Siapa suka makan bebek?
Jadi, beberapa hari lalu aku ada acara di Surabaya, lalu ama seorang kawan baik diajak cuss ke Madura. Hanya untuk makan bebek Sinjay. Seistimewa apa sih bebeknya, sampai orang Surabaya aja ngajak ke Madura untuk makan langsung di sana?
Sebenarnya daku udah lama dengar tapi belum pernah coba bebek Sinjay yang asli di Madura. Ya udah mumpung deket ayo aja. Hanya butuh waktu kurang lebih sejam perjalanan dari daerah Semolowaru-Surabaya.
Ke Madura Hanya untuk Makan Bebek Sinjay
Kami pun naik mobil dan gaees ini daku baru pertama kali ke Madura. Padahal nih daku 30 tahun jadi warga Jatim tapi belum pernah ke Madura wkwkw.
Untungnya Surabaya malam itu gak terlalu macet. Setelah melewati jembatan Suramadu (gak kefoto karena gelap) dan berkilo-kilo meter kemudian akhirnya sampai di kota Bangkalan.
Eh tapi ini lokasinya bukan restoran yang lama ya tapi yang baru. Alamatnya JL Raya Ketengan, Bangkalan, Madura. Resto yang baru dipilih karena buka sampai jam 21:00, dan kami baru meluncur dari Surabaya jam 19:00. Menurut keterangan mbah Google, kalau restoran yang lama tutupnya jam 18:00.
Review Bebek Sinjay Madura, Enak Banget!
Terima kasih buat siapapun yang membangun Jembatan Suramadu karena perjalanan ke Madura jadi cepat banget. Beneran nih karena jam 20:15 udah sampai di bebek Sinjay. Oh ya Sinjay ini kepanjangan dari Sinar Jaya yaa.
Sampai di restoran bebek Sinjay udah agak sepi karena mau tutup dan untungnya masih kebagian bebek, walau minumnya hanya tinggal air mineral. Ya, mas yang jaga parkir informatif banget. Langsung kasih tahu kalau tinggal bebek aja (karena ada menu-menu lain). Lah kan mau makan bebek ya gak milih yang lain lah, wkwk.
Yang kukagumi tuh kami baru sampe. Langsung ke kasir buat pesan nasi bebek. Eh baru 5 menit nasi bebeknya udah jadi! Apa karena udh agak sepi jadi cepat ya? Semoga pas ramai layanan sama cepatnya.
Bebek Enak ya Bebek Sinjay
Maaf intronya panjang juga. Gak pake lama, nasi bebek udah terhidang. Kesan pertama : senang karena potongan bebeknya cukup besar (bagian paha). Ada lalapan kemangi dan mentimun. Potongan mentimun dibentuk bergerigi pinggirnya jadi keliatan artsy gituu.
Bebeknya ketika dicoba maknyuss tenan. Ga heran kalo restonya selalu ramai. Rasanya gurih sampai ke dalam. Beneran sampe tulang2nya diklamuti (dihisap-hisap gitu). Merem melek makannya.
Bebeknya Sinjay rasanya tuh enak, gak amis dan mudah digigit. Makan bebek kudu ama nasi ya biar asinnya pas.
Lalu yang kusuka adalah remahan bumbu yg gurih dan berasa ketumbarnya. Mungkin pakai kunyit juga. Ada rasa kelapa dikit, mungkin direbus pakai air kelapa? Entahlah. Yang jelas karena daku belum ahli memasak bebek mending beli ajalah!
Bebek goreng selalu disertai dengan sambal dan kali ini daku yang jarang banget makan sambal mengakui kelezatan sambal pencitnya (sambal yang dicampur serutan mangga muda). Dicolek dikit kok enak ya. Pedasnya masih sopan. Ini typical sambal yang bikin ngabisin nasi, wkwkkw.
Kalo ada sambal gini jadi keingat sohib bloggerku siapa lagi kalau bukan kak Fanny Dcatqueen karena blio penyuka pedas. Nah kak udah makan bebek Sinjay apa belum?
Lalu keunggulan dari bebek Sinjay adalah porsi nasinya banyak! Puas banget makan nasi yang full sepiring. Emang kudu banyak nasinya karena efek sambal yang bikin nagih makan nasi dengan lahap. Nasinya berbutir-butir tapi gak pera banget. Berasnya juga kualitas terbaik.
Harga? Jujur aku ga tau karena ditraktir. Tapi menurut mbah Google harganya 30.000 rupiah, udah dapat minum. Masih worth it dengan rasanya.
Kalau habis makan bebek masih pengen ngemil-ngemil manja, makan Oreo Blackpink aja, reviewnya di sini ya.
Selain bebek, di restoran bebek Sinjay ada juga rujak cingur, rujak petis, ikan goreng. Bahkan juga ada bakso! Tapi kalo spesialisnya bebek ya kalo ke sana makan bebek ajalah!
Eh ada roti juga yang dijual di dekat kasir dan Saladin asyik makan roti keju. Ni bocah masih musuhan ama nasi putih.
Ada juga etalase buat jualan oleh-oleh makanan ringan. Tapi karena pas ke sana sudah malam jadi udah tutup.
Klean yang mau makan bisa cuci tangan di tempat yang disediakan. Ada juga fasilitas lain berupa toilet (di bagian luar restoran). Ada masjid di sebelah restoran dan baguus euy masjidnya.
Wis udah gak diragukan lagi. Kalo ke Madura ke bebek Sinjay aja! Kami langsung pulang ke Malang dengan puas. Klean sudah pernah ke sana?


















