Senin, 14 September 2026

Lima Belas Tahun Pernikahan dan Memahami Bahasa Cinta Pasangan

 

            September ceria! September selalu jadi bulan yang ditunggu-tunggu. Bukan wake me up when September ends. Tapi beneran September ceria karena bulan ini wedding anniversary dan beneran enggak kerasa, sudah 15 tahun pernikahan!

                          Generated by ChatGPT

            Cukup lama ya? Daku saja merasa masih pengantin baru, hahaha! Beginilah kalau menikah modal taaruf, pacarannya ya  setelah akad. Manis dan asam dinikmati bersama. Eh tapi walau taaruf sebenarnya kami sudah kenal karena sama-sama jadi anggota English Club di Malang, tapi belum ‘dekat’ aja sebelum khitbah.

Memahami Bahasa Cinta

            Akan tetapi jika ditanya apa resep awet sehingga bisa mempertahankan pernikahan sampai 15 tahun? Maka daku malah bingung sendiri. Penyebabnya karena tidak ada resep saklek. Yang penting saling menyayangi dan meningkatkan ketaatan kepada Tuhan YME.

                                    Generated by Gemini

            Apakah masih saling cinta? Masih dong! Daku selalu memanggil suami dengan sebutan SAYANG. Sementara beliau saving nomorku di HP dengan nama: Tweety, wkwkwk. Itu panggilan sayangku.

            Setelah melalui 15 tahun bersama, maka ada satu yang daku sadari: perbedaan bahasa cinta. Daku lebih ke Untuk macam-macam bahasa cinta klean cari sendiri sajalah di Google!

Words of Affirmation

Bahasa cintaku adalah words of affirmation. Tak heran Saladin selalu dipanggil ‘sayang’ atau ‘cah bagus’, atau ‘halo orang kaya!’ Bisa jadi love language ini meniru papa, yang bahkan beliau sudah menikah selama 42 tahun dan masih mesra saat memanggil mama.

                                                Gnerated by ChatGPT

Suami mungkin awalnya kaget saat dipanggil dengan sebutan ‘sayang’ (Setelah kami menikah). Bisa jadi karena beliau berasal dari keluarga yang terlalu blak-blakkan. Lucunya, pernah daku memanggil dengan sebutan ‘sayang’ eh Saladin dan ayahnya menengok bersamaan. Siapa nih yang dimaksud? Satuu duaa tigaa sayang semuanyaaa.

Act of Service

            Akan tetapi ayahnya Saladin memiliki bahasa cinta yang berbeda yakni act of service. Daku sempat bingung beliau cinta apa enggak sih? Kok di awal pernikahan senyum-senyum tapi jarang banget memuji istrinya?

                                    Generated by ChatGPT

            Ternyata love language-nya memang berbeda. Beliau mengekspresikan kasih-sayang dengan action. Misalnya membuatkan rak buku dan meja kerja ketika kami pindah ke rumah baru. Beliau juga langsung membetulkan saluran air dan membetulkan lantai beberapa bulan sebelum rumah itu dihuni, sehingga membuatku merasa nyaman. Bahkan kemarin juga ada manga podang dari kebun mertua, karena tahu itu buah kesukaanku.

Kesimpulannya Adalah

            Salah satu cara untuk memahami suami / istri adalah mengetahui bahasa cintanya. Tidak usah ngambek kalau memang merasa tidak dicintai, siapa tahu memang love language berbeda. Kalaupun belum paham coba deh konsultasi ke psikolog atau konselor pernikahan.

Resep Awet Pernikahan

            Tambahan: ini beberapa tips dari kami agar pernikahan berlangsung dengan awet:

Jujur, meningkatkan ketaatan kepada-Nya, sabar, dan saling memahami. Jika memang ada yang kurang sreg maka bisa dibicarakan baik-baik. Bukan dengan cara ngambek atau kabur-kaburan. Tambahan: tips dari Uni Dian Onasis, kalau kesal dengan pasangan, coba ingat kebaikannya.

            Lima belas tahun bukan waktu yang sebentar tapi kalau dijalani bersama kok rasanya cepat aja, hahahah. Kami sudah menghuni 3 rumah di 3 area yang berbeda (meski masih satu kota). Bertahan dengan satu anak (karena alasan kesehatanku). Beliau mengajari bahwa cinta bukan hanya dikatakan tapi juga dilakukan alias walk the talk.

23 komentar:

  1. Waah... Selamat ya sudah 15th pernikahan. Semoga selalu kompak dan selalu menyayangi terus sampai akhir

    BalasHapus
  2. Sudah 15 tahun pernikahan saja ya, Kak. Memang agak rumit kalau bahasa cintanya berbeda.

    Kayak yang satu sudah merasa mengungkapkan cintanya dengan bahasanya. Eh, yang satu nggak ngeh.

    Atau, yang satu mencoba mengungkapkan rasa cintanya. Tapi, yang satu malah merasa too much.

    Emang paling bener, masing-masing harus memahami bahasa cinta pasangannya. Biar bisa memahami kalau sebenarnya, pasangannya sdah mengungkapkan rasa cintanya dan nggak berlebihan sama sekali.

    Langgeng terus pernikahannya, Kak. Sehat selalu dan bahagia dunia dan akhirat. Aamiin Ya Rabb...

    BalasHapus
  3. happy 15th wedding anniversary!
    betul tu perbezaan bahasa cinta ni, kalau kita faham, mudah untuk kita sesuaikannya ke dalam kehidupan berumah tangga...

    bila 2 individu berbeza duduk sebumbung, luahan kasih sayang tu lebih banyak yang tak sama berbanding 'yang sama' ;-)

    BalasHapus
  4. Selamat merayakan hari pernikahan semoga selalu sehat, sukses dan berbahagia selalu. Sakinah mawaddah warohmah. Adem ayem rukun loh jinawi

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah sudah 15 tahun pernikahan.. Happy Anniversary.. Biasalah dalam pernikahan pasati ada asam garamnya kalau di Malaysia disebut begitu.. bukan manis memanjang namun itulah warna warni kehidupan..

    BalasHapus
  6. Mbaaaaa, happy anniversary yaaaa.... Kita samaaaa ih 15 tahun, tp beda bulan aja 😍😄. Akh duluan deh ...

    Bahasa cinta suamimu sama kayak suamiku. Lewat tindakan..jangan haraaaaap ada Kata2 mesra yaaa 🤣🤣🤣. Tp apa yg istrinya mau, biasanya langsung dibeliin 😄

    Awal2 aku stress juga, tp dipikir2, mendingan begitu yeee kaaan. Drpd kata2nya manis, tapi buayaaak 🤣🤣🤣. Makin tua ini, kita mah pengennya action, ga cukup ngomong doang hahahaha

    Semoga mba dan suami makin bahagia, makin dimudahkan rezeki, dan sehaaaat. Saladin pun bisa tumbuh menjadi gentleman yang penuh cinta kayak orangtuanya

    BalasHapus
  7. Selamat anniversary ya mbaaaaakkk.. Terus bersama sampai ajal memisahkaaaan.

    Nah aku ini kok malah kebalikannya dirimu ya. pas pacaran suka ayang-ayangan, sekarang udah nikah malah mentok ibu ayah aja, jarang manggil panggilan sayang, hihihi. Mungkin karena segen kali ya, depan anak.

    Aku baru 5 tahunan mbak. Masih jauuuuh ini kalo sama mbak Avi mah, hiihi

    BalasHapus
  8. Congratulation for the 15th anniversary ya and hopefully to more years to come. Ah, semoga pak suami senang ya dapat hadiah wedding anniversary lewat postingan di blog ini. Jika pak suami mengutarakan cinta dan kasih sayangnya lewat action, sang istri punya extra tool yaitu postingan blog ini ^_^

    BalasHapus
  9. Selamat ulang tahun pernikahan yang kelima belas ya! Emang benar sih, beda kepala beda juga cara nunjukin rasa sayangnya. Suami yang tipenya act of service memang kadang bikin gemas di awal karena dikira kaku, eh ternyata bentuk cintanya langsung dibuktiin lewat bikin meja kerja sampai bawain buah kesukaan. Keren banget suaminya sat set turun tangan langsung.

    BalasHapus
  10. Pastinya selama 15 tahun itu, tidak semuanya mulus-mulus saja. Pasti ada masalah, onak, dan duri, tetapi selalu bisa diselesaikan dengan baik. Soalnya, masih banyak yang meremehkan, dikira cuma masalah kecil, tetapi karena tidak diselesaikan, ya, berubah jadi masalah besar.

    BalasHapus
  11. MasyaAllah, berkah selalu untuk pernikahan Kak Avi dan suami, samara until jannah, aamiin.
    Bukan hal yang mudah bisa bertahan jelang dua windu usia pernikahan. Senangnya, Kak Avi ini konsisten membagikan kisah perjalanan hidup termasuk juga tentang parenting, sehingga bisa menginspirasi pembaca yang ikut merasakan kebahagiaan indah itu.

    BalasHapus
  12. Selamat, Mbak Avi. 15 tahun perjalanan yang indah bagi sebuah pernikahan. Pasti senang sedih sudah dilalui bersama. Apalagi sudah ada Saladin yang menambah kebahagiaan. Dan memang setiap pasangan itu berbeda mengungkapkan rasa cintanya. Ada yang dengan kata-kata, ada dengan perbuatan. Saya setuju, cinta bukan hanya dikatakan, tapi juga ditunjukkkan.

    BalasHapus
  13. Selamat ya bunda atas ulang tahun pernikahan ke-15. Semoga tetap awet pernikahannya hingga maut memisahkan.

    Btw, tips awet pernikahannya mantap nih bun. Intinya sih yang aku tangkap tuh soal komunikasi. Sabar dan saling memahami juga bagian dr komunikasi. Kalo salah satu punya ego tinggi dan ga mau mengalah, bakal muncul masalah dah.

    BalasHapus
  14. Wah happy wedding anniversary ya, Mbak Avi. Semoga pernikahannya samawa sampai maut memisahkan. Btw kayaknya kita sama nih suamiku juga bahasa cintanya act of service sementara aku word of affirmation. Hehe

    BalasHapus
  15. 15 tahun bukan waktu yang sebentar dalam menjalani suka duka dalam membina rumah tangga. berusaha untuk saling memahami dua karakter yang berbeda dan disatukan dalam ikatan cinta adalah suatu anugerah yang harus terus disyukuri. selamat ya mbak. semoga langgeng terus until jannah

    BalasHapus
  16. Selamat ulang tahun pernikahan yang ke-15 Mbak Avi dan suami! Langgeng dan bahagia selalu bersama Saladin...

    Emang kadang kayak nggak kerasa tahu-tahu sudah belasan tahun. Nyatanya sudah melewati pahit manis kehidupan bersama-sama. Ceileee...

    Rumah tangga nggak akan selalu mulus, yang penting emang komunikasi sih ya...

    BalasHapus
  17. Happy anniversary yang ke-15, tuntung pandang ruhuy rahayu, samawa sampai ke jannah-Nya, aamien. Sebagai sesama pelaku pernikahan tanpa pacaran saya ikut senyum-senyum baca tulisan ini, ikut bernostalgia he...he...Nah kalau bapak-bapak ini sepertinya kebanyakan love languagenya memang act of service ya, agak berbeda dengan kita ibu-ibu.

    BalasHapus
  18. Barakallah, happy anniversary mbak Avi. Keren pisan sudah 15 tahun pernikahan masyaallah. Menakjubkan jalur ta'aruf rupanya menikahnya yaaa. Alhamdulillah banget Mbak, perlahan tapi pasti saling mengerti bahasa cinta pasangan dan beda itu sangatlah wajar yaaa.

    Mudah-mudahan pernikahan ini terus bertumbuh ke arah lebih baik, teta mengobrol bila ada yang mengganjal, dan terus saling memahami sepenuh hati serta meningkatkan taqwa pada Allah SWT. Penuh berkah dan terus saling mencintai dan menjaga panggilan sayangnya.

    BalasHapus
  19. Happy wedding anniversaryyyy. Semoga selalu sehat, bahagia, langgeng bersama keluarga kecilnya.
    Kalau beda karakter gitu emang seru sih ya, beda latar belakang kebiasaan keluarga.
    Walau ada kaget2nya alhamdulillah bisa saling melengkapi hehe :D
    Waaahh samaan kita udah 15 tahun jadi istri.
    Aku ma suami juga nggak ada resep khusus, kyknya yaa saling komunikasi dan memahami aja yaa.
    Tiba2 udah 15 tahun bersama aja. Malah nggak ada panggilan sayang2an wkwk, awal2 dulu manggil nama, karena sepantaran, pas udah ada anak manggil ayah bunda =))

    BalasHapus
  20. MashaAllah~
    Barakallahu fii umriik~

    Ikut seneng dan mendoakan keberkahan selalu untuk ka Avi dan keluarga kecilnyaa.. Apapun bahasa cinta kita, pasti pasangan paham yaah.. hihihi... soalnya biidznillah melewati krisis pernikahan di 5 tahun pertama dan 5 tahun berikutnya.

    Semoga Allah perkenankan masuk surga bersama...
    Laaff ka Avii...

    Btw, lutuunaa masih dipanggil "tweety"
    Ini beneraann kiyuutt syekaaliiihh..

    BalasHapus
  21. Masya Allah Tabarakallah... Allahumma Bariik.. semoga 15 tahun sampai ke keabadian surga ya Mbaaa... Aamiinn.. aku pribadi sadar sih buat lewat usia pernikahan belasan tahun ini susahnya emang saling memahami bahasa kasih masing masing. Dan ga ngambek salah satu solusi. Penyesuaian tiada akhir ini semoga diganjar surgaNya Allah

    BalasHapus
  22. Waah... selmaat mbak Avi...Happy Anniversary yang ke 15 beda 9 tahun dengan saya yang sebentar lagi .mau anniv ke 24. Kalau yang saya rasakan sih satu aja resep awet rumah tangga yaitu memaafkan. Dah itu aja...dan semakin tua usia pernikahan saya merasa suami itu adalah teman hidup dan sahabat.

    BalasHapus