Selasa, 22 April 2014

Memori di Pohon Ceri

Pohon ceri adalah magnet bagi kami, murid-murid SDN Bunulrejo 9 (sekarang SD Bunul 4). Sepulang sekolah kami sempatkan mampir ke lapangan dekat rumah untuk sekedar ngobrol di bawah rindangnya pepohonan. Memanjat, mencari buah, atau menyeruput sisa bekal minuman.

 Btw ceri ini buah lokal, bukan ceri yang ada di kue blackforest itu loh. Di daerah lain namanya keres / kersen. Berbentuk bulat mungil, merah, jika ditekan keluar isinya yang empuk dan manis legit.

Sepanjang ingatan, tak sekalipun saya berhasil memanjat pohon ceri. Jika teman-teman memanjat, saya hanya bisa berkhayal, andai bisa sekuat mereka (fyi saya dulu korban bully jadi yakin bahwa fisik saya lemah padahal enggak, nanti akan diceritakan di postingan lain).

Tapi tahun berikutnya pohon-pohon ceri itu tak bisa kami panjat. Karena kecelakaan yang menimpa seorang anak tetangga (adik kelas, sebut saja Dicky). Ia jatuh ketika memanjat pohon, dan tangannya patah. Orangtuanya langsung mengusulkan ke pak RW agar pohon-pohon itu ditebang saja. Setlah penebangan poho, lapangan tempatnya berpijak dilumuri oleh smen dan pavingstone. Keras dan gersang, dan tidak menarik lagi bagi kami.

Sekarang sesekali saya melewati bekas pepohonan ceri itu. Kadang berkhayal, andai pohonnya masih ada, akan saya ajak Saladin untuk piknik di bawahnya. Ya, kenangan akan pohon ceri akan tetap ada di hati.

Selasa, 08 April 2014

Mie Aceh Kuah

Dulu waktu hamil tiba tiba ngidam mie aceh. Ya, saya pernah makan mie aceh di salah satu warung pinggir jalan. Tapii malas balik kesana lagi, kejauhan hehhee. Bikin sendiri saja.

Lalu search resepnya di mbah gugel, dan di-post di multiply (alm). Wah responnya beragam dan alhamdulillah dapat masukan dari teman-teman, agar rasanya lebih nendang..

Sekian intronya ya. Selamat masak deh, lazis banget.
MIE ACEH KUAH
sumber dari mbah gugel..dimodif dengan saran dari mbak Tintin Syam, Pakdhe Dj Surato, dan Mas Tiar Rahman
Bahan
2 bungkus mie burung dara
500 gram ayam bagian dada, ambil dagingnya saja, potong dadu kecil
350 cc air
1 batang daun bawang
1 tomat ukuran sedang
1/4 bagian kubis
bumbu
3 sdm kecap manis
garam dan merica
2 batang serai
1sdm cuka masak
bumbu halus
3 cabe besar (kalo doyan pedas bisa ditambah jadi 5 cabe besar)
pala seujung kuku
2 kapulaga
2 kemiri, bakar
1/2 sdt jintan, sangrai
2 cm jahe
1 cm kunyit
2 cm lengkuas
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
Copy of DSC07423.JPG
CARA MEMBUAT
1. haluskan bumbu halus
2. rebus 350 cc air, setelah mendidih masukkan ayam, masak sampai kuah menyusut,kira kira 200 cc
2. rebus mie selama 3 menit, tiriskan, beri minyak secukupnya agar tidak lengket
3. tumis bumbu halus, masukkan serai
4. masukkan ayam, aduk rata, beri garam dan merica
5. masukkan kubis dan tomat
6. beri air kaldu
7.masukkan mie, kecap, cuka, daun bawang, beri air sesuai selera (untuk kuah)
masak sampai matang, siap dihidangkan
untuk kurang lebih 6-7 porsi
kalau susah menghaluskan jahe, kapulaga, dan lengkuas, cukup digeprak saja

Rabu, 15 Januari 2014

Berbagai Tipe Klien

Berhubungan dengan banyak orang memang sebuah seni tersendiri. Berbagai karakter mereka mau gak mau harus difahami, agar tidak terjadi miskomunikasi. Apalagi dengan klien, yang notabene berbisnis dengan kita (kalau masalah duit sih disabar-sabarin). Selama saya dan hubby menjalankan bisnis percetakan dan penerbitan, pernah bertemu dengan klien-klien seperti..
1. Klien Perfeksionis
Harus menyiapkan stok sabar sampai 300%. Kadang kita gak tau maunya dia apa. Saat sudah menyodorkan desain, ada revisi. Revisi lagi. Revisi lagi. Edit teruuus. Prosesnya bisa mencapai 2 minggu. 
Apalagi jika menyangkut order undangan pernikahan, karena klien yang dihadapi bukan hanya pihak calon pengantin perempuan, tapi juga calon pengantin laki-laki, dan ibu dari pihak putri. Bayangkan, menghadapi 3 orang dengan keinginan yang berbeda-beda. Sementara undangan harus segera dicetak. Jadi, klien yang seperti ini harus dirayu, agar desain nya fix dan segera diproses.
2. Klien Serius
Klien yang ini straight to the point. Mengajak janjian dimana, jam berapa. Menjelaskan keinginannya, dan kesepakatan harga berapa. Tapi, baru satu hari digarap ( standarnya 7 hari), mereka sudah telpon, sms, bertanya apakah pekerjaannya sudah selesai. Saking seriusnya, kadang mereka menghuungi saat jam istirahat. 
3. Klien Plin-Plan
Awalnya, ia sudah memiliki desain, jadi kami tinggal mencetak. Tapi kemudian ada revisi, ternyata ukurannya salah. Otomatis hitungan harganya jadi berubah. Nego harga lagi. Setelah selesai, eh dia kaget karena harganya sekian, tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kalau ukurannya besar ya harganya beda dong..Seakan-akan mereka lupa dengan omongan mereka sendiri.
Pernah juga ada klien yang minta dibuatkan brosur sebanyak 1000 lembar. Setelah selesai, ia minta dikirimi 250 lembar dulu. Tapi ternyata, sisa 750 lembarnya tidak pernah diambil Jadi ia hanya membayar seperempatnya..Rugi bandar...
4. Klien GeJe (iseng)
Ini jenis klien yang paling menyebalkan. Awalnya ia bertanya alamat kami dimana. Setelah itu, ia minta agar kami yang datang ke rumahnya. Tapi setelah satu jam, rumahnya tak kunjung ketemu. \alamat palsu. Karena lokasinya di dalam gang sempit, dan ia tak mencantumkan rt dan rw. Seperti terjebak dalam labirin, berputar dan tidak ketemu.
Tapi besoknya ia minta maaf, dan minta kami datang. Kali ini ke tempat kerja adiknya. Bahkan ia minta adiknya untuk menjemput saya. Wah mulai mencurigakan. Saya takut bahwa ia adalah sindikat penculikan wanita. Jadi sms dan telpon dari dia dicuekin saja.

Kamis, 15 Agustus 2013

20 Targetku 10 Tahun ke Depan

Lama banget gak update blog disini...terus ada info dari mbak Ade Anita tentang giveaway dari emotional flutter..Ok lah say thanks to Kenni yang udah menyelenggarakan GA ini sehingga ngasi inspirasi untuk ngisi blog ini :D

Kenapa di judul aku tulis 10 tahun ke depan? Karena pengen ditarget..maksimal berapa lama aku bisa meraihnya..so ambitious? Hmm..only God knows.

Ini dia 20 keinginanku:

1. Pengen pindah rumah
Yaa..sampai sekarang, anak dah 9 bulan, masih serumah ama mama. Pengen pindah rumah biar lebih bebas kerja, bisa nerima tamu ampe malam (temen hubby banyak yang suka ngopi ampe tengah malam), intinya lebih mandiri lah. Ampe sekarang belum nemu lokasi yang pas..Cari di daerah perumahan tapi belum cocok, karena terkait dengan image bisnisku sih (percetakan).

2. Pengen punya anak 4
Udah 2 kali hamil, anak pertama keguguran. Jadi itungannya udah dikasih 2 anak, alhamdulillah. Pengan nambah 2 adik lagi, biar rameee. Seperti di rumah, mama punya 4 anak..Seru dan asyik walau kadang rempong karena harus ngurusi 3 adik laki-laki (tuh kan tulisanku mulai ngelantur kemana-mana)..Ok..back to the topic..

Maunya sih 2 adiknya Saladin cewek dan cowok..Tapi kalo keduanya cowok juga gakpapa..InsyaAllah 4 tahun lagi mau promil anak ke-3. Semoga dikabulkan oleh-Nya.

3. Pengen umroh bertujuh
Bertujuh? Ya..Full team dengan suami, anak, mama-papa, dan kedua mertua. Seru pastinya. Belum pernah ke luar negeri. Kalo ada kesempatan ya maunya langsung ke saudi arabia saja..Pulangnya mampir dulu ke Turki atau Spanyol hehhee..

4. Tahun depan harus mudik
Tahun 2012 gak mudik karena hamil tua..Tahun ini gak mudik karena anak masih kecil. Jadi tahun depan harus mudik dong. Kangen nenek. Kangen jepara. Kangen semuanya..

5. Pengen kurus
Hahahaha...Semua ibu yang habis melahirkn pasti berat badannya bertambah. Mau ke sanggar senam tapi ga tega ninggal Saladin, masih asi pula..Kalo terlalu semangat olahraganya bisa ngaruh ke produksi asi..Diet? Bisa-bisa asi gak keluar. Kemarin aja cuma kuat puasa 3 hari. Ya wes ngalah, nanti setelah Saladin disapih baru bisa olahraga dan ngatur pola makan.

6. Pengen laptop baru
Laptop yang sekarang lebih sering dipake hubby mendesain..Yaa..kapan aku nulisnya? bloggingnya? Lebih sering nebeng laptop adik..Pengen pake laptop sendiri biar ga bingung nyimpan datanya.

7. Ekspansi bisnis ke indonesia timur dan asia tenggara
Sejak berdiri tahun 2011, percetakanku alhamdulillah udah ngirim pesanan ke jawa, sumatera, borneo, bali, batam, paling jauh ke Selangor-Malaysia. Maunyaa sih bisa kirim ke papua atau wilayah indonesia timur yang lain. Dan kalau bisa kirim juga ke negara asia tenggara..Nah lho..benerin blog dagangan dulu (bikin English version)..Atau bikin dotcomnya (self reminder).

8. Setiap hari menggambar
Dari SD hobi nggambar. Sekarang? Gak pernah. Alasannya sibuk (atau sok sibuk?). Padahal kalo pas Saladin tidur kan bisa nggambar..Atau sekalian nggambar dia hehehe..

9. Setiap hari nulis diary
Terkahir nulis diary sekitar 4 bulan lalu, itupun ga setiap hari. Nulis diary setiap hari pas mau nikah hehehe..Padahal nulis diary bisa jadi terapi jiwa..Mulai sekarang mendorong diri sendiri untuk istiqamah menulis diary.

10. Pengen menang lomba
Dulu pernah beberapa kali menang lomba senam..Sekarang belum bisa ikutan..Malah kayaknya tubuh kaku semua karena lama gak olahraga..Atau lomba menulis deh..Ikut beberapa kali lomba menulis..Belum pernah menang. Malah pernah dibully hahaha...

11. Pengen punya playgroup/TK/daycare
Gegara dulu pernah kerja di playgroup jadi pengen punya sendiri. Habis suka banget ama dunia anak. Suka menyanyi lagu anak, suka mendongeng..hahaha..Tiap hari pasti rame ama celoteh anak yang polos dan lucu.

12. Pengen ke Borneo
Dulu hubby sempat mukim disana selama 5 tahun. Jadi pengen kesana, karena diceritain hubby kalau disana alamnya masih asri..Wuih tempat yang asyik untuk hunting foto dan cari inspiras tulisan dan gambar. Sekalian nengok kakak ipar yang mukim di Samarinda.

13. Pengen bisa mendesain pake photosop dan corel
Kalo ngeliat hubby mendesain kok seruu..Kalo buka corel bisanya cuma ngedit dikit-dikit dan nge resize doang hahaha...Kalo bisa mendesain kan bisa bikin bikin desain sendiri..Jadi kalo ada klien yang pesan ga usah nunggu hasil desain dari hubby. Bisa ikut lomba desain juga..plus berburu dollar lewat lomba desain internasional.

14. Pengen punya dapur dengan peralatan lengkap
Kayak di acara mastercep itu loh..Dapurnya woww..Ya minimal punya kompor yang di bawahnya ada ovennya hehehe..Biar puas masak dan bikin kue..Masak bisa jadi relaksasi plus bikin suami senang.

15. Pengen blogging kayak dulu
Duluu jaman jaya-jayanya multiply, setiap hari bisa update blog. Sejak mp kukut, malah bingung mau mukim di rumah maya mana. Disini sepi, wp lumayan tapi berattt, sekarang ada multipers yang mirip mp. Tapi kalo ga punya akun disana ga bisa ikutan komen. Yahh

Jadinya ya kalo posting di multipers harus dicopas di wordpress aja hehhe biar temen-temen lain bisa komen.

16. Lebih rajin merawat diri
Udah umur 27 nih..Takut jerawatan kusem keriput segala macam. Jadinya nyisihin uang untuk ke salon, sebagai me-time dan relaksasi juga sih. Sementara ini baru dalam tahap maskeran sendiri di rumah. Kalo tambah cakep kan suami tambah sayang :D.

17. Lebih ikhlas merawat Saladin
Kadang masih kurang sabar kalo Saladin rewel, ga bisa tidur, dan sebagainya. Suami ngingetin, anak kecil jangan dimarahin..Huks..Anak siapa coba...Harus lebih sabar dan menjadi ibu yang baik baginya.

18. Beli mesin cetak baru
Semoga setelah punya mesin cetak baru banyak order-an..Soalnya ada momen bagus nih, pilpres tahun depan. Kemarin aja udah ada caleg yang pesan kartu nama :D.

19. Lebih banyak buku yang dibaca
Bacaan di rumah udah banyak yang di re-read nih. Harus update isi lemari..Nyempetin baca saat mau tidur, saat anak tidur, saat bangun tidur..Kapan aja..Hmm lupa siapa ya pernah bikin gerakan membaca sehari selembar..Dulu pernah rekor baca 30 buku dalam sebulan :D

20. Pengen punya butik
Sejak SMP suka banget liat baju-baju bagus gara-gara liat fahion show di tv. Dulu pernah les jahit tapi ga bisa-bisa. Sekarang pengen bikin butik busana muslim (yang menutup aurat asli bukan tutup kepala doang). Sambil belajar marketing online dan offline biar nanti laris dagangannya.






Jumat, 01 Maret 2013

Tips Bagi Pebisnis Pemula

Baru memulai bisnis? Akan memulai bisnis? Atau sudah memiliki bisnis?
Silahkan baca tips-tips di bawah ini..
 
  1. Bisnis tak selalu butuh modal besar. Bahkan anda bisa memulai bisnis dengan modal nol rupiah! Caranya? Cari penyandang dana yang setuju dengan proposal bisnis anda. Intinya adalah kepercayaan.
  2. Manfaatkan social media sebagai media promosi yang murmer. Ya, mungkin anda bisa memasang baliho, spanduk, atau iklan di koran. Tapi berapa orang kah yang melihat dan membacanya? Lebih baik bikin page di facebook, blog di blogspot atau wordpress, lalu dipromosikan di facebook atau twitter..
  3. Ingin terlihat professional? Buatlah kartu nama dan sediakan selalu di dompet anda. Dan anda bisa memesan kartu nama dengan harga 18.000 rupiah saja di ROYAL Corps 087 859 574 104 hehehe..
  4. Jika ingin laris, perbanyaklah jumlah teman. Karena kebanyakan orang lebih percaya kepada teman sendiri. Anda orang yang pendiam? Tak masalah..Banyakin aja teman di dunia maya, hehehe…
  5. Cari ciri khas produk atau jasa anda. Misalnya, cokelat cadbury identik dengan warna ungu..jadi, konsumen dan klien akan selalu mengingatnya dengan mudah.
  6. Jika ada pesanan dengan jumlah besar, sediakan kertas kontrak kerja bermaterai.
  7. Susah melobi? Melobi bukanlah memaksakan keinginan kita. Tapi merayu klien dengan kata kata yang halus.
 
Semangat wirausaha !

Minggu, 20 Januari 2013

Tips Mempersiapkan Pesta Pernikahan dengan Budget Rendah

Pesta pernikahan yang indah adalah impian semua wanita. Tapi, apakah pesta itu selalu identik dengan

kemewahan ? Tidak..Ada cara agar pesta pernikahan anda berkesan tanpa harus mengeluarkan uang yang

terlalu banyak.

1. Tak perlu membuat gaun pengantin atau kebaya baru

Ongkos pembuatan gaun atau kebaya baru mulai dari 1-2 juta (tergantung butiknya). Tapi, setelah pesta

pernikahan, gaun pengantin atau kebaya itu pasti akan JARANG dipakai. Percayalah. Ia terlalu mewah

untuk dikenakan di acara arisan atau pesta pernikahan teman. Lebih baik sewa saja di salon / bridal. Toh

para tamu tak mempermasalahkan baju anda baru atau tidak.

2. Pilih catering yang memberikan harga reasonable

Catering terkenal biasanya memberikan harga yang terlalu tinggi. Saran saya, pilih catering baru yang

harganya sesuai dengan anggaran anda. Atau anda bisa meminta tolong koki hotel atau restoran untuk

memasakkan hidangan. Anda tinggal membelikan bahan mentahnya. Ya, resikonya anda harus sedikit repot

karena harus menyewa peralatan pesta dan mencari jasa pelayan part time. Tapi jatuhnya jauh lebih murah

kok.

Mau peta berkesan unik? Anda bisa mem booking beberapa pedagang makanan di pesta anda. Jadi para

tamu bebas memilih mau makan bakso, soto, tahu campur, gado-gado, dll.

Senin, 26 November 2012

Bersahabat dengan Lemak

lemak yang tergantung di pipi dan betis
tak mengurangi cantikmu, manis
tak usah diet mati-matian
tak usah latihan di sanggar sampai cedera kesakitan
apa arti wanita tanpa lekuk?
tanpa lemak, tubuhmu tak berbentuk
kau tetap menawan
meskiupun six pack mu pudar pelan-pelan

Kamis, 22 November 2012

Plus Minus Kerja di Rumah

Bagi para freelancer (writer, translator, graphic designer, dll) atau pengusaha muda, rumah bisa "disulap" jadi kantor yang nyaman. Dengan bermodalkan laptop / PC dan modem, bisa bekerja di rumah sendiri. Tapi tentu saja ada plus minusnya:

Plus:
1. Tak perlu mengeluarkan ongkos transportasi , makan siang, dll.
2. Bisa ngantor pakai baju non formal
3. Fleksibel dalam menentukan jam kerja

Minus:
1. Dianggap pengangguran
2. Saat dikejar deadline, bisa kekurangan waktu tidur
3. Saat banyak order, malah bekerja di hari libur

Jumat, 16 November 2012

Alhamdulillah, Menjadi Ibu (Senangnya Punya Anak Cowok)


Melahirkan itu...tak bisa diungkap dengan kata-kata. Haru, bangga, senang, bercampur menjadi satu. Apalagi saya berhasil melahirkan secara normal (padahal 2 bulan sebelumnya sudah divonis harus cesar karena placenta previa totalis (placenta menutupi jalan lahir). Alhamdulillah pas usg terakhir (rabu malam), placenta geser sendiri, sudah buka 1. Disuruh dokter nunggu di rumah biar gak stress.

Jam 2 pagi balik ke rumah sakit, sudah buka 2. Paginya masih buka 2..Eh jam 6 sudah pecah ketuban. . dan kamis jam 8:15 pagi, yang dinanti-nanti telah tiba..Anak laki-laki bernama Muhammad Saladin Al Ayyubi.
Yang ngasih nama Ayahnya..Saladin (atau Salahudin) adalah pahlawan perang dari Turki. Btw, Alhamdulillah suami boleh menemani di ruang bersalin.

Seumur-umur ga pernah ngaamr di rumah sakit..2 hari di rumah sakit rasanya..woow..Badan lemas, dipasang infus. Kalau malam serem..Apalagi di kamar sebelah nyetel tv keras banget sampai tengah malam..Acaranya? Dunia lain....

Setelah jum'at an baru boleh pulang ke rumah. Dan memulai petualangan baru sebagai ibu :).



Rabu, 19 September 2012

Evaluasi Tiap Hari

Mengapa menunggu tahun baru untuk membuat resolusi? Mengapa harus menunggu lebaran untuk meminta maaf? 
Sebaiknya kita mengevaluasi tindakan dan meminta maaf setiap hari..

The Masochist's Week

Moanday,
Tearsday,
Woundsday,
Fearsday,

Frightday,
Sufferday,
Stunday.

-anonim-

Negeri Kabut dan Pangeran Matahari


Pada suatu hari, ada sebuah kerajaan yang selalu diselimuti kabut yang sangat tebal, Negeri Kabut namanya. Kabut memayungi awan setiap hari, sehingga penduduk kerajaan tidak pernah melihat matahari. Hal ini menyebabkan mereka menjadi sakit-sakitan.
Raja pun gusar dengan keadaan ini. Akhirnya beliau membuat sayembara, siapa yang dapat menyingkirkan kabut, akan mendapat hadiah yang besar dari Raja. Para penduduk pun berbondong-bondong pergi ke istana untuk membuktikan kehebatannya dalam menyingkirkan kabut.
Peserta sayembara pertama adalah seorang yang sakti. Ia mengaku dapat menyingkirkan kabut hanya dengan membaca jampi-jampi. Tapi setelah ia berkomat-kamit membaca jampi dan mantra, kabut tak segera pindah.
Raja yang merasa dibohongi sangat kecewa dengan janji pria itu. Pria itu dijebloskan di penjara. Namun kejadian itu tak membuat peserta yang lain mundur.
Peserta kedua mengaku telah mendapatkan bisikan gaib. Ia dapat menghilangkan kabut asal Raja menyiapkan seekor sapi betina berwarna hitam. Raja pun menyanggupi permintaannya, dan sapi itu digiring ke atas gunung dan  dilemparkan ke kawah. Namun kabut masih saja ada. Ia pun juga dipenjarakan oleh Raja.
Melihat keadaan yang kacau ini, seorang pemuda datang ke kerajaan. Raja sudah tidak mau menerima peserta sayembara lagi, tapi ia berjanji, jika kabut tetap menyelimuti kerajaan, ia akan masuk penjara dengan rela. Namun, jika ia dapat menyingkirkan kabut, seluruh peserta yang masuk penjara harus dibebaskan. Akhirnya Raja memenuhi permintaannya.
Pemuda itu langsung mengajak Raja ke tengah-tengah perkampungan penduduk. Ia memberi sebuah baling-baling raksasa kepada setiap orang. Baling-baling itu harus dipasang di atap rumah dan digerakkan dengan tali, yang ditarik oleh sapi.
Saat baling-baling diputar secara bersamaan, kabut pun perlahan-lahan menghilang dari langit kerajaan. Penduduk pun bersorak gembira. Peserta sayembara yang dipenjara akhirnya dibebaskan oleh Raja. Pemuda itupun diangkat menjadi pangeran, dan diberi gelar Pangeran Matahari.

Putri yang Selalu Bersedih


Dahulu kala, di kerajaan Taman Hati, ada seorang putri yang selalu bersedih, Lara namanya. Ia tinggal di istana yang megah, dengan taman luas yang ditanam aneka bunga, dan ada kolam yang berisi ikan koi yang jinak dan manis. Putri Lara juga punya kucing peliharaan dan seekor kuda poni berwarna putih. Apapun yang tuan putri inginkan akan langsung tersedia oleh para pelayan istana yang baik dan ramah. Tapi semua itu tidak membuat putri Lara bahagia. Ia selalu bersedih dan menangis.

Sang raja gundah melihat kedaan putri Lara. Akhirnya beliau membuat sayembara. Siapapun yang berhasil membuat tuan putri bahagia akan diberi hadiah yang banyak. Pengumuman ini disiarkan di seluruh Kerajaan Taman Hati.

Para penduduk di kerajaan berlomba-lomba membuat Putri Lara bahagia. Ada yang menyanyi, menari, bermain musik, ada pula yang beratraksi sirkus dan sulap. Sampai hari ke tiga tidak ada seorang pun yang berhasil membuat putri tertawa.

Sampai ada seorang anak desa yang mengetuk gerbang istana. Ia langsung dibawa ke hadapan tuang putri. Putri Lara bertanya, apa kelebihan pemuda itu. Ia hanya tertawa dan berkata bahwa ia bisa membuat putri berbahagia, tapi syaratnya, Putri Lara harus meninggalkan istana.

Kemudian, Putri Lara diajak untuk berlibur ke Desa Sukariang, tempat tinggal pemuda itu. Di sana semua penduduk desa selalu ceria dan gembira. Mereka bekerja sambil bernyanyi dan bersenandung dengan riang.

Putri bertanya kepada sang pemuda, “mengapa mereka begitu riang, padahal mereka bekerja keras menanam padi dan memerah susu?”. Pemuda itu tak menjawab pertanyaan putri. Kemudian, ia mengajak putri berjalan kembali, ke pinggiran desa.

Ternyata di tepi sungai, pinggir desa, ada rumah megah berdiri. Rumah itu diapit oleh kebun apel yang buahnya ranum. Tapi rumah itu kelihatan sepi, seperti tidak ada pemiliknya.
Sebelum putri Lara bertanya mengapa rumah itu sepi, sang pemuda bercerita terlebih dahulu. Ternyata, rumah itu adalah milik Pak Mura, orang terkaya di Desa Sukariang. Ia mempunyai kebun yang sangat luas.

Tapi mengapa rumah ini sepi? Apa Pak Mura pindah?” Tanya Putri Lara. Pemuda itu menjawab “Pak Mura tidak pindah, tapi ia mengurung diri di rumahnya. Anak-anaknya meninggalkannya, karena ia sangat pelit. Istrinya sudah lama meninggal.”
Kemudian mereka berjalan lagi, dan tiba di depan sebuah pondok mungil.
Pondok itu sudah tua, dan terdengar suara ramai anak-anak di dalamnya. “Nah, ini pondok Pak Guti. Anak- istrinya sudah meninggal, tapi ia berbahagia karena ia selalu bermain dengan anak tetangga. Ia tak pernah pelit membagi buah-buahan yang ada di kebunnya kepada mereka.”

Sang putri sadar. Ternyata ia selalu bersedih karena tidak punya teman, dan selalu kesepian. Akhirnya ia minta diantar pulang, dan menghadap baginda raja.
Sampai di istana, putri memohon agar kastil sebelah barat diisi buku dan permainan anak-anak. Ia ingin membuat perpustakaan dan taman bermain anak. Raja menyetujui usulan sang putri. Setiap sore anak-anak boleh bebas membaca dan bermain di sana. Putri lara akhirnya bisa tersenyum kembali. Dan ia menikah dengan pemuda desa.