Miapaa daku nonton film lawass? Iyaa, film MR. MOM itu rilis tahun 1983, bahkan daku juga belum lahir! Tapi sebenarnya mau film lama, mau yang baru, tetap asyik ditonton asal ceritanya menarik.
Nahh MR.MOM judulnya agak menggelitik dan ternyata berkisah tentang Jack (Michael Keaton) yang stress karena dipecat dadakan. Padahal dia punya 3 anak kecil dan istri yang jadi tanggungan. Sementara sang istri, Caroline, adalah ibu rumah tangga.
Jack nyaris frustasi karena masih jobless sementara Caroline gembira karena diterima di sebuah perusahaan tuna kalengan, di bagian periklanan. Kemudian Jack mengambil alih tugas rumah tangga dan mengasuh anak-anaknya (ada satu bayi).
Kekacauan Terjadi
Apa yang terjadiii? Sebagai bapak rumah tangga newbie, Jack pusing karena bingung saat belanja, beli keju yang apa? Dia juga merusakkan mesin cuci karena memaksa untuk mencuci dalam jumlah banyak.
Miskomunikasi yang Menyesakkan
Hubungan Jack dan istrinya jadi renggang karena Caroline sering pulang malam. Ron, boss Caroline, sepertinya naksir, dan membuat Jack cemburu. Sementara Caroline jealous dengan rekan perempuan Jack, teman main kartunya.
Godaan dalam Pernikahan
Memang ada saja godaan dalam pernikahan tapi yang bikin kesal itu lhoo, gilee! Sudah tahu Jack punya istri dan anak masih dirayu. Sementara Caroline diajak perjalanan dinas dan didekati Ron dengan alasan yang tidak masuk akal.
Apakah Jack tergoda dan meninggalkan Caroline? Atau dia bisa bertahan dan bangkit dari keterpurukan? Nonton Mr.Mom yuuk, ini lucu dan ceritanya ringan.
Kemandirian
Yang daku fokuskan di film Mr. Mom adalah kemandirian anak-anak di Amerika. Mereka masih SD tapi diperbolehkan orang tuanya untuk belajar masak (meski hanya memanaskan makanan kalengan di panci). Mereka juga dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga seperti mengecat tembok dan mencuci sprei.
Jangan Remehkan IRT
Di film Mr. Mom juga diperlihatkan bahwa Jack kelimpungan dalam mengatur rumah dan mengasuh anak-anaknya. Makanyaaa, istri yang jadi IRT harus dihargai. Karena tugas mereka berat dan capek. Apalagi ini setting tahun 80an di mana belum ada internet dan taksi online yang mempermudah hidup.
Meski Mr. Mom rilis tahun 1983 tapi tetap layak untuk disimak. Film yang tayang di aplikasi Prime Video ini lucu dan menghibur. Ada yang suka akting Michael Keaton?
Hi, terima kasih reviewnya. Mungkin akan jadi rekomendasi totonan saya dan keluarga dirumah.
BalasHapusDi beberapa negara eropa dan amerika kemandirian anak tuh jadi hal yang diajarkan sejak dini lho. Makanya kadang aku amazing banget sama anak-anak sana. Salah seorang teman SMP ku menikah sama orang LA. Di usia 4 tahun anaknya tuh udah bisa bantu emaknya nyiapin piring buat makan tanpa perlu dipandu.
BalasHapusFilm ini menurutku tuh perlu ditonton bapack-bapack ya. Wkwkwk.. ya we know lah, mereka kan kadang woles banget kalau dimintai tolong istri inu anu.
Dari film kita tahu bahwa jadi emak² tuh rempongg cyinn.. 😂😂
Lumayan lama juga yaa filmnya...sudah 40th lebih lhoo..
BalasHapusTapi sepertinya tema film ini juga banyak yang dibikin sekarang meski jalan ceritanya mungkin sedikit berbeda namun mempunyai inti yang sama dimana ayah menjadi pengurus rumah tangga dan istri yang mencari nafkah...
Ini film juga related banget sampai kapan pun karena pasti ada yang mengalami kondisi tersebut dan juga sebagai pembelajaran bahwa menjadi seorang ibu mengurus rumah dan anak itu tidak mudah hehe
Filmnya kebayang lucunya kalau dilihat si Mr jadi pengurus rumah. Oh yaa banget, tugas IRT itu sangat tidak mudah. Belum selesai tugasnya eh tahu-tahu waktu sudah sore mau kemalam aja, itu yang kadang OMG.
BalasHapusBelum lagi dengan mengurus anak, daah laah emosi makin makin butuh kesabaran kelas tinggi. Soal hubungan suami istri, itu mah sampai dunia berakhir kayaknya siklus ujiannya ya gituu aja terus hihihi.
Makasi udah menulisnya ya kak Avi, aku membacanya aja udah seneng dan cukup jadi hiburan.
Oh ada di prime yaaaa. Oke aku meluncuuuuur ntr. Ya ampuuun Michael Keaton masih muda ya iniiiii 😄😄.
BalasHapusAku pun masih bayi pas film ini diputar hahaha. Seru pasti melihat betapa struggle nya orangtua zaman dulu mengasuh anak, dengan ga ada internet , pengantaran online dll.
Di zaman itu kayaknya KB juga belum massive ya, Krn banyak orang yg anak2nya masih kecil, eh udah melahirkan lagi 😄. Tapi serunya pas gedean, emaknya masih muda, dan jadi bisa kayak adik kakak Ama si anak 😁
Ini pasti agak suprais ya Mbak Avi, karen menonton film yang sudah tayang sebelum Mbak Avi lahir hahaha. Tapi karena ceritanya bagus dan terus relevan dengan kehidupan keseharian, jadi tetap seru dan asyik buat ditonton. Ada pelajaran yang bisa ditarik saat menonton film ini. Terus itu juga ya kenapa masih ada aja orang yang kegatelan hahaha. Sudah tahu orang sudah punya istri atau sudah punya suami masih saja didekatin. cari napa yang masih masih wama-sama lowong jadi biar aman dan lanjut ke jenjang pernikahan hahaha
BalasHapusDaku belum terbit tapi filmnya sudah terbit jauh, ciamik ya filmnya karena ternyata banyak makan positif, terlebih urusan rumah tangga dan bagaimana mengasuh anak. Kalau positif seperti itu, bisa sih ditiru di sini
BalasHapusMbak tontonanmu ada aja ya. Ini seru juga kayanya. Cocok ditonton bareng suami sambil makan mie instan misalnya. Hahahaha
BalasHapusMakasih ya rekomendasi filmnya. Kebetulan berlangganan Prime Video juga. Kalau senggang akam kutonton.
Betul mba Avi. Mau film lawas ataupun baru, kalau jalan ceritanya oke dan premisnya menarik pastilah bikin penasaran dan pengen nonton. Maka tak heran bila mba Avi memutuskan buat nonton Mr. MOM selain ada unsur kocak, nyatanya beneran menggambarkan betapa penting setiap usaha seorang ibu dalam mengurus rumah serta keluarganya. Yes full time jadi IRT nggak mudah lho ya.
BalasHapusPenasaran sih sama kelanjutan ceritanya. Kebetulan pemeran utamanya aku pernah nonton di film lain. Beliau aktingnya oke banget.
Benar² cermin kehidupan nyata banget ini film.....skrg banyak yang seperti ini, bapak di rumah ibu bekerja. Mau nonton ah filmnyaa.....
BalasHapusWuih filmnya rilis tahun 1983 ya? tapi masalah yang diangkat masih relate banget untuk kehidupan zaman sekarang yaa..
BalasHapusWaaah ...Belum pernah tau tentang film ini.. Tapi kalau dilihat isu yang diangkat masih bisa banget diterapkan untuk saat ini ya Mbaa Avi.. Menarik sepertinya untuk ditonton langsung atau bareng suami
BalasHapusWiih, film ini sudah dibuat tahun 1983? Padahal masalahnya masih relate sampai sekarang yaa. Dalam pernikahan ya ada godaan, kerjaan rumah tangga itu sebenarnya gak ada habisnya. Dan bener, anak-anak itu kalau dibiasakan mandiri ya ternyata bisaaa bangeeett.
BalasHapusBener aja ya, mau film lama kek, mau film baru kek, ternyata banyak hikmah yang bisa diambil saat menontonnya. Selain sebagai hiburan juga ya tentunya, hehehe.
Wah ini film jadul banget ya mbak
BalasHapusAku bahkan belum lahir
Tapi kisahnya menggelitik ya
Bapak rumah tangga pasti lebih seru daripada ibu rumah tangga yang sudah antimainstream
Michael keaton masih unyu2 yaaa hahaha.
BalasHapusMenarik ini pilemnya buat ditonton bapak2 patriarki supaya gak ngremehin peran istri yaa.
Garis besarnya konflik terjadi karena suami istri ini berganti peran gitu yaa. Gimana lagi kalau kondisi ekonomi kefefet ya segala cara dilakukan buat bertahan yang penting halal ya.
Kuncinya mah kyknya di istrinya juga nih bisa jaga kepercayaan suami apa gak selama kerja hehe.
Anak2ku juga udah aku izinin pakai kompor mbak, mereka dah biasa masak susu, telur, mie sendiri hehe. Aku izinkan asalkan ada orang dewasa, tapi kalau org dewasa gak ada belum boleh nyalain. Nunggu nanti SMP kelas atas atau SMA, pesanku. kalau soal kerjaan rumah lainnya juga wajib yang bisa mereka lakuin sendiri ya lakuin sendiri hehe.
Jadi inget kalau aku uda perpanjan Prime.
BalasHapusYeaay~
Jadi bisa ikutan nonton film-film lawas yaang sebenernya skarang tuh di remake berarti yaa.. kayak sinetron "Dunia Terbalik", yang isinya pak-bapak beralih fungsi sebagai "Bapak Rumahtangga".
Mungkin dipandang aneh (pada awalnya) kalau di Indonesia.
apa di bule juga gitu yaa??
film Mr. Mom ini ada modelan bukibuk ghibah juga, engga??
Filmnya lumayan jadul ya, tapi tak mengapa yang penting ada pesan moral yang tersampaikan
BalasHapusakalu saya baca review mbak, pesan moralnya tentang pekerjaan domestik yang ga ada habisnya, jadi jangan meremehkan IRT lho ya, mereka bisa kerja dari buka mata sampai tutup mata, kadang ga ada istirahatnya pula. Komunikasi dalam rumah tangga itu perlu banget untuk menghindari konflik seperti munculnya rasa cemburu
Mandirinya anak² Barat memang dilatih sejak bayi sih. Masih bayi aja udah dikasih tidur di kamar sendiri kan.. Klo tradisi di kita mah sampe disapih aja kadang tetep dikelonin hehe.. Tp ini film tema nya relate bgt dgn di mari yaa. Banyak kan di sini yg istrinya jadi tulang punggung sementara suaminya jd Bpk Rumah tangga. Seru sepertinya...
BalasHapuskisah rumah tangga Jack dan Caroline ini mungkin juga dialami oleh beberapa pasangan suami istri di dunia nyata. bicara soal rejeki, unik juga ya kalau dilihat saat jack diberhentikan lalu caroline diterima bekerja. Jadi mereka berdua bisa saling melengkapi. konflik pasti ada
BalasHapuspastinya aku gak asing dengan nama Michael Keaton, tapi lupa film apa aja yang pernah dimainkan.
BalasHapusDari ceritanya ringan ya, nggak bikin stres banget buat yang nonton.
Cuman nih kalau ada yang ceritanya jealous atau cerita macam pelakor, agak bikin gregeten nih
Menariknya film ini justru bisa membuka mata tentang betapa beratnya tugas seorang ibu rumah tangga. Kisah Jack juga terasa relate karena banyak pasangan masih menghadapi tantangan serupa dalam membagi peran di rumah tangga.
BalasHapus