Minggu, 11 Januari 2026

Review Film Milly and Mamet, Komedi Keluarga Baru

 

Siapa yang sudah nonton film AADC 1, AADC 2, Cinta dan Rangga? Nahh kali ini daku akan membahas tentang Milly, salah satu sahabat Cinta. Jadi Milly and Mamet adalah film spin off dari AADC ya.



Bedanya adalah AADC buatan Miles film sedangkan Milly and Mamet disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Ernest Prakasa. Jujurrr daku jarang nonton film Indonesia. Tapi begitu buka aplikasi Prime Video dan ada film ini jadi tertarik untuk nonton. Apalagi pemeran Milly juga masih sama, Sissy Priscillia.

Judul               : Milly and Mamet

Tahun              : 2018

Sutradara         : Ernest Prakasa

Pemain            : Sissy Priscilla (sebagai Milly), Dennis Adhiswara (sebagai Mamet), Dian Sastro (sebagai Cinta), Julie Estelle (sebagai Alex), Roy Marten (sebagai ayah Milly), Arafah (sebagai ART Milly)

Dikisahkan Milly sedang nongkrong di tempat dugem bareng Cinta, Karmen, dan Maura. Geng AADC masih solid walau mereka sudah dewasa. Tak sengaja Milly bertemu lagi dengan Mamet, cowok culun yang dulu satu sekolah dengannya. Mamet langsung jiper ketika dikenalkan ke pacarnya Milly yang ganteng dan tinggi (diperankan oleh Surya Saputra).



Tapi si Milly ditinggal karena si pacar ada kesibukan mendadak, dan Mamet menawarkan diri untuk mengantarkan pulang. Lucu banget, mobil jadulnya dikasih nama ‘Gatot’. Tapi naas karena si mobil error di tengah jalan.

Di pertemuan yang tak disengaja itu Milly jadi terkesan akan Mamet yang lulusan akademi kuliner, karena ingin membuat makanan sehat demi ayahnya yang diabetes. Tapi sayang sang ayah sudah meninggal. Adegan pun berpindah cepat menjadi pernikahan Milly dan Mamet, dan mereka punya anak bernama Sakti.

Kehidupan Pengantin Baru

Mamet tidak jadi koki tapi malah bekerja sebagai kepala produksi di usaha jahit milik ayah mertuanya. Dia mengalah, demi Milly dan ayahnya, karena pernah ada kasus dan mertua tidak percaya akan karyawan di luar keluarga. Sementara Milly jadi IRT full time.



Milly bosan banget karena hanya mengurus bayi (walau ada ART yang meringankan tugas hariannya). Sedangkan Mamet galau karena ditawari Alex untuk membuka restoran makanan sehat, apalagi ada investor (pacarnya Alex yang pengusaha kaya).ini adalah cita-cita mereka sejak zaman kuliah.

Mengelola Restoran

Mamet akhirnya berani buka restoran dengan dorongan dari Milly, dan dia mengundang geng AADC untuk mencicipi sekaligus mempromosikan di media sosial. Restorannya sukses besar. Tapi Milly ragu karena ada tamu (rekanan investor) yang pernah kena kasus money laundry.



Ketika Mamet jadi koki, Milly menggantikan peran suaminya di pabrik. Dia happy karena bekerja kembali, dan baby Sakti diasuh oleh suster. Tapi karena terlalu sibuk lembur, Mamet jadi protes, dengan alasan si bayi menangis cari mamanya.

Apakah Milly melanjutkan karirnya? Bagaimana nasib restoran Mamet selanjutnya? Nonton yuuk, ini filmnya ringan, dan humornya khas Indonesia. Humor modern dan tidak ada yang slapstick.

Kesanku Setelah Nonton Milly and Mamet

Ini bukan full film komedi tapi campur dengan drama keluarga. Tapi sejak awal scene sudah lucu karena ketika Mamet cerita tentang nama-nama keju (mozzarella dll) eh si Milly kagak nyambung. Dikira Mamet iseng banget kok kejunya dinamain. Jadi ingat kalau di AADC si Milly digambarkan sebagai cewek polos yang rada oon.



Tapi ada yang lebih oon lagi yaitu ART Milly, digambarkan dia agak ceroboh dan kalau diajak ngomong kadang lemot. Tapi si Milly sabar banget dalam menghadapinya.

Milly sepertinya mau dengan Mamet yang culun karena cowok itu perhatian banget dan bahasa kasihnya act of service. Sayang tidak diperlihatkan bagaimana proses merayu Milly agar mau jadi nyonya Mamet. Daku juga kaget karena ada adegan Milly menghubungi mantannya (karena semua mantan kublokir wkwkkw).

Yang salut adalah usaha Ernest untuk menghadirkan film keluarga yang lucu tapi tetap bermakna. Adegan yang paling unik adalah saat Milly dan Mamet gosok gigi bareng (sebelum tidur). Kok bisa mengobrol sambil gosok gigi?

Apakah Passion Harus Diperjuangkan?

Film Milly and Mamet membuat penonton berpikir, apakah passion harus diperjuangkan? Rasanya kalau sudah berusia 25+, dapat pekerjaan sudah harus disyukuri, meski bukan passion-nya. Tapi jika tidak diperjuangkan apakah akan menyesal di hari tua?

Persahabatan yang Awet

Persahabatan geng AADC juga awet banget dan bikin agak iri. Tapi mereka berkumpul tanpa Alya ya. Karena dikisahkan di film AADC 2, Alya sudah meninggal dunia. Apakah kamu masih bersahabat dengan sohib masa SMA?



Tertarikkah kamu untuk nonton film Milly and Mamet? Tidak ada adegan k155 di film ini jadi masih aman ditonton para remaja, ya meski film ini tentang orang dewasa yang sudah berkeluarga. Akting para pemain juga bagus. Apalagi banyak artis yang main di sini: Roy Marten, Tike Priatnakusumah, Sissy, Dennis, Dian Sastro, Titi Kamal, Julie Estelle, Melly Goeslaw, dll.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar