Rabu, 10 Juni 2026

Review Young Sherlock, Kejeniusan Detektif Muda

Siapa yang suka nonton film detektif atau misteri? Frankly, daku malah belum pernah nonton filmnya Sherlock Holmes. Tapi pernah nonton Enola Holmes (klean harus nonton karena ada Helena Bonham Carter di sana). Ternyata Enola bukan rekaan Sir Arthur Conan Doyle (penulis novel Sherlock) melainkan author lain yang bernama Nancy Springer.



Kita kembali ke cerita Sherlock Holmes. Nahh di aplikasi Prime Video ada series Young Sherlock (dan memang eksklusif tayang di sana). Daku tertarik karena pemeran utamanya adalah Hero Fiennes Tiffin. Pernah dengar namanya? Iyaa, doi adalah pemeran Tom Riddle (Voldemort) kecil di film Harry Potter 6.



Sekarang Hero sudah dewasa dan memerankan Sherlock Holmes muda dengan sangat apik, dan tidak hanya bermodal tampang. Bagaimana sih ceritanya? Hanya 8 episode kok!

Awal yang Mengejutkan

Penonton langsung shock karena Sherlock sedang akan bertarung di penjara. Hahhh, ngapain? Ternyata dia punya kebiasaaan aneh. Pura-pura memungut dompet orang lain lalu mengembalikannya. Padahal dia sendiri yang mengambilnya.



Naas, suatu hari Sherlock ketahuan dan akhirnya dipenjara selama beberapa bulan. Akhirnya dia bebas lalu bekerja sebagai scout (semacam pelayan) di sebuah kampus di Inggris. Sementara itu….

Di tempat lain ada putri dari China yang dirampok, padahal dia sedang naik kereta kuda. Tak disangka si putri jago beladiri dan bisa mengambil kembali barang berharga yang sebelumnya dimaling. Tapi isinya apa?

Kasus di Kampus yang Mencengangkan

Penonton masih menebak apa isi gulungan sang putri, dan mereka lalu tertawa melihat tingkah Sherlock. Sebagai scout, dia sangat luar biasa karena bisa menjawab soal matematika yang sangat susah (dan membenarkan jawaban dari professor). Dia juga agak berlebihan dalam melayani professor dan pejabat di kampus.

Memang Sherlock ada maunya karena dia (lagi-lagi) mencuri. Kali ini yang dimaling adalah sebuah kunci milik professor. Kunci apakah?



Ketika penonton masih bingung, si Sherlock malah dituduh mencuri barang dan memecahkan jendela perpustakaan. Tapi dia dibela oleh sang putri china (yang menjadi mahasiswa di kampus itu). Putri yakin kalau Sherlock tidak bersalah, apalagi doi juga mahir bahasa china.

Hubungan dengan Mycroft Holmes

Akan tetapi diperlihatkan kalau hubungan Sherlock dan kakaknya, Mycroft, tidak akur. Mycroft sudah jadi pejabat, tapi Sherlock malah jadi pelayan.



 Mycroft menganggap Sherlock adalah anak nakal, sementara Sherlock menganggap kakaknya arogan.

Penyelidikan Terus-Menerus

Kasus belum selesai karena barang yang hilang adalah harta milik putri china. Ketika belum ketemu pelakunya, Sherlock malah ditangkap (lagi) dengan tuduhan pembunuhan, aduh! Tidak mungkin kan dia jadi killer?



Penonton makin penasaran, apalagi ada penggalan adegan ketika Beatrice Holmes (adik perempuan Sherlock) tenggelam. Ada apa dengan keluarga Holmes? Apakah ini penyebab Sherlock dan Mycroft tidak akur? Nonton yukk!

Sherlock adalah Anak Jenius?

Daku penasaran lalu Tanya ke Gemini, apakah Sherlock adalah anak jenius? Ternyata iya. Dia punya kemampuan dan IQ jauh di atas manusia lainnya. Tak heran dia bisa jadi detektif terkemuka (walau agak slebor orangnya).

Akan tetapi daku kok curiga Sherlock ini ADHD? Gemini menjawab kalau di era Sir Arthur dulu, belum ada penjelasan mengenai neurodivergent dan ADHD. Tapi si Sherlock punya beberapa ciri khas ADHD plus gifted (twice exceptional).

Misalnya ketika Sherlock sengaja mengambil barang orang lain lalu mengembalikannya. Orang dengan ADHD memang biasa mencari sensasi dengan melakukan hal yang memicu adrenalin. Lantas, Sherlock bisa hyperfocus ketika memecahkan kasus-kasus yang ada di sekitarnya.

Hero the Nepo Baby?

Yang paling disorot adalah pemeran Sherlock Holmes yakni Hero Fiennes Tiffin. Pada awal kemunculannya, dia sempat dijuluki ‘nepo baby’. Karena memang orang tuanya seniman, dan paman-pamannya juga artis. 



Salah satu pamannya bahkan berperan sebagai Silas Holmes (ayah Sherlock Holmes). 



Sementara pamannya yang lain (Ralph Fiennes) terkenal sebagai Voldemort.

Padahal Hero bisa jadi actor terkemuka karena memang punya kemampuan, bukan karena berasal dari keluarga artis. 



Salah satu sutradara memujinya karena doi punya attitude yang bagus. Nahh, kalau nonton series klean fokus ke cerita atau lihat pemerannya yang ganteng, nih?

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar