Siapa yang suka
belanjaaaa? Shopping memang
menyenangkan tapi bagian yang kadang enggak enak adalah saat membayar. Nah
untuk meminimalisir boncos adalah dengan belanja di garage sale alias beli barang-barang second yang harganya super miring.
Daku sudah beberapa
kali datang ke garage sale dan sangat
menyenangkan karena harga pakaian dan benda-benda lain yang dijual murah
banget. Apalagi ada bazaar juga jadi bisa jajan sosis bakar setelah belanja.
Nah ini beberapa trik agar klean bisa shopping
tanpa kena zonk di garage sale.
Garage
Sale Offline vs Online
Di era internet sudah
ada banyak garage sale yang diadakan
di media sosial. Tapi kalau beli barang di dunia maya harus sangat hati-hati.
Jangan sembarang klik dan bayar, tapi harus memastikan bahwa seller terpercaya. Klean juga bisa minta
dia untuk mengirim video agar memperlihatkan kondisi barang, walau bekas tapi
memang masih bagus.
Kalau daku lebih
memilih untuk belanja di garage sale yang
offline agar bisa melihat langsung
barangnya, juga sekalian mengepas (agar ukurannya sesuai dengan tubuh).
Kelebihannya bisa sekalian refreshing dan
merasakan vibe belanja yang
menyenangkan. Melihat aneka benda yang dijual (meski tidak semua dibeli) sangat
menaikkan mood.
Datang
di Awal
Tipsku saat akan
belanja di garage sale versi offline adalah datang di awal. Misalnya
diadakan di hari minggu jam 8 pagi, ya sampai sana jam 8 pagi tet. Jangan
datang jam 10 apalagi sudah jam 3 sore.
Jika klean datang
pagi-pagi maka koleksi barang yang dipajang masih cukup lengkap, baik dari
varian maupun ukurannya. Namun kalau sudah terlambat bisa rebutan dengan
pembeli lain. Barang-barang yang dipajang juga sudah banyak yang terjual dan
bisa jadi kurang cocok dengan selera fashion
pribadi.
Siapkan
Uang Cash
Siapkan juga uang tunai
karena tidak semua penyelenggara garage
sale menyediakan QRIS atau pembayaran online.
Tapi harus hati-hati bawa dompet dan tasnya, karena di sana ada banyak
orang.
Bawa Tas Belanja
Selain uang cash, klean
juga sebaiknya bawa tas belanja / spunbun. Tas ini lebih kuat dari kresek biasa
dan tidak mudah sobek. Kemudian, tas spunbun juga bisa dipakai ulang, jadi
lebih ramah lingkungan.
Harus Super Teliti
Salah satu rule penting ketika shopping di garage sale adalah
harus teliti. Lihat kondisi baju,
celana, atau barang incaran klean, pelototi, kalau perlu dilihat di bawah sinar
matahari. Jangan hanya lihat sekilas lalu ngibrit ke kasir dan sampai rumah
malah mewek karena lengan jaket ternyata bolong. Walau bisa ditambal tapi
nyesek kan?
Jangan Tergiur Harga
Murah
Terakhir, klean jangan
pernah tergoda harga yang murah tapi sebenarnya tidak memerlukan benda tersebut. Misalnya sepatu second harga 15.000 rupiah tapi ukurannya
tidak sesuai atau modelnya bukan selera pribadi. Malah jadi menumpuk tak
berguna di rumah, jangan jadi hoarder dong!
Belanja di garage sale memang menyenangkan karena
harganya murah bangeeet tapi harus teliti, hati-hati, dan jangan kalap. Nanti
malah menyesal dan merasa hanya buang-buang duit. Ingat, beli karena butuh bukan
beli karena kepengen.




dulu pernah dateng ke event garage sale, bahkan waktu itu aku yang sempet jadi penjualnya :D
BalasHapustapi barang-barangnya bukan punyaku, karena waktu itu aku bareng sama temen-temen komunitas.
antusias pengunjung saat itu memang lumayan bagus karena kita juga mensortir barang-barang yang masih bagus
Aku beberapa kali memperhatikan orang-orang yang datang ke garage sale. Orang yang puas beneran karena mendatangi garage sale bukan mereka yang berhasil bawa barang paling murah, tetapi mereka adalah orang yang bisa menetapkan batasan dengan tepat.
BalasHapusMereka ini tahu apa yang dicari, tahu kapan mesti berhenti browsing per gantungan, dan nggak FOMO. Jadi keputusan mereka itu nggak impulsif.
Orang-orang yang puas beneran juga di tempat sale-nya akan mencermati kondisi barang yang dibeli, atau mereka akan cari tahu kenapa barang ini dilepas oleh pemiliknya. Sehingga barangnya akan beneran dipake oleh mereka, bukan jadi "hoarding" doang.
Dan cara bikin keputusan kayak gini nggak dipake pas mereka lagi di garage sale doang, tapi juga dipake saat mereka mesti bikin keputusan lain yang pengaruhnya jauh lebih gede.