Beberapa bulan lalu daku sakit (ketularan suami). Gejalanya pusing, meler, batuk kering, dan lemas bangeet, bahkan ditambah pusing tak habis-habis. Saladin juga akhirnya sakit yang sama (bahkan ditambah diare juga), sampai harus izin tidak sekolah selama 2 minggu. Bagaimana ini, serumah tepar semua?
Setelah sembuh daku baca artikel-artikel di internet dan ternyata itu bukan pilek biasa melainkan super flu. Bahkan dibilang gejalanya mirip kalau kena corona. Daku langsung HAAAH?
Tapi kalau dibilang ini COVID jilid 2 rasanya terlalu jauh karena tidak ada gejala anosmia (tak bisa mencium aroma makanan / bau-bauan yang lain sama sekali).
Gejala Super Flu
Awalnya super flu mirip dengan flu biasa. Hidung meler, bersin-bersin, dan batuk kering. Tapi batuknya sangat menyiksa sampai bikin sesak napas dan kurang konsentrasi saat ibadah. Kepala juga pusing berat, bagai ditindih batu berukuran besar.
Kala itu daku minum obat flu yang ada di toko kelontong, tapi sudah menenggak total lebih dari 8 butir kok tetap sakit? Malah tambah pusing, meriang, dan lemas banget. sampai tidak kuat berdiri dan berjalan harus berpegangan pada tembok.
Selama 3 hari daku dan Saladin hanya tiduran di kamar. Total sakitnya hampir 14 hari.
Bagaimana Cara Mengatasi Super Flu
Alhamdulillah ayahnya Saladin sembuh duluan jadi beliau yang merawat kami berdua. Makan seadanya dengan telur dadar, mie kuah, nasi, dll. Minumnya yang hangat seperti susu, teh, pernah juga dibuatkan minuman pereda panas dalam oleh beliau.
Bala bantuan datang juga, mama dan adikku datang menjenguk dan membawakan ayam goreng serta obat berlabel lingkaran biru (tapi bisa dibeli tanpa resep dokter). Seorang sahabat juga tiba-tiba memberi kejutan dengan memberikan sepanci sup merah. Alhamdulillah, terima kasih banyak.
Jadi cara mengatasi super flu selain minum obat adalah dengan banyak beristirahat dan meningkatkan imunitas tubuh. Seharusnya sih isolasi mandiri tapi belum bisa karena di rumah hanya ada 2 kamar tidur (sedangkan kami sekeluarga bertiga). Kalau keluar rumah juga pakai masker. Kalau keadaan tetap tidak membaik, mending rawat inap di RS.
Antisipasi agar Tetap Sehat
Jadi bagaimana agar tidak kena super flu? Tenang dulu, ini tidak serta-merta menyebar luas seperti corona. Tapi tidak ada salahnya mengantisipasi agar tetap sehat.
Pertama, klean harus rajin cuci tangan dan pakai antiseptik setelah sampai di rumah, kalau bisa mandi, keramas, dan ganti baju. Kedua, rumah juga dibersihkan dan disemprot disinfektan. Jangan lupa pakai masker dan pisahkan alat makan per anggota keluarga.
Kena super flu sangat-sangat tidak enak dan menjadi pengalaman yang sangat mahal. Semoga klean sehat terus yaa, jaga kesehatan agar tidak tumbang.
Salah satu best buy saya di tahun 2025 lalu memvaksin flu anak-anak saya Mba.. Lumayan jadi nggak gampang tumbang meskipun temen-temen sekelasnya sakit. Semoga sehat-sehat selalu Bunda Saladin sekeluarga, cuaca lagi nggak menentu dan virus makin macem-macem aja sekarang ya.
BalasHapusLagi-lagi saya tuliskan, bagaimana kalau rajin berjalan kaki, salah satu resep super sakti untuk tangkal virus flu.
BalasHapusNah, tapi kalau memang tdk sempat dan rutin jalan kaki, sekian kali saya buktikan sendiri, makan teratur sesuai jadwal, minum 2X lipat dari biasanya dan tidur yg banyak, sakti juga basmi virus flu. Tak peduli makan dan minum rasanya sepa semua, alias ndak berasa ..
Selamat sembuh semua, buat mbak dan Saladin..