Senin, 12 Juni 2023

5 Tips to Look Naturally Beautiful at Home

Hi, do you stay-at-home every day because you are a housewife? Are you freelancers who work from home? Even if you stay-at-home, you can be prettier by wearing beautiful “body shaping dresses”.


 

Don't let your appearance become ugly even if you just stay-at-home. You have to try to look attractive because it will bring enthusiasm. But how to be prettier even though you are at home almost every day? Here's how:

1. Take a shower

Have you taken a shower today? Take a shower at least twice a day. You can also take a warm bath before going to bed and then put on your favorite pajamas, comb your hair and apply body lotion. You will be more relaxed before sleeping and look prettier and younger.

Never be lazy to take a shower at least twice a day, or even three times a day. Showering will make your body lethargic. You can use your favorite body scrubs while showering, at least once a week, because your skin will be glowing and smoother.

Trust me, take a shower while you have a very bad feeling. After that, take a red or pink lipstick, you will feel much much better and more gorgeous. Even though you work from home every single day, you still have to take a shower to make yourself look fresh and beautiful.

2. Exercise Regularly, at Least Twice a Week

Don't forget to exercise regularly, at least twice a week, or minimum once a week. Wake up and do  some stretching, or having a simple exercise such as sit ups, squat jumps, or pilates. You can also practice dancing or Zumba. Just look for the video at platform streaming and then follow the moves.

Exercise keeps your body healthy and much more beatiful. You will stay slim if you exercise twice a week. But you also have to maintain your diet and avoid fatty foods every day. You also have to eat vegetables and fruit, and drink water to be healthy.

3. Wear Clothes or Dress That Makes You Feel Beautiful

What kind of clothes that you wear at home? You are a stay-at-home mom, but you can still be stylish every single minutes. You have to remember to avoid wearing an old t-shirts and pants, except of you want to sleep early. If you want to be more beautiful and attractive, and raise your mood, you should wear awesome kind of clothes, even if at home. 


 

You can wear a “shapewear midi dress” that has attractive color. With this awesome shapewear you will look more fantastic and slimmer.

4. Use Skincare and Make up

After bathing, apply skincare to make your skin healthier. Apply moisturizer to make your face look fresh. Apply sunscreen to protect your face from the sunlight. Don’t forget to apply lip balm. Then, apply loose powder and lipstick. You will look fresher and happier.

5. Wear a Bodysuit


 

Are you wearing shapewear every single day? You should wear a bodysuit to look slimmer. This beautiful “strapless low back shapewear” from Popilush will make you look gorgeous, sexy, and slim.

As a housewife or freelancer who works from home, you can raise your mood by taking care of yourself. You should keep bathing, exercising, and taking care of the body everywhere, even if you a stay-at-home-mommy. Apply a simple makeup so your face look beautiful and fresh. Don't forget to wear bodysuits and shapewear to make yourself look slimmer and much more beautiful.

 

Minggu, 11 Juni 2023

Gini nih Rasanya Mengasuh Anak Laki-Laki

 

Gimana sih rasanya punya anak laki-laki?

Suatu hari seseorang tanya begitu ke daku. Rasanya kaget, yaa karena beliau punya anak perempuan dan rupanya terkejut ketika melihat foto Saladin sedang memanjat lemari.

Saladin, anakku, sejak usia 3 tahun memang hobi naik lemari. Alhamdulillah di usia 9 tahun sudah berhenti sendiri, capek mungkin? 


 

Kembali ke pertanyaan, “gimana rasanya punya anak laki-laki?” Daku sih cengar-cengir aja waktu ditanya. Rasanya punya anak laki-laki tuh campur aduk. Antara senang, gemes, dan sebagainya.

Ketika Saladin lahir tahun 2012 lalu, rasanya senang banget. Akhirnya punya anak laki-laki!  Dulu selalu berdoa punya anak laki-laki yaa karena sudah biasa aja mengasuh 3 adik laki-laki (daku sulung). Pas ngajar pun kebanyakan muridnya laki-laki (dulu daku ngajar di playgroup).

Mengasuh Anak Laki-Laki Kok Gini?

Karena punya pengalaman ngasuh adik dan murid laki-laki, rasanya PD berat saat dikaruniai anak laki-laki. Bakalan gampang nih, tinggal distimulasi, diberi ASI dan kasih sayang, dll.


 

Namun ternyata beda banget ya ngasuh anak sendiri ama anak orang lain (walau itu adik sendiri). Momong anak laki-laki tuh woow. Bisa dibilang menguras perasaan, pikiran, tenaga, waktu, perhatian, dan terutama uang. Apalagi kalau anaknya macam Saladin.

Emang dia kenapa?

Saladin dulu pernah kubawa konsultasi ke psikolog anak. Katanya aman aja kok, tipe kinestatik dan super aktif.


 

Yaa namanya anak laki-laki lari-larian dan manjat kan wajar. Justru orang di sekitarnya yang khawatir dan takut. Kalau dia manjat pohon malah diteriakin, disurui turun, dll. Memang sih akhirnya turun tapi dengan cara lompat hahahaha.

Bundanya malah seloww, udah biasa lihat dia kayak gitu. Apalagi ayahnya. Justru ayahnya yang ngajari cara dia turun yang benar, biar gak asal lompat.

Tips Mengasuh Anak Laki-Laki

Berikut ini daku kasih tips beberapa cara mengasuh anak laki-laki biar gak shock dan lelah mental:

1. Memang Mereka Lebih Aktif

Anak laki-laki (rata-rata) memang lebih aktif daripada anak perempuan. Jadi kalau ada boy yang sukanya lari, manjat, jungkir balik, biarkan saja. Jangan sembarang self judge lalu bilang kalau dia itu hiperaktif, sebelum benar-benar ketemu ama psikolog anak atau psikiater.

2. Sediakan Banyak Makanan dan Camilan


 

Kalau punya anak laki-laki memang kudu rajin ke dapur buat sekadar bikin pancake, pudding, atau salad buah. Siapkan makanan dan camilan yang banyak karena memang porsi makannya lebih banyak. Kalau masih lapar mah susah tidur jadinya.

3. Hati-Hati Sugar Rush

Namun harus hati-hati saat memberi makan anak karena bisa kena sugar rush alias kelebihan gula dan bikin tingkahnya makin gak bisa diam. Jangan terlalu sering kasih camilan atau minuman manis. Usahakan anak-anak makan snack berupa buah segar.

4. Beri Rasa Tanggung Jawab


 

Anak laki-laki adalah calon pemimpin rumah tangga. Oleh karena itu, wajib diberi tanggung jawab, ya dimulai dari hal yang kecil dulu. Misalnya dilatih makan sendiri sejak balita, menyiapkan peralatan sekolah, mencuci piring sendiri, dll.

5. Jangan Main Tangan

Daku selalu pesan ke pembaca blog catatan bunda Saladin kalau JANGAN PERNAH MAIN TANGAN ALIAS MUKUL  / NYUBIT KE ANAK . Mereka hanya anak kecil dan sebagai orang tua kita harus sabar.

Gimana, sudah siap mengasuh anak laki-laki? Sabar yaa. Tapi nyenengin banget kok momong anak laki-laki itu. Siap-siap aja lihat kejutannya, hehhhehehe.

Sabtu, 03 Juni 2023

TOLONG! ANAKKU KABUR DARI RUMAH

 

Judul emang sengaja dibikin gede semua biar kerasa paniknya saat anakku, Saladin, kabur. BTW ini kejadiannya sudah cukup lama (waktu dia masih TK dan sekarang sudah SD) tapi baru kali ini daku punya nyali untuk menuliskannya.

Suatu siang, aku bermain bersama Saladin tetapi fokusku tidak 100% ke dia. Mungkin dia cari perhatian lalu keluar rumah (dan kesalahan saat itu adalah tidak mengunci pintu). Seperti biasa dia usil dengan naik ke atas mobil milik kakeknya.

Pelarian Awal Saladin

Daku bujuk untuk masuk rumah lagi tetapi ia tidak mau. Neneknya datang dan ingin menggendongnya tetapi dia malah loncat dan berlari………………………


 

Paniklah aku, mana bisa mengejar bocil yang super aktif ini? Akhirnya aku balik ke rumah dan membawa dompet, jaga-jaga kalau Saladin hanya ingin jalan-jalan ke minimarket di sebrang perumahan.  Kakeknya Saladin memboncengku dan meminta untuk bersabar menghadapi anak yang memang menggemaskan sampai bikin bundanya nyaris jantungan.

Namun ketika sampai di sana, tidak ada. Di mana anakku? Ya Tuhan….

Si Paling Hobi Jalan-Jalan Sendiri

Sejak balita sepertinya Saladin emang suka jalan-jalan sendiri tetapi daku jarang memberi izin. Pertama, makin banyak kendaraan bermotor, bahkan di dalam perumahan. Kedua, ada berita penculikan anak. 


 

Ketiga, beberapa tahun lalu ada kejadian mengerikan saat ada anak kecil yang main pasir di depan rumah. Neneknya sedang di dalam lalu ada mobil yang lewat dan menabrak anak tersebut sampai me ning goy. Ternyata pengendaranya m a b u k.

Namun Saladin itu tipe anak yang makin dilarang makin berontak (kayak siapa hayo? Uhuk-uhuk). Beberapa kali ia pulang sendiri (dan untung gedung sekolah TK-nya dekat, hanya sekitar 700 meter dari rumah neneknya). Akan tetapi tetap saja aku deg-degan ketika dia pulang sendiri, bahkan kabur seperti ini.

Belum Ketemu Juga

Kembali ke cerita pelarian Saladin. Kami (aku dan kakeknya) melanjutkan pencarian dengan naik sepeda motor. Bahkan sampai menengok ke dalam got, takut dia sembunyi di sana.


 

Namun nihil.

Kesalahanku saat itu adalah keluar bawa uang tapi gak bawa HP. Ternyata di FB banyak yang mention, inbox, ngetag, ada yang WA juga. Mereka melihat Saladin! Di mana dia sebenarnya?

Akhirnya Dia di Sana

Kami pun pulang dan belum sempat masuk rumah, ada tetangga yang memberi tahu keberadaan Saladin. Katanya, saudara sepupunya (yang tinggal di perumahan sebelah) bingung karena ada anak kecil nyasar. Dia lihat lalu mengenali Saladin.


 

Ternyata! Saladin akhirnya ditemukan di rumah seseorang. Mbak cantik yang dulu pernah kudatangi rumahnya (bersama Saladin), sekitar setahun lalu. Kala itu daku ikut kursus baking dan membayar ke sang mbak (yang jadi penyelenggara kursus).

Daku bengong, kok bisa Saladin ingat pernah ke rumah itu? Eh Saladin ngeluyur ke sana karena menghirup aroma kue. Di sana memang produsen kue kering dan kue-kue lain.

Ealah! Lapar ceritanya. Setelah kami pulang, daku baru sempat lihat HP dan melihat banyak tean online yang mengenali wajah Saladin, ketika si mbak cantik bikin status mengenai penemuan anak kecil di rumahnya.


 

Di situlah daku bersyukur karena gak pernah nutupin wajah anak pakai stiker, saat diupload di medsos. Wkwkkwkw.

Tentang Saladin  

Oh ya, Saladin bukan autis bukan hiper aktif ya. Dulu sudah pernah konsultasi ke psikolog anak dan kata beliau tak masalah karena hanya over aktif. Perbedaannya, Saladin masih bisa diajak bicara dengan menatap mata dan ketika dia memanjat ada tujuannya (misalnya mengambil kue di atas lemari).

Tentang perbedaan lainnya silakan cari di buku ya.  


 

Kalau kata ayahnya wajar lah anak laki-laki aktif. Dan ternyata ketika beliau masih kecil juga persis kayak Saladin, hobi memanjat pohon. Like father like son.

Setelah kejadian ngabur itu, daku berusaha lebih mendekat ke Saladin. Mengajari dia untuk tidak impulsive. Keluar rumah harus pamitan. Kalau lapar bilang, jangan asal keluar rumah lalu cari toko.

Sekarang Saladin sudah berusia 10 tahun dan Alhamdulillah sudah bisa mengendalikan diri. Kalau keluar rumah pamitan. Jarang tantrum juga, kalau ngambek juga masih terkendali.

Resepnya apa?

Pelukan dan kasih sayang.