Senin, 20 April 2020

Sisi Positif Corona di Indonesia


Corona oh corona, membuat banyak orang merana. Para tukang ojek kehilangan pelanggan. Pedagang cilok dan kue lain hanya bisa gigit jari. Tak ada lagi tangan-tangan mungil yang mengerubungi gerobak mereka, karena sekolah diliburkan sampai juni.

Apakah kamu juga merasakan dampaknya? Atau merasa kondisi ekonomi stabil tapi lalu mengeluh karena harus stay at home dan jadi menjamur kebosanan. Akhirnya camilan pun jadi pelampiasan. Belum sebulan, timbangan jadi makin ke kanan.


Jangan merengut dulu, nanti cantiknya luntur. Jika kita mau membuka mata lebar-lebar, sebenarnya ada banyak sisi positif dari pandemi ini. Di antaranya seperti contoh di bawah ini.

1. Makin Banyak Orang Baik
Para tukang ojek dan fakir miskin yang terkena dampak corona bisa bernapas agak lega karena banyak yang memberi donasi. Paket itu biasanya berisi beras dan sembako lain, masker, dan hand sanitizer. Hal ini membuktikan bahwa masih banyak orang baik yang peduli kepada sesama.


2. Kumpul Bersama Keluarga
Kebijakan stay at home jangan membuatmu pusing, honey. Justru ini saat untuk beryukur karena bisa kumpul bersama keluarga. Kapan lagi bisa peluk suami dengan santai di pagi hari karena beliau juga work from home? Eeh, wkwkkw. Anak-anak juga senang karena bisa quality time dengan ayahnya.



3. Jadi Aware Terhadap Kebersihan
Untuk mengusir COVID-19 disarankan dengan cara menjaga kebersihan tangan dan bagian tubuh lainnya. Orang-orang jadi rajin cuci tangan dan mandi keramas. Rumah juga disapu, dipel, dan disemprot disinfektan. Semoga kebiasaana hidup bersih ini berlangung terus setelah pandemi ini berakhir, ya.


4. Tukang Jamu Jadi Laris
Kunyit dan kawan-kawan diyakini bisa mengusir jauh-jauh virus corona. Tak heran banyak tukang jamu jadi laris. Bahkan ada katering yang sekarang juga jualan jamu dan herbal lainnya. Minuman tradisional Indonesia ini jadi primadona dan kembali eksis lagi.


5. Terus Menjaga Kesehatan
Ketika takut kena corona, maka kita berusaha untuk bergaya hidup sehat. Kalau keluar rumah pakai masker. Di rumah jadi rajin sit up dan makan sayur agar imunitas terjaga. Setelah tubuh sehat, pikiran juga jadi positif karena olahraga menaikkan hormon kebahagiaan. Sudah olahraga hari ini, Mom?


6. Banyak yang Jadi Tahu Profesi Freelancers
Kebijakan work from home bikin mata semua orang jadi terbuka. Bahwa sebenarnya manusia bisa bekerja dari rumah, asal ada akses internet. Mereka jadi paham, oh ternyata freelancers itu kerjanya begini toh. Bukannya dapat uang dari alam ghaib, wkwkkw.

Jangan marah-marah karena tidak bisa main ke Mall dan shopping sesuka hati seperti dulu.  Tetap stay cool dan stay at home. Kita semua berdoa semoga pandemi ini cepat berlalu, agar bisa beraktivitas normal dan traveling lagi. Masih ada sisi positif di tengah gempuran corona dan semoga kita bahagia selalu yaa ... Ciao!


Kamis, 27 Februari 2020

Review Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin, Sabun Wajah Praktis untuk Emak Rempong


Hai guys, sebagai emak rempong yang tiap hari harus gercep bangun, mandi, subuhan, lalu siap-siap masak, kita emang dituntut untuk multitasking. Numis sayur sambil rebus air untuk bocil, masak nasi juga sambil nyapu. Pekerjaan rumah tangga memang seolah tiada habisnya dan harus dikerjakan dengan cepat.  Apalagi kalau sudah jam 6:30, kudu siap antar anak ke sekolah baru berangkat ke kantor.

Sampai rumah jam 5 sore maunya rebahan sambil makan kuaci, apadaya kudu cepat-cepat mandi lalu masak untuk makan malam. Saking kilatnya, kadang malah kita asal-asalan membersihkan muka. BTW, pernah ingat seharian ini sudah berapa kali mencuci wajah? Sebaiknya sih minimal 3 kali ya, sewaktu mandi dan sebelum tidur.  Apalagi kalau sehari-hari naik motor dan terpapar udara dan asap knalpot yang kotor.

Mencuci muka adalah perawatan paling basic, untuk menghalau sisa debu, kotoran, dan minyak yang menempel. Sebelum pakai serum dan krim malam, pasti kita udah bersihin wajah dulu kan. Membasuh wajah juga bisa menyegarkan sekaligus aromaterapi karena menghirup wanginya sabun. Sengantuk apapun, pastikan udah cuci muka dengan facial wash, karena ketika lupa nggak bersih-bersih sebelum tidur, bisa menyebabkan jerawat atau flek yang menumpuk. Ogah kan?

Namun sebagai pemilik kulit muka yang kombinasi (berminyak di T-Zone) dan normal di bagian lainnya plus sensitif, harus hati-hati pilih facial wash. Apalagi waktu untuk sekadar bersihin muka juga terbatas karena alasan kesibukan. Kalau hanya dibersihkan dengan air juga nggak bisa membersihkan dengan maksimal.

Falling in Love with Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin

Alhamdulillah akhirnya sekarang ada sabun pembersih wajah yang baru, Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin.  Pertama kali megang tuh aku langsung jatuh cinta dengan kemasannya yang berwarna pink, favoritku banget. Isinya 100 mililiter, cukup lah untuk dipakai selama sebulan. Facial wash ini juga enak digenggam dan nggak bakal slip kalau dipegang saat tangan basah.


Ketika membuka tutupnya aku langsung terkesima karena ada brush applicator! Wah, baru kali ini ada facial wash yang kemasannya sekalian dengan sikat pembersih wajah.  Bulunya lembut dan saat diusap ke muka rasanya nyaman. Berasa lagi facial di salon terkemuka.


Yuk kita coba sabunnya. Putar brush ke posisi on, lalu pencet kemasan pelan-pelan.  Tekstur sabun ini kental dan lembut, jadi mudah bercampur dengan air.


Basahi wajah lalu dekatkan Azalea Gentle Facial Wash Wonfer Skin ke muka. Ketika  bercampur air, wanginya tercium samar. Hal ini malah bagus karena berarti sabun ini tidak mengandung pewangi buatan yang kadang malah bikin kulit alergi. Pakai  facial wash ini juga hemat banget. Cukup setetes sabun  #AzaleaBeautyHijab, sudah cukup untuk membuat muka jadi glowing dan cetar lagi.

Mari kita coba keampuhan brush applicator-nya. Gosok perlahan untuk mengangkat minyak dan kotoran di wajah. Putar  pelan-pelan hingga seluruh bagian muka bersih, dan gosok agak kuat di bawah bibir, dagu, dan hidung untuk mengangkat komedo. Saya tadi pakai bedak padat agak tebal plus lipstik, dan hanya dengan sekali cuci wajah dengan Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin, langsung bersih seketika. Lihat hasilnya di foto ini.

                                                    Before


                  After (setengah sudah dibersihkan, lihat beda antara wajah bagian kanan dan kiri)


Dengan adanya brush applictor acara cuci muka jadi lebih menyenangkan karena berasa dipijat oleh terapis facial profesional. Walau hanya membersihkan wajah selama 2 menit, tapi hasilnya maksimal. Sisa bedak dan lipstik jadi terangkat. Muka jadi licin dan sisa minyak serta debu langsung hilang. Cocok banget kan buat emak rempong yang memang enggak punya banyak waktu untuk perawatan wajah.


Facial Wash yang Mengandung Habatussauda dan Olive Oil

Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin bagus banget untuk kulit normal cenderung kering, karena mengandung olive oil yang bisa menutrisi kulit. Ketika selesai cuci muka tuh rasanya jadi lembut namun tidak berminyak. Wajah jadi bersih tanpa ada sensasi tarikan di ujung bibir karena kulit terlalu kering.

Selain olive oil, Azalea Gentle Facial Wash juga mengandung ekstrak pomegranate alias buah delima. Selain bagus untuk regenerasi kulit juga bisa bikin muka glowing. Ada pula ekstrak minyak kedelai di sabun muka ini yang juga baik untuk menghaluskan wajah.


                                         (Courtesy foto by IG @Azaleabeautyhijab)

Keistimewaan #AzaleaFacialWash seri ini adalah ada ekstrak habatussauda alias jintan hitam. Wow, ternyata habatussauda nggak hanya bisa diminum, tapi berguna untuk kecantikan.  Produk Azalea memang terbuat dari bahan alami yang terinspirasi dari #ThibbunNabawi (pengobatan dengan bahan alami yang berdasarkan hadis Nabi #BeautyFromSunnah). Khasiat bahan yang natural ini udah pasti bisa menyehatkan  wajah sekaligus mencegah alergi, karena sangat aman bagi kulit muka.

Beli di Mana?

Wah, sudah pada penasaran dengan Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin ya? Sabun muka ini bisa dibeli di  Shopee dan Lazada, cuss aja ke sini
Harga jual sekitar 38.000 rupiah. Terjangkau bukan? Dengan khasiat facial wash yang bisa bikin muka bersih sekaligus lembut, enggak rugi lah mengeluarkan uang segitu.

Kalau Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin ini habis, saya bakal beli lagi, karena memang lembut dan tidak membuat acne muncul di kulit. Wajah juga normal-normal saja, alhamdulillah tandanya cocok. Malah pas rutin memakai facial wash selama seminggu, rasanya muka makin halus dan flek berkurang, jadi senang elus-elus pipi sendiri.

Gimana, sudah yakin dengan Azalea Gentle Facial Wash Wonder Skin? Siap-siap makin cantik dan kulit dijamin aman karena memakai sabun muka berbahan alami. Semoga bahagia selalu karena wajah bersih dan glowing yaa ... Azalea, #TheRealHijabCare



Jumat, 31 Januari 2020

Dari Upik Abu Berubah Jadi Cinderella, Hanya dengan Mandi!


Kamu cantik, cantik, dari hatimu!
Suara girl band  Cherrybelle mengalir di ruang tamuku. Ya, aku beranggapan bahwa cantik itu terpancar dari hati, dari kebaikan yang disampaikan pada banyak orang. Penampilan itu nomor sekian. Namun anggapan ini dipatahkan ketika Saladin, putraku yang baru berumur 7 tahun berkata, “Mama jelek!”

Apakah ibumu tidak cantik,  nak? Inginku menyangkalnya, tapi sekali lagi kulihat diriku sendiri. Seorang ibu rumah tangga berbadan besar, dengan berpakaian daster beraroma bawang. Rambut bagai berlarian ketika terkena angin, dan aku selalu lupa untuk menyisirnya.

Rasanya wajah dan tubuh perlu dibersihkan berkali-kali. Namun selalu tidak ada kesempatan untuk berlama-lama mandi sambil luluran sekaligus mengoleskan  hair mask saat gadis dulu, karena waktu selalu habis untuk beres-beres, memasak, dan lain-lain. Setelah menikah, rasanya diri ini berubah jadi buluk dan kucel. Persis seperti upik abu!


Kuakui dulu memang pernah depresi karena banyak hal sehingga merawat diri menjadi prioritas nomor sekian. Mandi jika ingat saja, rambut kubiarkan memanjang tapi ujung-ujungnya bercabang. Hampir saja aku kembali tenggelam dalam palung kesedihan, jika tidak berusaha berjuang menemukan kebahagiaan sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain. Aku ingin cantik dan bersinar lagi!

Cantik Secara Instan dengan Mandi


Lantas bagaimana cara menjadi cantik secara instan, jika aku tidak punya waktu untuk sekadar menyisir rambut? Sebelum mata ini tergenang oleh air mata, masih ada secercah harapan di sana. Aku bisa cantik kembali. Jadwal merapikan rambut bisa diatur lagi. Yang paling penting, harus lebih sering mandi!


Sejujurnya di pagi hari aku baru mandi jam 8 atau 9, gimana bisa tampil cantik kalau mengawali hari dengan awut-awutan? Ok, sekarang harus diganti jadwalnya. Jam 5 bangun, harus segera mandi dan beraktivitas lainnya. Setelah dilakukan selama beberapa hari, ternyata jadi mood booster dan membuatku makin semangat menghadapi kesibukan sebagai IRT sekaligus freelancer.

Saat mandi harus wajib pakai #sabunkecantikan agar makin molek. #Vitalisbodywash saya pilih karena wanginya awet dan punya 3 varian, jadi bisa dipilih sesuai dengan kesukaan penggunanya. Selain itu, body wash ini bisa dengan mudah didapatkan di minimarket. Jadi, tiap belanja bulanan, aku selalu membelinya agar bisa kinclong dan wangi, setelah #MandiKeharuman dengan sabun Vitalis.

Aneka Varian Vitalis Body Wash


Teman-teman masih ingat parfum Vitalis kan? Sabunnya juga nggak kalah wangi lho. Ada 3 varian Vitalis body wash, yaitu Soft Beauty, White Glow, dan Fresh Dazzle. Semuanya dijamin harum dan bisa melembabkan kulit. Yuk kita lihat satu per satu.

Soft Beauty

Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash Soft Beauty dikemas dalam botol warna ungu yang cantik. Ia bukan sabun biasa, tapi mengandung pelembab berkat ekstrak alpukat di dalamnya. Ditambah lagi ada vitamin E yang bagus sekali untuk kesehatan kulit. Dengan rutin memakai body wash ini, kulit jadi lembut dan awet muda.
Wanginya menenangkan banget dan kamu bisa memakainya di sore hari, agar tidur malam lebih cepat dan lelap. Aromanya lembut, seakan membuatmu melayang ke alam khayal. Keharuman ini berkat kandungan ekstrak rose, violet, fruity aldehidic, sandalwood, dan tonka bean. Meskipun banyak ekstrak bunga, buah, dan kayu cendana yang dicampur jadi satu, tapi tidak membuat pusing saat menciumnya. Aromanya sangat feminin dan dijamin bikin rajin #MandiKeharuman .

White Glow

Ingin kulit putih tapi takut pakai kosmetik pemutih? Gunakan saja Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash White Glow. #Sabunkecantikan ini mengandung susu yang sejak dahulu kala dipercaya mencerahkan warna kulit. Dilengkapi juga dengan ekstrak licorice untuk menutrisi kulit sekaligus mencegah jerawat.  

Vitalis seri ini memiliki keharuman yang berasal dari cherry, raspberry, woody, suede, marshmallow, dan gardenia.  Sebuah perpaduan aroma yang lembut dan mampu menaikkan mood seketika.

Fresh Dazzle

Ini dia varian favorit saya, Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle. Botolnya berwarna hijau dengan desain yang cantik dan mudah digenggam. Isinya 200 mililiter, pas banget untuk #MandiParfum selama sebulan.

Vitalis seri Fresh Dazzle mengandung parfum dari ekstrak Bergamot, yaitu jenis jeruk yang memiliki khasiat sebagai antiseptik dan anti bakteri. Kulit jadi segar dan terlindungi dari penyakit. 

Wangi ini masih ditambah dengan ekstrak floral bouqet dari berbagai bunga-bungaan yang harum, dan ada juga ekstrak musk amber yang berasal dari tumbuhan oriental. Keistimewaan musk adalah ia mengandung hormon feromon yang bisa membangkitkan cinta dan gairah. Wah, wajib dipakai agar berasa pengantin baru terus!

Sabun Vitalis varian Fresh Dazzle juga mengandung ekstrak Yuzu orange yang bisa menghaluskan dan mencerahkan kulit. Ada pula ekstrak green tea yang mengandung akti oksidan. Sepertinya body wash ini cocok dipakai untuk orang yang berjenis kulit oily karena bisa membersihkan sekaligus melembabkan tanpa membuat tubuh jadi lengket.

Setelah memakai Vitalis body wash Fresh Dazzle, kerasa banget efeknya di tubuh. Jadi segar, sumpek hilang, dan siap mengarungi hari dengan berani. Habis mandi, sesosok upik abu dalam tubuhku berubah menjadi Cinderella. Singkirkan daster dan ganti jadi gamis rumahan berwarna lembut. Jangan lupa lipstiknya. Yuk, kapan kita ke mana? Eh, saking semangatnya, jadi lupa nggak nyopot handuk di kepala, wkwkkw.


Semua wanita itu ayu dan kecantikan sejati berasal dari hati, tapi jangan lupa untuk tetap merawat diri, sebagai salah satu cara mensyukuri anugerah yang diberikan oleh-Nya. Yuk mandi #glamor dengan Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash dan rasakan pancaran cantikmu dari kulit yang halus, wangi, dan lembut.

Senin, 25 November 2019

Serunya Lomba Sains Gramedia Science Day 2019 di Malang


Udara Malang jam 8:20 pagi sudah membuat keringat meleleh. Namun ratusan anak berdiri mengelilingi gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dengan semangat. Mereka memakai kaos ungu dan membawa papan bertuliskan Barium, Logam, dan zat kimia lainnya. Eits, bukan mau demo, tapi jadi peserta Gramedia Science Day 2019.

Apa sih Gramedia Science Day? Lomba sains yang diikuti oleh murid-murid kelas 4 hingga 6 SD. Acara ini diadakan sejak tahun 2016 dan baru tahun ini  diadakan di Malang. Selain di Malang, juga ada lombanya di Tangerang.
Peserta sangat membludak, ada 203 tim dari sekolah se-Jawa Timur. Satu tim terdiri dari 3 orang, jadi totalnya 609 murid. Woow, rame banget. Bahkan panitia juga tidak menyangka akan antusiasme dari para peserta.

Padahal untuk ikut lomba, bayarnya lumayan lho, 250.000 rupiah per tim. Biaya itu sangat worth it dengan fasilitasnya, yaitu kaos, tas, makan siang, dan buku acuan. Peserta sangat antusias karena menunggu hadiah dengan total 15 juta rupiah. Jadi ngiler nih lihat hadiahnya, eh....
Acara dimulai jam 8:30 dan setelah semua peserta masuk, langsung disambut oleh MC cantik bernama Putri. MC mempersilakan peserta berdiri sambil nyanyi lagu Indonesia Pusaka. Ada yang masih ingat liriknya? Don’t worry, ada contekannya di 3 layar raksasa :D.

Setelah peserta duduk di karpet yang sudah disekat dan dinamai berdasarkan nama tim mereka, lanjut ke pembukaan acara. Gramedia Science Day 2019 dibuka oleh Ibu Ida dari Gramedia Asri Media. Sebelumnya ada sambutan dari petinggi Bank BTN dan Meiji sebagai sponsor lomba. Itu lho, produsen cookies Hello Panda.
Acara sambutan usai, lalu dilanjutkan dengan menerbangkan pesawat mainan dan penyerahan suvenir plus foto-foto. Seremoni berakhir, lomba pun dimulai. Saat kompetisi, pemandunya bukan lagi MC, tapi 2 profesor bernama Happy dan Icha yang berceloteh riang sambil memakai jas lab warna putih. Mereka menjelaskan tentang prosedur Gramedia science Day. Bukan cerdas cermat ya, tapi konsepnya beda. Tak sekadar hafalan, tapi juga ada praktek eksperimen.
Pertama-tama, peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda, lalu lanjut ke tahapan eksperimen. Ada 3 jenis eksperimen, yaitu tentang listrik, kekuatan tumpuan, dan udara. Setelah itu ada tahapan presentasi, baru penjurian dan pengumuman pemenang.

Di tahap eksperimen pertama, peserta (yang dipanggil dengan sebutan future scientist oleh profesor) menyusun miniatur mobil listrik dari botol air mineral bekas. Wah, kreatif sekali ya! Satu tahap eksperimen diselesaikan dalam 30 menit, dan setelah sirine berbunyi tanda selesai, mobil kecil itu langsung dijalankan. Ada yang jalannya mundur, wah, tidak apa-apa, yang penting sudah berani mencoba.

Selanjutnya eksperimen kedua bertema jembatan. Para future scientist membuat jembatan mini dari stik es krim. Ini lomba antar tim, jadi mereka harus bekerja sama agar hasilnya bagus dan selesai tepat waktu. 

Yang paling disuka saat lomba adalah para murid enjoy banget ngerjainnya, ada yang sambil bernyanyi-nyanyi. Bahkan mereka main domikado dulu sebelum mengerjakan eksperimen.

Tahap eksperimen ketiga tentang udara dan future scientist membuat pesawat mini. Ini step paling mendebarkan karena diakhiri dengan presentasi. FYI, Semua eksperimen didahului dengan pemutaran video singkat, berasa nonton bioskop ramai-ramai :D.  

Sementara anaknya ikut lomba, para orang tua dipersilakan mengikuti parents talk show dan demo masak di luar area lomba. Talk show-nya juga tentang science. Masih ingat gak pelajaran sains di sekolah (dulu IPA), tentang udara, hukum Newton, dll. Pusing? Sama! Wkwkwkw.

Mbak Kartika Octorina, seorang penulis buku dan anggota Ilmuwan Muda Indonesia, mengatakan bahwa sains bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. Saat mengisi talk show, beliau heran mengapa alat lab untuk eksperimen hanya jadi pajangan di sekolah? Bisa jadi karena harganya sangat mahal.
Padahal eksperimen bisa dilakukan di mana saja, gak hanya di laboratorium. Kita bisa pakai alat yang sederhana, seperti gelas plastik, balon, dan paku. Setelah menjelaskan tentang eksperimen di rumah, langsung praktek dong. Beberapa paku payung disebar di meja lalu balon yang sudah ditiup ditaruh di atasnya. Dor! Seru kan?

Setelah talk show, pasti pada lapar kan? Untungnya ada demo masak yang dipandu oleh executive chef dari Hotel Santika. Belum demo aja saya udah melongo lihat keterampilan beliau membuat fruit carving. Lalu beberapa chef lain sibuk menata roti dan menggoreng kentang. Bikin apa sih, chef?

Ternyata acaranya bukan sekadar demo masak tapi ada lomba membuat sandwich. Para mama pada pinter banget bikin plus menghias sandwich. Kreatif! Usai penilaian, sandwich itu langsung dibagi-bagikan.

Back to competition di bagian dalam gedung. Sambil menunggu pengumuman pemenang, paket makan siang dibagikan dan ada performance berupa tarian dan nyanyian. Sekitar jam 12, ada rehat lomba untuk salat zuhur dan pengumumannya baru sekitar 1 jam kemudian.  Cukup lah digunakan untuk istirahat, makan, ibadah, dan ada booth untuk foto-foto.

            Tujuan diadakannya Gramedia Science Day adalah mengadakan kreativitas dan inovasi anak melalui permainan sains. Tak heran para pemenang dinilai dari kreativitas, kecepatan, dan ketepatan alur. Kompetisi diadakan di auditorium Graha Cakrawala UM, karena TB Gramedia Matos sering bekerja sama dengan UM. Untuk tahun ini, panitia bekerja sama dengan UKMP (Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis) UM.
Aih, acara ini memang keren banget. Semoga nanti saat Saladin kelas 4, dia bisa ikut lombanya. Kalau teman-teman, anaknya apa suka belajar sains?

Rabu, 20 November 2019

Cara Menjaga Stamina Saat Bekerja dari Rumah Sembari Mengasuh Anak Aktif


“Mama, ayo lari!”
Saya segera menutup laptop setelah menulis beberapa paragraf, lalu memenuhi permintaan Saladin. Kakinya bergerak lincah di halaman belakang, sementara keringat mulai bermunculan di dahi. Nafas terasa terengah-engah, padahal kami baru bermain selama sepuluh menit. Namun Saladin tetap tersenyum dan terus mengajak untuk berlari, tak peduli pada kondisi mamanya yang mulai letih.

Setelah berlari, ia masih sanggup untuk menaiki kursi, lalu menggambar di dinding dengan arang. Lima menit kemudian, ia sudah duduk manis di atas ventilasi kamar! Tempat lain yang dia sukai adalah di atas pagar. Baterainya tidak kunjung habis. Saya hanya tertawa melihat kelincahannya, dan bersyukur karena dia bisa bergerak dengan bebas dan riang gembira.


Di malam hari, keadaan yang terjadi sebaliknya. Kaki berdenyut-denyut, kepala terasa berputar dan tenggorokan kering. Hidung buntu dan bersin-bersin. Wah, sepertinya saya akan sakit pilek. Padahal tidak kehujanan, dan bukan tertular. Mengapa saya jadi mudah sakit? Ternyata salah satu penyebab stamina menurun adalah terlalu menjaga Saladin dan selalu bermain dengannya mulai pulang sekolah hingga pukul 10 malam.

Padahal di malam hari adalah waktu tenang untuk menulis, jadi butuh deep sleep agar bisa tidur sejenak dan bekerja pada waktu malam. Saat kelelahan, malah jadi susah tidur. Sebagai active mom, seharusnya saya lebih jaga kebugaran dan pandai mengatur waktu.

Saat badan keok begini, baru sadar akan berharganya kesehatan. Mulai saat ini, saya harus melakukan hal-hal ini agar stamina terjaga dan bisa mengerjakan tugas rumah tangga sekaligus bekerja dari rumah dan mengasuh Saladin dengan maksimal.

1. Minum Air Putih
Minum air putih adalah hal yang sering terlewatkan karena terlalu asyik mengetik saat Saladin sekolah. Padahal air putih bagus untuk meluruhkan racun dan menjaga stamina tubuh. Baiknya minum 8 gelas air dalam sehari ya, dan untuk lebih praktisnya saya sediakan sebotol air di samping laptop. Jadi saat haus langsung minum.


2. Olahraga
Olah fisik sangat penting untuk mengimbangi kecepatan lari Saladin. Salah satu olahraga favorit saya adalah senam zumba, karena banyak videonya di laptop. Hanya butuh 10-15 menit sehari, namun tubuh sudah berkeringat dan daya tahan meningkat. Jika tidak sempat zumba, maka saya melakukan peregangan tubuh sebelum tidur.

3. Makan Buah dan Sayur
Sayuran sangat segar dan bervitamin, bagus untuk menjaga kesehatan. Namun masak sayur itu prosesnya cukup lama, jadi untuk mengakalinya, saya belanja sayur siap santap. Misalnya tomat, selada keriting, dan mentimun. Tinggal cuci, potong, lalu hap. Nikmat dan sehat.

Makan buah juga bukan hal yang mahal, karena kita bisa pilih buah lokal dan yang sedang musim. Mangga, jeruk, dan pepaya mengandung vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh. Jadi makin strong saat menemani Saladin bermain di halaman belakang rumah.

4. Relaksasi
Punya anak over aktif sering bikin stres karena ia terlalu lincah dan jadi susah ketika diajak jalan-jalan ke luar rumah. Boro-boro menikmati piknik, yang ada malah sibuk menjaga Saladin agar tidak manjat sembarangan. Jadi relaksasi itu perlu, agar tidak kena penyakit psikomatis. Saat hati bahagia, otomatis tubuh juga bahagia dan jadi sehat, bukan?Relaksasi ala saya cukup dengan jalan pagi keliling kompleks dan mengamati indahnya bunga yang bermekaran, atau mewarnai di buku coloring for adult.

5. Minum Herbadrink
Herbadrink adalah minuman yang memiliki banyak varian, di antaranya sari jahe, temulawak, kunyit asam, lidah buaya, dan beras kencur. Untuk jaga stamina, saya pilih yang varian lidah buaya, karena mengandung vitamin A dan C. Selain itu, ternyata Herbadrink lidah buaya juga bisa membantu melancarkan pencernaan. Makin sehat deh!


Herbadrink bisa dengan mudah dibeli di minimarket, dalam 1 kotak isinya 5 sachet. Cara bikinnya juga mudah, cukup tuang 150 cc air lalu aduk rata. Jadilah minuman yang segar, sehat, dan bisa membuat tubuh makin bugar. Meskipun ini minuman kesehatan dan ada label jamu di kemasannya, tapi rasanya nikmat, terasa manis alami dan agak asam. Nikmat sekali diminum di siang hari.

Saladin juga bisa minum dong dan pastinya aman karena sugar free. Tahu sendiri kan, anak aktif bisa kena sugar rush karena terlalu banyak konsumsi gula. Segelas Herbadrink lidah buaya siap menyambutnya sepulang sekolah. Ludes dalam sekali teguk, seger bener!



Nah teman-teman, sudah tahu kan cara menjaga stamina? Kita masih bisa jadi ibu yang aktif dengan olahraga, mengkonsumsi buah, sayur, dan minum Herbadrink. Mudah sekali untuk mempraktekannya, dan semoga sehat selalu ya.



Rabu, 16 Oktober 2019

Super Busy Mom

Kemarin saya mengirim WA ke teman yang menguruskan domain blog ini dan alhamdulillah ternyata expired-nya baru Januari. Kata-kata teman masih terngiang, katanya sayang sekali blog ini sudah TLD tapi jarang diisi.

OK, saya akui memang belum jago membagi konsentrasi. BLog ini terbengkalai karena pekerjaan utama sebagai penulis di media lain, job menerjemahkan artikel, mengedit buku, dan tentu saja kerjaan utama saya adalah mengurus Saladin.

Belum lagi kalau mau nulis malah mikir dulu, keywordnya apa? Nulis apa biar viral? Akhirnya batal update blog, padahal sudah nyimpan banyak ide. Harusnya ditulis sekarang ya biar ada stok tulisan untuk blog. Eh sekarang malah wajib nulis minimal 2.000-an kata sehari buat sebuah proyek.

Kapan ngurus blognya atuh?

Blog belum beres urusannya, masih pengen nulis di Kompasiana, di media lain, wkwkwk. Banyak maunyaa. Ngerjain yang mana dulu? Belum lagi kudu beresin tugas nulis untuk 2 kelas yang diikuti.

Sabar, sabaar. Tahun depan Saladin pulang sekolah jam 2 siang. Jadi lebih banyak waktu nulis dan semoga selalu istiqamah untuk ngisi blog ini. Dulu nichenya gado-gado, sekarang mau beralih ke parenting saja. Ada banyak kejadian yang dialami Saladin yang mau dibagi di sini.

Tiba-tiba jadi ingat perkataan seorang kawan. Dia nulis di blog untuk dibaca dirinya di masa depan.

Tulisan spontan dan random gak pakai riset dan cari gambar, bikinnya cepet banget. Wkwkkww.

Cheers!


Selasa, 30 Juli 2019

Ayo Sekolah! Asyiknya Belajar di Alam Bebas


‘Mama, aku mau sekolah!’
Ucapan anakku di malam itu menarikku dari lamunan. Ah, akhirnya ia betah di sekolah barunya. Saladin belajar di tempat baru, setelah sempat dikeluarkan di sekolah lamanya – baca di sini-. Di mana sih sekolahnya, kok ia merasa betah, padahal baru masuk selama sehari? Apa harus pindah ke sekolah alam di Kota Malang, tempat kami tinggal?

Sekolah alam adalah jawaban untuk anak kinestatik seperti Saladin. Di sana, ia bisa lebih bebas belajar sambil mengeksplorasi alam sekitar. Jika ada sesi belajar di kelas, maka murid akan duduk di tempat yang tembok luarnya hanya ada setengah, jadi ruangannya semi terbuka.



Pertemuan kami dengan sekolah alam sebenarnya tidak sengaja. Awalnya, jika Saladin tidak dapat sekolah ya sudahlah, homeschooling saja di rumah. Saat buka Instagram, saya browsing dengan tagar sekolah alam, ternyata ada satu yang menarik hati. Apa nama sekolahnya?

Jawaban dari doa-doa kami itu bernama SANHIKMAH, salah satu Sekolah alam di kota Malang. Lokasinya cukup jauh dari pusat kota, kalau naik motor kira-kira butuh waktu 30 menit . SANHIKMAH berada di sebuah perumahan yang berada di lereng gunung. Kalau mau ke sana ya, anggap saja mau piknik, karena melewati sawah dan pepohonan jati.


Di hari pertama sekolah, Saladin langsung tertarik dengan ayunan dan jungkat-jungkit yang ada di sana. Ini kan gedung SD, kok ada mainannya seperti di TK? Ternyata untuk anak kinestatik, sebaiknya mereka beraktivitas dulu sebelum belajar. Setelah puas, mereka akan lebih siap menyerap pelajaran. Well, ini bukan kata saya sih, tapi kata salah satu kawan yang mengajar di sebuah SD swasta dan punya beberapa murid kinestatik.

Saladin masuk di hari rabu, jadwalnya olahraga. Ada beberapa ban mobil bekas di sekolah. Saladin belajar cara menggelindingkan ban itu, lalu ia berlomba dengan teman-temannya. Senang rasanya melihat ia kembali tersenyum. Apakah olahraganya hanya seperti itu? Ternyata tidak.

Murid-murid yang bermain di sekolah alam di Kota Malang itu,  lalu diajak untuk ke mushola, salat dhuha dulu, baru mereka berangkat ke lapangan. Kami berjalan menuju salah satu lapangan yang ada di perumahan tersebut. Bagaikan mendaki gunung lewati lembah, jalannya naik turun dan ada yang terjal. Belum pelajaran olahraga udah keringatan :D.

Semua kelelahan terbayar dengan udara sejuk yang berembus di lapangan. Pagi yang cerah, matahari bersinar malu-malu. Saladin berkeliling sambil didampingi bu guru. Murid lain ada yang bermain sepakbola, lompat tali, ada yang naik gawang. Tak ada yang melarang mereka memanjat, yah namanya juga anak alam. Saat itu, saya langsung ingat tayangan Si Bolang.

Setelah olahraga, kami kembali ke sekolah. Murid-murid langsung selonjoran, ada yang ambil air putih dari dispenser, ada yang membaca buku di perpustakaan. Dalam hati saya bertanya, kapan belajarnya?


Ternyata kurikulum di sekolah alam memang beda. Tidak sekaku sekolah konvensional. Ada saat murid belajar di kelas, ada sat belajar langsung.  Misalnya belajar membuat gelembung sabun dari bahan yang ada di sekitar, belajar mengenal abjad dengan menggoreskan sisa bata di lapangan, dan lain-lain.

Salah satu yang membuat kami tertarik untuk menyekolahkan Saladin di SANHIKMAH adalah fasilitasnya, ada aquaponik,  kambing, dan tentu saja lokasi sekolahnya yang sejuk. Selain itu, guru-gurunya sangat ramah dan perhatian, dan kadang mengirim materi parenting lewat WA.


Tebak berapa yang harus saya bayar untuk menyekolahkan Saladin ke sana? Yang jelas, jauh lebih terjangkau daripada sekolah swasta lain. Jika belum punya seragam berupa kaos olahraga, pakai baju biasa juga tidak apa-apa.

Semoga Saladin betah belajar di SANHIKMAH, Sekolah alam di Kota Malang yang keren. Semua  pengalaman baru saat belajar di alam akan memperkaya pengetahuannya.