhir pakai ada indikasi molor dan endingnya enggak kukasih lagi. Tapi sekarang malah aku yang kelihatan kayak orang jahat.

    BalasHapus
  12. Dari dulu saya heran Bagaimana cara mereka mendapatkan uang dengan cepat dan sangat banyak. tapi ternyata caranya ya begitu. kalau saya pribadi termasuk golongan yang kalau tidak ada uangnya ,ya tidak beli. kalaupun mau, menabung dulu. jangan dipaksakan

    BalasHapus
  13. Iya balas dendamnya pakai paylater buat belanja ini itu sih bunuh diri namanya ya, kaya nggak, malah dikejar hutang hihi.. mereka berdua masih di penjara ya..

    BalasHapus
  14. Kayanyaaa...
    Pamer dan merasa butuh validasi bahwa "Saya adalah orang sukses, orang kaya, dan mapan" ini milik semua manusia sih yaa..

    Tapi kembali lagi untuk lebih bijak dalam menapaki dunia.
    Karena punya barang mewah, dkk ini pasti addicted sii.. Kalo uda punya, pasti pingin yang lebih dan lebih lagii... kek orang narkoboy aja gitu..

    Terus udahannnya?
    Serasa mau meninggoy kalo misalnya gaya hidupnya harus disederhanakan.

    Tapi yah , sekali lagi, manusiawi.
    Semoga dari kejadian yang dialami orang lain, kita semua bisa memetik pelajaran berharga. Gak harus kita sendiri yang kejeblos di lubang nista yang sedemikian menyakitkan juga kaan ya..

    BalasHapus
  15. Saya malah tidak ikuti kasus Indra Kenz ini, cuma sempat liat sekilas saja dan baru tahu nih ada istilah balas dendam sama kemiskinan. Tapi yah keadaaan membuat hal itu bisa terjadi ya. Dulunya miskin jadi sekalinya punya banyak uang langsung dihamburin. Cuma suka heran juga kalau ada yang bisa kaya mendadak gitu

    BalasHapus
  16. Sepakat banget Bun boleh aja ngegas belanja asal uangnya uang sendiri dan halal ya, dan jangan sampai pakai paylater akhirnya bakal nyusahin sendiri karena harus mikirin cicilannya

    BalasHapus
  17. Kalau aku mikirnya gini, jangan membeli sesuatu hanya karena ingin tetapi karena benda itu bermanfaat. dan setelah membelu, pergunakan dengan baik dan amanah, karena nanti akan dimintakan pertanggungan jawabnya di akhirat...
    Bisa jadi seseorang perlu mobil mewah, misalnya saat ia mau melobi klien besar... intinya, mau mewah atau ngga, asalkan sesuai kebutuhan, tidak memaksakan diri, memanfaatkan dengan amanah, maka ok-ok aja beli barang tersebut...

    BalasHapus