Jumat, 30 Januari 2026

Pengalaman Kena Super Flu, Corona Jilid Dua?

 

Beberapa bulan lalu daku sakit (ketularan suami). Gejalanya pusing, meler, batuk kering, dan lemas bangeet, bahkan ditambah pusing tak habis-habis. Saladin juga akhirnya sakit yang sama (bahkan ditambah diare juga), sampai harus izin tidak sekolah selama 2 minggu. Bagaimana ini, serumah tepar semua?



Setelah sembuh daku baca artikel-artikel di internet dan ternyata itu bukan pilek biasa melainkan super flu. Bahkan dibilang gejalanya mirip kalau kena corona. Daku langsung HAAAH? 


Tapi kalau dibilang ini COVID jilid 2 rasanya terlalu jauh karena tidak ada gejala anosmia (tak bisa mencium aroma makanan / bau-bauan yang lain sama sekali).



Gejala Super Flu

Awalnya super flu mirip dengan flu biasa. Hidung meler, bersin-bersin, dan batuk kering. Tapi batuknya sangat menyiksa sampai bikin sesak napas dan kurang konsentrasi saat ibadah. Kepala juga pusing berat, bagai ditindih batu berukuran besar.


Kala itu daku minum obat flu yang ada di toko kelontong, tapi sudah menenggak total lebih dari 8 butir kok tetap sakit? Malah tambah pusing, meriang, dan lemas banget. sampai tidak kuat berdiri dan berjalan harus berpegangan pada tembok. 


Selama 3 hari daku dan Saladin hanya tiduran di kamar. Total sakitnya hampir 14 hari.



Bagaimana Cara Mengatasi Super Flu

Alhamdulillah ayahnya Saladin sembuh duluan jadi beliau yang merawat kami berdua. Makan seadanya dengan telur dadar, mie kuah, nasi, dll. Minumnya yang hangat seperti susu, teh, pernah juga dibuatkan minuman pereda panas dalam oleh beliau.


Bala bantuan datang juga, mama dan adikku datang menjenguk dan membawakan ayam goreng serta obat berlabel lingkaran biru (tapi bisa dibeli tanpa resep dokter). Seorang sahabat juga tiba-tiba memberi kejutan dengan memberikan sepanci sup merah. Alhamdulillah, terima kasih banyak.


Jadi cara mengatasi super flu selain minum obat adalah dengan banyak beristirahat dan meningkatkan imunitas tubuh. Seharusnya sih isolasi mandiri tapi belum bisa karena di rumah hanya ada 2 kamar tidur (sedangkan kami sekeluarga bertiga). Kalau keluar rumah juga pakai masker. Kalau keadaan tetap tidak membaik, mending rawat inap di RS.


Antisipasi agar Tetap Sehat

Jadi bagaimana agar tidak kena super flu? Tenang dulu, ini tidak serta-merta menyebar luas seperti corona. Tapi tidak ada salahnya mengantisipasi agar tetap sehat.


Pertama, klean harus rajin cuci tangan dan pakai antiseptik setelah sampai di rumah, kalau bisa mandi, keramas, dan ganti baju. Kedua, rumah juga dibersihkan dan disemprot disinfektan. Jangan lupa pakai masker dan pisahkan alat makan per anggota keluarga.



Kena super flu sangat-sangat tidak enak dan menjadi pengalaman yang sangat mahal. Semoga klean sehat terus yaa, jaga kesehatan agar tidak tumbang.

Rabu, 28 Januari 2026

Jangan Sampai Kita Membesarkan Anak jadi Calon Kriminal

 

Tiap anak diharap akan menjadi orang sukses di masa depan. Mau jadi professor, dokter, atau yang lain boleh. Tapi pernahkah berpikir kalau anak bisa melenceng dan jadi calon kriminal? Hahhh, ngeri buangeeet.

Beneran deh, daku jadi kepikiran hal ini ketika nonton Batman, di mana dia menyelamatkan anaknya (Damian) dari serangan Joker. Sementara Joker (menurut film yang lain), jadi kriminal karena berkali-kali mengalami kegagalan, dan ditolak oleh lingkungannya. Ada juga villain yang jadi jahat karena sejak kecil disiksa oleh orang tuanya. Ketika sudah besar, dia yang mantan korban menjadi pelaku….



Apakah ini overthinking? Sebenarnya tidak karena kenyataannya anak yang nakal merupakan buah dari salah didikan orang tua dan lingkungannya. Kalau nakalnya makin tidak terkendali, lama-lama bisa naik level. Dari sekadar mencuri mangga tetangga sampai jadi maling motor. Seraaaam!

Jadi bagaimana agar anak menjadi orang yang jujur, lurus, dan tidak terbuang di lembah kejahatan? Berikut ini beberapa tipsnya:

1. Jangan Terlalu Memanjakan Anak

Jika klean punya anak dan dia minta dibelikan eskrim, apa langsung dibelikan saat itu juga? Padahal uang di dompet tinggal recehan, gajian masih besok. Kalau dia akhirnya beli eskrim dengan uang dari mbah atau saudaranya yang lain, itu namanya memanjakan.

Memberi kasih-sayang ke anak sangat diperbolehkan tapi jangan sampai terlalu memanjakan. Anak wajib mengerti bahwa tidak setiap hari keadaan orang tuanya berlebihan (dalam hal finansial). Kalau semua-mua diiyakan, nanti pas dewasa dia jadi kaget karena menerima berbagai penolakan, dan akhirnya stress berat.

Anak yang terlalu dimanjakan juga bahaya karena bisa sering tantrum tak terkendali. Tangisan jadi senjatanya agar diberi barang sesuai dengan keinginannya. Pernah mikir enggak kalau ini bahaya karena dia bisa menggunakan segala cara (termasuk yang negatif) agar punya suatu barang?

Jika anak terlalu dimanjakan dan kondisi keuangan orang tua menurun (misalnya sang ayah di-PHK) maka dia bingung bagaimana cara membeli jajan atau barang lain? Keinginannya selalu dipenuhi dan dia tak bisa mengontrol diri. Akhirnya dia mencuri karena hasrat ingin makannya sangat tinggi.

2. Menerapkan Punishment

Apakah ada anak yang manja, bebas, dan tidak pernah dihukum oleh orang tuanya? Ada! Dengan dalih ‘kasihan’ atau ‘sayang’, maka tingkah anak yang keterlaluan dibiarkan saja. Tidak pernah diberi hukuman.

Misalnya saat anak merusakkan barang milik saudaranya. Seharusnya dia disuruh meminta maaf dan diberi hukuman (seperti mengganti dengan barang serupa, dengan menggunakan uang tabungannya). Tapi jika tidak dihukum dia bisa beranggapan apapun yang dia lakukan adalah benar, padahal jika dilakukan berkali-kali akan bahaya karena bocil akan seenaknya sendiri.

Yang ingin daku fokuskan, hukuman di sini berfungsi sebagai efek jera agar anak tidak mengulangi kesalahannya. Tapi hukuman tidak main fisik (misalnya cubitan atau yang lain). Hukuman bisa berupa pemotongan uang saku, tidak diberi izin keluar rumah pada saat tertentu, dll.

3. Parenting VOC yang Ketinggalan Zaman

Siapa masih suka gebukin anak kalau dia melakukan kesalahan? Dengan dalih ‘kalau anak tidak diberi pelajaran maka dia tidak akan nurut.” Beuuh, ini mah namanya parenting keras alias VOC dan sudah sangat-sangat ketinggalan zaman.

Bisa jadi dulu waktu kecil kita sering dicubit ortu atau guru karena nakal. Akibatnya jadi menormalisasi hal ini. Tapi apakah pernah berpikir kalau anak bisa sakit hati bahkan trauma? Lha kita aja yang dulu jadi korban aja juga trauma, kann?

Bayangkan kalau anak dikit-dikit dipukul. Maka dia akan menganggap kalau pukulan dan kekerasan adalah hal yang biasa. Akibatnya dia bisa meninju teman dan jadi preman di sekolah. Setelah puas, dia mencari mangsa baru, sebagai pelampiasan karena sering dikerasi di rumah. Kalau dilanjutkan, di masa dewasa dia mencari kepuasan dengan menempeleng bahkan bikin orang isdet, ngeri buangeeet.

4. Stop Menormalisasi Kesalahan dan Ketidaksopanan

Ada ungkapan “namanya juga anak-anak” misalnya saat dia terpeleset atau tidak sengaja menumpahkan minuman. Tapi kalau dia sudah melakukan kesalahan seperti masuk rumah orang tanpa izin (dan buka kulkas sembarangan), atau menendang kursi orang di depannya (saat ada di bioskop atau kendaraan umum), jangan dibilang “namanya juga anak-anak.”

Memang anak punya waktu untuk aktif-aktifnya tapi harus dididik agar punya attitude. Kesopanan itu nomor satu. Jangan bela anak saat dia melakukan kesalahan seperti mengejek orang lain atau mencomot makanan orang lain, karena menormalisasi kesalahan adalah sebuah kesalahan.

5. Beri Teladan

Jadi orang tua itu banyak tugas dan PR-nya, seperti memberi teladan. Bagaimana anak bisa berbuat baik kalau ibunya suka misuh, bergosip, bahkan memfitnah? Atau sang ayah malah terang-terangan memaki dengan kosakata kebun binatang.

Kalau mau punya anak baik ya harus dikasih contoh yang baik. Bayangkan kalau anak tiap hari mendengar kata-kata buruk. Maka dia akan belajar ngomong jelek, dan terseret ke pergaulan negatif. Di sanalah pintu kejahatan terbuka dan kalian tahu apa akhirnya.

Memang jadi orang tua itu butuh banyaaak sekali tenaga, waktu, pikiran, dan perasaan, plus harus mencegah agar masa depan anak tidak berantakan. Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya. Jangan sampai kita berbuat yang jelek dan akibatnya anak jadi meniru, akhirnya nakal dan berakhir jadi kriminal.

 

 

 

 

Minggu, 18 Januari 2026

Rose of Versailles, Kisah Pengawal Ratu Marie Antoinette

 

Siapa suka belajar sejarah Prancis? Atau hobi nonton anime? Nahh cocok banget kalau menikmati film Rose of Versailles karena bercerita tentang kejadian di masa kehidupan Ratu Marie Antoinette. Formatnya kartun dan memang ini dibuat berdasarkan cerita manga (komik Jepang), yang digambar oleh sensei Riyoko Ikeda.



Berikut ini data filmnya:

Judul               : Rose of Versailles

Sutradara         : Ai Yoshimura

Durasi              : 113 menit

Tahun              : 2025

Tayang di        : Netflix

 

Oscar yang Cakep

Saat Marie Antoinette datang ke Prancis (dia putri Austria tapi dijodohkan dengan pangeran Louis), langsung takjub atas penyambutan rakyat Prancis. Apalagi di sebelah kereta kudanya, ada sosok yang tampan dan gagah. Dialah Oscar Francois de Jarjayes, kepala pengawal yang bertugas khusus untuk melindungi sang putri.



Akan tetapi Putri Marie sangat kaget karena ternyata si Oscar perempuan! Dikira laki-laki, karena dia pakai baju seragam prajurit, dan memang ganteng banget. Oscar dididik oleh sang ayah sebagai laki-laki dan memang sejak kecil menyukai dunia militer.

Kedatangan Count dari Swedia

Long short story, Putri Marie Antoinette beradaptasi dengan kehidupan di Prancis. Tapi dia merasa hambar karena Pangeran Louis tidak menunjukkan kasih-sayang (mereka masih remaja ketika dinikahkan). Kemudian dia ingin datang ke pesta topeng, tentu saja dikawal oleh Oscar.



Di pesta, sang putri berkenalan dengan Count Hans Axel von Fersen, bangsawan dari Swedia. Mereka saling tertarik, tapi Fersen kaget sekali ketika diberi tahu Oscar, bahwa dia adalah putri mahkota. Namun si count tidak gentar dan tetap melakukan pendekatan secara diam-diam.

Ratu Marie Antoinette yang Boros

Ratu Marie Antoinette melupakan kekesalannya akan Prince Louis dengan belanja kain-kain cantik, sepatu indah, dan perhiasan mahal. Dia makin menggila dan suka main judi (padahal sering kalah). Karena itu dia menarik pajak yang lebih tinggi (demi memenuhi gaya hidupnya), dan mencekik rakyat kecil.

Read: Review Film Marie Antoinette

Oscar Jatuh Cinta

Von Fersen masih saja ngotot ingin dekat dengan Marie Antoinette. Sampai ada isu di istana tentang hubungan gelap mereka. 



Sementara itu, Oscar malah merasa sakit hati karena Fersen memutuskan untuk tidak menikah (karena tidak ada gadis di hatinya selain Marie Antoinette). Ternyata dia diam-diam jatuh cinta dengan Von Fersen!

Apakah Oscar Benar-Benar Ada?

Sayang sekali ketika daku cek di Google, tokoh Oscar ini tidak benar-benar ada alias hanya fiksi. Katanya sih Oscar terinspirasi dari Lafayette, pengawal sang Putri Marie Antoinette. Tapii Lafayette adalah laki-laki, bukan perempuan seperti Oscar.

Kesanku Setelah Nonton Rose of Versailles

Daku sudah pernah nonton film berlatar belakang sejarah Prancis seperti Marie Antoinette (disutradarai Sofia Coppola) dan Jeanne du Barry. Tapi kalau nonton Rose of Versailles membuat penonton lebih memahami apa saja yang terjadi di kerajaan Prancis. Karena film Rose of Versailles memperlihatkan dari POV si Oscar. Dia rakyat tapi dekat dengan keluarga kerajaan.

Read: Review Film Jeanne du Barry, Terpesona Akting Johnny Depp

Oscar sudah memperingatkan Ratu Marie Antoinette untuk mengendalikan gaya hidupnya. Jangan terlalu boros, apalagi berjudi. Bahkan dia menolak gajinya dinaikkan (padahal pangkatnya naik).

Akan tetapi Ratu Marie Antoinette menolak keras. Yaa, seperti yang sudah kita ketahui bagaimana ending Ratu dan Raja Louis (isdet di bawah pisau guillitone). Mereka dihukum seperti itu karena tidak bisa melihat penderitaan rakyat, dan memungut pajak yang terlalu besar.



Andai ratu dan raja mendengarkan nasehat Oscar apakah mereka bisa selamat? Entahlah, daku jadi ingat pesan seorang teman untuk tidak berandai-andai.

Kemudian, daku baru sadar kalau ada skandal di kerajaan-kerajaan zaman dulu, bisa terjadi karena tradisi perjodohan? Di mana putri atau pangeran harus menikah dengan orang yang tidak dicintai. Akhirnya mereka diam-diam cheating dengan yang lain.

Rose of Versailles membuat penonton paham sekilas sejarah Prancis kuno, di mana saat itu para bangsawan sangat boros. Tentu saja ini tidak boleh ditiruu, bukan??

Selasa, 13 Januari 2026

Review Series The Makanai: Cooking for the Maiko House

 

Salah satu produk kebudayaan Jepang yang terkenal adalah geisha, tapi jujurr daku belum pernah nonton videonya. Nahh pas buka Netflix ada series The Makanai: Cooking for the Maiko House. Maiko adalah calon geiko/geisha yang magang dan harus menyelesaikan pendidikan di rumah geisha senior, selama 5 tahun.

Ini data seriesnya:

Judul               : The Makanai, Cooking for the Maiko House

Sutradara         : Hirokazu Kore-eda

Jumlah episode: 9



Dikisahkan dua sahabat bernama Kiyo dan Sumire yang berangkat ke Kyoto untuk belajar menjadi maiko. Mereka datang ke Saku House dan dididik oleh Azusa (yang berpengalaman panjang sebagai geisha). Rumahnya khas Jepang banget dengan pintu geser dan lantai tatami.

Pendidikan di Saku House

Di Saku House sudah ada beberapa maiko dan mereka menyambut Kiyo dan Sumire dengan baik. Semua serius belajar, mulai dari menari, menyanyi, sampai memainkan alat musik tradisional Jepang.



Salutnya, para Maiko setiap hari memakai kimono dan rambutnya disanggul (jadi ingat Oshin). Mereka kalau jalan juga anggun banget.

Kiyo yang Beralih Peran

Akan tetapi, Azusa membawa kabar buruk. Kiyo sudah magang selama 3 bulan tapi progress-nya lambat banget. 

                                         Kiyo

Dia harus mau pulang, dan Sumire menangis karena merasa ini tak adil. Menurutnya, Kiyo memang lambat tapi seorang pekerja keras.

                                   Sumire (paling kiri)

Di luar dugaan, Kiyo memasakkan makan malam untuk semua orang di Saku House. Ternyata rasanya lezat sekali. Azusa mengutus Kiyo untuk menjadi juru masak saja di sana, alih-alih melanjutkan magang jadi maiko.

Ryoko si Tukang Protes

Waktu Kiyo dan Sumire baru datang ada satu cewek yang ngomongnya judes banget. Ternyata dia anaknya Azusa dan masih sekolah di SMA. Dia langsung bilang, “Hati-hati kalian akan dijadikan budak!” 

                              Ryoko

Sepertinya Ryoko tidak suka akan pekerjaan dan masa lalu ibunya.

Kedatangan Yoshino

Tiba-tiba ada wanita berambut pendek (dan dicat) datang ketika Azusa dan murid-muridnya sedang keluar. Kiyo shock berat kok dia nyerocos aja, langsung minta minum dan izin tidur di sana. Ternyata dia adalah Yoshino, ex geisha saat Azusa masih aktif bekerja.

                                               Yoshino

Yoshino cerita kalau geisha biasanya berhenti kerja kalau dia menikah. Tapi sekali berhenti tidak bisa balik lagi. Ternyata dia sudah divorce. Azusa dan lain-lain pada kesel ke dia karena seenaknya datang mendahului dan menghibur tamu (padahal ngakunya sudah pensiun jadi geisha), dan pria-pria itu jadi teralihkan perhatiannya.

Beratnya Menjadi Maiko

Dari series yang merupakan adaptasi dari manga berjudul Kiyo in Kyoto, penonton bisa paham betapa beratnya masa-masa menjadi maiko. Dalam 5 tahun mereka belajar banyak hal, mulai dari menguasai beberapa kesenian tradisional Jepang, memakai geta (sandal bakiak), sampai memakai kimono yang berlapis-lapis saat akan bertemu klien. Pressure-nya tinggi sekali, menguji kesabaran dan mental.



Apalagi Azusa menerapkan aturan yang sangat ketat: para maiko tidak boleh memakai smartphone saat berada di Saku House. Namun mereka boleh menerima telepon (pakai telepon rumah). Kalau Maiko sedang latihan memakai sanggul tradisional Jepang, mereka tidak boleh keluar untuk belanja ke minimarket (padahal jaraknya dekat).

Salah Paham Tentang Profesi Geisha/Geiko

Geisha is not a prostitute! Di series ini dijelaskan bahwa geisha adalah murni penghibur dan mahir bermacam-macam kesenian tradisional Jepang. Sementara para tamu bisa booking geisha mana yang menjadi favoritnya.

Kesanku Setelah Menonton The Makanai, Cooking for the Maiko House

Jujur daku awalnya kegocek judul ‘cooking’, kirain tentang kuliner ternyata tentang maiko dan juru masaknya. Ada adegan-adegan memasak tapi tidak terlalu sering ditampilkan. Akan tetapi para penonton juga bisa belajar kalau di Jepang, mereka masih suka mengkonsumsi makanan tradisional. Misalnya sup miso, karaage, oyako don, dll.

Apa yang bisa diamati lagi dari series ini? Pertama, orang Jepang sangat pekerja keras. Kedua, laki-laki di Jepang sampai sekarang pun masih menjalankan tradisi lama, kalau pulang kantor tidak langsung ke rumah tapi minum-minum bersama teman-teman atau koleganya, sambil dihibur geisha. Loe mau kayak gini? Kalau gue kagaaak (sambil bawa golok).



Bagaimanapun, kita bisa meniru sisi positif dari series ini, terutama Kiyo yang pekerja keras. Dia tidak frustasi karena gagal menjadi maiko. Tapi bersyukur karena bisa bekerja menjadi juru masak.

Kiyo juga pernah menolong maiko yang puding caramelnya dimakan oleh orang lain (dugaanku Yoshino). Padahal maiko tidak boleh ke minimarket (untuk beli puding tersebut) karena sudah memakai sanggul. Akhirnya Kiyo membuatkan puding roti dengan sedikit caramel yang rasanya sangat mirip, dan maiko tersebut sangat berterima kasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Senin, 12 Januari 2026

Rekomendasi Perpustakaan Online Gratis, Hobi Baca jadi Menyenangkan

 

Siapa nih yang sukaa banget baca buku alias book worm? Kabar baiknya, tambah banyak aplikasi penyedia buku elektronik (ebook) yang bisa meminjamkan dengan gratis. Tinggal unduh saja app-nya, registrasi, lalu cari buku yang dimau dan download ebook tersebut. Biasanya masa membaca selama 5 hari.

1. Ipusnas

Ipusnas adalah perpustakaan online yang paling terkenal dan punya banyak sekali koleksi ebook. Mulai dari penulis dalam negeri sampai luar negeri juga ada. Kelemahannya, kadang jumlah buku elektronik yang disediakan masih terbatas jadi harus antri.

Trik biar gak antri lama: online saat tengah malam atau dini hari, biasanya tersedia 1 ebook dan siap download. Klean juga bisa baca buku terjemahan (buku bahasa Indonesia yang ada English version-nya) dan itu tidak terlalu antri.

Tapii tapii Ipusnas belakangan sering error. Kalau dibuka ebooknya ada tapi susah di-download. Aplikasi ini untuk sementara masih dalam masa maintenance.  Semoga setelah ini makin bagus app-nya.

2. Ijak

App Ijak bernuansa jingga cerah (senada dengan warna jersey klub sepakbola di ibukota) karena aplikasi ini milik Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Jumlah buku tidak sebanyak di Ipusnas, tapi lumayan lah koleksinya. Tampilan yang rapi dan mudah dipakai, bahkan untuk pemula, bisa membuatmu betah berlama-lama baca ebook di sana.

3. ISulut

Kalau Ijak bernuansa orange, ISulut bernuansa biru. Tampilannya agak mirip dengan Ijak karena punya pengembang app yang sama. Isinya juga cukup lumayan. Daku sedang baca ebook tentang perjalanan seorang travel writer di sana.

4. IJateng

IJateng bernuansa kuning cerah dan ada gambar pengantin tradisional Jawa sebagai icon yang khas. Koleksi buku fiksi dan non fiksi juga lumayan. Tidak terlalu banyak antrian pinjaman ebook di sana.

5. Lentera

Kalau Lentra App bukan milik pemerintah daerah tapi murni swasta. Ada buku fiksi, non fiksi, kumpulan puisi, antologi cerita pendek, dll. Klean juga bisa mengirim karya ke sana. Tapii ada sebagian buku yang belum selesai (tamat) jadi harus sabar nunggu penulisnya finish duluan.

Mana aplikasi membaca online favoritmu? Kalau ada perpustakaan di HP dan bisa dipakai gratis, weekend jadi tambah hobi membaca sambil goleran. Oh yaa walau klean bukan warga sana (misalnya daku di Malang dan jadi anggota Ijak) tetap bisa ya.

Minggu, 11 Januari 2026

Review Film Milly and Mamet, Komedi Keluarga Baru

 

Siapa yang sudah nonton film AADC 1, AADC 2, Cinta dan Rangga? Nahh kali ini daku akan membahas tentang Milly, salah satu sahabat Cinta. Jadi Milly and Mamet adalah film spin off dari AADC ya.



Bedanya adalah AADC buatan Miles film sedangkan Milly and Mamet disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Ernest Prakasa. Jujurrr daku jarang nonton film Indonesia. Tapi begitu buka aplikasi Prime Video dan ada film ini jadi tertarik untuk nonton. Apalagi pemeran Milly juga masih sama, Sissy Priscillia.

Judul               : Milly and Mamet

Tahun              : 2018

Sutradara         : Ernest Prakasa

Pemain            : Sissy Priscilla (sebagai Milly), Dennis Adhiswara (sebagai Mamet), Dian Sastro (sebagai Cinta), Julie Estelle (sebagai Alex), Roy Marten (sebagai ayah Milly), Arafah (sebagai ART Milly)

Dikisahkan Milly sedang nongkrong di tempat dugem bareng Cinta, Karmen, dan Maura. Geng AADC masih solid walau mereka sudah dewasa. Tak sengaja Milly bertemu lagi dengan Mamet, cowok culun yang dulu satu sekolah dengannya. Mamet langsung jiper ketika dikenalkan ke pacarnya Milly yang ganteng dan tinggi (diperankan oleh Surya Saputra).



Tapi si Milly ditinggal karena si pacar ada kesibukan mendadak, dan Mamet menawarkan diri untuk mengantarkan pulang. Lucu banget, mobil jadulnya dikasih nama ‘Gatot’. Tapi naas karena si mobil error di tengah jalan.

Di pertemuan yang tak disengaja itu Milly jadi terkesan akan Mamet yang lulusan akademi kuliner, karena ingin membuat makanan sehat demi ayahnya yang diabetes. Tapi sayang sang ayah sudah meninggal. Adegan pun berpindah cepat menjadi pernikahan Milly dan Mamet, dan mereka punya anak bernama Sakti.

Kehidupan Pengantin Baru

Mamet tidak jadi koki tapi malah bekerja sebagai kepala produksi di usaha jahit milik ayah mertuanya. Dia mengalah, demi Milly dan ayahnya, karena pernah ada kasus dan mertua tidak percaya akan karyawan di luar keluarga. Sementara Milly jadi IRT full time.



Milly bosan banget karena hanya mengurus bayi (walau ada ART yang meringankan tugas hariannya). Sedangkan Mamet galau karena ditawari Alex untuk membuka restoran makanan sehat, apalagi ada investor (pacarnya Alex yang pengusaha kaya).ini adalah cita-cita mereka sejak zaman kuliah.

Mengelola Restoran

Mamet akhirnya berani buka restoran dengan dorongan dari Milly, dan dia mengundang geng AADC untuk mencicipi sekaligus mempromosikan di media sosial. Restorannya sukses besar. Tapi Milly ragu karena ada tamu (rekanan investor) yang pernah kena kasus money laundry.



Ketika Mamet jadi koki, Milly menggantikan peran suaminya di pabrik. Dia happy karena bekerja kembali, dan baby Sakti diasuh oleh suster. Tapi karena terlalu sibuk lembur, Mamet jadi protes, dengan alasan si bayi menangis cari mamanya.

Apakah Milly melanjutkan karirnya? Bagaimana nasib restoran Mamet selanjutnya? Nonton yuuk, ini filmnya ringan, dan humornya khas Indonesia. Humor modern dan tidak ada yang slapstick.

Kesanku Setelah Nonton Milly and Mamet

Ini bukan full film komedi tapi campur dengan drama keluarga. Tapi sejak awal scene sudah lucu karena ketika Mamet cerita tentang nama-nama keju (mozzarella dll) eh si Milly kagak nyambung. Dikira Mamet iseng banget kok kejunya dinamain. Jadi ingat kalau di AADC si Milly digambarkan sebagai cewek polos yang rada oon.



Tapi ada yang lebih oon lagi yaitu ART Milly, digambarkan dia agak ceroboh dan kalau diajak ngomong kadang lemot. Tapi si Milly sabar banget dalam menghadapinya.

Milly sepertinya mau dengan Mamet yang culun karena cowok itu perhatian banget dan bahasa kasihnya act of service. Sayang tidak diperlihatkan bagaimana proses merayu Milly agar mau jadi nyonya Mamet. Daku juga kaget karena ada adegan Milly menghubungi mantannya (karena semua mantan kublokir wkwkkw).

Yang salut adalah usaha Ernest untuk menghadirkan film keluarga yang lucu tapi tetap bermakna. Adegan yang paling unik adalah saat Milly dan Mamet gosok gigi bareng (sebelum tidur). Kok bisa mengobrol sambil gosok gigi?

Apakah Passion Harus Diperjuangkan?

Film Milly and Mamet membuat penonton berpikir, apakah passion harus diperjuangkan? Rasanya kalau sudah berusia 25+, dapat pekerjaan sudah harus disyukuri, meski bukan passion-nya. Tapi jika tidak diperjuangkan apakah akan menyesal di hari tua?

Persahabatan yang Awet

Persahabatan geng AADC juga awet banget dan bikin agak iri. Tapi mereka berkumpul tanpa Alya ya. Karena dikisahkan di film AADC 2, Alya sudah meninggal dunia. Apakah kamu masih bersahabat dengan sohib masa SMA?



Tertarikkah kamu untuk nonton film Milly and Mamet? Tidak ada adegan k155 di film ini jadi masih aman ditonton para remaja, ya meski film ini tentang orang dewasa yang sudah berkeluarga. Akting para pemain juga bagus. Apalagi banyak artis yang main di sini: Roy Marten, Tike Priatnakusumah, Sissy, Dennis, Dian Sastro, Titi Kamal, Julie Estelle, Melly Goeslaw, dll.

 

Sabtu, 10 Januari 2026

Serunya Makan Donat dan Ngopi di Moon Donut and Coffee

Siapa suka ngopiii? Atau ngemil donat? Kenapa tidak keduanya? Memang kalau ngopi paling enak ngemil yang empuk seperti donat ya. Apalagi kalau ngopinya di kafe yang cakep seperti Moon Donut and Coffee. Lokasinya di Jl. Ikan Tombro nomor 2, Blimbing, Malang (area perkopian Sudimoro).



Bagi kalian anak nongkrong Malang dan sekitarnya, daku rekomendasikan Moon Donut and Coffee, yang baru launching 11 Januari 2025 (bacanya sambil menghayati lagu 11 Januari bertemu). Karena di sana tidak hanya ada donat tapi juga kopi dan minuman lain yang bikin seger. Lantas bagaimana dengan rasa donatnya?

Aneka Donat yang Menggoda

Donat-donat yang ada di display sudah memanggil, “Pilih aku! Pilih aku!” Aneka macam rasa yang bisa dipilih memang bikin bingung. Apalagi donatnya tidak hanya manis tapi juga asin (savoury). Ada bombolini juga yang terlihat nikmat. Hayo, suka yang mana?



Berikut foto menu yang ada di Moon Donut and Coffee ya. Ternyata makin bingung mau makan donat yang mana. Ada aneka donat seperti yang ada di kertas menu ini:



Daku memilih donat Nutella (karena sweet tooth garis keras). Tidak menunggu lama, beberapa menit kemudian donatnya datang dan langsung kubuka kotaknya. Ternyata donatnya warna cokelat dan ada coklat cadburry sebagai extra topping dan menambah kenikmatannya.

Segigit donat menambah kebahagiaan. Olesan Nutella tidak pelit sama sekali. Apalagi di dalam donat masih ada isian coklat. Begitu juga dengan donat varian lain (yang manis dan topping lain), juga ada isiannya.

                                  Donat Nutella yang kanan       

Donat di Moon Donut and Coffee istimewa karena terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi plus tambahan ubi jepang. This is the first Japan ubee donut in Malang.

Pantes donatnya tuh empukkk banget. Saat digigit, donatnya lembut, tapi tetap mengenyangkan. Beneran, makan setengah aja udah kenyaaang karena ukuran donat juga besar.



Jadii dengan harga yang ada di sana sangatlah worth it karena memang donatnya sangat mengenyangkan, manisnya pas, dan penyajiannya cantik plus rapi. Klean juga bisa pinjam garpu kalau takut belepotan makan donat.

Kopi Pereda Mumet

Kata Bung Andrea Hirata, kopi adalah cinta di dalam gelas. Tapi kataku, kopi adalah minuman ajaib pereda mumet. Kalau tidak ngopi sehari saja rasanya ada yang kurang. Jadi ketika bertandang ke Moon Donut and Coffee, daku pesan es kopi caramel.



Ketika disesap, tercium aroma caramel yang manisnya pas. Kopi yang dingin karena ice cube (jadi aman yaa esnya), memberi sedikit hint pahit yang menyentak. Aduk-aduk sebentar dengan sedotan, rasakan kenikmatan kopi yang paripurna.

Ada 4 signature coffee di Moon Donut and coffe:

1. Kopi susu caramel 

Kopi susu dengan menggunakan biji kopi full arabika gayo untuk bahan dasar espresso coffee, dipadukan dengan fresh milk dan caramel yang seimbang dan nyaman di nikmati kapanpun

 

2. ⁠Americano 



Espresso base dengan biji kopi Blend Robusta Dampit x Arabika Arjuno Malang, dengan intensitas body yang cukup tebal dan acidity yang seimbang dapat di nikmati Hot maupun Ice

 

3. ⁠Red Americano soda

Kombinasi Espresso Coffee, Sparkling soda dan syrup Cocopandan yang menyegarkan dalam satu sajian 

 

4. ⁠TeaPresso

Perpaduan cafein dalam Espresso dan Biang teh sebagai sumber dopamin yang sangat cocok untuk memulai aktifitas harian

 

Selain kopi, klean juga bisa memesan minuman lain seperti lemon tea, matcha, dll. Ini daftar menu untuk minumannya ya:



Open Kitchen

Konsep di Moon adalah open kitchen yang terletak di bagian depan. 



Jadi ketika klean baru masuk langsung bisa melihat para karyawan beraksi.

                     Ini mesin kopinya, bisa langsung melihat aksi barista saat membuat kopi

                      Oven yang cakep sebagai dekorasi

Kafe yang Estetik

Moon Donut and Coffee adalah kafe bernuansa industrial dengan furniture rustic, ditambah dengan dekorasi natural. Tanaman yang ada di dalamnya ini asli lho. Menambah kesejukan dan kerindangan.



Kalau mau suasana yang berbeda, bisa coba nongkrong di lantai 2



Bonusnya ada kucing yang unyuuu dan jinak. Salah satu kawan yang sama-sama ke Moon (Mbak Nunu) langsung gemas dan mengelus-elus kucing tersebut.



Karyawan Super Ramah

Salah satu poin plus dari Moon adalah karyawannya ramaah sekali. Ketika ada pengunjung yang pulang langsung bilang, “hati-hati di jalan!”. Kemudian mereka juga mau (plus sabar) memotret dan merekam jika ada pengunjung yang minta tolong.

Istimewanya, Moon Donut and Coffee buka jam 7 pagi sampai 11 malam. Jadi bisa sarapan sambil ngopag (ngopi pagi). Kalau habis dinner tapi masih pengen ngemil dan susah bobok, bisa datang juga ke sana. Habis makan donat auto kenyanggg.

Fasilitas Lain di Moon Donut and Coffee

Klean yang mau work from café atau mengerjakan tugas kuliah juga bisa karena ada beberapa colokan listrik. Ditambah free wifi.



Di dekat kafe ada taman dan biasanya dipakai untuk olahraga. Habis sepedaan atau jogging dan keringetan? Bisa numpang mandi juga di toiletnya, bahkan disediakan sabun.



Kalau mau reservasi untuk arisan atau acara lain juga bisa bangettt. Yuk makan donat enak dan minum kopi sedap di sana. Moon Donut and Coffee, fry me to the moon!