Senin, 20 April 2026

Review Film How to Train Your Dragon

 Siapa suka nonton film animasi? Alhamdulillah di aplikasi Prime Video ada banyak film jenis ini. Salah satunya How to Train Your Dragon. Ceritanya fantasi dan asyik untuk dinikmati.

Kala itu, di daerah sekitar Eropa Utara, ada masyarakat yang kelimpungan. Pasalnya, ternak mereka (domba) sering dimangsa oleh para naga. Oleh karena itu tiap anak dilatih untuk menjadi ksatria yang akan melawan naga, termasuk Hiccup.



Akan tetapi Hiccup berbeda jauh dengan ayahnya yang gagah dan berani. Dia cenderung cungkring, fisiknya lemah, dan tidak terampil dalam melawan naga. Saat akan berusaha berperang pun langsung disuruh masuk rumah oleh banyak orang.

Perlawanan Hiccup

Hiccup selama ini hanya berkutat di belakang layar dengan menjadi pande besi dan membuat berbagai senjata untuk melawan naga. Kemudian dia juga belajar dengan tekun dan melihat buku berisi jenis-jenis naga dan ciri-cirinya.

Akan tetapi Hiccup bingung ketika melihat satu jenis naga yang ternyata tidak ada di dalam buku. Naga itu hitam dan tidak punya gigi. Hiccup menamainya toothless.

Hiccup dan toothless menjadi akrab, apalagi setelah dia membuatkan sayap tambahan di bagian belakang sang naga. Dia juga rutin memberinya ikan segar. Sebagai tanda terima kasih, toothless seakan takluk dan mau ditunggangi.

Being a Hero

Dari pemuda culun, Hiccup menjadi seseorang yang percaya diri berkat kedatangan toothless. Bahkan si naga ini pernah disembunyikan di rumahnya. Apakah sang ayah tahu?

Ketika semua terbongkar, sudah terlambat. Teman-teman Hiccup juga diberi tahu cara menjinakkan, melatih, dan mengendarai naga. Ternyataa…..

Ternyata selama ini masyarakat di sana salah paham terhadap naga. Hewan itu bukan makhluk ganas yang sembarangan memangsa domba. Mereka ternyata lebih suka makan ikan, dan jika diberi perlakuan bersahabat akan tunduk dan mau menjadi peliharaan yang setia.

Hiccup dan kawan-kawan bekerja sama untuk menumpas monster besar yang menyeramkan. Sanggupkah dia membuktikan kepada ayahnya bahwa dia bisa? Akankah dia menang atau tidak selamat? Nonton yuuk, ceritanya cukup ringan dan menghibur.

Kesanku Setelah Nonton How to Train Your Dragon

Film ini animasinya bagus dan ceritanya menyentuh. Di mana penonton diajak berpikir bahwa sebenarnya tiap manusia punya kelebihan. Hiccup memang kurus tapi dia terampil dalam menjinakkan dan mengendarai naga. Jadi kita tidak boleh menghina fisik seseorang karena bisa jadi dia punya keunggulan yang lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar