Minggu, 23 Oktober 2022

Ketika Anakku Tak Mau Makan Nasi, Rasanya....

 

ENGGAK MAU!

Saladin mendorong piring lalu pergi, meninggalkanku dengan piring berisi nasi putih, kecap, dan ikan lele goreng. Kepala langsung nyut-nyutan karena sudah berbulan-bulan ada drama seperti ini. Anak usia 10 tahun yang tidak mau makan nasi putih!

Kok bisa ya ada anak yang tidak suka nasi? Padahal Saladin tipe anak super aktif yang gampang lapar, tetapi pilih-pilih makanan.



Kalau nasi biasa dia enggak mau. Nasi goreng kadang mau kadang ogah (tergantung mood). Tapi kalau dibelikan cheese burger, kentang goreng, atau spaghetti, gak bakal nolak. Oalah sukanya western food, apa kebanyakan nonton video anak-anak di luar negeri?

Yang bikin sedih, dari dia usia 6 bulan tuh daku sebagai bundanya membuatkan makanan pendamping ASI yang strict: no gula garam, harus homemade (karena pernah sekali makan bubur instan, dia sembelit), dan makannya pakai MPASI yang gizinya seimbang. Namun pas udah gede malah picky eater.

Alternatif Karbohidrat Selain Nasi

Daripada dia enggak makan sama sekali atau hanya jajan yang minim gizi tapi tinggi gula dan micin, maka daku cari alternatif makanan yang mengandung karbohidrat. Iya juga sih, karbo gak harus nasi. Kalau bagi orang Indonesia, belum makan namanya kalau belum kemasukan nasi, padahal sudah habis semangkuk besar mie ayam, wkkkw. Sebenarnya ada banyak sumber karbohidrat selain beras putih, misalnya:

1. Bakwan Jagung

Saladin suka makan bakwan jagung, apalagi kalau masih baru digoreng. Biasanya daku kasih parutan wortel biar ada seratnya, dan di adonan kan dikasih telur ayam jadi ada proteinnya.

2. Sandwich

Bikin sandwich gampang banget karena tinggal ambil 2 lembar roti lalu dikasih isian, mau suwiran ayam, atau telur ceplok. Seratnya didapatkan dari jus buah.

3. Kentang Goreng



Saladin pengen fish and chips tetapi bundanya baru bisa bikinin kentang goreng biasa ama lele goreng wkwkk. Anggap aja fish and chips rasa lokal. eh kalau yg di foto ini kentang goreng, onion ring, dan ayam goreng (beli) plus saus keju.

Mau Jajan dan Ganti Suasana

Namun anehnya kalau Saladin dibelikan onigiri (itu lho yang di minimarket, yg isi tuna atau ayam) eh doyan. Padahal isinya nasi. Lha apa mau makan nasi kalau hasil masakan orang lain? Sebagai bunda yang suka masak daku jadi sedih.

Siang ini Saladin juga mau makan nasi campur soto kudus. Makannya bareng kakek dan neneknya, di sebuah warung (di perumahan sebelah). Oalah, apa minta ganti suasana?

Daku jadi ingat waktu masih kecil dulu, kalau ada salah satu adikku yang mogok makan, maka otomatis diajak oleh mama-papa ke warung eh makannya lahap. Istilahnya “makan di tokonya”. Dasarrr anak kecil aji mumpung ya mintanya marung.

Jadi, kalau anak enggak mau makan nasi, tenang dulu. Bisa jadi dia masih trauma (seperti Saladin yang saat usia 7 tahun pernah menolak nasi karena giginya tanggal – ganti ke gigi dewasa). Bisa jadi dia pengen nasi yang dibentuk (seperti onogiri atau sushi roll). Bisa jadi dia pengen makan di warung dan ganti suasana.



Kalau masih enggak mau makan nasi, ya sudahlah. Masih banyak alternatif karbohidrat seperti pasta, ubi, kentang, jagung, dll. Ingat kan, saudara kita di Indonesia timur rata-rata tidak makan nasi tetapi badannya sehat.

Anak-anak gimana, apa suka makan nasi?

10 komentar:

  1. karbohidrat gak melulu dari nasi yaa, ada banyak pilihan sumber karbohidrat yang bisa dipilih sesuai selera

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karbohidrat bisa didapat dari jagung, pisang, mie, bihun, kentang dan lainnya. Sekarang malah sedang digalakkan B2SA (Beragam, Bergisi, Seimbang dan Aman)

      Hapus
  2. Tenang aja mbak, anaknya temanku sampai sekarang udah mahasiswa masih nggak doyan nasi. Alternatif karbohidrat lain masih banyak, ada kentang, mie, mihun, jagung, pasta. Yang penting tambahannya lengkap gizinya seperti protein dan ada sayurannya juga

    BalasHapus
  3. Anak-anak biasanya suka bosan ya, sama juga sih kita aja juga kadang bosan makan itu lagi itu lagi, alhamdulillah di Indonesia gampang nyari penggani sumber karbohidrat ya, dan murah pula, bisa dicoba bikin bubur kentang atau ubi dan singkong kukus, enak banget itu...

    BalasHapus
  4. Hmm ini kayak anak bungsuku mbak
    Drama banget tiap makan nasi
    Akhirnya aku siasatin
    Makan nasi cuma siang aja
    Kalau pagi makan sereal, malamnya roti

    BalasHapus
  5. Gapapa ga makan nasi, karena karbohidratnya bisa didapat dari sumber karbo lainnya
    asal nutrisinya tetap terjaga ya mbak

    BalasHapus
  6. anakku malah susah banget makannya, mbak. bahkan diiming-imingi burger atau ayam kfc dia nggak mau. asli deh pusing mikirin cara biar dia mau makan kalau di rumah

    BalasHapus
  7. Iyaya, sering gak kepikiran mau mengganti karbo dengan selain nasi.
    Karena uda pakem, kalo uda makan nasi, pasti anaknya anteng.
    Padahal alternatif lainnya masih bisa dilirik...tuh.
    Tapi memang jadi effort banget masaknya yaa.. Kaya googling lagi menu yang kekinian untuk anak.

    BalasHapus
  8. Wahh pernah juga seperti ini, tapi waktu itu ibuku agak beda dikit. Beliau lebih mencampurkan campuran yang mungkin gak mau aku makan pada saat itu ke makanan lain, jadi rasanya agak sedikit berbeda tapi rasa yang gak kusuka itu gak terlalu berasa karena rasanya ketutupan sama makanan ini.. Alhasil tetap kemakan juga, haha

    BalasHapus
  9. muhammad solehuddin8 Desember 2022 pukul 21.38

    nice info!! can't wait to your next post!
    comment by: muhammad solehuddin

    BalasHapus