Selasa, 24 Mei 2022

Berbagai Peluang Ngeblog Bersama IIDN, Nulis Jadi Makin Asyik!

 

Hati yang sempat kuncup mekar kembali. Seperti itulah perasaanku ketika akhirnya menemukan motivasi untuk kembali menulis di blog alias ngeblog. Sejak platform yang menyediakan tempat menulis (sekaligus jualan online) tutup, memang sempat down karena di sana sudah nyaman rasanya. Namun akhirnya aku menemukan cara untuk menulis dan terus menulis, mengisi blog dengan berbagai cerita, tips, dan lain-lain.

Lantas di mana aku menemukan motivasi? Pertama kali aku bangkit dan tahu bahwa ada komunitas penulis kece di Facebook, rasanya bagai mendapat durian runtuh. Pucuk dicinta, ulampun tiba. Grup FB IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis) merupakan wadah yang pas untuk ngeblog sekaligus menaikkan semangat untuk menulis di blog pribadiku.

Deg-degan Waktu Join Grup FB IIDN

Ketika masuk grup FB IIDN rasanya deg-degan karena jujur aku belum kenal siapa-siapa. Yang kutahu, IIDN adalah komunitas perempuan penulis yang didirikan oleh Teteh Indari Mastuti. Teh Indari selain jadi penulis juga pebisnis ulung dan namanya amat terkenal di dunia maya.


                                                      Sumber foto: Grup FB IIDN

Pertama-tama aku baru jadi anggota grup FB yang pasif, hanya memberi like kepada link yang ada di sana. Namun lama-lama tertarik untuk membaca blog-blog milik anggotanya dan rasanya bersyukur karena kegiatan blogwalking ini menambah khazanah. Hidup tak jadi membosankan karena cerita-cerita di blog itu jadi hiburan.

Kebiasaan blogwalking di grup IIDN akhirnya memicuku untuk menulis lagi. Peristiwa sekecil apapun bisa jadi bahan tulisan, dan aku jadi belajar bahwa tidak ada yang namanya tulisan jelek (karena masih bisa diedit lagi). Jika sudah menulis maka itu adalah sebuah kebanggaan karena menaklukkan rasa malas, malu, dan sebagainya.

Menulis di blog bisa jadi stress released karena kita bisa curhat dalam bentuk tulisan. Beda jika dipendam saja maka akan lebih mudah emosi. Oleh karena itu aku berusaha untuk menulis di blog dengan teratur. Tulisan-tulisan blogger lain di grup IIDN memicuku untuk menulis dengan lebih baik lagi. Apalagi ketika tahu bahwa kebanyakan blogger menulis sponsored post, wah ternyata ngeblog juga bisa menghasilkan cuan!

Peluang Ngeblog Bersama IIDN

Beberapa bulan ini aku baru join grup WA IIDN dan di sana lebih dinamis serta kekeluargaan. Sama seperti awal masuk grup FB, di grup WA IIDN baru sedikit yang kukenal. Misalnya Ms. Alfa Kurnia, karena kami kenal di salah satu grup lain. Juga Mbak Widyanti Yuliandari, Ketua Umum  IIDN yang kukenal karena pernah ikut giveaway ­di blog beliau.

                                                                  Sumber foto: Pexels

Dalam grup WA IIDN semangat ngeblognya cukup militan. Kegiatan blogwalking juga amat dinamis. Hatiku juga bersorak ketika ada job-job yang diberikan dan hadiahnya adalah sesi belajar!

Hadiah berupa sesi belajar online yang diberikan oleh IIDN membuka peluang untuk menambah wawasan. Bukankah ilmu tidak akan habis? Pengetahuan yang diajarkan akan terus bisa digunakan untuk meningkatkan skill menulis di blog.

Peluang juga muncul ketika ada lomba yang diselenggarakan oleh IIDN. Memang aku belum pernah menang dalam lomba-lomba itu. Namun dari kekalahan itu aku justru belajar bahwa jika ingin menang, maka tak hanya harus menulis sebaik-baiknya. Blogger juga memberikan visual berupa foto, infografis, dll sehingga blognya terlihat menarik di mata para juri.

Yang perlu kusyukuri dari blogwalking di grup WA IIDN adalah peluang untuk mendapatkan jejaring yang lebih luas dan juga teman-teman baru. Rasanya senang ketika bisa kenal dengan blogger Indonesia yang tinggal di luar negeri. Atau, membaca pengalaman rekan blogger yang traveling ke Jepang dengan budget minim, memicuku untuk menabung dan belajar membuat itinerary sendiri.

Terima kasih IIDN karena memicuku untuk bangkit dan menulis lagi di blog. Selain memberi peluang ngeblog agr lebih baik lagi, pertemanan di IIDN juga amat berharga. Semoga muncul peluang-peluang berikutnya agar ngeblog makin asyik.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog: Bangkit Berkarya Bersama Ibu-Ibu Doyan Nulis.

                                                               Sumber foto: Grup FB IIDN

Senin, 23 Mei 2022

Hi Beautiful! These Are 6 Ways to Look Slimmer

Have you ever looked at your wardrobe cupboard and suddenly, blank! You don’t know what to wear today. You have a lot of  dress and t-shirts but you’re afraid to look bigger. Every woman is beautiful in any shape but I am sure that she wants to look slimmer.

A curvy women should know the tricks how to choose outfit, so she looks slimmer. Wearing black outfit is a safe choice, but you can not do it every day because it’s boring. There are some alternative of outfit in a way to look slimmer.

1. Choose Vertical Stripes T-Shirt

A vertical stripes shirts can make ‘illusion’ so you can look slimmer. If you’re getting bored of wearing black T-shirts, then choose vertical stripers shirts as an alternative. You can choose dark colour of stripes, for example black or dark gray. But do not buy any T-shirts with big stripes because you will look bigger! Don’t forget to wear wholesale waist trainer inside the T-shirts to look slimmer.

2. Wear a Dark Pants

Wear a long pants instead of shorts or hot-pants because you will look slimmer and taller. Choose dark colour of pants, for example black, dark gray, or navy blue. Before going into office, you can pick this kind of outfit: dark gray pants, gray blazer, and white shirts. Pick a pointed shoes. You will look slimmer, taller, and stunning.

3. Choose Long Outwear

In autumn or winter, you can wear a long jacket, long cardigan, or trench coat. Long outwear makes you look slimmer. Even in a cold weather, you still be a stylish lady. Long outwear can give an ‘illusion’ so you can look taller.

4. Wear a Waist Trainer



A waist trainer pushes your belly fat and you will look slimmer, instantly. You can get a hourglass figure and feel sexy! Wear it every single day and look at your belly. It can be slimmer and slimmer.

5. Wear a Seamless Shapewear Bra



Seamless shapewear bra can support your breasts so they look good in any age. If you choose a good quality seamless shapewear bra, it can push your back fat and you can look slimmer and beautiful. An underwear can support your daily outfit and choose a good quality one.

6. Wear a Full Body Shaper or Bodysuit

                                                                       Full bodyshaper


                                                                               Bodysuit



If you want to look slimmer instantly, choose a full body shaper or bodysuit. It can push your back fat and tummy fat. You will have a tighter legs because it pushes your legs. So, you can wear your favorite skinny jeans.

Don’t be shy if you’re a curvy woman because real women have curves. You just need a suitable outfit in order to look slimmer, for example wearing a waist trainer. Everything you need to know about Waistdear waist trainer, because it helps you to look slimmer. Choose a dark-colour long pants, a stripes T-shirts, and long outwear. Don’t forget to wear a shapewear bra or full body shaper, so you can look slimmer.  

 

Sabtu, 30 April 2022

Jadi Relawan Adalah Jalan untuk Memberi Manfaat bagi Sesama

Kawan-kawan, pernahkah melihat di tayangan televisi ketika ada bencana lalu relawan datang berbondong-bondong untuk memberi bantuan? Mungkin ada yang bingung, mengapa mereka mau melakukannya padahal jelas pekerjaan itu melelahkan dan tidak ada bayarannya? Untuk memutus rasa penasaran, maka saya mewawancarai salah satu relawan asal Malang yang bernama Tika.

Tika adalah seorang blogger dan di sela-sela kesibukannya ia jadi relawan di sebuah organisasi non-profit. Organisasai itu belum terlalu lama berdiri, baru 2 tahun ini, tepatnya di awal pandemi. Anggotanya adalah mereka yang tergabung dari beberapa komunitas di Malang.

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Tika dan kawan-kawan ada macam-macam. Mulai dari bagi-bagi paket bantuan ke pemulung, tukang becak, dan tukang parkir sampai bakti sosial ke panti lansia dan panti asuhan.  Mereka juga memberi sembako ke pasien corona yang sedang isolasi mandiri. Tika suka berkecimpung di organisasi non-profit ini dan menurutnya sedekah adalah cara termudah untuk menunjukkan kepedulian terhadap orang lain.



Tika merasa senang melakukaan kerja sosial walau kadang terbersit rasa bahwa ia belum bisa melakukan banyak hal untuk sesama. Apalagi jika ada kendala seperti kurang koordinasi antar teman dalam tim. Namun ia optimis akan lebih bisa memberi lagi dan makin kompak saat melakukan kegiatan donasi.

Mengapa Mau Jadi Relawan?

Ketika mewawancarai Tika maka yang paling memantik rasa ingin tahu adalah sebuah pertanyaan ini, “Mengapa kok mau jadi relawan?”

Tika menjawab dengan santai, “Panggilan hati membuat saya jadi relawan.” Jawaban itu membuat hati tersentuh. Ketika tidak ada bayaran sedikitpun, seorang relawan melakukan kerja sosial karena panggilan dari hatinya. Tak hanya fisiknya yang digerakkan tetapi juga sukmanya bergetar untuk memberi bantuan pada sesama, dengan cara memberi waktu dan tenaga. Bukankah ini adalah tanda bahwa Allah yang memanggilnya karena Ia adalah penguasa hati manusia?

Jawaban dari Tika memberi pemahaman bahwa memberi manfaat tidak hanya dengan cara bersedekah harta. Namun juga dengan membaktikan diri sebagai relawan. Ketika kita yang diberi anugerah oleh-Nya dengan tubuh yang sehat maka bisa jadi relawan agar waktu lebih bermanfaat dan sekaligus menambah pahala.

Memang jadi relawan itu capek karena bergerak terus dalam memberi paket sembako dan berbagai bantuan lain. Belum lagi waktu yang dialokasikan untuk penggalangan dana, pembelian sembako, dan pemberian donasi. Namun Tika merasa senang melakukannya karena hidupnya jadi bermanfaat. Benar-benar lelah menjadi lillah.

Memberi Manfaat dengan Jadi Relawan

Sepenggal cerita tentang serba-serbi jadi relawan yang dipaparkan oleh Tika membuat saya merenung. Allah memerintahkan umat-Nya untuk memberi manfaat bagi orang lain dan  itu termasuk ibadah. Jika kita ingin jadi umat yang bermanfaat tetapi belum punya kelebihan harta (untuk berdonasi besar-besaran), maka bisa dengan memberi sedekah tenaga.

Namun kalau sudah sedekah tenaga jangan cuma itu aja ya. Maksudnya jika punya gaji bulanan atau keuntungan bisnis, tetap dialokasikan untuk sedekah uang 2,5%, kalau bisa 10%. Sedekah tenaga bisa melengkapi sedekah uang. Di bulan ramadhan ini selain sedekah kita juga memberi zakat dan merasakan 30 Hari Jadi Manfaat untuk sesama.

Hidup ini terlalu singkat jika berlalu begitu saja. Apakah kita sudah merasa bermanfaat bagi orang lain? Manusia adalah makhluk sosial dan tidak bisa hidup hanya untuk dirinya sendiri. Namun berikan sebagian untuk yang lain, dan contohnya adalah dengan sedekah tenaga. Dengan makin banyak memberi manfaaat bagi sesama maka hidup akan lebih damai.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jadi Manfaat yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”



Minggu, 24 April 2022

Puasa di Hongkong dan Belanda, Seperti Apa Serunya?

 “Boleh puasa enggak?” Itu yang daku rasa ketika melakukan wawancara dengan seorang kawan yang pernah bekerja di Hongkong. Bagaimana tantangan saat puasa di luar negeri? Begitu juga dengan kawan lain yang bertahun-tahun tinggal di Belanda, ramadhannya gimana ya?

Sobat Bunda Saladin pernah merasakan puasa di luar negeri? Daku juga penasaran nih. Yuk kita simak hasil wawancara dengan Kak Ida Raihan (yang pernah puasa di Hongkong) dan Dek Arin Gayatri (yang puasa bertahun-tahun di Belanda).

Puasa di Hongkong, Lancar Bagai Jurusnya Jet Li

Kak Ida Raihan saat ini tinggal di Surabaya tetapi beberapa tahun lalu pernah kerja di Hongkong. Beliau cerita sebenarnya ramadhan biasa-biasa saja, juga bersyukur karena diperbolehkan puasa oleh boss. Eh beneran lho daku pernah baca di sebuah buku kalau rata-rata boss di sana melarang puasa karena takut karyawannya kecapekan, bahkan meninggal!

                                                        Sumber foto: IG @Idaraihan

Kak Ida bersyukur karena dapat kemudahan berpuasa. Apalagi durasi puasa juga relatif singkat, malah lebih awal sedikit daripada di Indonesia. Subuh kadang baru muncul jam 5 pagi lalu maghribnya juga jam 5 sore. Puasa di luar negeri walau jadi minoritas ternyata diberi kemudahan, alhamdulillah.

Untuk sahur juga enggak masalah karena Kak Ida jarang bangun sahur, jadi mengakalinya dengan makan sebelum tidur. Saat berbuka juga cukup minum susu kedelai dan makan snack. Benar-benar woles karena jam makan malam sang bos sekitar pukul 20:00.  Wah senangnya karena bisa buka puasa di luar negeri dengan lancar.

                                                            Sumber foto: Pexels
                                                

Ada satu kejadian lucu saat berpuasa di Hongkong. Kak Ida menjelaskan ke boss kalau baru boleh berbuka saat matahari tenggelam. Jam 9 pagi sang boss teriak-teriak, ternyata matahari tertutup awan, jadi dikira sudah boleh berbuka. Wkwkwk.

Ramadhan Asyik di Belanda

Nah kita geser ke Eropa tepatnya di Amsterdam, Belanda. Arin Gayatri sudah stay di sana selama 11 tahun. Tantangan berpuasa di Belanda jauh lebih besar karena subuh jam 4:45 pagi sementara maghribnya jam 20:30. Cukup lama juga ya, lebih dari 15 jam.

                                                    Sumber foto: IG-nya Arin

Kenapa puasa di luar negeri lama? Ya karena jam subuh dan maghrib berbeda-beda kalau winter dan summer. Kita beruntung karena Indonesia negeri tropis jadi jam subuh dan maghrib relatif sama tiap tahun.

Back to Arin’s story. Karena maghribnya sudah malam maka isya’nya juga lebih lambat (jam 22:30) dan tarawih nyaris tengah malam. Arin baru bisa tidur nyaris jam 12 malam dan ketika bangun sahur penuh perjuangan karena jam 4 kudu melek. Wiih kebayang ngantuknya, mau enggak sahur juga durasi puasanya panjang banget.

                                                             Sumber foto: Pexels

Arin cerita waktu pertama kali puasa di Belanda, penuh perjuangan juga karena saat ramadhan sedang summer. Artinya matahari bersinar lebih lama dan maghrib baru jam 11 malam (nangis lah daku kalau puasa sampai jam segitu).

Bayangkan guys! Subuh jam 3 pagi dan maghrib jam 11 malam berarti puasanya total 20 jam. Diberkatilah mereka yang puasa di Belanda saat summer karena Allah yang menguatkannya. Apalagi isya’ baru jam 00:30 sehingga tarawih pun tengah malam. Sungguh tantangan puasa di luar negeri yang begitu besar.

Meskipun durasi puasa di Belanda luar biasa tetapi Arin tetap bersyukur karena lingkungannya mendukung. Cuaca juga tidak terlalu panas sehingga enggak kehausan. Namun ia kangen dengan suasana ramadhan di Indonesia dan terutama ketika sahur dan berbuka dengan keluarganya di Malang.

 Kalau baca pengalaman 2 kawan yang puasa di luar negeri rasanya bersyukur ya bisa puasa di Indonesia. Namun mereka kuat banget bisa teguh beribadah walau jadi minoritas. Kalau kawan-kawan ada yang pernah merasakan ramadhan di luar negeri?

Kamis, 21 April 2022

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Hari Kartini Tanpa Fashion Show Berkebaya

 Selamat hari Kartini! Bestie, apa masih hafal lagu ibu kita kartini, putri sejati? Sebagai seorang princess maka wajar jika Kartini digambarkan dengan sanggul, kebaya, dan kain jarik. Akhirnya dari tahun ke tahun hari Kartini selalu dimeriahkan dengan fashion show berkebaya.



Padahal hari Kartini bukan sekadar memperingati cara beliau berpakaian. Seharusnya yang ditonjolkan adalah kesetaraan gender karena ajarannya menggambarkan emansipasi. Bukannya berlenggak-lenggok dengan kebaya, karena yang penting adalah isi otak, bukan hanya gincu dan celak. Sebenarnya ada banyak cara untuk memperingati hari kartini tanpa kebaya tetapi tetap menggambarkan perjuangannya.



1.  Lomba Mendengarkan Curhatan

Manusia punya dua telinga dan hanya satu mulut. It means, kita memang sebaiknya lebih banyak mendengar daripada berbicara, ya enggak bestie? Coba deh seru-seruan bikin acara lomba mendengarkan curhatan. Pemanangnya dapat hadiah minyak goreng, eh tapi kalau anggaran terbatas bisa kasih minyak goreng dalam kemasan gelas wkwkkw.

2. Menyumbangkan Buku dan Majalah

Daripada numpuk dan dimakan rayap, keluarin deh koleksi majalah dan buku yang numpuk di rak. Sumbangin aja ke taman baca atau ke anak-anak yang membutuhkan. Kartini masa kini pduli dengan anak-anak yang kadang di rumahnya Cuma punya buku tulis dan LKS.

3. Lomba Tidak Menyentuh HP dan Gadget Lain

Masih mau challenge? Coba bikin lomba tidak menyentuh HP atau gadget lain. Tentu wajib di hari libur ya biar lancar dan bukannya kelabakan karena dicariin pak boss. Cara ini bisa mengurangi kebiasaan scrolling medsos terlalu lama.  Hadiahnya juga terserah, bisa voucher belanja atau minimal gula 500 gram buat bikin kolak.

4. Memasak Takjil Lalu Dibagikan

Kartini masa kini kalau enggak bisa mengajar seperti ibu Kartini yang asli bagaimana? Don’t worry be happy, Kartini bisa bantu sesama dengan membagikan takjil. Sesuai dengan kemampuan saja, kalau anggarannya terbatas ya bikin 5 cup es blewah (misalnya) lalu ditaruh di masjid untuk takjil jamaah.

5. Lomba Memasak Tanpa Minyak

Harga minyak mahal? Bikin saja lomba masak tanpa minyak dalam lingkup RT. Para ibu berubah bagai peserta master chef dengan sutil andalan. Nanti kita bisa nyontek resep semur atau masakan lain yang dibuat tanpa minyak.

Bagaimana, hari kartini sudah ikut lomba atau lempeng-lempeng aja? Yuk jadi kartini modern yang enggak hanya cantik tetapi juga suka tantangan dan hobi berbagi pada sesama.

Sabtu, 02 April 2022

Melawan Stigma Negatif bagi Pasien Kusta dan Orang Tua dengan Anak Down Syndrome

        Teman-teman apa pernah dengar tentang penyakit kusta? Dulu tuh tahu penyakit ini dari iklan layanan masyarakat di TV. Jadi sedikit paham kalau kusta itu penyakit kulit yg bisa disembuhkan, jadi penderitanya tak usah dijauhi.

Nah, sebenarnya apa itu kusta? Menurut wikipedia, kusta (yang dulu dikenal dengan nama lepra) adalah penyakit yang menyerang saraf kulit. Penyebabnya adalah bakteri mycrobacterium leprae. Ada 2 jenis kusta yakni basah dan kering. namun jangan khawatir karena bisa diobati agar lekas sembuh.

 Live Streaming tentang Stigma Negatif Kusta dan Down Syndrome

Tanggal  30 maret 2022 jam 9-10 pagi saya menyimak live streaming di channel Youtube Berita KBR, yang bertema melawan stigma untuk dunia yang setara. Narasumbernya ada 2 yakni dokter Oom Komariah, M.Kes dan Uswatun Khasanah.



Acara dipandu dengan sangat baik oleh MC Ines Nirmala. Dari awal yang memaparkan tentang kusta adalah Uswatun (yang akrab dipanggil Uswa). Dia pernah kena kusta saat berusia 14 tahun dan saat ini sudah 25 tahun.



Uswa menjelaskan kalau dulu kulitnya jadi bercak-bercak bahkan mati rasa gara-gara kusta. Untung untuk pengobatannya bisa langsung ke Puskesmas dan obat-obatnya cukup lengkap. Meski proses pengobatannya sampai 12 bulan karena termasuk kusta basah. sedangkan kusta kering hanya butuh 6 bulan proses penyembuhan.

Jadi, kalau mau sembuh dari kusta ya harus telaten periksa dan minum obat. Selain itu wajib positive thinking, makan makanan bergizi, dan olahraga.



Saat kena kusta, Uswa bersyukur karena didukung penuh oleh keluarganya. Support system ini penting banget karena masih ada saja stigma negatif bagi pasien kusta di mata masyarakat. Ada yang biang kusta itu kutukan atau karena hal ilogis lain, padahal murni penyakit medis akibat virus.

Bagi yang kena kusta bisa saja ada yang mengucilkan, membully, dll. Padahal mereka butuh dukungan, dan saat ada yg menghina malah stress berat dan akhirnya berpengaruh ke proses penyembuhan. Stigma negatif ini yang harus kita ubah.

 Melawan Stigma Negatif bagi Anak Down Syndrome dan Orang Tuanya

Selain melawan stigma bagi pasien kusta, di acara ini pemirsa juga diajak untuk melawan stigma negatif bagi anak down syndrome dan keluarganya. Dokter Oom Komariah, M.Kes sebagai Ketua POTADS (persatuan orang tua anak dengan down syndrome) jadi narasumber berikutnya.

            Dokter Oom memaparkan beliau amat shock ketika tahu anaknya lahir dengan down syndrome. Meski tahu teorinya tetapi langsung blank ketika mendapatkan diagnosa. Namun untungnya fase denial ini berlangsung tidak terlalu lama.



Dokter Oom berusaha bangkit dan mendidik anaknya dengan baik. Beliau cari komunitas dan akhirnya terbentuk POTADS. Sekarang sudah ada sepuluh cabangnya di Indonesia, jadi tidak usah jauh-jauh ke Jakarta. Orang tua dengan anak down syndrome bisa langsung ke cabang POTADS terdekat.

Komunitas memang amat penting dan dokter Oom berpesan ke orang tua dengan anak down syndrome untuk bergabung di komunitas. Nanti selain bisa curhat tentang anaknya, juga diarahkan. Jangan malah diam saja.

Kenyataan pahitnya jika orang tua pasif maka perkembangan anak down syndrome makin lambat. Karena kondisi mereka yang istimewa maka ada kelambatan pertumbuhan, dan jika dibiarkan saja maka ada yang sudah usia 7 tahun tetapi belum bisa berjalan kaki, sedih deh.

  Orang tua juga harus cepat bawa anak down syndrome-nya ke dokter spesialis anak, karena mereka biasanya punya penyakit bawaan seperti jantung. Jika sudah diperiksa maka akan ditangani sehingga anak down syndrome tetap sehat.

Kembali lagi ke POTADS, orang tua bisa gabung ke sana karena banyak manfaatnya. Di POTADS ada Rumah Ceria yang memberikan pelatihan bagi anak down syndrome. Bahkan ada yang dilatih jadi barista. Bukan hanya pelatihan tetapi mereka juga diajak olaahraga renang, karate, dll. Bila masyarakat atau para orang tua yang memerlukan informasi terkait POTADS bisa melalui nomor kontak admin POTADS di 08129637423.

Stigma negatif untuk anak down syndrome dan orang tuanya, serta pasien kusta, memang harus dihapus. Dunia butuh kesetaraan, karena jika saling bully akan terjadi kekacauan sosial. Mari bergandengan tangan dan toleransi dan lebih ramah, serta membuang jauh-jauh tiap stigma negatif.

 


Jumat, 01 April 2022

Puasa Pertama di Rumah Mertua, Asoy Geboy!

Puasa sangat istimewa apalagi puasa pertama karena tubuh kita beradaptasi dan jam makan berubah drastis. Biasanya jadi ngantuk karena lemas, dan paling enak tuh bobok siang sambil kipas-kipas di rumah.


Namun kalau puasanya di rumah mama mertua apa masih bisa santai kayak di pantai? Ooh jangan bayangin yang seram dulu, kawan! Ini pengalaman daku saat puasa pertama di rumah mama mertua, beberapa tahun lalu.


Kami (daku, suami, dan anak) rutin menginap di rumah mertua, minimal sebulan sekali. Nah pas banget jadwal nginapnya sehari sebelum ramadhan. 


Malamnya dilalui dengan aman tapiii... Begitu bangun langsung shock karena sudah hampir jam 4 pagi! Wah apa sudah imsak?


Segera kubangunkan suami dan kami bergegas cuci muka dan gosok gigi baru pergi ke ruang makan. Daku udah takut kena semprot mama mertua karena kesiangan.


Ternyata alhamdulillah beliau langsung ngasih piring berisi telur ceplok, dan setelah itu menawarkan segelas teh hangat. Mama mertua, sungguh mulia. 


Kami akhirnya makn cepat-cepat (untung gak keselek) dan untung setelah itu langsung imsak. Sahur pun terselamatkan berkat kebaikan mama mertua.


Siangnya mata sudah kriyep-kriyep. Mau ngeloni anak kok sungkan karena mama mertua masih kerja (jualan buah dan lapaknya di depan rumah).


Beliau malah kaget melihatku mebgantuk. "Sudah, tidur saja dulu sekalian ngajak Saladin (putraku) tidur siang. Mama juga sebentar lagi tutup lapak, mau istirahat juga.


Alhamdulillah hanya 'disuruh' tidur siang. Padahal sebelumnya sudah bayangin bakal diajak menyiram bunga atau yang lain. Karena beliau emang enggak bisa diam, ada saja yang dikerjakan ealau puasa. Seperti merajut taplak atau menjahit celana untuk diberikan ke cucu-cucunya (yang memang cowok semua).


Sorenya juga daku merasa diistimewakan (atau memang jadi menantu tak tahu malu wkwk) karena dilarang membantu mama mertua masak untuk berbuka. Pas sudah azan maghrib rasanya alhamdulillah. Walau hanya tempe goreng, tumis genjer, dan takjil es blewah rasanya nikmat.


Begitulah pengalaman puasa pertama di rumah mertua. Beruntung punya mertua super baik jadi enggak baper eeh maksudnya bisa puasa lancar dan enggak canggung walau puasanya enggak di rumah sendiri. Bagaikana dengan puasa pertamamu?


Tulisan ini diikutkan Blogger Perempuan Network Challenge 2022 #day1




Selasa, 15 Maret 2022

Indra Kenz, Doni Salmanan, dan Mereka yang Balas Dendam pada Kemiskinan

 Murah banget!

Daku pertama kali ‘kenal’ Indra Kenz dan jargonnya yang terkenal ini di IG, setelah viral ikoy-ikoyan lalu ada banyak selebgram lain yang juga bagi-bagi duit cash. BTW gak mau bahas tentang kasusnya ya, cuma bahas aja tentang kemiskinan dan kekayaan.

Baca: Tren Ikoy-ikoyan

Banyak yang membully Indra Kenz dan Doni Salmanan karena kasusnya. BTW dua sohib itu hampir sama latar belakangnya, sama-sama dari keluarga sederhana. Hanya saja si Indra lebih beruntung karena bisa kuliah sampai lulus, sementara Doni hanya lulusan SD (karena faktor ekonomi).



Kemiskinan Membawa Dendam

Apakah tiap orang yang pernah miskin lalu jadi kaya akan otomatis balas dendam seperti dua orang itu? Lalu kalau gak bisa tidur malah beli mobil listrik atau liburan di Bali dan menghabiskan 19 juta rupiah dalam sehari.

                                                        Doni Salmanan

Well, daku jadi ingat seorang penyanyi wanita yang pernah dituduh balas dendam pada kemiskinan, saat ia terkenal dan tentu saja jadi kaya, lalu shopping barang-barang branded di luar negeri.

Memegang uang memang punya sensasi tersendiri. Kemiskinan berarti kesusahan karena tidak bisa membeli, tak hanya barang yang diinginkan, tetapi juga dibutuhkan. Bayangkan kalau kamu butuh sepeda agar bisa lebih cepat sampai ke sekolah tetapi untuk makan saja susah. Ngenes.

Borong Aja, Murah Banget!

Enggak heran kalau Aa Doni langsung membeli sepeda motor yang harganya fantastis. Karena dia pernah cerita kalau dulu (pas masih miskin) punya sepeda pancal biasa tuh bagai punya sepeda motor alias sebuah kemewahan.



Uang bisa membuat orang balas dendam pada kemiskinan, membeli apa yang diinginkan. Kadang sampai kebablasan. Boleh belanja tapi tentu saja PAKAI DUIT HALAL.

Jangan ngegas terus belanjanya dan malah pakai paylater kalau gak mau bingung bayarnya bagaimana. Ingat, uang bisa bikin dikau senang tapi terlalu balas dendam pada kemiskinan bisa membuatmu kebablasan untuk berhutang atau melakukan hal negatif lainnya.



What do you think?

Rabu, 02 Maret 2022

Makin Kece dengan Serum Pencerah Wajah Pond’s Triple Glow: a Review

 

Hai sobat Bunda Saladin, ada yang pekerjaannya ibu rumah tangga seperti daku? Walau jadi IRT, tetap perawatan dan dandan dong. Kalau di rumah terlihat cantik, kan jadi senang. Enggak hanya bikin suami tambah sayang, tetapi juga self love alias nyenengin diri sendiri dengan menyayangi sepenuh hati. Biar makin kece, mau coba serum pecerah wajah yang lagi hits, apalagi warnanya pink, kesukaanku.

Untuk wanita berusia 30+ seperti daku, memang butuh serum agar kulitnya lebih sehat dan menunda aging. Kali ini yuk coba Pond’s Triple Glow Serum. Nyoba kemasan mini dulu (7,5 gram).



Bentuknya saja sudah cute. BTW ada juga kemasan botol (30 gram).

Kesan Pertama Saat Pakai Pond’s Triple Glow Serum

Mari kita buka Pond’s triple glow serum, wah langsung tercium aroma wangi yang enak banget, soft dan menenangkan. Ketika dituang, teksturnya agak cair dan mudah terserap. Saat memakainya hati-hati ya, cukup 2-3 tetes lalu ratakan di seluruh permukaan wajah (yang telah dibersihkan) dan tepuk-tepuk agar cepat terserap.



Kesanku terhadap Pond’s triple glow serum, rasanya wajah jadi makin glowing. Kulit juga makin lembab dan bagus karena di usia seperti ini memang butuh perawatan anti aging terbaik. Setelah diaplikasikan rasanya adem dan aman untuk kulit sensitif dan oily sepertiku. BTW, Pond’s triple glow serum bisa untuk segala jenis kulit lho!  

Mengapa bisa ekstra glowing? Karena serum pencerah wajah yang satu ini punya kandungan yang cetar banget, sampai 60 kali lebih ampuh daripada vitamin C! Wajah pun jadi cerah, sehat, lembut, sekaligus lembab dan memancarkan triple action glowmu.

Ini dia kandungan Pond’s triple glow serum yang menggabungkan tiga kekuatan terbaik untuk bikin kulit lebih bright, yaitu:

Gluta-Boost-C

Gluta-Boost-C formulanya unik banget dan ampuh untuk menyamarkan flek hitam. Wajah pun jadi lebih bright dan warna kulit merata, no belang-belang club! Ia mengandung glutathione, antioksidan yang berfungsi mencerahkan kulit.

Vitamin B3+

Vitamin B3+ bikin wajah makin lembut dan menyamarkan pori-pori. Wah, jadi pengen lebih sering elus-elus muka.

Hyaluronic Acid

Hyaluronic Acid berfungsi untuk melembabkan kulit wajah. Istimewanya, ia menyerap dengan cepat dan  mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit. Hasilnya, wajah tampak lembap sekaligus glowing.

Kalau mau kulit lebih bersinar, yuk pakai serum pencerah wajah dengan teratur. Jangan lupa aplikasikan pelembab juga.

Perawatan juga bisa jadi relaksasi dan me time, jadi para IRT makin senang walau di rumah saja. Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup, plus makan buah dan sayuran, biar kulit makin sehat dari dalam dan luar.

Masker Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask

Sudah pakai serum pencerah wajah tiap pagi dan malam? Biar makin maksimal, kamu bisa pakai masker.



Kalau weekend nih enaknya me time sambil maskeran, rebahan, dan dengerin musik. Daku suka pakai sheet mask karena praktis dan mudah didapat. Ini dia Pond’s bright beauty triple glow serum mask, yang enggak cuma mencerahkan tapi juga melembabkan.

Yuk cuss cuci muka, dikeringkan, lalu buka kemasan masker. Pelan-pelan ya karena sheet mask-nya mengandung serum, jadi ada cairannya. Tekstur serum di masker ini ringan dan tidak lengket. Aplikasikan di wajah dan paskan sampai posisinya benar dan tepuk-tepuk agar serumnya terserap.

Sheet Mask yang Wangi dan Bikin Glowing

Sheet mask Pond’s bright beauty triple glow serum mask wanginya lembut. Isi serum di maskernya melimpah, bahkan lebih dari cukup. Sisa serumnya bisa dioles ke leher dan wajah biar lembab.



Ini kesanku setelah pakai Pond’s bright beauty triple glow serum mask:

Wajah Glowing

Wajah langsung auto glowing setelah pakai masker Pond’s bright beauty triple glow serum mask, karena ada kandungan Gluta-Boost-C. Ampuh banget karena 60 kali lebih kuat daripada vitamin C.

Kulit Halus

No more kusam! Kulit makin halus dan cerah berkat vitamin B3+ yang fungsinya melembabkan dan melembutkan wajah.

Kulit Lembab

Wajah langsung lembab seketika karena ada Hyaluranic Acid.

Ini foto before:



Ini afternya:



Kelihatan kan bedanya? Wajah jadi makin kinclong, cerah, dan flek hitam mulai tersamarkan. Biar makin maksimal, pakai Pond’s bright beauty triple glow serum mask seminggu sekali. Kalau dipakai dengan teratur (plus penggunaan serum pencerah wajah) maka warna kulit lebih merata dan makin kinclong. 2022 makin glowing, asyiik.

Minggu, 27 Februari 2022

Tips Sukses Berbisnis Kosmetik dan Skincare, Cuan Banget

Hai sobat Bunda Saladin gimana kabarnya? Daku lagi getol beli skincare dan produk make up nih. Ada banyak banget yang baru, dan di minimarket pun ada. Dalam beberapa tahun nih emang brand baru bejibun dan mayoritas dari Indonesia. Wah kayaknya kalau jualan kosmetik pasti cuan ya alias untung besar.

Gimana enggak ramai kalau tiap perempuan pasti punya minimal sebatang lipstik di kamarnya. Belum produk lain seperti bedak, pensil alis, dll. Eits, belum termasuk skincare ya seperti krim siang dan malam, toner, masker, dll. Apalagi kalau cewek-cewek lebih impulsif alias hobi shopping, wkwkw. Hayo, siapa yang punya beberapa lipstik yang shadenya mirip?





Namun bagaimana cara memulai bisnis kosmetik? Buat dikau yang pengen berdagang tetapi belum tahu caranya, nih daku kasih tahu caranya:

1. Maksimalkan Promosi di Media Sosial

Kalau jualan, akun IG jangan dianggurin. Namun jangan hard selling di akun pribadi. Bikin akun khusus untuk jualan biar terkesan profesional. IG lebih ramai daripada FB karena lebih global (karena ditelusuri via hashtag).



Akan tetapi, jangan posting barang jualan terus ya. Selingi dengan postingan edukatif seperti cara merawat kulit berminyak, batas kedaluwarsa make up,dll. Kemudian, gunakan IG ads biar banyak pemirsanya, modal dikit lah.

2. Buat Web Khusus Jualan

Jangan hanya ngarepin customer dari medsos, tetapi bikin web khusus jualan. Versi gratisan enggak apa-apa, yang penting isinya lengkap dan informatif. Nanti ia akan menjaring pembeli yang tidak tahu akun medsos jualanmu. Eits, jangan lupa diisi secara teratur ya.

3. Bikin Channel Youtube tentang Tutorial Make Up

Dikau pasti punya akun Youtube, kan? Bikin aja video-video singkat di sana, misalnya cara bikin alis yang rapi, memoleskan foundation biar gak terlalu tebal, dll. Nanti selipin aja pernyataan kalau dikau jualan juga, wkwkkw. Sambil menyelam minum soda.

4. Bikin Acara Belajar Make Up Bareng-Bareng

Acara belajar make up juga bisa jadi ajang jualan, karena pesertanya banyak. Pasti minimal setengah dari peserta membeli jualanmu. Atau, bikin paketan saja, misalnya tiket sudah termasuk free lipgloss atau masker sheet.

5. Selalu Up Date Info Terkini



Jadi penjual harus update dong. Kalau ada customer yang tanya skincare dari Korea selatan yang sedang viral, kamu enggak ngeblank. Baca semua, mulai dari artikel di internet, majalah wanita, dll. Jangan malas baca ya, biar tambah pintar dan lihai berdagang.

6. Perawatan Pribadi Jangan Lupa



Penjual kosmetik kok kucel? Jangan lupa perawatan ya kawan. Minimal luluran seminggu sekali, pakai masker juga harus teratur. Jangan lupa juga perawatan dari dalam dengan rajin makan sayur dan buah, minum air mineral yang cukup, dll. Dengan begitu, dikau kelihatan segar, cantik, dan pembeli percaya kalau kosmetiknya bagus.

7. Berbisnis Make up dengan Label Sendiri, Siapa Takut?

Dikau ingin bikin label kosmetik sendiri? Caranya gampang banget lho, enggak usah bikin pabrik sendiri yang besarrr atau cari dokter kulit plus apoteker. Caranya, pesan saja ke jasa maklon kosmetik.

Jasa Maklon Kosmetik

Maklon adalah pihak yang nanti membuatkan kosmetik. Mau bikin lipstik, bedak, sampai lipgloss, semua bisa! Bahkan dikau juga bisa pesan berbagai jenis skincare juga lho.

Kalau cari jasa maklon maka pilih yang sudah ber-BPOM jadi aman di kulit customer. Siapin juga uangnya untuk membayar mereka, dan sekarang bisa pesan dengan paket kosmetik yang jumlahnya sesuai request alias menyesuaikan budget.

Nah, sudah siap untuk jualan kosmetik, bahkan bikin label sendiri? Semoga dengan bisnis ini dikau makin bahagia karena membuat banyak wanita senang ya. Because every woman is beautiful.